Pemprov Teken Kerjasama Kementerian PPPA, Perkuat Sinergi Program Perlindungan Perempuan dan Anak

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menyambut kunjungan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (PPPA RI) Dra. Hj. Arifah Choiri Fauzi, M.Si., di VIP Room Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kamis (8/1).

Kedatangan Menteri PPPA Arifah Fauzi disambut hangat dengan prosesi adat daerah khas Bulungan yakni tarian Tepung Tawar. Tradisi ini biasa digunakan untuk menyambut tamu kehormatan yang memiliki makna doa keselamatan dan dijauhkan dari marabahaya.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Nota Kesepakatan atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Menteri PPPA Arifah Fauzi dengan Gubernur Zainal.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Zainal menyatakan dukungan penuh terhadap program-program prioritas Kementerian PPPA.

“Kami sangat berharap kehadiran Menteri PPPA dapat menghasilkan langkah konkret dan sinergis dalam mengembangkan strategi yang komprehensif untuk menjawab berbagai persoalan di daerah,” kata Gubernur Zainal.

Zainal mengatakan perlunya diterapkan pendekatan inovatif agar perempuan, anak dan kelompok inklusi menjadi bagian penting dalam pembangunan.

“Kami mengajak seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menggerakkan OPD serta melibatkan semua lapisan masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan, memastikan ruang yang aman bagi perempuan dan anak, serta mendukung program nasional pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,” tegasnya.

Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi bentuk komitmen bersama dalam mempercepat pelaksanaan program-program strategis di seluruh wilayah Kaltara demi mewujudkan lingkungan yang aman, inklusif serta ramah perempuan dan peduli anak.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan plakat dan cendera mata dari Gubernur Kaltara kepada Menteri PPPA. Sebaliknya, Menteri PPPA turut menyerahkan cenderamata kepada Gubernur Kaltara.

(dkisp)

Pemprov gelar Kick Off Vaksinasi Dengeu Perdana di Kabupaten Bulungan, sasar Siswa SD

BULUNGAN – Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Kesatuan Bangsa, dan Pemerintahan Setda Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Robby Yuridi Hatman, S.Sos., M.T., membuka secara resmi program vaksinasi Demam Berdarah Dengue (DBD) perdana bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bulungan

Kick off vaksinasi dengeu ini dilaksanakan pada Kamis (8/1), pukul 09.00 WITA hingga selesai, di MI Salafiyah Syafiiyah, Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan.

Mewakili Gubernur Kaltara, Robby menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan aktif sehingga kick off pelaksanaan vaksinasi DBD ini dapat terlaksana dengan baik, tertib dan lancar.

“Kick Off Vaksinasi DBD hari ini merupakan pilot project di Kabupaten Bulungan, sekaligus wujud kesiapan daerah dalam mengadopsi inovasi pencegahan DBD,” kata Robby.

Berdasarkan data tahun 2024, tercatat sebanyak 1.346 kasus DBD di Kaltara dengan 8 kasus di antaranya meninggal dunia. Dan menjadi perhatian bersama hampir 46,81 persen kasus terjadi pada kelompok usia 5-14 tahun yaitu usia anak sekolah.

“Kabupaten Bulungan merupakan salah satu wilayah dengan kasus dengue yang cukup tinggi,” ujarnya.

Risiko penularan penyakit ini juga terus meningkat seiring dengan perubahan iklim, kepadatan penduduk, serta mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, ini menuntut langkah pencegahan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen kuat untuk melindungi generasi muda dari ancaman penyakit menular serta menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat DBD.

“Salah satu upaya strategis yang kita lakukan hari ini adalah melalui pelaksanaan vaksinasi dengue sebagai bagian dari strategi nasional penanggulangan dengue,” tegas Robby.

