Bakal Realisasikan Pembangunan Lapas di Tanjung Selor

TARAKAN – Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal A. Paliwang SH, M.Hum menegaskan segera merealisasikan pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Tanjung Selor. Hal ini disampaikannya dalam kunjungan ke Lapas Kelas IIA Tarakan, Jumat (26/1).

“Kami sudah komunikasi dengan Dirjen Lapas untuk bisa lagi membangun lapas di Tanjung Selor,” kata Gubernur.

Saat ini kondisi lapas di Tarakan dan Nunukan sudah mengalami over capacity yang sangat luar biasa, dimana setiap kamar yang kecil ditempati 11 orang.

Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Kaltara telah melakukan komunikasi dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Kemenkumham RI) serta kementerian terkait.

Gubernur mengungkapkan kunjungan beberapa bulan lalu untuk melihat perkembangan lapas yang ada di Kaltara.

Oleh karena itu ia mengusulkan percepatan pendirian lapas di Tanjung Selor untuk mengurangi penuhnya warga binaan yang ada di 2 lapas tersebut.

Untuk diketahui informasi dari Lapas Kelas IIA Tarakan sudah mengalami over capacity yakni terdapat lebih 1.400 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Kita sudah komunikasikan juga ke PUPR mudahan cepat direalisasikan pembangunan lapasnya, pendirian lapas baru untuk mengurangi over kapasitas di kedua lapas ini,” tuntasnya.

(dkisp)

Gubernur Pastikan Kesehatan Warga Binaan Tetap Terjaga

TARAKAN – Sebanyak 1.400 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan mengikuti pemeriksaan kesehatan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Jusuf SK.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum turut hadir langsung di Lapas Kelas IIA Tarakan mengungkapkan segera membuat Memorandum of Understanding (MoU) terkait pelayanan kesehatan, Jumat (26/1).

“Terkait pelayanan kesehatan kita nanti akan ada MoU dengan Lapas Tarakan disini,” ucapnya.

Menindak lanjuti dengan adanya perjanjian kerjasama dengan Rumah Sakit Umum Daerah, nantinya Lapas Tarakan memberikan satu ruangan untuk penanganan yang sakit.

Untuk diketahui, selama ini apabila terdapat kendala penanganan kesehatan bagi WBP yang sakit, maka akan dirujuk ke rumah sakit. Jumlah petugas Lapas yang terbatas ini menjadi kendala dalam mendampingi WBP.

Karena itu Gubernur memastikan kesehatan para WBP tetap terjaga. Caranya dengan memberikan pelayanan kesehatan secara optimal.

“Saat ini kita mulai melakukan pelayanan pemeriksaan kesehatan bagi warga lapas,” pungkasnya.

(dkisp)

 

 

Gubernur Beri Motivasi Warga Binaan

TARAKAN – Warga binaan tetap semangat dan aplikasikan pelatihan dan dibimbingan di lapas. Diungkapkan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum ketika mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tarakan, Jumat (26/1).

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Zainal selain bersilahturahmi juga ikut melakukan ibadah solat jumat bersama Warga Binaan Pemasyarakatan.

Gubernur mengungkapkan tujuan mengunjungi lapas tersebut selain bersilahturahmi memberikan motivasi kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

“Saya melihat lapas disini cukup bagus karena para penghuni diberi pelatihan dan keterampilan,” ujarnya.

Gubernur meminta pengurus Lapas Tarakan untuk terus menerus memberikan bimbingan dan pelatihan kepada warga binaan tersebut.

Tambahnya, dengan pemberian pelatihan ketika WBP sudah selesai menjalani pidananya disini akan dapat membantu ketika berada bermasyarakat.

Untuk menumbuhkan semangat motivasi, Gubernur didampingi Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kaltara, Dr. Bustan, SE., M.Si., ikut bermain futsal kepada WBP.

“Pesan saya supaya di dalam lapas ini berkelakuan baik dan ketika keluar dari lapas ini supaya bisa menjalankan apa yang dilakukan disini sebagai bekal mereka, terbebas dari pidananya,” pungkasnya.

