Gubernur Ajak Alumni SMPN 2 Tarakan Berkolaborasi Bangun Kaltara

TARAKAN – Reuni bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga tentang menyalakan kembali semangat untuk memberi.

Hal ini disampaikan Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum saat menghadiri Reuni Akbar 50 Angkatan SMP Negeri 2 Tarakan, Sabtu (2/8) malam.

Gubernur didampingi istri yang merupakan Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rachmawati Zainal, S.H., menyerukan agar momen reuni dijadikan sebagai ajang memperkuat silaturahmi sekaligus berkontribusi nyata bagi almamater dan pembangunan daerah.

“Reuni ini bukan sekadar temu kangen, tapi juga momen untuk menyatukan energi dan semangat membangun,” kata Gubernur Zainal.

Dalam momen penuh hangat ini, Gubernur Zainal merasa sangat bahagia karena bisa hadir tepat di tengah para alumni yang kini telah sukses berkiprah dan berkarir di berbagai bidang.

Ia menilai, para alumni SMPN 2 Tarakan merupakan aset sosial yang memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan daerah melalui kolaborasi dan kepedulian bersama.

Mantan Wakapolda Kaltara tersebut menuturkan di era modern yang berkembang pesat saat ini, para jejaring alumni harus bisa dimanfaatkan sebagai kekuatan sosial yang strategis.

“Tidak hanya menjaga tali persaudaraan, namun juga mendorong inisiatif nyata dalam bidang sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.

Gubernur Zainal berharap reuni ini dapat menjadi titik awal dari gerakan bersama alumni untuk terus mendukung kemajuan SMPN 2 Tarakan dan berkontribusi terhadap pembangunan Kaltara secara lebih luas.

“Ini bukti bahwa para alumni tidak melupakan akar mereka. Mereka bukan hanya datang untuk mengenang, tapi juga hadir untuk memberi,” ujarnya.

Reuni akbar ini sebelumnya telah dirangkai dengan sejumlah kegiatan, mulai dari seminar pendidikan pada Mei lalu, aksi sosial, hingga malam puncak reuni yang mempertemukan alumni lintas generasi dalam suasana penuh kehangatan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Sekda Kota Tarakan, Ir. Jamaluddin, Ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMPN 2 Tarakan, Dr. H. Suriansyah, M.AP., anggota DPR RI, M. Atas, Kepala Sekolah SMPN 2 Tarakan beserta jajaran staf dan guru, serta ratusan alumni.

(dkisp)

BNNK Nunukan Gelar Forum Komunikasi P4GN Tahun 2025

NUNUKAN-Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Nunukan gelar kegiatan forum komunikasi P4GN yang di ikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, bertempat di Ruang rapat BNNK Nunukan pada Kamis, 31/07/2025 siang.

Sesuai surat edaran BNN RI Nomor: SE/16/II/DE/PC/2024 tentang pembentukan forum komunikasi pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Maka, diharapkan melalui forum ini dapat menyamakan persepsi mengenai pemahaman bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kepala BNNK Nunukan Anton Suriyadi Siagian, S.H.,M.H mengatakan bahwa forum komunikasi yang digelar berguna untuk menampung segala aspirasi untuk memberantas narkotika di Kabupaten Nunukan.

“Gunanya forum ini menampung segala aspirasi tentang bagaimana konteks kita melakukan pencegahan, penindakan maupun pemberdayaan masyarakat”. Ucap Anton

Ia juga mengatakan bahwa saat ini banyaknya isu-isu narkotika yang berkembang ditengah masyarakat. Sehingga dari isu tersebut akan menjadi acuan inovasi strategi dalam konteks P4GN yang kemudian dapat menjadi bahan masukan kepada pemerintah daerah.

“Forum komunikasi ini sebagai bahan masukan kepada pemerintah daerah yang akan kita sampaikan melalui sebuah laporan tentang isu-isu yang ada di Kabupaten Nunukan” jelasnya.

“Kita juga menghindari beberapa oknum yang menyalahgunakan kewenangan jabatan sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang” tambahnya.

Sebagai bentuk sosialisasi P4GN BNNK Nunukan telah melakukan langkah-langkah konkret dengan mendirikan pos dititik-titik yang krusial dari penyalahgunaan narkotika seperti Pulau Sebatik dan sebuku.

Namun, kepala BNNK Nunukan juga menuturkan bahwa keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran menjadi hambatan dalam menjangkau seluruh wilayah di Kabupaten Nunukan seperti daerah Krayan maupun Lumbis.

