Porwanas 2024 Kalsel: Lolos 8 Besar Tim Bulutangkis Kaltara Akan Hadapi Unggulan Jawa Barat

NUNUKAN – Tim bulutangkis Kalimantan Utara (Kaltara) akhirnya berhasil melaju ke delapan besar atau babak perempat final nomor beregu putra Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIV 2024 yang berlangsung di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sebelumya, tim bulutangkis Kaltara yang diperkuat Hendi Rustandi, Chairuddin Noer, Ramli, Saharruddin dan Iwan Kurniawan, pada babak 32 Besar mendapat bye dan pada babak 16 Besar mampu melangkahi tim Sulawesi Selatan 3-0.

Pada babak perempat final Kaltara akan menghadapi unggulan kedua sekaligus finalis Porwanas sebelumnya di Malang, yakni tim Jawa Barat.

Jawa Barat dipastikan melenggang ke babak perempat final setelah menaklukkan Nusa Tenggara Barat dengan skor telak 3-0.

“Alhamdulillah kami (Kaltara) masuk babak perempat final dan akan melawan Jabar nanti untuk memperebutkan satu tiket ke semi final,” kata Hendi mewakili tim bulutangkis Kaltara.

“Meski lawan nanti unggulan kedua, kami tetap optimis dan akan berjuang semaksimal mungkin untuk melaju lebih jauh (semi final) membawa nama besar Kaltara di event nasional ini,” imbuhnya.

Keberhasilan tim beregu putra Kaltara lolos hingga babak perempat final mendapat apresiasi dari Ketua PWI Kaltara Nicky Saputra Novianto.

“Ini suatu prestasi yang baik dan cukup membanggakan karena dapat lolos ke perempat final,” ucapnya.

“Mudah-mudahan hasil ini dapat dijadikan semangat bagi atlet di cabor lainnya,” lanjut Nicky.

Selain Kaltara dan Jawa Barat, 6 tim lain yang lolos ke perempat final diantaranya, juara bertahan Jawa Tengah, Jawa Timur, DK Jakarta, Lampung, Sumatera Selatan dan tuan rumah Kalimantan Selatan.

Pertandingan perempat final beregu putra Porwanas XIV Kalsel akan berlangsung Kamis, 25 Agustus 2024 di Gor Hippindo, Banjarmasin.

(**)

Lokakarya Perencanaan Program Literasi Dasar Kelas Awal Berbasis KKG di Kab. Nunukan Resmi Dibuka

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan Ahmad membuka secara resmi kegiatan Lokakarya Perencanaan Program Literasi Dasar Kelas Awal Berbasis KKG di Kab. Nunukan. Rabu (21/8). 

Kegiatan Lokakarya yang dilaksanakan di Ruang pertemuan lantai 2 Dinas Pendidikan ini kolaborasi antara INOVASI dan Pemerintah Daerah Kab. Nunukan melalui Dinas Pendidikan Kab. Nunukan.

Lokakarya ini dihadiri Provincial Manager Inovasi Kalimantan Utara Agus Prayitno, Kepala BPMP Prov. Kaltara Andrianus Hendro Triatmoko, Kepala BGP Prov. Kaltara Hari Purwanto, Kabid Pendidikan Islam Kemenag Prov. Kaltara Hamzah, Wakil Dekan FKIP Universitan Borneo Tarakan Ridwan, Kepala Kementrian Agama Kab. Nunukan H. Saberah, Kepala BAPPEDA Litbang Kab. Nunukan Raden Iwan Kurniawan, Kepala BPS Nunukan, Para Kepala Sekolah SD/MI di Kab. Nunukan, serta para pengawas SD/MI.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan Ahmad mewakili Bupati Nunukan menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kab. Nunukan serta berbagai pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pendidikan, Bupati Laura mengatakan Bahwa kemampuan literasi dan numerasi peserta didik menjadi capaian komponrn standar kompetensi lulusan.

“Melalui kurikulum merdeka, pencapaiannya tersebut dipantau melalui asesmen nasional. Hasilnya dilaporkan kepada sekolah dan Pemerintah Daerah melalui platform raport pendidikan,” ungkapnya.

Menurut Bupati Laura, Dengan adanya kegiatan peningkatan literasi ini sangat bagus karena sesuai dengan tujuan utama agar anak-anak kita bisa membaca.

“Oleh karena itu, penting kiranya, bagi kita semua yang hadir disini, apakah itu seorang pendidik, guru, orang tua, saudara, kawan, atau sebagai anak-anak itu sendiri, untuk menyadari pentingnya menciptakan generasi bangsa yang kuat, cerdas, dan produktif,” ujarnya.

