Pengoperasiannya Terus Diupayakan, Kantor Staf Kepresidenan RI Sambangi PLBN Sebatik 

NUNUKAN – Plt. Deputi I Staf Kepresiden RI Letjen TNI (Purn) Hilman Hadi beserta rombongan melakukan Kunjungan Kerja dan Rapat Koordinasi terkait isu strategis Pengelolaan Kawasan Perbatasan dan Percepatan Pengoperasian PLBN Sebatik. Selasa (27/5/2025). 

Rapat Koordinasi yang dilaksanakan di ruang pertemuan PLBN Sebatik ini juga dihadiri Gubernur Kalimantan Utara Brigjen. Pol. (Purn.) Zainal Arifin Paliwang, Wakil Bupati Nunukan Hermanus, Unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Utara, Ketua DPRD Kab. Nunukan Hj. Leppa, Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara (BNPP) Budi Setiono, Kabinda Prov. Kaltara, Unsur Forkopimda Kab. Nunukan, Anggota DPRD Prov. Kaltara, Anggota DPRD Kab. Nunukan, Pimpinan Instansi Vertikal Kab. Nunukan, dan tokoh masyarakat Sebatik.

Pada Pertemuan kali ini, Gubernur Prov. Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan bahwa dengan adanya kunjungan Deputi 1 KSP ke Kaltara khususnya di Kabupaten Nunukan, diharapkan akan membawa awal segar pengoperasian PLBN Sebatik.

“Karena PLBN ini telah diresmikan namun belum dioperasikan,” ujarnya.

Gubernur Zainal juga mengatakan bahwa persoalan penting yang ada di wilayah perbatasan adalah masalah konektivitas.

“Kalau di Sebatik, alhamdulillah akses jalan sudah cukup bagus. Tetapi di wilayah-wilayah perbatasan lain seperti di Krayan, Lumbis Pansiangan dan Apau Kayan membutuhkan perhatian yang berlebih dari pemerintah,” ungkapnya.

Zainal juga menyampaikan untuk saat ini masih banyak desa-desa yang masih belum teraliri listrik dan juga terkait permasalah jaringan internet atau komunikasi.

“kita sudah berupaya menganggarkan untuk memasang jaringan Starlink yang mana Black Spot di Kalimantan Utara bisa mendapatkan akses internet,” ungkapnya lagi.

Selain itu, Mengenai hajat hidup orang banyak, masyarakat di Perbatasan masih bergantung dengan pasokan barang dari Malaysia. Namun demikian, nasionalisme masih sangat terjaga.

Sementara itu, Asisten Deputi Pengelolaan Batas Negara (BNPP) Budi Setiono dalam laporannya menjelaskan bahwa PLBN Sebatik ini dibangun sebagai mandatory Inpres nomor 1 tahun 2019. Ada 11 PLBN salah satu lokasinya adalah Sebatik.

“Sesuai data dan informasi yang ada di Badan Pengelola Perbatasan, kedua negara (Indonesia – Malaysia) sesungguhnya telah mengesahkan Sebatik dan Tawau sebagai perlintasan untuk pertama kali di tahun 1967 ketika ada kesepakatan Border Crossing Agreement jadi untuk mengakomodasi interaksi sosial budaya dan interaksi kekeluargaan antar negara,”jelasnya.

Selanjutnya dalam Rapat Koordinasi yang dilaksanakan kali ini, Plt. Deputi I Staf Kepresidenan RI menyimpulkan bahwa dari semua audien atau peserta Rakor mendorong dioperasikannya PLBN Sebatik.

“Selanjutnya, apa yang telah disampaikan dalam rapat akan ditampung oleh KSP untuk selanjutnya diteruskan kepada Kementerian yang membidangi,” ungkapnya.

Dengan adanya dorongan dari semua pihak melalui Rakor ini, PLBN Sebatik akan dapat segera dioperasikan apabila ada keseriusan dari Pemerintah terutama terkait belum masuknya Sebatik dalam Border Crossing Agreement (BCA).

