Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJPD, Gubernur Tekankan Beberapa Hal Penting Untuk Kaltara 20 Tahun Kedepan

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mulai merancang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) untuk tahun 2025-2045 mendatang.

Gubernur Kaltara, Dr (HC). H. Zainal A. Paliwang, M.Hum,mengatakan, secara substansi RPJPD Kaltara 2025-2045 terdiri atas enam bab yang saat ini tengah disusun rancangan awalnya sehinggan masih membutuhkan masukan dari berbagai pihak dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.

“Untuk memastikan bahwa arah pembangunan Provinsi Kaltara yang dirumuskan benar-benar mencerminkan kebutuhan masyarakat, baik yang ada di perbatasan, pesisir, pedalaman, pedesaan maupun perkotaan,” ungkap Gubernur, Senin (5/1).

Melalui penyusunan dokumen RPJPD yang akan disusun ini memiliki arti penting untuk berbagai hal terutama menjadi pedoman penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan kedua menjadi panduan penyusunan visi-misi dalam pesta demokrasi pemilihan kepala daerah dan ketiga memuat arah pembangunan yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN).

“Sehingga dokumen RPJPD disusun tidak hanya memperhatikan isu secara regional, lokal, maupun nasional tetapi juga memperhatikan isu global. Terdapat beberapa isu yang perlu kita perhatikan, isu perubahan iklim menjadi tantangan serius yang perlu menjadi fokus dalam hal ini kita mendukung pengembangan sumber energi terbarukan, pengelolaan limbah yang berkelanjutan, dan pelestarian ekosistem alam,” tambahnya.

Perkembangan teknologi dan revolusi industri 4.0 akan memainkan peran kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan produktivitas, sehingga perlu menyusun kebijakan mendukung tekonologi komunikasi dan informasi di seluruh sektor.

“Bonus demografi yang dihadapi Provinsi Kaltara menawarkan peluang yang besar, kita perlu fokus peningkatan kualitas pendidikan, pelatihan ketrampilan dan penciptaan lapangan kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar,” jelas Gubernur.

Akselerasi industri dan hilirisasi sumber daya alam menjadi prioritas memajukan sektor ekonomi dalam rangka memaksimalkan nilai tambah dari hasil bumi Kaltara. Konektivitas juga menjadi hal krusial dalam pengembangan daerah.

“Perbaikan infrastruktur, transportasi membuka akses ke wilayah perbatasan, pedalaman dan terpencil meningkatkan konektivitas antar daerah serta mendukung pertumbuhan ekonomi secara merata. Jadi saya selalu menyampaikan kegiatan apapun yang kita lakukan menggunakan APBD supaya betul-betul masyarakat dapat merasakan manfaat dari apa yang sudah kita kerjakan,” tegasnya.

Di kesempatan yang sama, Gubernur juga membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-4 Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kaltara.

“Semoga muswil berjalan lancar dari awal hingga akhir dan menghasilkan, mufakat dan rumusan yang bermanfaat dalam upaya kita menjadikan Kaltara yang berubah, maju dan sejahtera,”terangnya.

Gubernur berharap agar BKPRMI bersinergi dengan pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota di seluruh Kaltara.

“BKPRMI berasaskan ke Islam-an menggerakkan dakwah pemuda remaja masjid yang mempunyai status independen secara struktural, semoga bisa membina generasi muda dari segala aspek, menghidupkan masjid serta mampu menciptakan ekonomi keumatan,” tutupnya.

(dkisp)

Dukung Pemilu 2024 Inklusif, Kemkominfo Fasilitasi Sulih Bahasa Isyarat Debat Capres dan Cawapres

Jakarta, Kominfo Newsroom –Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memfasilitasi kegiatan sulih bahasa isyarat pada debat calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Langkah ini sebagai salah satu upaya mewujudkan Pemilu yang makin inklusif.

