Perseto JR FC Juara, Kompetisi Sepak Bola U-15 Disbudporapar Cup Nunukan tahun 2024 Resmi Ditutup 

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid menutup Kompetisi Sepak Bola U-15 Disbudporapar Cup Nunukan tahun 2024 yang digelar di Stadion Sepak Bola Sungai Bilal Nunukan. 

Acara tersebut diawali dengan permainan babak final oleh kedua partai final yaitu Garuda Perbatasan (Sebatik) dan Perseto Jr hingga selesai.

Bupati Laura pada sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh atlet sepakbola, yang telah berpartisipasi serta ikut berkompetisi dalam pertandingan itu.

“Terlepas dari kalah ataupun menang, saya berharap, kompetisi ini tetap menjadi media untuk kita dapat memperkuat silaturrahmi, sekaligus sebagai momentum agar kita lebih bersemangat untuk memajukan olahraga sepakbola, dan menjadi masyarakat yang bersatu, tangguh serta unggul dalam membangun Kabupaten Nunukan yang makin maju dan sejahtera”, ucap Laura.

Kompetisi sepakbola U-15 ini adalah ajang mencari prestasi atlet-atlet sepakbola yang potensial. Yang nantinya dapat berlaga untuk membela daerah. Melalui ajang ini diharapkan bisa menjadi bagian dalam persiapan menghadapi berbagai kejuaraan olahraga. Dengan mencetak atlet sepak bola sejak dini sehingga nantinya akan memiliki skill tinggi dan professional dalam mengharumkan nama Kabupaten Nunukan di masa yang akan datang.

Dengan berakhirnya kegiatan itu, Laura berharap para peserta bisa mendapatkan manfaat yaitu terpenuhinya semangat berkompetisi. Selain itu pembinaan usia dini pada turnamen U-15 ini menjadi fokus sebagai penjaringan bakat pemain usia dini.

Berikut daftar pemenang Kompetisi Sepak Bola U-15 Disbudporapar Cup Nunukan tahun 2024 :

1. Top score

Mohd. Ardiansyah dari Garuda Perbatasan (5 gol)

2. Pemain terbaik

M. Syariah Syrya dari SBA Academy

Juara 1 Perseto Jr FC

Juara 2 Garuda Perbatasan FC

Juara 3 SBA Academy FC

Juara 4 Pongtiku FC

(PROKOMPIM)

PC NU Nunukan Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H dan Selenggrakan Pengukuhan Cabang Muslimat NU Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan Hj.Asmin Laura Hafid menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H sekaligus dirangkaikan dengan pengukuhan cabang Muslimat NU Kabupaten Nunukan yang berlangsung di lantai V kantor Bupati Nunukan.

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua PC NU kab. Nunukan, Pimpinan cabang Muslimat NU Kab. Nunukan, Forkopimda kab. Nunukan, ketua FKUB, kepala OPD lingkungan pemerintah kab. Nunukan dan Muslimat NU Se-Kabupaten Nunukan.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, dengan mengambil tema “Bersama Muslimat NU Maju Bermartabat diperadaban Dunia Globalisasi Dalam Bingkai Ukhuwah An-Nahdiyah”.

Dalam sambutannya Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi kepada pengurus cabang muslimat NU Kabupaten Nunukan beserta panitia dan semua pihak, atas terselenggaranya pengajian ini.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa Bulan Rabi’ul Awal merupakan salah satu bulan yang istimewa bagi umat islam diseluruh dunia, karena pada bulan ini ada sebuah peristiwa penting, yaitu lahirnya Nabi Muhammad SAW. Setiap kali memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sesungguhnya terkandung makna yang sangat mendalam.

“Menghimbau kepada seluruh anggota muslimat NU untuk selalu bermuhasabah diri, atas apa saja yang sudah kita kerjakan, langkah apa yang telah kita tempuh dalam berkontribusi membangun daerah kita. inilah saatnya kita untuk bersatu padu memberikan karya dan prestasi yang terbaik bagi kabupaten Nunukan. sesuai dengan kapasitas, kapabilitas dan kompetensi kita masing –masing. mari bersama – sama memajukan dan membangun kabupaten Nunukan yang kita banggakan.”ucap Bupati.

Pada kesempatan ini Bupati juga mengajak untuk menjadikan ajaran dan keteladanan Nabi Muhammad SAW ini sebagai acuan untuk lebih menggerakkan revolusi mental, agar agenda – agenda pembangunan pemerintah kabupaten Nunukan, dan segala amal shalih yang dilaksanakan, benar-benar membawa perubahan yang nyata dalam kehidupan, menuju kabupaten Nunukan yang makmur dan sejahtera.

Lanjut Bupati berharap depan organisasi Muslimat NU akan lebih peka terhadap persoalan – persoalan khususnya persoalan yang menyangkut dengan kaum perempuan. apalagi dewasa ini peran kaum wanita hampir sejajar dengan kaum laki – laki. oleh karena itu, saran dan kritikan dari para tokoh – tokoh intelektual kaum perempuan akan sangat dibutuhkan dalam membangun daerah yang kita cintai ini.