Bupati juga berharap, dengan adanya kegiatan KKG ini para guru dan kepala sekolah dapat memahami kegiatan membaca terbimbing sehingga mereka dapat mengimplementasikan kegiatan di masing-masing sekolah.

“Tentunya apa yang telah dilakukan inovasi ini bisa memacu kita semua di daerah untuk bisa membuka ruang kolaborasi guna semakin meningkatkan kualitas pembelajaran untuk anak-anak kita”, ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan bersama dengan pihak-pihak terkait melakukan Penandatangan Komitmen Bersama Mendukung Pelaksanaan Program Literasi Dasar Kelas Awal Berbasis KKG di Kab. Nunukan.

(PROKOMPIM)

Sulap Gang Sempit Jadi ‘Taman Sayur dan Buah’ Ala PKK Kota Malang

NUNUKAN – Botol, galon dan helm bekas bagi kita mungkin tidak berguna. Namun di tangan ibu – ibu PKK dari RW 01 Kelurahan Samaan Kecamatan Klojen Kota Malang, barang – barang bekas itu bisa disulap menjadi media tanam bagi beraneka sayur dan buah – buahan.

Meski kondisi wilayahnya berupa gang sempit dan berada di lereng sungai, namun hal itu tidak membuat masyarakat di RW. 01 itu kehilangan kreativitas sama sekali.

Di gang sempit sepanjang kurang lebih 1 kilometer di RW itu, kita bisa menyaksikan bermacam – macam sayuran, mulai dari bayam brazil, sawi, seledri, daun bawang dan lain sebagainya yang ditanam dalam media aqua bekas, galon dan helm bekas, serta beraneka barang bekas lainnya. Ada pula beberapa jenis buah buahan seperti sawo, pepaya, strowbery, apel dan buah – buahan yang lain.

Masyarakat Kelurahan Samaan adalah salah satu wilayah yang berhasil menerapkan program urban farming atau bertanam di daerah perkotaan. Melalui program ini, masyarakat bisa memanfaatkan lahan pekarangan dan halaman yang sempit menjadi produktif.

Alhasil, wilayah itu menjadi indah, asri, bersih. tertata dan produktif. Hasil panen dari pola tanam itu bisa dikonsumsi bersama – sama dan selebihnya bisa dijual ke pasar.

Berkat program urban farming tersebut, masyarakat juga berhasil mengumpulkan dana kas yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama.

Keberhasilan itu akhirnya bisa mengantarkan Tim Penggerak PKK meraih penghargaan Upakarti Utama Tingkat Nasional.

Tidak hanya itu, TP PKK dari berbagai daerah di Indonesia silih berganti mengunjungi wilayah itu untuk belajar dan meniru konsep itu. Kehadiran tamu yang banyak tentu sja juga menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat, mereka akhirnya bisa menjual berbagai kerajinan tangan masyarakat, seperti batik khas Malang, gantungan kunci, sandal dan lain sebagainya. Pelaku UMKM kuliner pun ikut mendapat rejeki.

Kepada para tamu, mereka bisa menjual anela jajanan seperti keripik apel, dodol dan lainnya.

(PROKOMPIM)

KKN – PPM UGM Tahun 2024 Berakhir, Bupati Nunukan Melepas dengan Resmi

NUNUKAN – Sebanyak 29 Mahasiswa KKN – PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dilepas secara resmi oleh Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid di ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati Nunukan. Selasa (20/8).

Mahasiswa KKN PPM UGM ini telah melaksanakan KKN sejak bulan juli 2024 dan berakhir pada tanggal 15 Agustus 2024. Mahasiswa UGM ini melaksanakan KKN di wilayah Sebatik di Desa Tanjung Harapan dan Desa Tanjung Aru.

Dalam sambutannya, Bupati Laura menyampaikan bahwa melalui program KKN yang telah dilaksanakan diharapkan dapat mendorong inovasi baru di tengah masyarakat dalam menghasilkan karya-karya baru yang berhasil serta bernilai guna.

Bupati Laura juga mengatakan bahwa selama menjabat sebagai Bupati Nunukan, Mahasiswa KKN yang ke Wilayah Sebatik bukan dari UGM saja, tetapi berbagai macam Universitas sudah pernah melakukan KKN di Kab. Nunukan.

