Dukung Penuh Terhadap UU TNI, Warga Perbatasan Nunukan Turun Kejalan Serukan Aksi

NUNUKAN – Pemerintah Pusat Mengesahkan  Undang – Undang  TNI pada tahun 2025, dalam hal pengesahan Undang – Undang tentunya ada  Pro dan kontra terhadap sebuah kebijakan sampe disahkannya sebuah Undang Undang di alam sekarang bukanlah hal yang menjadi suatu keanehan, salah satu yang sekarang lagi menjadi sorotan seantero tanah air adalah disahkannya UU TNI oleh Pemerintah Pusat.

Dalam kondisi apapun harus bisa kerja nyata di dalam kondisi negara sekarang ini,Forwapi Ciamis salah satu organisasi yang independen terutama dalam menyuarakan kepentingan masyarakat dan sebagai corong sebagai Pilar ke 4 dalam pembangunan,setuju dan mendukung selama itu demi kemaslahatan, kebaikan serta menjaga keamanan ketertiban.

Aksi simpatik serukan dukung UU TNI di Nunukan diikuti oleh simpatisan yang tergabung dalam komunitas pemuda dan Komunitas Gym berlokasi di Alun-alun Nunukan dan Komunitas Pemuda di Sebatik turun langsung kejalan.

Jumat kemarin, 28 Maret 2025 pukul 17.05 Wita menjadi saksi atas aksi untuk mendukung UU TNI di wilayah perbatasan. Dukungan terhadap UU TNI oleh masyarakat, Pelajar dan Relawan Simpatisan TNI Nunukan dan Sebatik Kab. Nunukan tergabung sebanyak 32 orang Nunukan dan 60 orang di Sebatik.

Diawali dengan membagikan Takjil kepada Masyarakat Sebatik dilanjutkan dengan membentangkan Spanduk dukungan pada UU TNI. “Ramadhan Berbagi Aksi Nunukan Dukung UU TNI”.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan masyarakat, Pelajar Sebatik, Kab. Nunukan kepada TNI terkait kebijakan RUU TNI yang telah disahkan oleh DPR RI

Masyarakat Sebatik selalu berharap TNI mampu menjalankan dan mengemban amanah yang di berikan secara Profesional sesuai dengan Visi TNI Angkatan Darat Solid, Profesional, Tangguh, Modern, Berwawasan Kebangsaan, Dicintai Rakyat.

(Kodim0911/Nnk)

 

BNNK NUNUKAN MELAKSANAKAN PEMERIKSAAN TERHADAP PENGUNJUNG TEMPAT HIBURAN MALAM

NUNUKAN – Dalam Rangka Mendekati Bulan Suci Ramadhan BNN Kabupaten Nunukan Melaksanakan Pemeriksaan Terhadap Pengunjung Tempat Hihuran Malam (THM). Untuk Mengantisipasi Penyelahgunaan dan peredaan gelap Narkotika di Kabupaten Nunukan. Rabu (27/02)

“Kami melakukan pemeriksaan pada 2 (dua) titik lokasi yang berada di Kabupaten Nunukan dan menemukan Hasil pemeriksaan terhadap Pengunjung yang terindikasi Menyalahgunakan Narkotika  Golongan I jenis sabu melalui Mekasime alat tes urine’.

Oleh kerena itu terhadap Penyalahguna yang terindikasi Sejumlah 9 (Sembilan) orang untuk Sementara di amankan ke Kantor BNN Kabupaten Nunukan.

Dari kegiatan tersebut terhadap 9 (Sembilan) orang penyalahguna Tersebut akan dilakukan Asesment dan Pengawasan serta perawatan dan Pengobatan melalui mekanisme wajib Lapor atau skrining intervensi Lapangan (SIL) yang melalui program Rehabilitasi guna keberlangsungan Struktur sosial dan ekonomi terhadap Penyalahguna.

Kami dari BNN Kabupaten Nunukan Mengharapkan peran serta Masyarakat, Pemerintah dan Swasta Untuk dapat melakukan pencegahan Melalui deteksi dini agar dapat Mengetahui indikasi terhadap bahaya Penyalahguna Narkoba sebagai wujud Nyata bahwa BNN Kabupaten Nunukan Hadir untuk menjaga keamanan dan Ketertiban di Kabupaten Nunukan Secara kondusif.

(Humas BNNK Kab.Nunukan/**)

Aliansi Peduli Nunukan Menyelenggarakan Aksi Demonstrasi di Kantor DPRD Nunukan

NUNUKAN – Aksi demontrasi yang diselenggarakan oleh Aliansi Peduli Nunukan berjalan dengan aman. Aksi tersebut dilaksanakan di Kantor DPRD kabupaten Nunukan, kamis (20/02/2025) pagi.

Kemudian dalam aksi demontrasi tersebut Indra Lawetoda sebagai juru bicara mengatakan bahwa ada beberapa tuntutan mahasiswa yang dilayangkan ke DPRD Nunukan untuk segera dipenuhi.

