Pemprov Kaltara Sosialisakan Perubahan Tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor

TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti akan diberlakukannya Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB). Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar Sosialisasi Perubahan Tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, di Ruang Rapat Lt. 1 Benuanta Kantor Gubernur, Selasa (30/1).

Dalam kegiatan ini hadir masing – masing perwakilan perusahaan seperti PT. Pertamina Patra Niaga, PT. Panji Gemilang Utama, PT. Aneka Kimia Raya Corp dan PT. Exxonmobil Lubricants.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kaltara, Dr. Tomi Labo, SE., M.Si mengatakan pajak merupakan salah satu sumber pendapatan penting bagi daerah untuk membiayai pembangunan dalam wujud program masyarakat.

“Optimalisasi penerimaan pajak merupakan hal penting yang harus terus kita lakukan demi mengejar pemerataan pembangunan baik pembangunan infrastruktur maupun fisik dan pembangunan non fisik,”katanya.

Tomi Labo menyebutkan salah satunya jenis pajak yang memberi kontribusi besar terhadap pendapatan asli daerah (PAD) adalah pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB).

Pemprov Kaltara telah menetapkan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan retribusi Daerah, tentang perubahan tarif PBBKB yang semula 7,5 persen menjadi sebesar 10 persen.

Selain tarif dari PBBKB untuk bahan bakar kendaraan umum yang sebelumnya ditetapkan 50 persen lebih rendah dari tarif pajak PBBKB untuk Non Pribadi juga mengalami perubahan yaitu menjadi sebesar 5 persen dari tarif PBBKB untuk kendaraan pribadi.

Ia berharap dengan sosalisasi ini dapat tercapai persamaan persepsi dan terjalin sinergitas pemerintah pusat dan daerah dengan para pelaku usaha di Kalimantan Utara dalam rangka optimalisasi penerimaan pajak khususnya di provinsi Kaltara.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berkomitmen untuk menjaga transparansi dan partisipasi Publik dalam perumusan kebijakan perpajakan yang adil dan berkelanjutan oleh karenanya pendapat dan masukan semua pihak sangat berharga mengambil keputusan yang terbaik untuk kepentingan bersama,” pungkasnya.

(dkisp)

Peringatan Harlah NU Ke 101 Tahun, Bupati Nunukan Ajak Semua untuk Bahu Membahu Sukseskan Pemilu Serentak 2024

NUNUKAN- Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad menghadiri Acara Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan Doa – Dzikir dan Sholawat dalam rangka Hari Ulang Tahun Nadhatul Ulama yang ke 101 Tahun 26 Rajab 1344 – 1445 H. Kegiatan ini dilaksanakan di Mesjid Besar Al Muttaqin Nunukan, Senin 29 Januari 2024.

Nahdlatul Ulama (NU) adalah organisasi masyarakat Islam terbesar di Indonesia, kehadirannya selalu membawa kesejukan di tengah masyarakat, sehingga semakin menunjukkan eksistensi dan peran dalam kehidupan beragama, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dan ikut serta dalam memacu akselerasi pembangunan daerah guna terwujudnya kemajuan dan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutan tertulis Bupati Nunukan, yang dibacakan Kadis Pendidikan Ahmad mengatakan bahwa kehadiran NU sangat dibutuhkan kontribusinya dalam menyongsong pemilu serentak 2024 yang akan datang.

” Tentunya ini selaras dengan tema yang diangkat Harlah NU yang ke 101 yaitu memacu kinerja mengawal kemenangan, untuk itu saya mengajak semua pihak bahu membahu bekerja sama, saling sinergitas dalam mengawal suksesnya Pemilu demi kemenangan bersama seluruh Indonesia.” Ungkapnya.

Lebih lanjut, dijelaskannya bahwa kegiatan seperti ini, merupakan momentum tepat bagi NU untuk merefleksikan diri atas kiprah yang telah NU lakukan, utamanya dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Melalui peringatan Harlah NU ini, saya berpesan agar kebersamaan antara Pemerintah dengan NU dapat semakin kita tingkatkan lagi, tentunya peran aktif dari NU dalam memberikan masukan atau saran yang positif dan membangun, juga dibutuhkan Pemerintah Daerah. Agar kedepannya masukan positif tersebut dapat menjadi acuan yang baik bagi kami dalam membangun Kabupaten Nunukan”, ujarnya.