“Yang terpenting dari upaya ini adalah informasi terkait visi dan misi paslon pemimpin bangsa bisa dijangkau semua kalangan, lebih inklusif. Sehingga teman-teman disabilitas juga mendapatkan pemahaman yang utuh sekaligus pendidikan politik dari debat sebelum menentukan pilihannya saat pencoblosan nanti,” ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Usman Kansong, Sabtu (3/2/2024).

Pemerintah memastikan setiap warga negara memiliki kesempatan yang setara untuk berpartisipasi dalam pemilihan politik Pemilu 2024. Itu mencakup pengakuan dan perlindungan hak-hak politik semua warga negara, tanpa memandang jenis kelamin, usia, disabilitas, etnis, agama, atau latar belakang sosial ekonomi mereka, sepanjang memenuhi persyaratan.

“Sehingga Pemilu 2024 terselenggara secara inklusif dan ramah dengan teman-teman disabilitas,” kata Usman.

Kegiatan sulih bahasa debat capres dan cawapres yang digelar di Kementerian Kominfo tersebut bekerja sama dengan Pengurus Pusat Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin). Secara khusus aksi ini adalah dalam rangka pemenuhan hak penyandang disabilitas tuli untuk mendapatkan fasilitas dan akses informasi acara debat capres dan cawapres.

Kementerian Kominfo dalam hal ini Ditjen IKP melalui GPR TV menyediakan ruangan, peralatan live streaming, serta beberapa fasilitas pendukung lainnya. Kegiatan sulih bahasa bersama ini pun sudah dilakukan saat debat capres dan cawapres keempat pada 21 Januari 2024. Menurut rencana saat debat kelima yang digelar Minggu, 4 Februari 2024 nanti, kegiatan serupa kembali digelar.

Ketua Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) Laura Lesmana Wijaya pun mengapresiasi Kementerian Kominfo yang telah memfasilitasi kegiatan mereka. Hal itu dikatakannya salah satu langkah nyata pemerintah mendorong keterlibatan semua kalangan dalam berpartisipasi membangun bangsa.

”Harapan saya kerja sama ini tidak hanya sesaat saja melainkan bisa dijadikan tugas negara yang permanen. Ini bisa menjadi model akses informasi bagi daerah-daerah lainnya untuk selalu menggandeng dan melibatkan komunitas kami,” ujarnya saat dihubungi, Sabtu (3/2/2024).

Kegiatan sulih bahasa debat capres dan cawapres dikatakan Laura diselenggarakan Kementerian Kominfo dan Gerkatin yang menjadi mitra dari Pusbisindo.

”Mitra kami sangat kuat karena memiliki tujuan yang sama yakni ingin memberikan akses yang penuh, adil, dan inklusif untuk teman-teman tuli. Maka kami merasa perlu menggandeng Kominfo untuk akses dan fasilitas komunikasi dan informasi dengan kualitas yang tinggi,” ujar Laura.

(Dkisp)

Gubernur Arahkan ASN dan PTT Menjadi Contoh Masyarakat Dalam Berdemokrasi Untuk Gunakan Hak Pilih

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum memimpin secara langsung jalannya Apel Pagi Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non-ASN pada lingkup Pemprov Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (5/2).

“Dalam kesibukan saya selalu berupaya semaksimal mungkin mengambil apel pagi setiap awal bulan khususnya di lima Kabupaten dan Kota yang berada di Kaltara, namun itu kesehatan dan stamina kita harus dijaga sehingga program bisa kerja dengan maksimal,” ungkapnya

Gubernur meminta agar semua berpartisipasi menyukseskan pemilihan umum yang digelar secara serentak dengan menggunakan hak pilihnya masing-masing.

“Saya minta kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) jangan memberikan contoh yang tidak baik, jangan karena di hari libur kita tidak mau datang ke TPS namun jadilah contoh untuk masyarakat dengan menggunakan hak pilih,” harapnya.