“Saya sebagai Bupati, sangat mengapresiasi karena adik-adik mahasiswa ini memang butuh melihat langsung keadaan masyarakat kita yang ada di lapangan. Apalagi di daerah kita ini memiliki tantangan jauh dari yang kita bayangkan,” ungkapnya.

Diakhir sambutannya, Bupati Laura tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kepala OPD dan Camat Sebatik Timur, Kades Tanjung Harapan, Kades Tanjung Aru serta masyarakat desa di wilayah Sebatik atas partisipasinya dalam membantu memberikan rasa nyaman dan aman kepada seluruh mahasiswa peserta KKN-PPM UGM sehingga kegiatan ini dapat berjalan aman dan lancar.

Pada kesempatan yang sama, Dr. Slamet Widiyanto selaku Korwil Kalimantan Utara KKN PPM UGM menyampaikan bahwa dengan adanya KKN ini dapat membantu Pemerintah Daerah dalam mengakselerasi pembangunan.

“Sehingga dengan kehadirannya adik-adik KKN ini bisa membantu para perangkat daerah dari Kabupaten,kecamatan, sampai tingkat desa dalam pelaksanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Slamet Widiyanto mewakili UGM juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah atas bantuannya selama melaksanakan KKN di Kab. Nunukan.

(PROKOMPIM)

Bupati Laura Panen Raya Padi di Kec. Sebatik Timur Bersama Kelompok Tani Mamminasae

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid bersama Staf Ahli Kementerian Pertanian dan Ketahanan Pangan ( Kementan ) Republik Indonesia Pamuji Lestari melakukan Panen Raya bersama masyarakat di hamparan sawah kelompok tani Mamminasae Kecamatan Sebatik Timur, Minggu 18 Agustus 2024.

Panen Raya tersebut ditandai dengan seremoni pemotongan batang padi oleh Bupati Laura didampingi Staf Ahli Kementan, Kapuslahtan Kementan RI, Kepala Dinas pertanian Provinsi Kaltara, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nunukan, Camat Sebatik Timur, Danramil Sebatik, dan para penyuluhan pertanian.

Sebelum melakukan panen padi, terlebih dulu dilakukan pertemuan dengan Kementan RI, Pemerintah Daerah Nunukan dan para pelaku pertanian yang dibingkai dalam acara Hari Temu Lapang (Farm Field Day) dengan tema Sinergitas Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Nunukan dan Kelembagaan Petani dalam upaya peningkatan produktifitas pangan Daerah Kabupaten Nunukan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Laura mengatakan terimakasihnya kepada Gapoktan Mamminasae yang telah mengundangnya untuk melakukan panen, yang hasil produksinya meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Dan tentunya apa yang menjadi perhatian Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah disambut baik oleh masyarakat, baik itu berupa bantuan bantuan dan lain sebagainya..

“Kemarin saya tanam dan sekarang saya berkesempatan memanennya juga, ini namanya panen hasil tanam sendiri, meskipun simbolis ya,” ucapnya sambil tertawa bercanda.

Bupati Laura kembali melanjutkan, Pertanian Sebatik diuntungkan dengan kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beberapa tahun lalu, dimana Mentan berjanji bahwa selagi masih menjadi Menteri Pertanian minta saja yang dibutuhkan.

” Alhamdulillah bu, kedatangan Menteri Pertanian beberapa waktu lalu berjanji, kepada masyarakat karena merasa disini semua keluarganya dan ini sangat luar biasa perhatian Kementerian Pertanian kita, dan saya tahu para petani kita juga dapat mandiri dan pekerja keras, sehingga lebih produktif lagi, dan tidak seperti kita hanya mengharapkan bantuan saja terus,” jelasnya kepada Staf Ahli Kementan.

Lebih jauh, Bupati Laura terharu dengan perkembangan pertanian di Nunukan, ditengah banyaknya tantangan masyarakat, tetapi semangatnya sangat luar biasa, tantangannya berupa letak lokasi yang sangat jauh dari Ibukota, sehingga biaya produksi yang mahal kemudian dihadapkan dengan negara tetangga yang menyiapkan produk produk yang jauh lebih murah dan kualitas lebih baik, tetapi meskipun ada yang gagal tapi produktivitas tiap tahunnya meningkat.

“Alhamdulillah produktifitas meningkat, ini harus kerjasama, Dinas Pertanian harus membantu memasarkan hasil hasil pertanian masyarakat kita, terkadang petani hanya bisa menghasilkan tetapi urusan memasarkan tugas dari Dinas, dan HKTI harus berperan aktif,” katanya menjelaskan.

(PROKOMPIM)