(PROKOMPIM)

Optimalkan Pelayanan, 36 Pejabat Fungsional Dilantik

TANJUNG SELOR – Sebanyak 36 orang aparatur sipil negara (ASN) dilantik menjadi pejabat fungsional oleh Gubernur Kalimantan Utara, Drs. H. Zainal A. Paliwang, SH., M.Hum. Pengambilan mumpah/janji jabatan fungsional itu digelar di Aula Lantai I Gedung Gadis, Selasa ( 30/1). Momen khidmat itu juga disaksikan oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Yansen TP., M.Si.

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan kepada mereka yang dilantik. Adapun 36 pejabat fungsional itu terdiri dari 33 orang sebagai pejabat fungsional Polisi Kehutanan, 2 orang sebagai pejabat fungsional Pengawas Ketenagakerjaan, dan 1 orang sebagai pejabat fungsional hasil perubahan nomenklatur.

Gubernur mengungkapkan peran strategis pejabat fungsional sebagai ujung tombak pelaksanaan teknis di tingkat daerah. Karena itu, Gubernur berharap agar para pejabat fungsional dapat mengoptimalkan potensi diri untuk menciptakan terobosan baru dan meningkatkan keterjangkauan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Saya minta kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) dan instansi terkait lainnya untuk memfasilitasi pengembangan kompetensi dan peningkatan kapasitas jabatan fungsional. Hal ini diharapkan dapat memberikan daya saing, kinerja tinggi, dan pelayanan terbaik sesuai dengan bidang tugas masing-masing,”terang Gubernur.

Gubernur juga mengingatkan seluruh pejabat fungsional untuk tetap menjunjung nilai-nilai ASN “BERAKHLAK”, yang mencakup orientasi pada pelayanan, akuntabilitas, kompetensi, harmoni, loyalitas, adaptabilitas, dan kolaborasi.

(dkisp)

Perjanjian Kerjasama antara Lapas Nunukan dengan BNNK Nunukan dan Puskesmas Sedadap Nunukan Selatan

NUNUKAN – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Nunukan dan Puskesmas Sedadap Nunukan Selatan, Senin (29/01/2024).

Perjanjian kerjasama dilaksanakan di Aula Pengayoman Lapas Nunukan pukul 09.00 wita.

Hadir dalam kegiatan, kepala BNNK Nunukan Bapak Anton Suriyadi dan Kepala Puskesmas Sedadap Dr. Evi Maryani.

Perjanjian kerjasama dilaksanakan dengan tujuan agar masing-masing pihak mempunyai landasan atau dasar dalam melaksanakan tusi masing-masing demi tujuan bersama khususnya demi pelayanan ke Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Nunukan.

Kepala BNNK Nunukan dalam sambutannya mengatakan pentingnya kerjasama antara Lapas dan BNNK Nunukan dalam penanganan Narkotika. “Seperti yang kita tau mayoritas Warga Binaan merupakan penyalahguna narkotika oleh karena itu kita perlu lakukan kerja keras bersama terkait dengan tugas dan fungsi kita masing-masing dari BNN terkait rehabilitasi dan Lapas sebagai fungsi pemberdayaan” tuturnya.

Dilanjutkan Sambutan dari Kepala Puskesmas Sedadap mengatakan terimakasih atas kerjasama yang terlaksana. “Kami berterimakasih atas kerjasama yang terjalin, kami berkomitmen melakukan kerjasama terkait pelayanan kesehatan kepada warga binaan, kemudian penanganan masalah stunting juga akan kita lakukan demi menghasilkan generasi yang lebih baik”

Kemudian pada sambutan Kalapas Nunukan menerangkan komitmen pihak lapas “kami berkomitmen dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan Perjanjian Kerjasama yang telah kita tanda tangani bersama demi melaksanakan pelayanan terbaik pada warga binaan terkait pencegahan dan penanganan masalah narkotika dan pelayanan di bidang kesehatan” terang Kalapas.