“Pada hari ini Kamis, 20 Februari 2025, Kami Aliansi Peduli Nunukan Menuntut:

1. Untuk disegerakan dibangunnya Asrama Nunukan melalui Dana APBD Tahun Anggaran 2025 atau melalui Forum CSR ataupun melalui Dana Hibah dari Pemerintah Daerah Kab. Nunukan

2. Segera menyelesaikan masalah pendidikan di wilayah Ka budaya, terutama Fasilitas dan akses pendidikan yang vital dalam menunjang keberlangsungan pendidikan

3. Segera membereskan permasalahan Lahan Parkir di setiap tempat usaha baik UMKM Maupun Toko-toko yang tidak memiliki lahan parkir dan mengganggu aktivitas publik dijalan

4. Segera diadakannya penerangan jalan umum di daerah sei fatimah, Binusan dan beberapa daerah yang minim Penerangan Jalan Umum

5. Segera dibuatkan perda inisiatif ataupun MOA, antara Pemda dan Perusahaan di Nunukan, terkait lapangan pekerjaan untuk para mahasiswa yang telah lulus bagi yang berdomisili di Kabupaten Nunukan.

6. DPRD bersama Pemda Nunukan, mengawasi pengelolaan CSR terkhusus di wilayah Kabudaya, dan terbuka dalam laporan Pelaksanaan CSR

7. Memperjelas Rumah Jabatan DPRD Yang Hingga Saat ini Belum Ditempati Oleh Anggota DPRD Nunukan

Dengan tuntutan ini kami meminta untuk segera di ditindaklanjuti dan hasilnya kami tunggu selama 60 hari kerja, terhitung mulai di tanda tangani surat tuntutan ini”, Ungkap Indra Lawetoda.

Adapun lebih lanjut aksi ini akan ditindaklanjuti dalam Rapat dengar Pendapat (RDP) yang akan dilaksanakan pada hari senin 24 februari untuk menyelesaikan persoalan Politeknik Negeri Nunukan, kemudian dilanjutkan hari Selasa 25 februari bersama dengan instansi-instansi terkait yang membawai tuntutan yang dilayangkan oleh Mahasiswa.

(Neni/tim redaksi)

Memperingati HPN 2025, SMSI Kaltara Harapkan Kolaborasi dengan Pemprov 

TANJUNG SELOR – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Hari Pers Nasional (HPN), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menggelar potong tumpeng dan diskusi bersama insan pers, di Cafe Leppak Komai, Jalan Langsat, Tj Selor, pada Senin, (10/02/25).  

Acara potong tumpeng ini dihadiri Ketua PWI Bulungan, Ketua PWI Nunukan, Pengurus SMSI Kaltara, SMSI Bulungan, menariknya acara yang digelar SMSI Kaltara juga dihadiri Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, Wakil Gubernur Kaltara (Terpilih) Ingkong Ala, SE, M.Si, Kapolda Kaltara yang diwakili Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Pol Budi Rachmat, Plt Kepala DKISP Kaltara, Iskandar dan Anggota DPRD Bulungan, Rozana Bin Serang.

Ketua SMSI Kaltara, Victor Ratu, menyampaikan di hadapan tamu undangan dan Insan pers, kehadiran SMSI merupakan wadah perusahaan media yang melindungi kebutuhan perusahaan media, di Kaltara sendiri, SMSI sudah terbentuk di Kabupaten Bulungan, Nunukan, Malinau, Tana Tidung dan kota Tarakan.

“Ada 56 perusahaan media di Kaltara yang terdaftar di SMSI Kaltara, sudah terdaftar di SMSI pusat dan di usulkan ke dewan pers,” ujar Victor Ratu.

Victor menjelaskan, beberapa hal yang menjadi dinamika dan tantangan terkait eksistensi kehadiran media Siber di Kaltara, termasuk soal persyaratan dan kualifikasi kompetensi wartawan atau Uji Kompetensi Wartawan (UKW) baik dari kompetensi wartawan Muda, Madya dan Utama, dimana hal tersebut menjadi bagian dari syarat dewan pers sehingga dibutuhkan sinergitas dan kolaborasi untuk mengadakan pelatihan UKW.

“Menjadi kegalauan insan pers karena kehadiran Peraturan presiden nomor 32 tahun 2024 tentang publisher right menyulitkan kami, salah satu persyaratan wartawan punya uji kompetensi (UKW). kami di Kaltara masih kesulitan mengisi SDM di pimpred sesuai aturan Perpres,” imbuhnya.

“Karena PWI dualisme, Kaltara sebenarnya ada jatah UKW tapi dicabut dewan pers, ini masalah sehingga tidak bisa menggelar uji kompetensi. Solusinya harus ada UKW mandiri melalui lembaga lain. Dan di Kaltara ini hanya ada beberapa perusahaan media yang sudah terverifikasi dewan pers. Sementara uji UKW diperlukan untuk memenuhi syarat Perpres tersebut,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum mengucapkan selamat Hari Pers kepada seluruh insan pers di Kaltara sembar memberikan apresiasinya peran insan pers dalam membangun bumi Benuanta. 

