Aparat Bubarkan Aktivitas Balapan Liar Di Sei Pancang

SEBATIK UTARA – Pemerintah Kecamatan Sebatik Utara bersama aparat pengamanan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait aktivitas balapan liar yang meresahkan warga di Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara, pada Kamis malam, 19 Februari 2026. Sekira pukul 23.00 Wita

Laporan dari masyarakat sekelompok remaja melakukan balapan motor dan balapan lari dari simpang empat Desa Sei Pancang menuju arah kawasan perbatasan. Aktivitas tersebut menimbulkan kebisingan, mengganggu waktu istirahat masyarakat, serta berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, pada pukul 23.15 Wita

Kasi Ketenteraman dan Ketertiban Kecamatan Sebatik Utara, Suriansyah, S.I.P bersama personel Satuan Polisi Pamong Praja, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa bergerak menuju lokasi kejadian. Tim gabungan yang berjumlah sekitar enam personel melakukan pemantauan situasi lapangan sekaligus pembubaran kegiatan balapan liar.

Dalam penanganan di lapangan, aparat mengedepankan pendekatan persuasif dengan menghentikan aktivitas balapan serta memberikan pembinaan dan imbauan kepada para remaja agar tidak mengulangi perbuatan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan maupun gangguan ketertiban umum.

Plt Camat Sebatik Utara Zainal Abidinsyah, SE menegaskan bahwa pemerintah kecamatan berkomitmen merespons cepat setiap laporan masyarakat yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban lingkungan masyarakat” Ungkapnya

“ zainal mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian ini. Aktivitas balapan liar sangat berisiko terhadap keselamatan. Pemerintah kecamatan bersama aparat terkait akan terus bersinergi menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Setelah dilakukan penanganan hingga sekitar pukul 00.00 WITA, situasi wilayah kembali kondusif. Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif melaporkan potensi gangguan ketertiban guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.

(*)

UPT LLA Sebatik Tingkatkan Pengamanan Wasdal Setiap Pasar Dan Mesjid Selama Bulan Ramadhan

SEBATIK – UPT LLA Sebatik Dinas Perhubungan melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengendalian (wasdal) pada kawasan pasar penjualan takjil serta penjagaan masjid pada waktu ibadah malam.menjaga ketertiban serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama bulan suci Ramadhan

Kegiatan wasdal pasar dilaksanakan pada hari Kamis, 19 Pebruari 2026, mulai pukul 16.30 hingga 18.15 WITA. Pengawasan difokuskan pada kelancaran arus aktivitas masyarakat menjelang berbuka puasa agar tercipta situasi yang tertib dan kondusif.

Sementara itu, penjagaan masjid dilaksanakan mulai pukul 19.10 WITA hingga selesai guna mendukung keamanan dan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah.

Penempatan 3 personel dilakukan sejumlah titik strategis diantaranya pasar Kampung Baru, Desa Bukit Aru Indah, Kecamatan Sebatik Timur , Pasar Sungai Pancang, Desa Sei Pancang, Kecamatan Sebatik Utara,
Masjid Nurul Huda, Desa Sei Nyamuk, Kecamatan Sebatik Timur : 4 personel
Masjid Al Aqsha, Desa Aji Kuning, Kecamatan Sebatik Tengah : 2 personel
Masjid Babul Hasanah, Desa Tanjung Aru, Kecamatan Sebatik Timur : 2 personel
Masjid Al Khair, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Sebatik : 2 personel

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nunukan, H. Abdul Munir, ST, M.A.P menyampaikan bahwa pelaksanaan wasdal ini bertujuan memberikan ketenangan, keamanan, dan kenyamanan bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah Ramadan. Ia menegaskan bahwa agenda tahunan tersebut terus mengalami peningkatan baik dari sisi jumlah maupun pola penjagaan.
Menurutnya,

H. Munir mengatakan pada tahun sebelumnya penjagaan masih terpusat di satu lokasi. Tahun ini, penjagaan diperluas ke masjid-masjid yang berada di pinggir jalan dengan jumlah jamaah yang tinggi sebagai langkah preventif guna menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

Sejalan dengan itu, Kepala UPT LLA Sebatik, Zainal Abidinsyah, SE berharap peningkatan pola penjagaan ini dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran aktivitas masyarakat. Ia menegaskan komitmen jajaran untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang responsif, profesional, dan berorientasi pada keselamatan selama bulan Ramadan.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Pemerintah Daerah sebagai wujud kehadiran pelayanan publik dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan nyaman.