Sementara itu, dalam Perda tertuang bahwa anggaran P4GN berada pada APBD yang didukung oleh pemerintah daerah. Sehingga Anton berharap melalui forum komunikasi dan program kedepannya pemerintah daerah dapat membantu terealisasinya program P4GN.

“Saya harap juga melalui forum ini dan langkah kedepan Bupati yang sudah terpilih dan dilantik dapat membantu P4GN Khususnya penyalaguna narkoba ditengah masyarakat. Jikalau boleh anggaran tersebut disebar keseluruh instansi maupun RT/RW agar dapat terlibat langsung”. Harap Anton.

Meri

 

 

Wisuda UBT ke-40, Pj. Sekprov Ajak Lulusan Berkontribusi Pembangunan Bangsa dan Negara

TARAKAN – Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Bustan, S.E., M.Si hadir bersama mengikuti dan menyaksikan prosesi Wisuda ke-40 Universitas Borneo Tarakan (UBT) Tahun 2025, dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lt.4 Gedung Rektorat UBT, Kamis (31/7).

Sebanyak 425 orang wisudawan dan wisudawati menjalani prosesi wisuda, terdiri dari 415 lulusan program sarjana (S1), 9 lulusan program pascasarjana (S2), dan 1 (satu) lulusan program diploma tiga (D3).

Terdapat 149 lulusan program sarjana (S1) yang berhasil meraih predikat “Lulus dengan Pujian (Cumlaude)”, serta 2 lulusan program pascasarjana (S2) yang memperoleh predikat “Summa Cumlaude”.

Mewakili Gubernur Kaltara dan Pemerintah Provinsi Kaltara, serta selaku Dewan Pertimbangan UBT, Bustan mengucapkan selamat dan sukses kepada 425 orang wisudawan dan wisudawati yang hari ini menjalani prosesi wisuda.

“Semoga gelar dan ilmu yang saudara peroleh selama masa perkuliahan dapat memberikan manfaat yang luas bagi diri saudara sendiri, keluarga, dan masyarakat,” kata Bustan.

Bustan mengingatkan wisuda pada hakikatnya bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal perjalanan panjang untuk terus belajar, berkembang, dan mengabdi.
Imbuhnya, generasi muda Kaltara memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, seperti disrupsi teknologi, perubahan iklim, dan ketidakpastian ekonomi global.
Pemprov Kaltara terus mendorong pembangunan SDM yang adaptif dan kompeten, di antaranya program Beasiswa Kaltara Unggul bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi dari seluruh wilayah provinsi.

Serta dukungan terhadap inovasi berbasis teknologi dan kolaborasi riset antara perguruan tinggi dengan sektor industri dan pemerintah, peningkatan literasi digital dan kewirausahaan, agar generasi muda mampu menciptakan peluang di era transformasi digital dan ekonomi kreatif.

“Pendidikan tinggi bukan hanya tentang mengejar gelar, namun juga membentuk karakter, etika, dan komitmen untuk memberi kontribusi nyata kepada bangsa dan negara,” ucapnya.

Bustan mengajak wisudawan untuk tetap menjadi sarjana yang rendah hati, berintegritas, dan peduli terhadap pembangunan sosial.

“Wisuda ini bukanlah akhir dari pembelajaran yang telah kalian dapatkan, melainkan kalian harus tetap belajar terus-menerus untuk mengasah kemampuan diri dan juga meningkatkan pengetahuan,” terangnya.

Tidak lupa, ia mengucapkan terima kasih kepada rektor UBT beserta seluruh civitas akademika dan tenaga pengajar, yang turut berkontribusi melahirkan generasi muda Kaltara yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga terampil dan siap untuk mengabdi kepada masyarakat.

Diakhir sambutannya, Bustan menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan Kaltara.

Dan pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan penguatan kualitas SDM, termasuk kesiapan menghadapi revolusi industri 4.0 dan society 5.0.

“Saya percaya bahwa dengan semangat kolaborasi, kita bisa mewujudkan Kaktara sebagai provinsi yang maju, makmur, inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing di kancah nasional maupun global,” tutupnya.

(dkisp)

Mini Soccer Baraka Cup 2025 Resmi Ditutup, Hadirkan Semangat Persaudaraan dan Sportivitas

TANJUNG SELOR – Sorak-sorai penonton, deru sepatu menghentak rumput sintetis, dan peluit panjang dari wasit menandai berakhirnya gelaran Mini Soccer Baraka Cup 2025.

Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Aparatur Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Ir. H. Syahrullah Mursalin, M.P, resmi menutup turnamen Mini Soccer Baraka Cup 2025 berlangsung di Lapangan N8 KM 4, Rabu (30/7) malam.

Dalam sambutannya, Syahrullah menyampaikan rasa bangga terhadap seluruh pihak yang terlibat, terutama para pemain yang telah menunjukkan performa terbaiknya di lapangan.

“Turnamen ini bukan hanya tentang siapa yang menang, tapi tentang membangun karakter, menjalin silaturahmi, dan menanamkan semangat sportivitas,” ucapnya.

Syahrullah mengungkapkan Mini Soccer Baraka Cup tahun ini cukup spesial karena tidak hanya menampilkan turnamen lokal, namun diikuti tim-tim tangguh yang datang dari berbagai penjuru daerah di Kaltara.

Bebernya, kompetisi kali ini bahkan menyuguhkan aksi-aksi atraktif, gol-gol spektakuler, dan strategi yang rapi dan memukau yang membuat penonton betah menyaksikan hingga menit terakhir.

Menurut Syahrullah, panitia pelaksana yang dikomandoi oleh M. Safriansyah sukses menghadirkan atmosfer turnamen yang aman, meriah, dan profesional, serta para sponsor, wasit, hingga para suporter memberikan warna tersendiri dalam setiap pertandingan.

Kepada para juara, Syahrullah memberikan selamat sembari menekankan bahwa kemenangan bukan akhir, tetapi merupakan awal dari tantangan baru.

Sementara untuk tim yang belum beruntung, ia memberikan motivasi semangat bahwa kekalahan adalah bagian dari proses menuju sukses.

“Kita ingin turnamen seperti ini terus hidup di Kalimantan Utara, bahkan lebih besar dan lebih meriah di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

(dkisp)

Wagub Tegaskan Komitmen Rohani dalam Pembangunan Gedung Gereja

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si menghadiri “Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja, GPIB Jemaat Maranatha Tanjung Selor” Pos Pelkes ‘Lembah Silo’ Gunung Seriang, Kamis (31/07).

Dalam sambutannya, Ingkong Ala mengatakan bahwa Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja GPIB di Lembah Siloadalah bentuk simbiolis bahwa gedung Gereja akan segera dibangun. Pada kesempatan hari ini, Ingkong Ala selaku bagian dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menyambut baik dalam proses pembangunan Gereja ini. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh hadirin yang berkesempatan hadir pada kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Ingkong Ala mengungkapkan bahwa kegiatan pembangunan rumah ibadah adalah sebuah wujud nyata, semangat, dan tanggung jawab seluruh Jemaat Tuhan yang ada dan sebagaimana Pemerintah akan selalu memberikan dukungan kepada semua umat beragama.

“Karena di dalam rumah ibadah merupakan pusat dalam Jemaat itu untuk membangun dan meningkatkan kualitas spiritual, membangun tata cara beribadah, meningkatkan kualitas rohani, dan juga berbagai kegiatan sosial dalamnya, serta menjadi tempat kita untuk berdiskusi,” ucapnya.

Ingkong ala juga menyoroti pentingnya kekompakan dan semangat dalam proses pembangunan Gereja ini. Berkaca pada kasus sebelumnya, adanya keterlambatan dalam proses pembangunan rumah ibadah hingga dua sampai tiga tahun dan bahkan lebih. Sehingga, Pemerintah mendapatkan temuan dan catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Tujuan dari pembangunan rumah ibadah bukanlah untuk pembuktian kekuatan pribadi atau pengaruh kita, tetapi kebersamaan kitalah yang paling penting, seperti kata pepatah ‘berat sama dipikul, ringan sama dijinjing’,” ujarnya.

Dalam pembangunan Gereja tersebut, Pemerintah memberikan bantuan sebesar Rp200 juta. Ingkong Ala menjelaskan bahwa bantuan tersebut berasal dari pengusulan anggaran pada tahun sebelumnya.

Di akhir sambutannya, Ingkong Ala berharap pembangunan Gereja ini dapat diselesaikan dengan baik, agar dapat memberikan fasilitas yang nyaman untuk memuliakan Tuhan, “tempat sentral kita dan menenangkan jiwa dalam kasih Yesus Kristus,” pungkasnya.

(dkisp)