Gubernur Serahkan 910 Sertifikat Tanah di Perbatasan

MALINAU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) dengan Program Redistribusi menyerahkan sebanyak 910 sertifikat tanah masyarakat perbatasan di Kecamatan Long Pujungan dan Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau.

Sertifikat tanah tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kaltara Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum secara simbolis kepada 11 warga Desa Long Pujungan dan Desa Bahau Hulu yang hadir di Desa Pujungan, Selasa (12/12) siang.

“Bagi masyarakat kita, terbitnya sertifikat tanah berarti terwujudnya jaminan hak milik atas apa yang dikelola dan dimanfaatkan selama ini,” kata Gubernur.

Gubernur berharap dengan sertifikat tanah kedepannya dapat mampu membantu masyarakat dalam permodalan berusaha mengembangkan perekonomian dan meningkatkan taraf hidup.

Turut hadir mendampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara, Hj. Rachmawati Zainal, S.H., dan Danrem 092/Maharajalila, Brigjend TNI Adek Chandra Kurniawan, S.IP., M.Han.

Gubernur juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut terlibat kegiatan penyerahan sertifikat tanah tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kehadiran negara dalam menjaga wilayah dan kedaulatan di mata dunia internasional.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur mengatakan Pemprov Kaltara bersama Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan terus berupaya dengan menjalankan program Redistribusi kepada masyarakat di wilayah perbatasan kedepannya.

“Kedepannya Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara akan selalu memberikan dukungan penuh dan sinergitas masyarakat sehingga program yang dicanangkan dapat berjalan lebih baik dalam mewujudkan Kalimantan Utara yang Berubah, Maju dan Sejahtera,” tuntasnya.

(dkisp)

Peringatan Hari Ibu Tahun 2023, Ratusan Remaja dan Ibu-Ibu Kenakan Kebaya

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H Zainal A. Paliwang SH, M.Hum, menghadiri acara Peringatan Hari Ibu Ke-95 Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2023 di Lt.1 Ruang Serba Guna Gedung Gadis Kaltara, Selasa (12/12).

Kegiatan ini mengusung tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” sebagai tugas Dinas Pemberdayaan Perempuan dalam kegiatan tersebut.

Di sela – sela kesibukannya, Gubernur Kaltara dalam sambutannya mengucapkan selamat hari ibu kepada para wanita hebat yang ada di Kaltara.

“Kami mengapresiasi serta menyambut baik atas terlaksananya Peringatan Hari Ibu di Provinsi Kalimantan Utara,” ucap Gubernur Kaltara.

Ia mengatakan, Ibu merupakan sosok yang begitu mulia dan sangat berarti dalam kehidupan. Kasih sayang ibu tidak terhingga, pengorbanannya tak terbalas dan jasanya tak terlupakan.

Hari ibu merupakan momentum bagi untuk mengenang dan mengapresiasi peran pentingnya dalam membangun ketahanan keluarga dan kemajuan bangsa.

“Peringatan hari ibu ini tidak hanya merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan kita atas jasa ibu yang telah melahirkan, mengasuh dan mendidik kita menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berguna bagi nusa dan bangsa. Tetapi juga peringatan dan penghormatan untuk jasa-jasa perempuan secara menyeluruh, baik sebagai ibu dan istri maupun sebagai warga negara, warga masyarakat dan sebagai abdi tuhan yang maha esa, serta sebagai pejuang dalam merebut, menegakkan dan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan nasional,” papar Gubernur.

Ia mengungkapkan, perlu bersyukur atas peran perempuan Indonesia yang semakin aktif dan berprestasi dalam berbagai bidang.

Perempuan Indonesia telah menunjukkan kemampuannya dalam memimpin, berpolitik, berwirausaha, berkarya di bidang seni dan budaya, serta menjadi motor penggerak kegiatan sosial di tengah banyaknya tantangan yang dihadapi perempuan.

Ia menjelaskan Indonesia seperti diskriminasi, kekerasan dan kurangnya akses terhadap pendidikan dan kesehatan, perempuan-perempuan hebat terus konsisten berjuang demi kesetaraan hak dan kewajibannya.

“Hal inilah yang mendorong kita, Provinsi Kalimantan Utara, sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” jelasnya.

Ia berharap momentum ini untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, tentang pentingnya kesetaraan gender dan hak-hak perempuan. Serta memberdayakan perempuan melalui pendidikan, serta melindungi perempuan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

“Kita semua dapat berperan dalam mendukung pemberdayaan perempuan di Kalimantan Utara dengan cara, mendidik anak-anak kita untuk menghargai dan menghormati perempuan, menciptakan lingkungan kerja yang ramah dan mendukung bagi perempuan. Serta mendukung organisasi yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan,” jelasnya.

(dkisp)

Pariwisata Kaltara Luncurkan CoE 2024, Berikut Eventnya

BALIKPAPAN – Dinas Pariwisata Kalimantan Utara meluncurkan Calendar of Event (CoE) 2024. Berdasarkan hasil kurasi, terdapat 30 event yang bakal meramaikan bumi benuanta (sebutan Kaltara) pada tahun depan.

Kepala Dinas Pariwisata Kaltara, Dr Njau Anau, S.Pd, M.Si berharap 30 event yang masuk dalam CoE 2024 ada beberapa yang masuk dalam tingkat nasional, yakni Top 100 Kharisma Event Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

“Sebagai pengingat, pada tahun ini terdapat 3 event Kaltara yang menjadi dari bagian Top 100 Kharisma Event Nusantara, yaitu Musik Alam Fest 2K23 di Kabupaten Bulungan, Irau Tengkayu dan Gelar Adat Budaya Dumud di Kota Tarakan. Tentunya ini menjadi sinyal positif dan perlu untuk terus kita tingkatkan, agar Pariwisata Kaltara dapat berkembang dan dikenal luas,”kata Njau Anau, di Penta City Shopping Venue, Balikpapan, Ahad (10/12) malam.