(*)

Dandim 0911/Nunukan Konfirmasi Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan, Personel Koramil 0911-06/Krayan Gerak Cepat Evakuasi Korban

NUNUKAN – Sebuah insiden kecelakaan udara menimpa pesawat pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) di kawasan Dataran Tinggi Krayan, Kabupaten Nunukan, pada Kamis (19/2) sekitar pukul 13.05 WITA. Menanggapi peristiwa tersebut, jajaran Kodim 0911/Nunukan langsung mengerahkan personel Koramil 0911-06/Krayan ke titik koordinat jatuhnya pesawat untuk melakukan langkah penyelamatan darurat.

Komandan Kodim (Dandim) 0911/Nunukan, Letkol Inf Tony Prasetyo, S.Hub. Int., M.H.I., membenarkan adanya musibah tersebut. Ia menegaskan bahwa sesaat setelah informasi diterima, pihaknya segera menginstruksikan aparat kewilayahan untuk bergerak pada kesempatan pertama.

“Kami membenarkan adanya peristiwa pesawat jatuh tersebut. saya sudah perintahkan koramil krayan untuk berkoordinasi dengan instansi terkait untuk bisa bergerak cepat dan melakukan pencarian serta evakuasi di lokasi kejadian,” tegas Letkol Inf Tony Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (19/2).

Aksi Cepat Personel Koramil 0911-06/Krayan.
Dibawah komando Danramil 0911-06/Krayan, Letnan Dua Inf Supardi, tim yang terdiri dari Para Babinsa, Personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Wilayah Kaltara Sektor Barat Yonarmed 4/Parahyangan, unsur Kecamatan dan instansi terkait serta masyarakat Krayan berhasil mencapai titik lokasi dalam waktu singkat.

Namun, kondisi di lapangan menunjukkan kerusakan yang cukup parah. Pesawat ditemukan dalam keadaan terbakar hebat. Berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi, pilot pesawat dilaporkan meninggal dunia.

“Saat personel Koramil Bersama instansi dan masyarakat sampai di titik jatuh, kondisi pesawat sudah terbakar. Sangat disayangkan, pilot pesawat ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” lapor Danramil 0911-06/Krayan di titik Lokasi.

Pengamanan Area dari Risiko Ledakan.
Mengingat pesawat tersebut membawa muatan bahan bakar (BBM) yang sangat mudah terbakar, personel Koramil bersama instansi terkait melakukan pengamanan ketat di sekitar area jatuhnya pesawat. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi ledakan susulan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan yang lebih luas di wilayah Krayan.

Hingga berita ini diturunkan, koordinasi intensif terus dilakukan oleh Kodim 0911/Nunukan dengan pihak maskapai dan otoritas bandara guna proses evakuasi lanjutan serta investigasi penyebab kecelakaan.

(*)

Kapolda Kaltara Pimpin Rapat Kerja Tindak Lanjut Rapim Polri 2026

TANJUNG SELOR – Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memimpin langsung rapat kerja tindak lanjut hasil Rapim Polri Tahun 2026 sebagai langkah strategis mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2026.

Rapat yang digelar di Mapolda Kaltara ini dihadiri pejabat utama, kapolres jajaran, serta perwira pengemban fungsi strategis. Forum tersebut menjadi wadah konsolidasi internal untuk menyelaraskan program, target, dan kebijakan di wilayah hukum Polda Kaltara.

