Halal Bihalal IKAT : Sarana Mempererat Kesatuan

TANJUNG SELOR– Guna mempererat tali silaturahmi antar anggota, Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Tanjung Selor gelar Halal Bihalal yang dihadiri Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Pollymart Sijabat, SKM., M.AP., di Gedung Wanita, Tanjung Selor pada sabtu (4 / 5) malam.

Dalam suasana yang penuh kehangatan, Pollymart (yang hadir mewakili Gubernur) dalam sambutannya mengingatkan akan pentingnya saling menjaga persatuan, kesatuan antar umat beragama maupun antar suku bangsa yang ada di Kaltara ini.

“Pertama-tama saya ucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1445 H kepada seluruh umat muslim yang hadir malam ini, Halal Bihalal ini diselenggarakan untuk mempererat hubungan antar umat manusia,” ucap Pollymart dalam sambutannya.

Dikatakannya Kaltara ini adalah miniatur Indonesia. Hal ini slaah satunya disebabkan oleh suku-suku asli menerima kedatangan para perantau dengan tangan terbuka. Yang mana hal itu memperkaya keberagaman yang ada di Kaltara.

“Karena itu juga diharapkan dengan kemajemukan yang ada di sini dapat menjaga kesatuan, persatuan. Agar kita semua dapat mewujudkan cita-cita luhur Kaltara yang maju, damai dan sejahtera,”jelasnya.

Turut hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Bulungan Ingkong Ala, SE., M.Si serta tamu undangan lainnya yang berasal dari unsur Forkopimda maupun organisasi-organisasi kemasyarakatan lainnya.

(dkisp)

 

 

Wakil Bupati Nunukan Buka Kegiatan Manasik Haji Reguler Tahun 1445 H/2024 M

NUNUKAN – Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah, SE, M.Si membuka langsung kegiatan Manasik bagi Calon Jamaah Haji regular tahun 1445 H/2024 M di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan, Sabtu (04/05).

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Hanafiah mengungkapkan bahwa kata kunci daripada mudahnya kita melakukan ibadah haji sebenarnya di manasik itu sendiri.

“Sifatnya haji itu adalah ibadah pribadi bukan ibadah yang berkelompok, kita lakukan kepada Allah SWT, oleh karena itu setiap urutan-urutan tata cara ibadah haji itu kita harus pahami,” kata Wakil Bupati.

Hanafiah juga menyampaikan bahwa kesempatan yang diperoleh para calon jamaah haji hari ini adalah satu anugerah dan berkah dari Allah SWT. Kesempatan untuk melaksanakan ibadah haji tidak dimiliki oleh setiap umat muslim, terlebih di Kabupaten Nunukan dimana para calon jamaah harus menunggu selama beberapa tahun lamanya.

“Maka ketika kesempatan ini ada maka mari kita jaga dan perhatikan dengan sungguh-sungguh, ketika nanti pulangnya bapak ibu mendapatkan haji yang mabrur,” imbuhnya.

Hanafiah juga berharap agar para jamaah haji nantinya karena berangkat membawa nama Kabupaten Nunukan agar selalu tetap menjaga nama baik daerah.

“Mari kita tunjukan rasa toleransi kita merasa kebersamaan kita jadi tetap sabar sekira itu adalah bagian dari ujian dari Allah SWT.” Ajaknya.

Beliau juga berpesan agar calon jamaah haji dapat menjaga kesehatan dan kalau yang ada yang sakit, obatnya harus tetap diminum, jangan sampai di terlewatkan.

Sebagai informasi bahwa calon jamaah haji Kabupaten Nunukan rencananya akan dilepas pada tanggal 14 Mei 2024 sebanyak 122 orang terdiri dari 60 orang dari Nunukan dan 62 orang dari Sebatik.

Kegiatan ini, turut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra Abdul Munir, ST, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Nunukan H. Muhammad Saberah, Kabag Kesra Setda Kabupaten Nunukan, Kepala KUA Kecamatan Nunukan Selatan dan beberapa pihak terkait lainnya.

(PROKOMPIM)

Wagub Hadiri Perayaan Paskah Oleh BAMAG Kab.Nunukan.

NUNUKAN-Wakil Gubernur Kalimantan Utara Dr.Yansen TP, M.Si menghadiri ibadah dan perayaan paskah yang diselenggarakan oleh badan musyawarah antar gereja (Bamag) Kabupaten Nunukan, bertempat di Gedung Akbar Ali.Sabtu, (4/05) Malam.