(*)

Wisuda Pengesahan Ke – XVII Santri Pencak Silat Pagar Nusa Kab. Nunukan

Bupati Laura : Saya turut merasa bangga dengan Pagar Nusa karena mengajarkan banyak nilai positif

NUNUKAN- Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menghadiri Wisuda Pengesahan Ke – XVII Santri Pencak Silat Pagar Nusa Kab. Nunukan dengan tema ” Meneguhkan Keimanan, Merawat Kebhinekaan, Generasi Hebat, Berakhlak dan Bermartabat” bertempat di gedung Amalia, Sabtu (27/01/2024).

Tampak turut hadir dalam acara tersebut H. Andi Muhammad Akbar (Wakil Ketua DPRD Kab. Nunukan), Muhamnad Aris (Ketua PC. Pagar Nusa Kab. Nunukan), AKP Najamuddin (Kasat Binmas Polres Nunukan mewakili Kapolres Nunukan), Letda Laut (E) Neri Yendra (Dansub Unit Intel Lanal Nunukan), Kyai Muhammad Ali Maghfur Saufan Jirzis ( Pemangku Pondok Pelapak Sholawat Nganjuk), Basri Lanta (Ketua PC NU Kab. Nunukan), Joko Suprayitno (Ketua PW Pagar Nusa Prov. Kaltara mewakili Ketum PP Pagar Nusa), St Rahmatullah ( Rais Aam PC NU Kab. Nunukan, Pengasuh Ponpes Ibadurahman), Muhammad Faizal (Ketua PMII Komisariat Nunukan, Santry ( Wakil Ketua PC GP Ansor Kab. Nunukan), Umi Arafah ( Ketua PC. Muslimat Kab. Nunukan), Wahyudi (Ketua IPSI Cab. Nunukan, tokoh agama, Tokoh masyarakat, tokoh adat dan ratusan anggota Pagar Nusa Kab. Nunukan.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid juga menyampaikan sambutannya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Nunukan saya mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

” Saya ucapkan selamat kepada para wisuda santri santriwati Pencak Silat Pagar Nusa. semoga Pagar Nusa tetap menjadi organisasi Pencak Silat NU yang terus berdikari dan berprestasi buat keluarga besar Nahdhatul Ulama.
Semoga Pagar Nusa dapat terus berperan maksimal melalui pengabdiannya terhadap bangsa, negara dan daerah ini, Serta menjadikan NU semakin jaya, maju dan berkembang dalam mewujudkan peradaban yang tinggi disepanjang zaman.
Peradaban yang dimaksud bukan hanya sebatas pengembangan ilmu pengetahuan semata, namun juga dalam membentuk kualitas pembawa peradaban itu sendiri yaitu manusia”, ujar Bupati.

Lanjut dikatakan Bupati Laura turut merasa bangga dengan Pagar Nusa karena mengajarkan banyak nilai positif. Pertama, mampu melatih lahir dan batin, kedua, membangun kedisplinan luar biasa yang dapat dicontohkan dan diterapkan dalam organisasi, serta kehidupan sehari-hari, dan ketiga menjadi saluran positif bagi milenial untuk menyalurkan bakat dan minatnya.

” Oleh sebab itu, saya berpesan agar pengurus, atlet, dan keluarga Pagar Nusa untuk senantiasa menjunjung tinggi nama baik Nahdlatul Ulama. Di samping itu, supaya tetap berpegang teguh pada prinsip-prinsip NU, yaitu tawasuth (sikap pertengahan, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan), tasamuh (sikap toleransi), tawazun (sikap seimbang dalam segala hal), ujarnya”, tambahnya.

Para anggota Pagar Nusa, menurut Bupati diharapkan bisa semakin mandiri, lebih dewasa dan dapat mengendalikan diri serta dijauhkan dari sifat takabur sehingga mendukung terwujudnya kabupaten Nunukan yang berakhlakul karimah, aman, dan tentram. bela diri sejatinya untuk melindungi diri sendiri bahkan untuk melindungi sesama yang membutuhkan.

” Saya berharap perguruan pencak silat Pagar Nusa mampu melahirkan atlet berprestasi yang membanggakan kabupaten nunukan dan membawa nama baik Kabupaten Nunukan di kancah regional, provinsi, nasional bahkan internasional. Sebagai pesilat pagar nusa harus punya tekat yang besar, yaitu giat berlatih untuk prestasi, semangat bersatu, berbagi dan berprestasi”, tuturnya.