(dkisp)

Bincang bincang TP2DD dan QRIS Cross Border, Bupati Laura Terima Audiensi Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Utara

NUNUKAN- Di sela kesibukan dan padatnya agenda kegiatan di Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid meluangkan waktu menerima Seno Indarto di ruang kerjanya di lt. III Kantor Bupati Nunukan, pada hari ini, Jumat (26/01/2024)

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Utara Seno Indarto melakukan kunjungan audiensi bersama Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid dalam rangka meningkatkan sinergi kebijakan di daerah untuk mendorong percepatan dan pemulihan ekonomi, diseminasi dan tantangan ekonomi di Provinsi Kalimantan Utara.

Seno Indarto mengatakan kunjungan audiensi itu bertujuan agar Bank Indonesia terus berkolaborasi dan saling mendukung untuk menjaga inflasi.Kunjungan itu juga bermaksud untuk mengundang Bupati Nunukan pada peresmian Tugu Rupiah BI yang ada di Pulau Sebatik mendatang.

Selanjutnya, Seno Indarto menyampaikan terkait Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) bahwa Kabupaten Nunukan telah menjadi kabupaten digital yang masih berproses.

Menanggapi terkait TP2DD, Bupati Laura mengatakan bahwa niat dan perencanaan Pemerintah Kabupaten Nunukan sudah kesana.

“Anggaran-anggaran kita pun kita alokasikan terus untuk memaksimalkan pelayanan digitalisasi bahkan kita dorong seluruh OPD untuk digitalisasi tetapi memang jaringan belum memadai”, ungkap Laura.

Setelah itu, Seno Indarto meminta kepada Bupati Nunukan untuk mendukung terkait perkembangan QRIS Cross Border yang akan diluncurkan di Sebatik.

QRIS Cross Border sendiri merupakan salah satu inisiatif kolaboratif untuk membangun standarisasi perdagangan lintas batas antar negara. Dengan begitu, masyarakat Indonesia khususnya daerah Sebatik akan dapat melakukan pembayaran di luar negeri (Malaysia) hanya dengan memindai kode QRIS.

“Kita akan membuat ekosistem penggunaan QRIS Cross Border di Sebatik untuk sebagai tahap awalan. Jadi QRIS Cross Border itu nantinya bisa digunakan di Indonesia bisa di Malaysia”, jelas Seno Indarto.

Bupati Nunukan pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas semua kerjasama yang sudah di lakukan oleh Bank Indonesia baik di Pemerintah Daerah maupun dengan masyarakat Nunukan

“Mudah-mudahan rencana kerja yang kita jalin selama ini bisa terus berlanjut sesuai dengan tugas dan fungsi kita masing-masing”, tuturnya.

(PROKOMPIM)

Pemkab Nunukan Gelar Coffee Morning Menyongsong Pemilu 2024, Apa Saja yang Menjadi Pembahasan ?

NUNUKAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Coffee Morning bersama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU), Forkopimda dan stakeholder terkait, di Ruang Pertemuan Lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Jumat (26/1/2024).

Kegiatan yang bertujuan untuk memantapkan sinergitas guna mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024 ini turut menghadirkan seluruh stakeholder. Mulai dari Ketua KPU Nunukan Rahman, perwakilan dari Bawaslu Hariadi (Kordiv Hukum, Pencegahan, Partisipasi masyarakat dan Hubungan Masyarakat) Kaban Kesbangpol Kabupaten Nunukan Hasan Basri, Ketua DPRD Nunukan Hj. Leppa, Unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Serfianus, Pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemda Kabupaten Nunukan serta Ketua STIT Ibnu Khaldun Nunukan beserta Mahasiswa.

Bupati Laura mengatakan, Coffee Morning dilakukan dalam upaya berkoordinasi dan berkolaborasi dari setiap instansi untuk menciptakan kondusifitas dan mensukseskan gelaran Pemilu 2024.

“Inti daripada pertemuan kita pada hari ini yaitu saya ingin mendengar langsung tahapan persiapan Pemilu dari penyelenggara yaitu KPU dan Bawaslu, sementara dari kami Pemerintah Daerah kembali ingin menegaskan kepada kita semua bahwa kita di Kabupaten Nunukan ini siap untuk melaksanakan dan menghadapi pemilihan umum yang jatuh pada hari Rabu tanggal 14 Februari tahun 2024 yang akan datang. Seperti disampaikan oleh Kepala Kesbangpol tadi kurang lebih sekitar 19 hari lagi dan pada hari ini termasuk dalam rangka masa kampanye, saya juga terus memantau masa kampanye ini,” kata Laura.