Setelah selesai melaksanakan Rapat Koordinasi, Plt. Deputi I Staf Kepresidenan berserta rombongan meninjau kesiapan gedung PLBN Sebatik, kemudian dilanjutkan meninjau Pos TNI AL di Sei Pancang.

Dalam wawancara terpisah, Wakil Bupati Nunukan Hermanus atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan terima kasih kepada Plt. Deputi I Staf Kepresidenan terkait kunjungannya di Kabupaten Nunukan, khususnya di pulau Sebatik terkait pelabuhan PLBN Sebatik.

“Untuk PLBN sendiri, kita berharap dengan adanya koordinasi seperti ini Pemerintah Pusat ada suatu skema penyelesaian semisal nanti produknya berupa Perpres, dan kita tunggu saja hasil akhir dari kebijakan pusat seperti apa,” ungkapnya.

(PROKOMPIM)

Wakil Bupati Nunukan Bersama Rombongan Staf Kepresidenan Meninjau Patok Perbatasan di Pulau Sebatik

NUNUKAN – Setelah sampai di pelabuhan penyeberangan Bambangan, Wakil Bupati Nunukan Hermanus bersama dengan rombongan Staf Kepresidenan meninjau Patok Perbatasan di Pulau sebatik. Selasa (27/5/2025). 

Tujuan pertama pada kunjungan kali ini menuju Patok 2 Perbatasan Malaysia -Indonesia. Di Patok 2 ini, juga terdapat Rumah dua Negara. Rombongan sangat terpukau dengan adanya rumah dua negara ini.

Selanjutanya rombongan juga meninjau patok baru yang berada di Kecamatan Sebatik Utara tepatnya di Kantor Camat Sebatik Utara.

Selain Rapat Koordinasi tentang Pengoperasian PLBN Sebatik, dalam kunjungan kali ini Plt. Deputi I Staf Kepresidenan RI juga membahas beberapa permasalahan terkait batas negara.

Wakil Bupati Nunukan Hermanus menjelaskan memang setelah adanya kesepakatan dengan Malaysia dan Indonesia ada perubahan batas sehingga mengakibatkan ada kurang lebih 30 KK rumahnya berada di Malaysia.

“Sehingga pada 13 Mei 2025 kemarin dari pihak Malaysia telah membongkar beberapa rumah. Kita melihat bahwa masyarakat Sebatik walaupun secara kewenangan perbatasan itu berada di pusat tetapi secara kewilayahan otonomi daerah masyarakat Sebatik adalah bagian dari Pemerintah Kabupaten Nunukan,”ujarnya.

Menurut Wabup Hermanus, dengan adanya kunjungan seperti ini permasalahan-permasalahan yang ada di kabupaten Nunukan yang berkaitan dengan perbatasan itu bisa mendapat titik temu penyelesaian.

(PROKOMPIM)

Plt. Sekda Nunukan Membuka Lomba Inovasi TTG, TTG  Unggulan dan Posyantek Berprestasi Tingkat Provinsi Kaltara Tahun 2025

NUNUKAN – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Ir. Jabbar, M.Si., mewakili Bupati, secara resmi membuka Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG), TTG Unggulan, dan Posyantek Berprestasi Tingkat Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di lantai V Kantor Bupati Nunukan, Selasa (27/05/2025).

Membacakan sambutan Bupati, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Ir Jabbar  M Si mengatakan, lomba inovasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan teknologi tepat guna, sehingga dapat mendatangkan manfaat besar bagi kemajuan daerah dan tentunya kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.

“Saya berharap, dari lomba TTG kali ini akan muncul inovasi – inovasi yang bisa langsung dipakai untuk mengatasi masalah – masalah produksi di lapangan, sebuah teknologi yang praktis, mudah, murah, namun solutif. Karena prinsip yang utama dari TTG adalah mudah diterapkan, mendorong kemandirian serta turut menggerakkan perekonomian lokal masyarakat”,ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalimantan Utara dalam sambutannya mengucapkan syukur atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan bahwa lomba ini dirangkaikan dengan kegiatan sosialisasi Lomba Desa dan Kelurahan Tahun 2025.

