Efisiensi Anggaran, DPRD Kaltara Minta Pemprov Utamakan Program Prioritas RPJMD

TARAKAN – Efisiensi besar-besaran yang dilakukan pemerintah pusat dengan memotong dana transfer daerah, mendapat perhatian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara).

Pasalnya kebijakan ini berdampak pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kaltara 2026 yang diprediksi menurun signifikan.

Karena itu, Wakil Ketua II DPRD Kaltara, H. Muddain, S.T mengharapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara mengutamakan program prioritas.

Yaitu program yang telah disusun sesuai dengan visi dan misi serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltara.

“Kendati terjadi efisiensi besar-besaran saat ini tetap acuannya adalah RPJMD, visi misi kepala daerah. Kami tugasnya hanya mengawal sampai ke sana. Yang punya kewenangan program dan kegiatan ada di gubernur yang prioritas,” pinta Muddain.

“Jadi saya berharap Pemprov Katara dapat mengutamakan kebijakan-kebijakan yang prioritas,” sambung Muddain.

Diakui politisi Partai Demokrat ini, dampak efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat menyebabkan terjadi pergeseran anggaran yang signifikan pada rapbd Kaltara.

Menurutna, Pemprov Kaltara memperkirakan Rp 3,1 triliun. Namun dengan adanya pemotongan dana transfer ke daerah, diprediksi hanya Rp 2.2 triliun.

Pembahasan rapbd Kaltara tahun 2026 sendiri akan dimulai pada 17 November dengan agenda penyampaian nota penjelasan RAPBD Kaltara. Dilanjutkan pembahasan secara maraton hingga ditetapkannya raperda APBD 2026 menjadi Perda.

(Humas DPRD Kaltara)

Wujudkan Masyarakat Sehat dan Semangat Persatuan Melalui Jalan Santai

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Dr H Zainal A Paliwang, SH., M.Hum mengajak masyarakat untuk membangun kesadaran kolektif demi memperkuat semangat persatuan serta menghargai jasa para pahlawan.

Hal ini disebutkan oleh Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., saat menghadiri kegiatan Jalan Santai Semarak Hari Pahlawan dan Hari Kesehatan Nasional 2025, Lapangan Amad Yani, Ahad (16/11). Kegiatan tersebut, dimulai dari Lapangan Ahmad Yani hingga Tugu Cinta Damai Tanjung Selor.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal menganggap kegiatan jalan santai ini, tidak hanya berolahraga. Tetapi juga menekankan bahwa sehat adalah bagian dari perjuangan.

“Membangun masyarakat Kaltara yang kuat, maju, dan harmonis membutuhkan fondasi kesehatan yang kokoh,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal mengingatkan kita pada Peringatan hari Pahlawan setiap tanggal 10 November merupakan simbol dari keberanian, pengorbanan, dan tekad para pejuang bangsa yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

“Semangat kepahlawanan bukan hanya cerita sejarah, tetapi nilai yang harus terus hidup dalam diri kita: sikap rela berkorban, cinta tanah air, persatuan, dan kerja keras,” tutupnya.

(dkisp)

Jamrud Meriahkan Penutupan Benuanta Fest 2K25

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum secara resmi menutup gelaran Benuanta Fest 2K25 yang merupakan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Provinsi Kaltara di Kebun Raya Bundayati, Sabtu (15/11) malam.

Turut hadir dalam acara ini Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, SE., M.Si., Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kaltara Hj. Rahmawati Zainal, SH., Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., para unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara dan para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara.

“Malam ini kita bersama-sama akan menutup rangkaian Benuanta Fest 2K25, sebuah perayaan yang selalu ditunggu-tunggu setiap tahunnya sebagai bagian dari perayaan HUT Kaltara. Atas nama Pemprov saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam acara tahunan ini, termasuk masyarakat yang sangat antusias,” kata Gubernur Zainal yang didampingi Wagub Ingkong dari atas panggung.

Di hadapan ribuan orang yang memadati area panggung, Gubernur menyampaikan bahwa dengan semangat memberikan hiburan terbaik kepada masyarakat, Benuanta Fest 2K25 hadir dengan konsep 7FM, yaitu Fastest on Kayan River yaitu balap perahu dan ketinting di sungai Kayan, Folk Carnival atau karnaval budaya.

Kemudian Fairs atau pameran pembangunan, Food Festival yang menampilkan kuliner khas daerah, Folk Festival penampilan budaya etnis Kaltara, Fashion Festival menampikan karya kreatif desainer lokal dan Fun Sport festival olahraga tradisional.

“Benuanta Fest 2K25 juga menjadi ajang promosi bagi UMKM dan ekonomi kreatif. Dan juga menghadirkan festival musik rock yang menjadi barometer musik rock di wilayah Kalimantan Utara,” lanjutnya.

Melalui Benuanta Fest, Gubernur Zainal meyakini acara ini tidak hanya menampilkan perayaan budaya, tetapi juga menjadi sebuah gerakan besar untuk mempromosikan kekayaan alam dan budaya Kaltara ke tingkat nasional maupun internasional.

Serta meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Dan yang terpenting adalah menjadi sarana untuk mengenalkan jati diri dan warisan budaya Kalimantan Utara kepada generasi muda, agar mereka tumbuh dengan rasa bangga terhadap daerahnya sendiri,” terang Gubernur Zainal di penghujung sambutannya.

Masih di panggung yang sama juga, Gubernur bersama Wagub juga secara simbolis menyerahkan piagam juara secara langsung kepada para pemenang lomba-lomba yang diselenggarakan oleh panitia maupun OPD Pemprov Kaltara dalam rangka memeriahkan HUT ke-13 Kaltara.