(dkisp)

Pemprov Kaltara serahkan Sertifikat PUP PT. Pipit Mutiara Indah

BULUNGAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) menyerahkan Surat Keputusan (SK) dan Sertifikat Hasil Penilaian Usaha Perkebunan (PUP) PT. Pipit Mutiara Indah.

SK dan Sertifikat PUP diserahkan langsung oleh Gubernur Kaltara yang diwakilkan oleh Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setprov Kaltara, Dr Bustan SE.,M.Si., bertempat di Lapangan PT. Pipit Mutiara Indah, Desa Sekatak Buji, Kabupaten Bulungan, Sabtu (3/2) siang.

“Kami berharap penyerahan Sertifikat ini dapat menjadi motivasi serta tanggung jawab yang lebih besar bagi perusahaan dalam mempertahankan dan meningkatkan standar kualitas dan profesionalisme dalam menjalakan usaha perkebunan,” ucap Bustan.

Dalam kesempatan tersebut Bustan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh karyawan dan mitra kerja PT. Pipit Mutiara Indah karena telah memberikan dedikasi dan kerja keras untuk mencapai hasil yang memuaskan.

Menurutnya dengan semangat kebersamaan, kolaborasi yang baik antara pemerintah, perusahaan dan masyarakat akan terus memperkuat fondasi pembangunan berkelanjutan di provinsi Kaltara.

Bustan mengatakan bahwa sektor perkebunan memiliki peran yang sangat penting dan strategis dalam pembangunan nasional terutama dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.

Terangnya, kontribusi PT. Pipit Mutiara Indah tidak hanya terlihat dari aspek ekonomi, tapi berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pelestarian lingkungan sekitarnya.

Ia berpesan agar PT. Pipit Mutiara Indah dapat terus berperan aktif dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar dan menjaga keberlanjutan lingkungan.

“Mari terus jaga semangat kerja keras dan komitmen untuk mencapai prestasi yang lebih baik lagi di masa mendatang untuk provinsi Kalimantan Utara yang Berubah, Maju dan Sejahtera,” pungkasnya.

(dkisp)

 

 

Pokdarwis Kecamatan Lumbis Hulu Dikukuhkan

Bupati : Kembangkan dan Majukan Sektor Pariwisata di Kecamatan Lumbis Hulu

NUNUKAN- Mewakili Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata, Kab. Nunukan didampingi Camat Lumbis Hulu membuka acara pembentukan sekaligus pengukuhan Kelompok Sadar Wisata di Kecamatan Lumbis Hulu, Sabtu (03/02).

Atas nama pemerintah daerah, Bupati Nunukan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadis Pariwisata Abdul Halid menyampaikan selamat atas pengukuhan Kelompok Sadar Wisata di Kecamatan Lumbis Hulu.

Bupati Nunukan berharap para peserta yang dikukuhkan sebagai bagian Pokdarwis bisa mengemban amanah untuk mengembangkan dan memajukan sektor pariwisata di wilayah Kecamatan Lumbis Hulu.

Di semua daerah, sektor pariwisata mengalami perkembangan yang sangat pesat. Oleh karena itu, Kecamatan Lumbis Hulu yang memiliki keindahan alam yang menarik dapat menjadi objek-objek wisata unggulan.

Namun demikian, perkembangan pariwisata tidak bisa hanya mengandalkan keindahan, keunikan alam atau kekayaan budayanya saja tetapi dibutuhkan juga dukungan masyarakat untuk menggarap potensi yang menjadi objek wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Maka dari itu, Bupati Laura berharap Pokdarwis bisa menjadi ujung tombak dalam mengelola potensi wisata sehingga dalam jangka panjang, sektor pariwisata bisa menjadi penggerak perekonomian di masyarakat.

“Saya berpesan agar Pokdarwis yang telah dibentuk bisa bersinergi dengan pemerintah desa, tokoh-tokoh adat, para pemuda dan seluruh masyarakat dalam mengembangkan pariwisata di Kecamatan
Lumbis Hulu”, ungkap Halid.

(PROKOMPIM)