“Pada kesempatan ini saya berpesan kepada pimpinan dan seluruh anggota muslimat NU, untuk terus melanjutkan perjuangan NU. dengan berpijak pada nilai dan semangat paham Ahlu Sunnah Wal Jamaah menebar rahmatan lil’alamin. sehingga kita dapat hidup rukun, kompak, aman dan damai bersatu mewujudkan kabupaten Nunukan yang maju dan sejahtera”, tambahnya.

Diakhir sambutannya Bupati Nunukan berharap seluruh anggota muslimat NU dan organisasi wanita yang lainnya dapat menjadi contoh bagi kaum perempuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

” Jadilah wanita yang ber-akhlakul karimah sebagai bekal dalam mendidik anak, jadilah istri yang soleha dan menyenangkan suaminya. karena di balik lelaki yang sukses ada wanita hebat di belakangnya”, ujarnya.

(PROKOMPIM)

BUPATI NUNUKAN HADIRI FORUM DIALOG DAN PENANDATANGANAN KOMITMEN PERCEPATAN PENCAPAIAN SBS DI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2024

NUNUKAN – Pjs. Gubernur Kalimantan Utara Ir. Togap Simangunsong, M.App.Sc Membuka Forum Dialog Percepatan Pencapaian Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) di Provinsi Kalimantan Utara dan Penggalangan Komitmen Pimpinan Daerah yang Belum Mencapai SBS 100%, bertempat di ruang pertemuan lantai satu Gedung Gadis Provinsi Kalimantan Utara, Senin (15/10). 

Kegiatan yang diikuti oleh Bupati/Walikota, Dinas terkait se – Kaltara ini dalam upaya mewujudkan sanitasi yang baik dan pola hidup sehat serta mendukung Pencapaian 100 persen Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) Tahun 2024.

Untuk Pemerintah Kabupaten Nunukan sendiri telah membangun jamban sehat hampir di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan atau telah mencapai kurang lebih 58% pembuatan jamban sehat yang berada di pedesaan maupun yang di pulau – pulau, demikian yang disampaikan oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid saat menyampaikan progres pembangunan jamban sehat di wilayah kerjanya.

“Tantangan di kita itu yang pertama adalah kondisi wilayah dan yang ke dua adalah paradigma atau mindset di masyarakat kita, dan Nunukan ini banyak wilayahnya berada di pesisir sehingga masyarakat nya banyak yang mau praktis aja, sehingga mereka hanya membuat jamban cemplung, namun dari OPD terkait kita terus melakukan sosialisasi dan edukasi bekerjasama dengan seluruh komponen masyarakat, Alhamdulillah di beberapa titik sudah 58 persen sudah menyentuh baik yang berada di pedesaan maupun yang ada di pulau – pulau.” Ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Nunukan telah melaksanakan berbagai upaya dan berkomitmen untuk menuju 100 persen SBS pada tahun 2025.

Pada kesempatan ini Pjs. Gubernur Kaltara Togap mengatakan praktik Buang Air Besar Sembarangan menjadi masalah besar di banyak wilayah termasuk di Daerah Kalimantan Utara yang dapat memberikan dampak merugikan bagi kesehatan maupun lingkungan sekitar.

“Sanitasi yang buruk akan mengundang berbagai macam penyakit, Data menunjukkan bahwa penyakit ini bisa dicegah jika kita mampu menyediakan fasilitas sanitasi yang memadai, karenanya diperlukan bantuan dari Pemerintah dan seluruh stakeholder dalam upaya menghentikan praktik buang air besar sembarangan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan baik untuk kesehatan, ” tutur Laura.

Pjs. Gubernur Kaltara mengatakan penting memberikan edukasi kepada masyarakat tentang perilaku hidup bersih dengan tidak membuang air besar sembarangan serta menyediakan sanitasi yang baik dan melakukan sosialisasi maupun kampanye kesadaran secara intensif dan berkelanjutan dibutuhkan untuk mencegahnya.

Penyediaan infrastruktur sanitasi yang memadai adalah hal yang tak kalah penting dengan memastikan bahwa setiap rumah tangga memiliki akses ke jamban, terlepas dari hal tersebut dibutuhkannya penguatan regulasi dan penegakan hukum dengan peraturan yang melarang BABS harus ditegakkan dengan tegas beserta sanksi bagi yang melanggar sehingga dapat memberikan efek jera harus dilakukan.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, saya yakin kita bisa menghapus praktik buang air besar sembarangan dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak cucu kita, guna mewujudkan pembangunan SDM yang berkuallitas tinggi, “tutupnya.

Penandatanganan Komitmen Bersama ini diikuti oleh Bupati dan Walikota se Kaltara yang belum mencapai 100% Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).

(PROKOMPIM)

Asisten Pemerintahan dan Kesra Buka Bimtek Katalog Elektronik dan E-Purchasing Pekerjaan Konstruksi di Kab. Nunukan

NUNUKAN – Memakili Bupati Nunukan, Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Abdul Munir membuka secara resmi Bimtek Katalog Elektronik dan E-Purchasing Pekerjaan Kontruksi dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan. Selasa (15/10/24).