Robby menjelaskan vaksinasi ini tidak menggantikan, melainkan melengkapi upaya PSN 3M-Plus (Program Pemberantasan Sarang Nyamuk untuk mencegah DBD yang mencakup Menguras, Menutup, Mendaur Ulang), sehingga pencegahan DBD dapat dilakukan secara lebih menyeluruh dan efektif.

Lanjutnya, ia menyebutkan sasaran vaksinasi DBD ini adalah anak sekolah kelas 3, 4, 6 dan 7. Didasarkan pertimbangan penting yang pertama, kelompok usia sekolah merupakan kelompok yang rentan terhadap infeksi dengue.

Lalu kedua, aktivitas anak yang tinggi di lingkungan sekolah dan rumah meningkatkan risiko paparan gigitan nyamuk serta yang ketiga, sekolah menjadi lokasi yang strategis untuk menjangkau secara merata dan terorganisir.

“Dengan memberikan perlindungan sejak usia sekolah, kita berharap dapat menekan kejadian DBD di masa mendatang dan menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif,” ucapnya.

Robby berharap melalui program vaksinasi dengeu ini dapat memberikan perlindungan optimal bagi anak-anak sekolah dan secara bertahap menurunkan bebas kasus DBD di Kabupaten Bulungan dan Provinsi Kaltara secara keseluruhan.

“Saya mengajak masyarakat untuk tetap konsisten menjalankan PSN 3M Plus di lingkungan masing-masing, karena pencegahan DBD adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

(dkisp)

Gubernur Dorong Semangat Olahraga dan Kebersamaan lewat Turnamen Sepak Bola Mini

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum turut ambil bagian dalam Turnamen Trofeo Sepak Bola Mini, digelar di Lapangan Aryyaguna KM 4, Tanjung Selor, Rabu (7/1).

Berpartisipasinya Gubernur Kaltara dalam ajang turnamen sepak bola mini ini dalam upaya mempererat hubungan antar warga, membangun semangat kebersamaan dan sekaligus mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga.

Turnamen trofeo sepak bola mini tersebut diikuti sebanyak 6 tim yang terdiri dari Rujab FC, KNPI Kabupaten Bulungan, DPD RI, Kawalan Ewako, Setda Kabupaten Bulungan dan BKD Kaltara.

Di kesempatan itu, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Perwakilan Kaltara, Herman, S.H., yang menginisiasi dilaksanakannya turnamen fun match turnamen trafeo sepak bola mini.

Ia mengatakan bahwa turnamen ini memberikan dampak positif yang cukup besar dalam membangun kebersamaan, persatuan dan kekompakan antara pemerintah daerah dan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan olahraga sekaligus memperkuat persatuan di Kaltara,” kata Zainal.

Zainal selaku Sekretaris Jenderal (Sekjen) Asian Mini Football Confederation (AMFC) menegaskan komitmen dan dukungannya terhadap pengembangan olahraga, khususnya sepak bola mini di Bumi Benuanta.

Turnamen trofeo sepak bola mini ini ditutup dengan partai final yang dimenangkan oleh tim Setda Kabupaten Bulungan dari Rujab FC dengan skor akhir 4-3.

(dkisp)

Panen Padi Capai Target, Komitmen Penuh Pemerintah Mendukung Swasembada Pangan Nasional

BULUNGAN – Realisasi hasil panen padi tahun 2025 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya pada Kabupaten Bulungan mengalami peningkatan signifikan sebesar 39,79 persen.

Hal itu diutarakan Gubernur Kaltara Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum dalam kegiatan Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan Serentak bersama Presiden Prabowo Subianto secara daring, yang dipusatkan di Desa Karang Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Rabu (7/1).

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan rasa syukurnya atas capaian ketahanan pangan Kaltara yang terus menunjukkan tren positif.

Berdasarkan data Luas Tambah Tanam (LTT) padi Kabupaten Bulungan tahun 2025, realisasi tanam hingga Desember 2025 berhasil mencapai 7.972,52 hektare atau 119,46 persen dari target 6.674 hektar.