“Terima kasih kepada teman-teman pers di Kalimantan Utara, berkat kalian, berbagai informasi penting dapat tersampaikan kepada masyarakat. Momentum HPN ini spesial bagi saya karena berbarengan dengan hari ulang tahun pernikahan saya,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Kaltara menyampaikan, agar pers dan pemerintah berkolaborasi dan menjaga hubungan yang baik. Disisi lainnya mendorong agar perusahaan media untuk melengkapi syarat yang diperlukan sebagai syarat dasar kerja sama perusahaan media.

“Mari kita terus bersinergi dan berkolaborasi demi kemajuan Kalimantan Utara. Saya meminta kepada insan pers untuk selalu menyampaikan berita yang valid, dapat dipertanggungjawabkan, dan terpercaya,” ucapnya.

Peringatan HPN tahun 2025 yang digagas oleh SMSI Kaltara dimeriahkan dengan penuh semangat Gubernur Kaltara dan insan pers dari pemotongan tumpeng bersama hingga diskusi santai bertukar ide gagasan termasuk isu strategis untuk membangun Kaltara yang lebih berkelanjutan.

(smsikaltara)

Peringati HPN 2025, Firdaus: Moment Bersatunya Masyarakat Pers, Kembali Pada Hakikat Pers Indonesia

CILEGON – Peringatan Hari Pers Nasional 2025 yang digelar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) di Jurnalis Boarding School (JBS), Cilegon, Minggu (9/2/2025) dihadiri Wamensos RI, Agus Jabo Priyono, Jenderal Eden, Sekjen SMSI, Ketua PRSSNI Provinsi Banten, aktivis PII, PHRI dan Lurah Telaga beserta Rt-nya.

Ketua Umum SMSI sekaligus tokoh pers Banten, Firdaus, pada kesempatan itu menyampaikan sejarah perjalan pers di indonesia. Bahkan menyoroti dinamika terjadinya pelaksanaan Hari Pers Nasional yang digelar di dua tempat berbeda yakni Riau dan Kalimantan Selatan.

Karena itu menurutnya, moment HPN ini, adalah moment untuk menyatukan kembali tekad masyarakat pers untuk kembali ke rakyat. Di mana perlu dibangun kembali gotong royong untuk mencapai kesetaraan sosial. Kesetaraan sosial itu tidak akan pernah wujud jika semua elemen masyarakat tidak terlibat di dalamnya.

“Untuk itu SMS sebagai organisasi pers mencoba merekatkan masyarakat pers, seperti forum pemred, milenial siber media, dan wartawannya, untuk kembali ke masyarakat. Kembali pada hakikat daripada pers indonesia, yaitu pers perjuangan,” ujar Firdaus.

9 Februari, sambung Firdaus, merupakan cikal bakal pertama kali Republik Indonesia memiliki persatuan masyarakat pers yang lahir di Solo. Di mana masyarakat pers saat itu hidup dan menghidupi diri untuk kepentingan publik atau masyarakat.

“Artinya hari ini, jika pers dikuasai konglomerasi, kita harus membalik dari mulai titik nol. Kembali berjuang dari tengah-tengah masyarakat. Dan sebagai simbol, simbol pers kembali masyarakat,” ucapnya.

Firdaus menerangkan, sebagai contoh, SMSI pada tahun 2021 telah membangun jalan sepanjang 750 meter yang telah diserahkan ke pemerintah Kota Serang atas kerjasama dengan Kemensos.

“Hari ini, kita coba mendorong, pemberdayaan, revitalisasi sungai yang panjangnya 2 kilo, bekerja sama lagi dengan Kemensos. Dengan harapan menghidupkan efek dari hidupnya sungai itu. Nanti akan ada efeknya, seperti hidupnya pariwisata dan lain-lain.” tambahnya.

Untuk menyatukan hubungan ini kata Firdaus, Wamensos Agus Jabo menyatukan dalam bentuk sinergi, dan menginfirasi nama Taman Firdaus, taman yang ada pertama kali sepanjang sejarah di Desa Talaga dan ditengahnya mengalir sungai Gus Ipul, sebagai sungai kehidupan masyarakat. Diharapkan akan ada perekonomian yang timbul disana.

Taman Firdaus dan sungai Gus Ipul tersebut, mampu menjadi pengungkit bergeraknya ekonomi tempat di mana sungai tersebut berada. Selain itu, untuk menyentuh dan menggerakkan kepala desa yang masih muda, akan tetapi memiliki visi ke depan.

Karena itu Firdaus berharap, sinergi yang awalnya digagas dengan nama Gus Ipul dan Taman Firdaus, dan ada Pagar Jenderal Firman, dapat menjadi simbol yang berkelanjutan.

Sementara itu dalam momen pertemuan sebelumnya antara Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus, dan Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf, pria yang akrab disapa Gusmen ini menegaskan bahwa, Kemensos siap bersinergi dengan SMSI dalam upaya memperjuangkan kesetaraan sosial di tengah masyarakat.

“Sinergitas antara Kementerian Sosial dan SMSI sangat penting dalam mendorong kesetaraan sosial dan menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ucap Mensos.

Selain itu, pada kesempatan tersebut, Mensos juga berpean agar SMSI terus bergerak untuk masyarakat, dan masyarakat akan mengenang apa yang dilakukan oleh SMSI.(*)