Pemprov Apresiasi Pandangan Fraksi DPRD

TANJUNG SELOR – Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Asisten bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Kaltara, Pollymaart Sijabat, SKM., M.A.P., menyampaikan secara resmi Nota Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggung Jawaban APBD Tahun Anggaran 2023.

Nota Pengantar Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Tahun 2023 disampaikan Pollymaart yang digelar di Ruang Sidang Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kaltara, Rabu (19/6).

Dalam rapat paripurna ke 17 masa persidangan ke 2 tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kaltara, Andi Hamzah dan Sekretaris DPRD H. Mohammad Pandi, SH., M.AP., serta anggota DPRD Kaltara.

Pollymaart mewakili Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mengucapakan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak terutama dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Kaltara atas pencapaian opini WTP ke 10 kali berturut – turut dari BPK.

Turut hadir dalam sidang paripurna tersebut, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) beserta jajaran, unsur forkopimda, perwakilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan tokoh masyarakat.

Mengenai akses pelayanan umum, kesehatan dan pendidikan, Pemprov Kaltara sadar dan terus berupaya untuk konsisten diberikan kepada masyarakat pra-sejahtera di wilayah Kaltara sebagai bentuk hadirnya negara dalam menjamin hak – hak hidup warganya.

“Terkait dengan perhatian pembangunan di wilayah perbatasan akan sekali lagi kami pastikan evaluasi dari masukan fraksi terkait pembangunan infrastruktur,” kata Pollymaart.

(dkisp)

Enam Peserta Bersaing dalam Pemilihan Duta Baca

TANJUNG SELOR – Sebanyak enam peserta dari Bulungan dan Tarakan mengikuti tahapan seleksi tertulis dan wawancara di Hotel Neo, Tanjung Selor, Rabu (19/6). Mereka bersaing dalam pemilihan Duta Baca Kaltara 2004 gelaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kaltara yang akan diumumkan 25 Juni mendatang di Kota Tarakan.

Kepala DPK Kaltara Ilham Zain mengatakan mengatakan kegiatan pemilihan duta baca merupakan upaya meningkatkan budaya membaca dan kampanye literasi di Kaltara. Sebagai ikon sekaligus ujung tombak dalam kampanye budaya membaca, duta baca harus berperan aktif untuk membantu meningkatkan indeks literasi masyarakat.

Sebab, lanjut Ilham tak hanya tentang baca dan tulis, dewasa ini, literasi terlibat dalam setiap aspek kehidupan manusia. Insan yang literat adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk mengelola, memilah dan menggunakan informasi yang diterima dari berbagai sumber guna menyejahterakan serta meningkatkan kualitas hidup.

“Duta baca harus memberikan contoh dalam gerakan literasi. Tugasnya berat karena lewat gerakan dan aktivitasnya dibutuhkan untuk mengubah pola pikir dalam membaca dan menulis. Selain itu kehadirannya harus berdampak terutama saat bersentuhan langsung dengan masyarakat,”ujarnya.

Ilham menjelaskan pemilihan Duta Baca bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang menghargai upaya keras peserta dalam memperluas wawasan literasi di tengah-tengah keberagaman dan pengalaman yang dipersembahkan oleh peserta, yang secara kolektif mewakili kekuatan pembelajaran dan pertukaran ide melalui buku-buku.

“Dalam kompetisi ini, setiap peserta adalah pemenang karena mereka telah memperkaya diri mereka sendiri melalui pengetahuan dan imajinasi yang mereka peroleh dari membaca. Namun, hanya satu di antara mereka yang akan diangkat menjadi Duta Baca, yang akan memimpin perjalanan dalam menjelajahi dunia sastra. kita sambut peserta yang telah berani tampil dan berbagi terhadap dunia sastra. Mari kita dukung mereka dan berharap mereka bisa memberi kita semua inspirasi baru,”ujarnya.

(dkisp)

“Don’t Quit” Event Pemuda Bamag Bersama OMK Kab.Nunukan.

NUNUKAN- Komisi Pemuda Bamag Kab.Nunukan menggelar Event Youth Camp yang diikuti oleh berbagai denominasi gereja yang ada di nunukan dengan berkolaborasi bersama Orang Muda katolik (OMK) Paroki St.Gabriel Nunukan. Kegiatan Youth Camp berlangsung mulai 16-18 juni dan diikuti 115 peserta dengan mengangkat tema “Don’t Quit” (1 Korintus 15:58), yang di selenggarakan di lapangan Gereja anglikan persemaian. Minggu 16 juni 2024 malam.

Kegiatan ini tidak hanya sekedar Camping bersama tetapi juga di rangkaikan dengan kegiatan Defile, Outbond,Seminar, Talent Show dan Api Unggun.

Momen Youth Camp ini sebagai wadah dalam merangkul anak-anak muda untuk lebih meningkatkan pengetahuan terkait maraknya permasalahan di kalangan anak-anak muda. Billy selaku ketua panitia penyelenggara berharap melalui kegiatan ini juga dapat membentuk karakter  anak muda Kristen dan orang muda Katolik yang lebih takut akan Tuhan.