Laura juga mengatakan, saat ini Pemda akan memfasilitasi SDM yang terlibat langsung sebagai petugas KPPS.

“Selanjutnya pada kesempatan ini kami dari Pemerintah Daerah juga ingin menyampaikan beberapa hal yang telah kita kerjakan ataupun support dari Pemerintah Daerah dalam rangka penyelenggaraan Pemilu 2024 ini, antara lain yang pertama sebagai bentuk support kita, kita memfasilitasi baik itu berupa SDM maupun Kantor Sekretariat PPK atau KPPS. Ini adalah kerjasama antara kita di Pemerintah Daerah dengan KPU selanjutnya, kita juga memfasilitasi pemeriksaan kesehatan Gratis bagi petugas di TPS yang terlibat langsung pada pelaksanaan, agar animo masyarakat dapat ditingkatkan, berkaca pada pengalaman yang lalu banyak petugas di TPS yang jatuh pingsan bahkan sampai ada yang meninggal. Ini juga kerjasama antara kita dari pemerintah daerah dengan KPU, selanjutnya terkait dengan Pamsung, ini juga telah kita persiapkan dua orang untuk masing-masing TPS dan ini dicover oleh APBD kita, jadi kita ada 763 TPS di kali dua orang itu ada sekitar 1.526 orang Pamsung yang disiapkan oleh Leadingnya, kalau di kita itu Satpol-PP, kita sudah belikan baju dan sebagainya, beberapa item yang dibutuhkan oleh Pamsung itu sudah kita minta dianggarkan di bagian Satpol-PP,” jelas Laura.

Laura meminta kepada semua yang terlibat untuk sama-sama mensukseskan Pemilu Serentak 2024.

“Mudah-mudahan KPU kali ini lebih siap mengatur dan menata bagaimana semuanya bisa dipastikan berjalan dengan lancar,” kata Laura.

Pada kesempatan tersebut Ketua KPU Rahman menyampaikan tahapan pemilu sudah masuk tahapan akhir, dan saat ini telah masuk tahapan ke 9.

“Saat ini kami sudah melaksanakan pelantikan KPPS, untuk logisitik pemilu sudah 95%, dan hari ini sudah masuk sampul suara, KPU juga akan melakukan simulasi di sebatik,” jelas Rahman.

Terkait dengan penyaluran Logistik Pemilu ke Kecamatan Krayan, agar Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dapat memfasilitasi ekstra penerbangan ke Krayan.

Ketua KPU juga berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan dapat memfasilitasi anggaran untuk BPJS ketenagakerjaan bagi petugas Pemilu.

Selanjutnya Kapolres Nunukan AKBP Taufik Nurmandia menyampaikan, untuk tahapan Pemilu sudah dimulai, sampai dengan tanggal 10 Februari, kekuatan Polres 350 orang personil, berdasarkan kriteria rawan ada 41 TPS yang termasuk rawan dari segi jauh dan lokasi yang susah terjangkau.

“Kalo untuk TPS yg rawan kita menyiapkan 1 personil dan 2 Pamsung, untuk di TPS 281 personil yang berjarak dekat, Pamsung dan polisi sudah melaksanakan pelatihan, polres juga sudah menangani 1 perkara terkait money politik dan prosesnya sudah di kejaksaan, dan situasi saat ini aman dan kondusif,” jelas Kapolres.

Sementara dari Bawaslu menyampaikan, Bawaslu telah melakukan pemantauan terkait dengan ujaran kebencian, kampanye gelap dan Bawaslu juga berharap Disdukcapil dapat bersinergisitas, dalam hal penggunaan KTP Elektronik dan Suket bagi pemilih pemula atau yang sudah menikah, dan KK tidak dapat digunakan untuk syarat memilih.

Terkait dengan Hari tenang, Bawaslu berharap tidak ada lagi pelaksanaan kampanye. Bawaslu juga akan melakukan bimtek bagi saksi untuk pemilu yg sifatnya terbatas. Untuk penghitungan suara akan dilakukan monitoring. Sosialisasi juga melibatkan seluruh stakeholeder, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya sebagai bentuk kepedulian pemilu.

(PROKOMPIM)