Turut hadir mewakili Bupati Nunukan Kepala Dinas pemberdayaan masyarakat dan Desa (DPMD) Helmi Pudaaslikar, S.IP., M.AP, Dandim 0911, Danlanal Nunukan, Kapolres Nunukan, Kepala Kejaksaan Negri Nunukan, Ketua Pengadilan Negri Nunukan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltara, Kadispora provinsi Kaltara, Kepala Biro organisasi, Kabid Bimas Kristen, Kepala kemenag Kab.Nunukan, Anggota DPRD Kab.Nunukan, Ketua Bamag Kab.Nunukan,dan Pendeta/gembala sidang dari seluruh dominansi gereja serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Yansen mengatakan pemerintah daerah sangat menyambut baik perayaan paskah yang di selenggarakan oleh bamag kab.Nunukan.

“Pemerintah daerah menyambut baik paskah ini sebagai media untuk melatih kita, membentuk karakter, kebersamaan, kesatuan dan bahkan membentuk kreatifitas kita, untuk mewarnai kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”. Kata wagub Yansen

Wagub berharap dari kegiatan paskah ini dapat menjadi contoh bagi bamag-bamag di daerah lain.

“Hal ini akan saya sampaikan kepada bamag provinsi dan bamag daerah lain, supaya bamag betul-betul menjadi wadah sebagai umat kristen dalam menyatukan semangat kegerejaannya supaya bisa mewarnai semangat pembangunan yang ada di daerah masing-masing”.Tuturnya

Dalam moment ini Wagub juga mengajak sebagai masyarakat kalimantan utara untuk berpartisiapasi meresponi industri hijau yang sudah berjalan sejak Tahun 2020.

“Tahun ini akan memasuki leftena perkiraannya akan bertambah penduduk 5.000 orang di Kaltara. Mari kita menyiapkan generasi muda kita dengan sebaik-baiknya dengan cara pendidikan yang baik terutama kecakapan dan keterampilan generasi muda.Supaya peluang-peluang yang ada di kalimantan utara nanti akan memberikan dampak yang baik pada kita semua”.Ajak wagub.

Mengakhiri sambutannya wagub Yansen mengatakan bahwa memasuki kontestasi politik pemilihan kepala daerah, ia mengajak untuk menggunakan hak suara dengan baik.

“Jadilah masyarakat yang baik, berilah hak suara yang baik, unuk mensukseskan seluruh kontestasi yang ada”. Tuntasnya

Kemudian, Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa (DPMD) Helmi Pudaaslikar, S.IP., M.AP
Menyampaikan sambutan Bupati Nunukan.

“Saya berharap perayaan paskah kali ini menjadi momentum bagi seluruh umat kristiani untuk kembali bersatu padu, bergandeng tangan dan bekerja sama membangun Kab.Nunukan yang kita cintai”. Harap bupati Nunukan

Lebih lanjut disampaikan melewati masa pemilihan umum serentak pada februari lalu. Bupati berharap tidak adanya lagi perdebatan maupun perbedaan diantara sesama.

” melalui momen paskah ini mari kita lupakan semua itu, jadikan moment ini untuk melebur dosa dan kesalahan yang mungkin ada di antara kita. Sehingga bersama-sama bersinergi menatap masa depan yang lebih baik lagi.Tuntasnya.

Meri/meri

PGPI Nunukan dan Tim Misi Mahanaim Selenggarakan KKR Paskah Tahun 2024

NUNUKAN- Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Kependudukan dan catatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten nunukan Agustinus Palentek, SS menghadiri acara KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani) dalam rangka memperingati Paskah tahun 2024 yang diadakan oleh Persekutuan Gereja – Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI) kabupaten Nunukan. Jum’at (03/05)

Acara yang berlangsung di Gor Dwikora Nunukan diikuti jemaat Gereja Gereja di Nunukan dan pemuda dan remaja gereja gereja.

Tampak turut hadir ketua BAMAG Kab.Nunukan, ketua PGPI kabupaten Nunukan dan pengkhotbah Pdt. DR.Joshua Kristian dari Jakarta serta beberapa tamu undangan lainnya. Dalam kegiatan ini, PGPI Kabupaten Nunukan menyelenggarakan KKR ini bersama dengan Tim Misi Mahanaim dari Jakarta.

Bupati Nunukan dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Disdukcapil Agustinus palentek, menyampaikan ucapan selamat merayakan paskah, semoga perayaan paskah tahun ini membawa berkat dan penebusan bagi bapak – ibu dan saudara semua.