Njau Anau mengungkapkan, peluncuram CoE Provinsi Kaltara dilaksanakan sebagai upaya menyebarluaskan informasi event yang ada di provinsinle 34 ini sepanjang tahun 2024. “Ini juga sebagai upaya untuk menarik minat wisatawan untuk datang le Kaltara,”jelasnya.

Pada peluncuran itu juga dipamerkan sejumlah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dari Kaltara. Di mana masing-masing memamerkan produk unggulan daerahnya dengan tujuan meningkatkan daya jual agar para wisatawan meningkat berkunjung ke Kaltara.

Terdapat 24 booth yang diisi oleh pelaku UMKM, agent travel dari Kaltara. Tujuannya, untuk mempromosikan produk unggulan dan wisata. Njau Anau berharap, hadirnya Top 30 CoE Kaltara 2024 dapat menggerakan perputaran ekonomi sehingga masyarakat dapat merasakan dampaknya secara langsung.

“Untuk mewujudkan harapan tersebut, Pemprov Kaltara akan terus berupaya untuk mengembangan potensi pariwisatanya. Di mana melalui instansi terkait akan bersinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah kabupaten/kota, swasta, maupun masyarakat. Saya yakin dengan kerjasama yang baik, kita dapat menjadikan Kaltara sebagai destinasi pariwisata yang berdaya saing,”tuntasnya.

(dkisp)

Bupati Laura Buka Bimtek Penyusunan Dokumen Persiapan Pengadaan Barang dan Jasa

NUNUKAN- Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Persiapan Pengadaan dan Pengendalian Kontrak Pengadaan Barang yang dilaksanakan di Kantor Bupati Nunukan, Senin (11/12).

Bimtek menghadirkan Narasumber dari Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa Kota Denpasar, Bali, dan diikuti oleh 41 peserta dari 22 OPD dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Laura agat para pejabat yang terkait demgan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah terus meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya, sehingga tidak ada lagi kasus seperti kontrak terlambat, pemutusan kontrak, dan sengketa yang menimbulkan kerugian negara bisa diminimalisir.

Selanjutnya Bupati Laura juga mengatakan berdasarkan hasil pelaksanaan program pemberantasan korupsi terintegrasi pada Pemerintah Kabupaten Nunukan pada tanggal 20 s/d 22 Juni 2023 yang lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi menemukan masih ada proyek strategis Pemda Tahun Anggaran 2022 yang belum selesai.

Pada saat melakukan kunjungan lapangan melihat progres pekerjaan proyek strategis Pemda Tahun 2023, ditemukan deviasi fisik dibandingkan perencanaan, pekerjaan sudah berkontrak tetapi belum dimulai fisik pekerjaannya, bahkan ada paket pekerjaan proyek strategis yang belum berkontrak.

“Begitu juga halnya dengan laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan setiap tahun, selalu saja ada temuan-temuan berupa pekerjaan tidak sesuai spesifikasi teknis, kurang volume, lebih bayar sehingga diharuskan melakukan pengembalian”, kata Laura.

Dalam kesempatan itu, Laura juga meminta agar paket pekerjaan termasuk dalam 10 proyek strategis Pemda untuk segera dilakukan tender dini mendahului tahun anggarannya, sehingga penyedia mempunyai waktu yang cukup untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan.

(PROKOMPIM)

Gandeng Bawaslu Nunukan, HMI dan PMII lakukan gerakan 1000 stiker lawan politik uang di pesisir

Nunukan-Dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia, HMI dan PMII Cabang Nunukan lakukan gerakan 1000 stiker lawan politik uang di daerah pesisir kecamatan Nunukan bersama dengan Bawaslu Nunukan. (09/12/2023)

Koordinator kegiatan, Irwan salah satu kader PMII menjelaskan bahwa kegiatan gerakan 1000 stiker ini merupakam komitmen bersama kami dalam mengawal pemerintahan yang bersih dari korupsi dengan mengajak masyarakat untuk tidak menerima politik uang, karena politik uang merupakan cikal bakal munculnya pemerintahan yang korupsi.

Ketua Bawaslu Nunukan, Yusran juga menyampaikan bahwa kita selalu mensuport rekan-rekan mahasiswa yang terus menggaungkan perlawanan terhadap politik uang, sejak tahun 2017 hingga sekarang Bawaslu Nunukan bersama Organisasi kemahasiswaan terus memberikan pendidikan politik ke masyarakat khususnya tentang bahaya politik uang.

Lebih lanjut, ketua Bawaslu Nunukan menambahkan bahwa stiker yang telah dibagikan akan diperbanyak dan disebarluaskan di wilayah-wilayah yang rawan politik uang berdasarkan pemetaan yang telah dilakukan.Gerakan 1000 stiker lawan politik uang di bagikan di wilayah tanjung, sungai bolong, dan pangkalan. Setelah pembagian stiker dilakukan, dilanjutkan kegiatan mimbar demokrasi yang dimana masing-masing perwakilan organisasi menyampaikan orasinya di tugu dwikora alun-alun nunukan dan diakhiri oleh deklarasi lawan politik uang.

(Humas Bawaslu Nunukan)