Dalam arahannya, Kapolda Kaltara menegaskan pentingnya penerjemahan hasil Rapim Polri ke dalam rencana aksi yang terukur di setiap satuan kerja. Ia meminta seluruh jajaran memperkuat sinergi lintas fungsi, meningkatkan kualitas kinerja berbasis data, serta menyesuaikan program dengan kebutuhan masyarakat.
Fokus pembahasan rapat mencakup:
– Penguatan pelayanan publik yang responsif.
– Peningkatan stabilitas kamtibmas.
– Penegakan hukum yang profesional.
– Dukungan terhadap program prioritas pemerintah pusat maupun daerah.

Selain itu, rapat juga menyoroti optimalisasi pengamanan wilayah, pengawasan program, serta evaluasi capaian kinerja tahun sebelumnya sebagai bahan perbaikan berkelanjutan. Setiap satuan kerja diminta menyusun langkah konkret agar pelaksanaan program tahun 2026 berjalan efektif dan tepat sasaran.

Kapolda Kaltara menekankan bahwa keberhasilan RKP 2026 membutuhkan situasi keamanan yang kondusif dan pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat. “Dengan rapat kerja ini, Polda Kaltara siap menjalankan agenda strategis Polri sekaligus mendukung keberhasilan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026,” ujarnya

Dengan terselenggaranya rapat kerja tindak lanjut Rapim Polri 2026 ini, Polda Kalimantan Utara meneguhkan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Seluruh jajaran diharapkan mampu mengimplementasikan program strategis secara nyata, sehingga dukungan Polri terhadap Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026 dapat terwujud melalui pelayanan publik yang semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(*)

Tari-Tarian Yanti Pulu Ramaikan Peresmian Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan

NUNUKAN – Suasana asri dengan hamparan pepohonan nan hijau mengelilingi Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan. Masyarakat Desa Tubus Kecamatan Lumbis menyambut dengan hangat para tamu yang datang pada acara Peresmian Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini. Minggu (15/2/26).

Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara Dr. Njau Anau, S.Pd, M.Si. mewakili Gubernur Kalimantan Utara.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos, turut hadir bersama dengan Unsur Forkopimcam Kecamatan Lumbis, Camat Sebuku, PLT. Camat Lumbis, Pangeran Seiko Sakampung Pangeran Jabir, Tokoh Ketua Adat, Tokoh Masyarakat.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus menyampaikan bahwa Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, melainkan simbol jati diri, identitas budaya, dan fondasi nilai-nilai luhur yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

“Melestarikan budaya-budaya warisan nenek moyang kita yang merupakan bagian dari kekuatan kita oleh bangsa Indonesia untuk membangun ketahanan nasional dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, dengan melestarikan budaya dan adat istiadat, “, ungkap Hermanus.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Utara dalam sambutannya yang disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara Dr Njau Anau menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia peresmian, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Tubus yang telah bergotong royong, bersatu dan berkomitmen dalam melestarikan nilai-nilai adat dan budaya sehingga terwujudnya rumah adat ini.

“Keberadaan Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan ini diharapkan menjadi pusat aktivitas adat dan budaya, tempat penyelenggaraan upacara adat, pertemuan masyarakat, serta ruang edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal, mencintai, dan melestarikan jati diri budaya Dayak Tenggalan di tengah perkembangan zaman yang semakin modern dan dinasmis,”pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memandang bahwa pelestarian adat dan budaya merupakan bagian penting dari pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat khusunya generasi muda Dayak Tenggalan, untuk menjadikan Rumah Adat ini sebagai sumber pembelajaran, inspirasi dan kebanggaan bersama. Mari kita rawat dan jaga agar rumah adat ini tetap hidup , berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,”pungkasnya lagi.

Diakhir Acara, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara didampingi Wakil Bupati Nunukan, serta para Tokoh Adat, dan Tokoh Masyarakat menandatangani Prasasti dan dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai simbol telah diresmikannya Rumah Adat Suku Dayak Tenggalan.

(PROKOMPIM)