Paskah adalah momentum untuk mengenang dan merenungi kembali segala pengorbanan dari yesus kristus yang sanggup menanggung dosa dan penderitaan dari umat manusia. melalui perayaan paskah kita bisa mengambil pelajaran berharga bahwa semua penderitaan, kerja keras yang kita lakukan suatu saat akan memberikan berkat yang luar biasa dalam hidup kita. sebagai manusia, kita tidak boleh berputus asa dan menyerah dalam menyikapi semua kesulitan hidup yang kita alami masing- masing. kita harus sepenuhnya percaya, bahwa Tuhan Yang Maha Esa tidak akan pernah membiarkan kita berjalan sendirian.

“Demikian pula dalam kehidupan sosial dan kemasyarakatan, tidak jarang diantara kita muncul perselisihan, perdebatan, dan perbedaan pandangan yang membuat kita merasa tidak nyaman. namun demi kepentingan yang lebih besar lagi, kita harus mampu menyingkirkan ego dan rasa gengsi kita. itulah makna pengorbanan yang harus kita petik dari perayaan paskah kali ini.”ucap Agustinus.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan bahwa semua daya dan upaya sudah dilakukan demi tercapainya kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. namun dalam perjalanannya, tidak semua yang kita rencanakan bisa berjalan dengan baik, oleh karena itu dibutuhkan kesabaran dan ketabahan dalam mewujudkan cita – cita kita semua.

(PROKOMPIM)

Peringatan Hardiknas, Menyongsong Merdeka Belajar di Perbatasan NKR

TARAKAN– Asisten bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setprov Kalimantan Utara (Kaltara), Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional Tahun 2024 yang digelar di Lapangan Datu Adil, Kamis (2/5).

Tema Hardiknas 2024 adalah “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar”. Acara dihadiri oleh Asisten, Staf Ahli, dan kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara, serta Forkopimda.

Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Mendikbud RI) Nadiem Anwar Makarim, B.A., M.B.A. dalam peringatan Hardiknas 2024.

“Masa lima tahun terakhir telah menjadi perjalanan yang luar biasa bagi kami di Kemendikbudristek. Memimpin gerakan Merdeka Belajar semakin memperkuat kesadaran kami akan tantangan dan peluang dalam memajukan pendidikan Indonesia.

Mentransformasi sistem pendidikan yang besar bukanlah tugas yang mudah. Mengubah perspektif tentang proses pembelajaran juga tidak sederhana. Namun, kami menyadari bahwa setiap perubahan memerlukan perjuangan. Rasa tidak nyaman mengiringi setiap langkah menuju perbaikan dan kemajuan.

Menurutnya, ketika langkah mulai sejalan, pendidikan dihadapkan pada tantangan yang tidak terduga, yaitu pandemi. Dampak yang ditimbulkannya mengubah secara drastis proses belajar-mengajar dan gaya hidup. “Namun, pandemi juga memberi kesempatan untuk mempercepat perubahan. Dengan semangat gotong royong, kami berjuang untuk pulih dan bangkit menjadi lebih kuat,”terangnya.

Kini, katanya, rintangan itu telah dilewati bersama-sama. Secara perlahan, perubahan itu mulai terlihat yang didorong dengan langkah-langkah yang serempak dan sejalan. “Bersama-sama, kami membangun wajah baru pendidikan dan kebudayaan Indonesia melalui gerakan Merdeka Belajar,”kata Datu Iqro mengutip sambutan Menteri Pendidikan.

Ia berharap, anak Indonesia dapat meraih cita-citanya melalui program Merdeka Belajar. Selain itu, ia melihat guru-guru juga telah berani mencoba hal baru lantaran mendapatkan kepercayaan untuk mengenal muridnya. “Kami menyaksikan lagi para mahasiswa yang siap berkarya dan berkontribusi karena ruang untuk belajar tidak lagi terbatas di dalam kampus. Dan kami merayakan lagi karya-karya kreatif karena seniman dan pelaku budaya terus didukung untuk berekspresi,”terangnya.

Lima tahun bukanlah waktu yang sebentar untuk memimpin gerakan Merdeka Belajar. Namun, lima tahun juga bukan waktu yang lama untuk membuat perubahan menyeluruh. Kami telah mengambil langkah yang benar, tetapi tugas kami belum selesai.

“Semua yang telah kami lakukan harus diteruskan sebagai gerakan yang berkelanjutan. Semua upaya kami harus dilanjutkan sebagai perjalanan menuju sekolah yang kami impikan,”ulasnya.

(dkisp)