Bimbingan Tekhnis ini diikuti sebanyak 65 orang dari 29 OPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan yang terdiri dari unsur KPA, PPK, PPTK, Pokja Pemilihan, Pejabat Pengadaan Jafung PPBJ dan Staf Teknis PPK.

Tujuan dilaksanakannya Bimbingan Teknis ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan keterampilan para peserta dalam mengelola dan melaksanakan pengadaan barang dan jasa konstruksi secara elektronik.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesra disampaikan bahwa katalog elektronik, yang awalnya difokuskan pada pengadaan barang, telah berevolusi untuk mencakup sektor kontruksi.

“Kemajuan ini merupakan langkah penting dalam memodernisasi mekanisme pengadaan tradisonal yang sering terhambat oleh prosedur yang panjang dan kurang transparansi,” ungkapnya.

Selanjutnya berdasarkan laporan kinerja pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah daerah tahun 2023 yang dirilis oleh LKPP menunjukan bahwa Kab. Nunukan jumlah transaksi E-Purchasing melalui katalog dan toko daring hanya sebesar kurang lebih Rp.93,12 Milyar atau sekitar 16,62℅ dari belanja pengadaan melalui penyedia sebesar RP.560, 28 Milyar.

“Penyebab rendahnya capaian belanja E-Purchasing adalah karena belum satu paket pun pekerjaan kontruksi dilaksanakan dengan metode E-Puschasing, sementara lebih dari separuh alokasi belanja pengadaan kita adalah pekerjaan konstruksi,” ujarnya.

Begitupun halnya pada tahun anggaran 2024, jumlah transaksi E-Purchasing melalui katalog sampai tanggal 30 September 2024 sebesar RP.113,14 Milyar atau sekitar 14,11℅ dari belanja pengadaan melalui penyedia sebesar RP.801, 80 Milyar.

“Oleh karena itu, untuk tahun anggaran 2025 saya minta kepada seluruh PA/KPA/PPK agar memprioritaskan belanja pengadaannya melalui E-Purchasing termasuk pekerjaan konstruksi,” tegasnya.

Kegiatan Bimbingan Teknis kali ini juga dihadiri Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kab. Nunukan serta menghadirkan narasumber dari Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Kontruksi Wilayah Kalimantan Utata Kementerian PUPR Erwin Suryoprayogo dan Rizki Wisnu Yoaldri.

(PROKOMPIM)

Mendengar Sejarah Singkat Kabupaten Nunukan dan Pidato Bupati Nunukan, Rapat Paripurna HUT Kabupaten Nunukan ke 25 Berjalan Hikmat

NUNUKAN – Tanggal 12 Oktober 2024 menjadi sejarah tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Nunukan, DPRD Kabupaten Nunukan secara terbuka menyelenggarakan Rapat Paripurna Hari Ulang Tahun Kabupaten Nunukan ke 25 Tahun 2024. Acara ini pun berjalan dengan hikmat. 

Diawali dengan persembahan tarian daerah, Hj. Leppa selaku ketua DPRD Kabupaten Nunukan Periode 2024 – 2029 membacakan risalah sidang dan mengetok palu tanda Rapat Paripurna dibuka.

Dalam rapat ini, segenap anggota DPRD serta tamu dan undangan yang menggunakan berbagai baju adat disajikan dengan tayangan video sejarah singkat Kabupaten Nunukan.

Dalam tayangan video sejarah singkat tersebut, ditampilkan sejarah perkembangan kabupaten Nunukan dari masa ke masa, sejak masa perjuangan Konfrontasi RI – Malaysia di tahun 1963 hingga perkembangan saat ini. Dalam sejarah singkat ini diulas tokoh tokoh perintis terbentuknya Kabupaten Nunukan Seperti Bupati Bulungan Kolonel R.A Bessing, Penjabat Bupati Nunukan Pertama Bustaman Arham, Sekretaris Daerah pertama Budiman Arifin, dan para camat pertama.

Selain itu juga ditayangkan kepemimpinan pemerintah daerah dan Kepemimpinan DPRD dari masa ke masa.

Setelah menyaksikan dan mendengar Sejarah Singkat Kabupaten Nunukan. Agenda selanjutnya dalam Rapat Paripurna ini adalah mendengar Pidato Bupati Nunukan.

Hj. Asmin Laura Hafid pada kesempatan ini menyampaikan pidato Bupati Nunukan secara terstruktur dan sistematis betdasarkan RPJMD di masa 8 Tahun Kepemimpinannya.

Dalam paparannya, secara runut Bupati Laura menyampaikan isi pidatonya dalam Capaian Makro Pembangunan Kabupaten Nunukan selama 2 periode kepemimpinannya, yang terdiri dari Indeks Pembangunan Manusia, Pertumbuhan Ekonomi, Tingkat Pengangguran terbuka, Gini Rasio, dan Angka Kemiskinan.

Seusai Rapat Paripurna ditutup oleh Ketua DPRD, seluruh peserta Sidang Paripurna pun mengikuti acara di luar ruang rapat paripurna (Lobby dan halaman Upacara DPRD) diantaranya adalah Menari Jepen massal serta mengikuti lomba tumpeng.

(PROKOMPIM)