“Tren realisasi bulanan menunjukkan peningkatan tajam pada September dan Oktober yang mencerminkan keberhasilan percepatan tanam dan sinergi program pertanian,” kata Gubernur.

Capaian ini didukung oleh kontribusi LTT padi reguler, oplah, csr dan padi gogo, dengan padi gogo menjadi penyumbang terbesar.

Zainal menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan prioritas nasional dan fondasi penting bagi stabilitas bangsa.

Untuk itu, Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen menunjukkan peran strategisnya dengan terus mengembangkan potensi lahan pertanian yang luas, memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) yang memadai serta memberikan dukungan kepada para petani.

“Capaian panen pada musim tanam Oktober 2025 hingga Maret 2026 menjadi bukti bahwa dengan perencanaan yang baik, dukungan sarana prasarana serta pendampingan yang tepat maka produktivitas pertanian dapat terus ditingkatkan,” jelasnya.

Ia menilai kegiatan ini berperan penting dalam menjaga kesinambungan dan percepatan produksi agar tidak terjadi jeda yang panjang antara panen dan tanam, sehingga ketersediaan pangan dapat terjaga sepanjang tahun.

“Di tengah tantangan perubahan iklim dan dinamika global, kegiatan Panen Raya ini menjadi simbol kesiapsiagaan dan ketangguhan daerah dalam menjaga stabilitas pangan,” ujarnya.

Kendati Kaltara menghadapi berbagai tantangan dari keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) teknis, perawatan alsintan dan sulitnya mobilitas antarwilayah, Zainal meyakini dengan peningkatan kapasitas SDM, penguatan koordinasi lintas sektor serta manajemen yang baik, tantangan tersebut dapat diatasi secara bertahap.

“Dengan potensi sumber daya yang dimiliki dan semangat kebersamaan yang terus terjaga, saya optimis Kalimantan Utara mampu menjadi salah satu lumbung pangan andalan di kawasan utara Indonesia,” pungkasnya.

Kegiatan dirangkaikan dengan Panen Raya Padi Musim Tanam Oktober 2025-Maret 2026 dan Gerakan Tanam Musim Tanam 2026 Provinsi Kaltara. Serta ditutup dengan penyerahan bantuan alat pertanian dan benih padi oleh Gubernur Kaltara kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Karang Agung.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setda Kaltara, Ir. Wahyuni Nuzband, M.A.P., Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, dan Kapolda Kaltara Brigjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.

(dkisp)

Jalan Sehat Kerukunan, Gubernur Suarakan Persatuan Kerukunan Antarumat Beragama di Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kaltara dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti ke-80.

Giat Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kaltara dilaksanakan bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), digelar di Lapangan Agatis, Selasa (6/1) pagi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal mengatakan kerukunan tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan harus diciptakan dan dirawat bersama melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Kaltara.

“Dengan bergerak bersama, kita tidak hanya membangun tubuh yang sehat tetapi juga jiwa yang kuat serta persaudaraan yang semakin erat,” ucap Gubernur Zainal.

Ia menuturkan berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 8 dan 9 tahun 2006, Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama merupakan tanggung jawab bersama antara umat beragama dan pemerintah.

“Oleh karena itu sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga dan memelihara kerukunan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Zainal juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat daerah dan khususnya Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltara serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Berdasarkan survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) tahun 2025 oleh Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia (UI), Provinsi Kaltara berhasil menempati peringkat pertama secara nasional dengan nilai 87,23, serta skor toleransi mencapai 93.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni dan toleransi,” jelas Zainal.

Zainal mengajak seluruh masyarakat Kaltara dapat menjadikan momentum kegiatan ini sebagai pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kedepannya.

“Mari kita terus menjaga kerukunan dan keharmonisan serta berperan aktif sebagai pelaku utama dalam menciptakan wilayah Kaltara yang damai dan tenteram,” pungkasnya.

(dkisp)