Terakhir, penampilan band rock legendaris Indonesia Jamrud berhasil memeriahkan acara, yang ditengah penampilannya dengan lagu hits “Selamat Ulang Tahun”, dirangkaikan dengan pemotongan tumpeng secara simbolis oleh Gubernur Zainal dan Wagub Ingkong beserta Forkopimda Kaltara yang menandakan perayaan peringatan HUT ke-13 Kaltara ini secara resmi telah berakhir.

(dkisp)

Buronan Kasus Narkoba 5 Kg Berhasil di Tangkap BNNK Nunukan

NUNUKAN- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan dan Kalimantan Utara berhasil meringkus buronan kurir Narkoba Edi Botak yang sebelumnya telah berhasil mengedarkan 5 kg sabu di Kota Balikpapan. Rabu, 12/11/2025 malam.

Edi botak masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kurir narkoba yang sudah dua kali berhasil meloloskan narkoba jenis sabu dari Nunukan ke luar daerah.

Kepala BNNK Nunukan Anton Suriyadi Siagian, SH.,MH dalam jumpa pers mengatakan bahwa Edi Botak masih dalam satu jaringan dengan Boneng kurir narkoba yang sebelumnya telah di amankan di Pelabuhan Tengkayu Tarakan pada 23 Oktober 2025 dengan sabu sebanyak 1 kilo gram.

Sebelumnya, pada bulan Juni 2025 Edi menyuruh Boneng untuk mengantarkan barang yang berisikan narkotika jenis sabu dari Tawau Malaysia yang sudah dipesan atas nama Roy yang berada di Kota Balikpapan. Boneng pun membawa narkotika tersebut sebanyak 5 kg menggunakan mobil rental melalui Sungai Ular menuju Kota Balikpapan.

Selanjutnya, barang tersebut di terima langsung oleh istri Roy yang berada di Balikpapan. Dari hasil transaksi ini Roy memberikan upah kepada Edi sebanyak 100 juta rupiah yang nantinya akan di bagi kebeberapa orang yang terlibat dalam transaksi narkotika tersebut.

“untuk kurir diberikan upah 50 juta rupiah sedangkan Edi dan Boneng menerima upah 50 juta rupiah di bagi dua”. Terang Anton.

Pasca penangkapan Boneng Tim BNNK Nunukan mendapat lembar DPO dengan profil Edi Botak, pencarian dilakukan selama 2 pekan dengan membuahkan hasil. Ia ditemukan bersembunyi di plafon rumah tetangganya dan dipaksa untuk menyerahkan dirinya untuk diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Adapun Boneng dijerat dengan pasal 1114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) undang-undang nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati atau oenjara seumur hidup. Sedangkan, Edi Botak dijerat dengan pasal 132 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pengembangan terus dilakukan Tim Penyidik BNNK Nunukan dan BNNP Kaltara untuk mengetahui jaringan/Bandar Narkotika tersebut yang sebenarnya.

(My)

Gubernur Ajak KKSS Jadi Garda Terdepan Menjaga Stabilitas Ekonomi dan Kerukunan Antar Etnis Kaltara

MAKASSAR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum mengajak seluruh anggota Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menjadi garda terdepan menjaga stabilitas ekonomi dan kerukunan antar etnis di Kaltara.

Hal itu diutarakan Gubernur Zainal ketika menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) KKSS Tahun 2025 di Ballroom Hotel Claro, Makassar, Jumat (14/11).

Kegiatan tersebut juga dibuka langsung oleh Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) KKSS, Andi Amran Sulaiman sekaligus dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-49 KKSS.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa KKSS di Kaltara adalah bagian integral dalam mendukung percepatan pembangunan di daerah.

“Kami berharap hasil Mukernas ini bisa melahirkan program yang benar-benar bisa disinergikan dengan pemerintah daerah, khususnya dalam menjaga kerukunan dan stabilitas investasi di Kaltara. Perantau adalah aset,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur menuturkan dalam perkembangannya, KKSS di Kaltara telah banyak memberikan kontribusi kepada masyarakat dan daerah, terutamanya di kawasan yang menjadi fokus investasi besar seperti Kaltara.

Ia menjelaskan salah satu dukungan KKSS tersebut seperti hibah lahan untuk Sekolah Unggulan KKSS di Kabupaten Bulungan.

“Sekolah ini bertujuan melatih pemuda-pemudi terbaik KKSS agar bisa berkontribusi secara nasional dan internasional,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen mendukung organisasi masyarakat termasuk KKSS. Menurutnya kehadiran KKSS di Kaltara memiliki peran yang sangat strategis di Bumi Benuanta.

Lebih lanjut, Gubernur Zainal yang merupakan alumni SMA Negeri 1 Makassar itu mengungkapkan rasa syukur atas dukungan Ketua Umum BPP KKSS yang juga Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, dalam mempersatukan warga Sulawesi Selatan di berbagai daerah termasuk di Provinsi Kaltara.

“Kehadiran beliau pada Mukernas memperkuat sinergi antara KKSS dan pemerintah daerah dalam memajukan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Selatan yang tersebar di perantauan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum BPP KKSS, Andi Amran Sulaiman, dalam sambutannya menekankan agar Mukernas tidak hanya menjadi ajang diskusi, melainkan harus menghasilkan program yang dapat dieksekusi dengan cepat dan berdampak besar pada penguatan ekonomi rakyat.

“Kita sudah 49 tahun. Sekarang bukan lagi waktunya wacana, tapi aksi nyata. Jadikan KKSS organisasi yang berdaulat secara ekonomi,” tegas Amran Sulaiman.

Mukernas KKSS ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 16 November 2025, dengan salah satu agenda utama yang menarik perhatian adalah inisiasi program pasar murah sebagai wujud nyata KKSS Peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

(dkisp)