“Kita ingin merangkul anak-anak muda di luar sana, dan tujuannya untuk menyikapi permasalah anak muda kristen seperti pergaulan bebas, narkoba, keimanan dan penyampaian materi kerohanian. Sehingga diharapkan anak muda kristen dan orang muda Katolik lebih aware membentengi dan takut akan Tuhan” tutur Billy

Bersama dengan itu penyelenggara Bimas Kristen Kemenag Nunukan Jhoni Saleh dalam sambutannya mengatakan bahwa momen ini menjadi bentuk refleksi diri bagi pemuda dalam implementasi peranan pemuda dalam bermasyarakat, bergereja serta menjunjung tinggi toleransi antar umat beragama.“Jangan jadikan perbedaan sebagai pemisah tetapi jadikan sebagai satu kesatuan yang saling melengkapi, karna pebedaan keyakinan agama bukanlah alasan untuk berpisah atau berkonflik. Mari menjaga tali persaudaraan antar umat beragama dan saling menghormati satu sama lainnya. Jelas Jhoni

Di akhir sambutannya Jhoni berharap seluruh pemuda sebagai pemimpin bangsa masa depan untuk selalu menyebarkan kebaikan dan menjadi pemuda yang berkualitas.

“Para pemuda pemudi jadilah agen perubahan yang berkualitas, berkarya untuk negeri, menyebarkan semangat kebaikan dalam setiap tindakan, jadilah generasi muda berintegritas berdaya saing tinggi dan bertanggungjawab. Harapnya.Yance Tambaru, SE.,M.Si selaku Ketua Bamag Kab.Nunukan dalam sambutannya mengajak kepada seluruh peserta kegiatan untuk menjadi  tiang/ pilar gereja  untuk aktif dalam bidang  pelayanan dan membangun Nunukan lebih baik serta jauh dari pergaulaan bebas maupun kenakalan remaja.

“Mari aktif dalam dunia pelayanan, dan ketika di lakukan razia tidak lagi di temukan anak-anak kristen ngelem, kumpul dengan yang bukan pasangannya”. Kata YanceSelaku Ketua Dewan Pastoral Paroki St.Gabriel Nunukan Arsenius Sele juga bekesempatan menyampaikan sambutannya, di mana menurut Arsenius di tengah isu intoleransi dalam masyarakat Indonesia, maka kegiatan  dapat menjadi wadah  untuk belajar, berbagi dan bertumbuh dalam iman dan persaudaraan antar sesama umat beragama. Arsenius juga berharap melalui momen ini dapat meningkatkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui berbagai kegiatan baik itu diskusi kelompok, sesi renungan, permainan maupun ibadah bersama, kita diharapkan dapat menggali lebih dalam nilai-nilai keagamaan dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari” Tutur Arsenius.Turut hadir dalam kegiatan ini, penyelenggara Bimas Kristen Kemenag Kab.Nunukan Jhoni Saleh, S.PAK, Ketua Bamag Kab.Nunukan Yance Tambaru, SE.,M.Si, Ketua Dewan Pastoral Paroki St.Gabriel Nunukan Arsenius Sele , Para pendeta dari berbagai denominasi gereja serta seluruh peserta kegiatan.

 

Meri/Neni

 

Gubernur Kaltara gelar Open House di Pendopo Rumah Jabatan

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), DR. (HC) H. Zainal A. Paliwang, M.Hum, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kaltara, Rachmawati Zainal, SH., menggelar acara open house di Pendopo Rumah Jabatan Gubernur di jalan enggang, Senin, (17/6).

Dalam ajang silahturahmi ini, berbagai kalangan dimulai dari pejabat pemerintah provinsi Kaltara, tokoh masyarakat hingga warga sekitar antusias hadir memadati halaman pendopo.

“Hari ini adalah hari yang penuh berkah, saya dan keluarga besar Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha, mohon maaf lahir dan batin, semoga momen ini bisa mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan kita semua” ucap Gubernur Zainal.

Dengan suasana hangat dan ramah, Gubernur Zainal didampingi istri menyapa dan berbincang kepada tamu undangan, sekaligus menandakan semangat kebersamaan dan keterbukaan yang ingin terus dijaga oleh pemerintah provinsi.

Acara open house tersebut cukup meriah dengan disajikan berbagai jenis hidangan khas lebaran secara prasmanan kepada para undangan yang hadir.

Gubernur Zainal mengatakan “open house” adalah salah satu cara bagi Pemprov Kaltara untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, memperkuat hubungan, serta bersama-sama merayakan kebahagiaan Idul adha.

“Alhamdullilah, saya merasa sangat senang, bisa saling tegur sapa, bertemu dan berbincang-bincang, selamat hari raya Idul Adha, 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah, semoga bisa saling berbagi dan menyerap aspirasi masyarakat” pungkasnya.

(dkisp)

Gubernur Serahkan Sapi Qurban Kepada Pengurus Masjid Jami Habib Ahmad Alkaf

TANJUNG SELOR – Setelah salat Iduladha Gubernur Kalimantan Utara, Dr. (HC) H. Zainal Arifin Paliwang, M.Hum, menyerahkan seekor sapi qurban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada Masjid Jami Habib Ahmad Alkaf, Senin, (17/6).

Dalam acara penyerahan sapi qurban, Gubernur menyampaikan harapannya agar qurban ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.

“Iduladha adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat solidaritas. Semoga qurban ini bisa memberikan manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ujar Gubernur.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Ketua Pengurus Masjid Jami Habib Ahmad Alkaf, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan kepedulian Gubernur terhadap warganya. “Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Gubernur atas qurban yang diberikan. Ini sangat berarti bagi kami,” terangnya.

Penyerahan sapi qurban ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Iduladha yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Selain di Kampung Arab, sejumlah sapi qurban juga diserahkan ke berbagai daerah di Kalimantan Utara sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus terjaga dqan ditingkatkan di kalangan masyarakat Kalimantan Utara.

(dkisp)