Lebih lanjut, disampaikan bahwa Lomba TTG dan Posyantek merupakan agenda tahunan yang seyogyanya dilaksanakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, hingga nasional. Namun untuk tahun 2025, belum ada informasi resmi dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi terkait pelaksanaan lomba tingkat nasional.

Lomba inovasi TTG unggulan dan Posyantek berprestasi tingkat Provinsi Kalimantan utara tahun 2025 berhadiah juara 1 trofi, piagam penghargaan  dan uang pembinaan sebesar 10 juta rupiah.

Juara kedua mendapatkan trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar 7,5 juta rupiah dan juara ketiga mendapatkan trofi, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah.

(PROKOMPIM)

Bupati Nunukan Hadiri Serah Terima Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI atas LKPD Tahun Anggaran 2024

NUNUKAN – Bupati Nunukan menghadiri acara Serah Terima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2024. Acara ini dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara, Jalan Mulawarman, Kota Tarakan.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus kepada BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara, khususnya kepada tim auditor yang telah menyelesaikan pemeriksaan atas LKPD Kabupaten Nunukan Tahun Anggaran 2024 sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Laporan hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi bahan evaluasi dan masukan penting bagi Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam pelaksanaan APBD, khususnya untuk perbaikan di tahun-tahun mendatang. Temuan yang memerlukan tindak lanjut akan segera ditangani dengan serius.” ujar H. Irwan Sabri

Pemerintah Kabupaten Nunukan, lanjutnya, berkomitmen kuat untuk terus melakukan perbaikan dalam penatausahaan dan pengelolaan keuangan daerah dengan senantiasa berpedoman pada ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku. Namun demikian, Bupati juga mengakui bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi, terutama dengan adanya perubahan regulasi dan sistem pengelolaan keuangan yang dinamis.

“Meski begitu, hal tersebut tidak akan mengurangi semangat kami untuk terus berupaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Kami juga berharap BPK RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Utara senantiasa bersedia memberikan arahan dan masukan yang konstruktif kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan guna mewujudkan pemerintahan yang semakin baik, bersih, dan akuntabel,” pungkasnya

(PROKOMPIM)

 

Polres Wajo Amankan Pelepasan Keberangkatan Jama’ah Calon Haji Kloter 37

WAJO _ Polres Wajo melaksanakan pengawalan dan pengamanan keberangkatan calon jamaah haji Kloter 37 Kabupaten Wajo, Selasa (25/5/2025).

360 calon jamaah haji tersebut diberangkatkan dari Islamic Center Desa Lempa, Kecamatan Pammana, Kabupaten Wajo, menuju Asrama Haji Sudiang Makasar.

Kegiatan ini dilepas langsung oleh Kabag Kesra Kab. Wajo Hj. Ernawati Aras, S.Sos, yang dihadiri oleh Petugas Haji Daerah dan tenaga medis haji 2025. Sebanyak 360 calon jamaah haji akan berangkat menggunakan 12 unit bus yang dikawal oleh Personil Sat Lantas Polres Wajo.

Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Rhido melalui Kabag OPS Polres Wajo Jasman mengatakan, bahwa pengawalan dan pengamanan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya para calon jama’ah haji Kabupaten Wajo.

“Polres Wajo mengerahkan personel untuk memberikan pengamanan dan mengawal 12 unit bus kloter 37 ini hingga tiba dengan selamat di Asrama Haji Sudiang,” Ujarnya.

Ini adalah bagian dari pelayanan kami dan upaya Polres Wajo untuk memastikan saudara kita dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang dan khusyuk.

“Kami berharap seluruh calon jama’ah haji asal Kabupaten Wajo diberikan kesehatan dan kelancaran selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan membawa predikat haji yang mabrur,” jelasnya.

**Kasi Humas Polres Wajo** / Vetty Rilla