Ketua PC NU Kab. Nunukan Basri Lanta juga menyampaikan sambutannya Pagar Nusa di Kab. Nunukan berdiri pada tahun 2002 atas arahan dari KH. Hazim Muzadi dan Alhamdulillah semakin hari Pagar Nusa semakin berkembang.

” Menyikapi pesta Demokrasi yang sebemtar lagi akan digelar pada tanggal 14 Fembruari 2024, saya menyerukan kepada semua Santri Pagar Nusa dan Warga Nahdliyin untuk menyukseskannya.
Saya kembali ingatkan bahwa Pagar Nusa merupakan Badan Otonom Nahdlatul Ulama yang tidak hanya bergerak dalam bidang olah raga bela diri semata. Namun lebih luas keberadaan Pagar Nusa adalah menjadi benteng NKRI dari faham – faham Radikalisme yang bermaksud merongrong Pancasila”, tambahnya.

Ketua pimpinan Pagar Nusa Nunukan Muhammad Aris di dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih karena Pagar Nusa Nunukan selama ini masih diterima di tengah-tengah Masyarakat khususnya masyarakat Nunukan karena atas suportnya Pagar Nusa di Nunukan ini bisa berkembang.

Kami juga mengucapkan terimaksih yang tak terhingga kepada Ketua PC NU Nunukan yang tanpa lelah membimbing kami.

“Keberadaan Pagar Nusa di Nunukan adalah untuk berkalaborasi dengan perguruan-perguruan lainnya dengan tujuan membina silaturahim dan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini demi tegaknya NKRI di bumi perbatasan”, ujarnya.

Inti Mauidhotu Hasanah dari Kyai Muhammad Ali Maghfur Saufan Jirzis:*
1) Mengajak bersyukur kepada Allah SWT atas karuniaNya sehingga sampai saat ini masih menjadi bangsa yang kuat dalam persatuan meski memiliki latar belakang yang berbeda.

Menyerukan kepada seluruh Santri Pagar Nusa di Kab. Nunukan agar mengambil peran dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.

Memberikan seruan kepada seluruh pengurus, kader, dan warga NU di Kab. Nunukan untuk bersiap dewasa menghadapi masa-masa momentum politik menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024.

Menegaskan bahwa NU tidak memiliki kepentingan apa pun terhadap kepentingan politik Indonesia selain keselamatan bangsa dan negara.

Pagar Nusa adalah organisasi yang mewadahi Pencak Silat di bawah naungan Nahdlatul Ulama ( Badan Otonom NU) yang berdiri pada 22 Rabi’ul Akhir 1406 H / 03 Januari 1986 M di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur dengan Penggagas Pertamanya adalah Drs. KH. Muhammad Nur Aziz dan Ketua Umum pertamanya adalah KH. Abdulloh Maksum Jauhar

Di Kabupaten Nunukan, Pagar Nusa merupakan salah satu organisasi yang cukup besar dengan jumlah anggota ± 1.500 orang yang tersebar di beberapa kepengurisan Anak Cabang di Kab. Nunukan dengan sekretariat Pengurus Cabang Pagar Nusa di Jl. Teuku Umar, Kel. Nunukan Tengah. Kec. Nunukan.

Eksistensi Pagar Nusa di Kab. Nunukan tidak hahya sebatas pada bidang olah raga bela diri semata. Namun PC Pagar Nusa kerap kali mengelar kegiatan sosial seperti penggalangan dana untuk korban bencana alam yang terjadi di Nunukan maupun di luar daerah Nunukan.

Dalam penanggulangan faham radikalisme dan terorisme, PC Pagar Nusa Kab. Nunukan selama ini cukup aktif dengan menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, baik di internal Santri Pagar Nusa, Warga Nahdliyin maupun melakukan deklarasi penolakan faham – faham Radikalisme.

Jumlah Santri Pagar Nusa yang mengikuti wisuda ke – XVIII ini berjumlah 56 orang. Wisuda Santri Pagar Nusa ini akan semakin memperkokoh keberadaan PC Pagar Nusa di Kab. Nunukan dalam bidang olah raga pencak silat maupun di bidang sosial terutama dalam hal aktualisasi nasionalisme di Perbatasan.

(PROKOMPIM)