Gubernur Paparkan Strategi Transformasi Ekonomi Daerah di Kaltara

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum hadir dalam seminar “Transformasi Ekonomi Daerah: Strategi Menuju Provinsi yang Tangguh dan Berdaya Saing”, digelar di Ruang Pertemuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kaltara, Senin (4/8) pagi.

Gubernur mengatakan bahwa seminar di inisiasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Wilayah Kaltara sebagai agenda positif dan momentum reflektif sekaligus proyektif untuk menjawab tantangan besar di sektor ekonomi daerah.

“Transformasi ekonomi bukan sekadar perubahan struktural dari sektor primer ke sekunder dan tersier, melainkan upaya menyeluruh untuk memperkuat fondasi ekonomi, meningkatkan nilai tambah, memperluas lapangan kerja, serta mendorong efisiensi dan keberlanjutan pembangunan,” kata Gubernur.

Meskipun masih tergolong muda dan terletak di wilayah perbatasan, ia meyakini provinsi Kaltara memiliki potensi besar, seperti kekayaan sumber daya alam, posisi strategis, dan bonus demografi yang harus dikelola dengan cerdas dan tepat sasaran.

Gubernur Zainal memaparkan strategi transformasi ekonomi yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Kaltara di antaranya, diversifikasi ekonomi, khususnya pengembangan sektor industri hilirisasi dan ekonomi hijau.

Kemudian melalui digitalisasi UMKM dan ekonomi kreatif sebagai motor penggerak ekonomi lokal yang resiliensi, penguatan infrastruktur dan konektivitas, baik fisik maupun digital.

Lalu peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pendidikan vokasi dan pelatihan kerja, serta reformasi tata kelola pemerintahan untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, akuntabel, dan berkelanjutan.

Tantangan kedepan tidaklah ringan, adanya dinamika geopolitik, perubahan iklim, dan disrupsi teknologi. Ia mengajak seluruh pihak, dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, hingga masyarakat, untuk berkolaborasi dan bergandengan tangan.

“Tujuannya adalah untuk mewujudkan Kalimantan Utara yang tangguh dalam menghadapi krisis, adaptif terhadap perubahan, dan kompetitif di tingkat nasional maupun global,” jelas Gubernur Zainal.

Gubernur berharap melalui forum ini akan lahir banyak gagasan dan rekomendasi konstruktif yang dapat menjadi referensi penting dalam perumusan kebijakan daerah ke depan.

Seminar ini dihadiri Ketua Dewan Pengurus Nasional IAI, Dr. Ardan Adiperdana, Kepala BPK Perwakilan Kaltara, Dwi Sabardiono, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara, Hasiando G. Manik, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., serta Civitas Universitas Borneo Tarakan (UBT).

(dkisp)

Gubernur Ajak Pakuwaja Tarakan Jaga Budaya dan Semangat Persatuan

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri acara pengukuhan Pengurus Paguyuban Keluarga Warga Jawa (Pakuwaja) Kota Tarakan Periode 2025-2030 digelar di Ballroom Hotel Tarakan Plaza, Ahad (3/8) malam.

Di kesempatan ini, Gubernur Zainal menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dikukuhkan, serta apresiasi atas kontribusi nyata Pakuwaja dalam membangun semangat kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat.

“Kita membutuhkan organisasi seperti Pakuwaja yang tidak hanya memelihara nilai-nilai budaya, tetapi juga berperan aktif dalam menjawab tantangan pembangunan. Masyarakat perantauan memiliki potensi besar dalam membangun jejaring sosial, ekonomi, dan kultural yang inklusif,” ucap Gubernur Zainal.

Gubernur menjelaskan bahwa organisasi paguyuban bukan hanya berperan sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai pilar sosial yang dapat memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Dengan mengangkat filosofi “Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung” sebagai nilai kearifan lokal yang terus relevan, ia mengapresiasi masyarakat Jawa di Kaltara telah menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik, bersinergi dengan nilai-nilai lokal tanpa kehilangan identitas budaya asal.

“Selama tinggal di Kaltara, warga Pakuwaja adalah bagian dari provinsi ini. Mereka memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam merawat persatuan, menjaga ketertiban, dan mendorong kemajuan bersama,” bebernya.

Gubernur Zainal menekankan pentingnya peran pengurus baru sebagai penggerak kegiatan sosial, pembina generasi muda, dan pengikat persaudaraan antar warga.

Dikatakannya dalam konteks pluralisme sosial, organisasi seperti PAKUWAJA dinilai memiliki posisi strategis dalam merawat Kebhinekaan dan mencegah fragmentasi sosial.

“Dalam membangun daerah, kita tidak hanya bicara soal infrastruktur fisik, tetapi juga pembangunan sosial yang berkelanjutan. Persatuan dan harmoni adalah pondasi utama yang harus dijaga,” terang mantan Wakapolda Kaltara.

Gubernur Zainal mengajak seluruh elemen Pakuwaja untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Katara yang aman, rukun, dan sejahtera. Ia berpesan agar semangat kekeluargaan dan gotong royong menjadi nilai utama dalam setiap langkah organisasi.

“Semoga kepengurusan baru ini diberi kekuatan dan kelapangan hati dalam mengemban amanah. Mari kita terus bergandengan tangan membangun Kaltara sebagai rumah besar yang damai bagi semua,” pungkasnya.

Hadir dalam pengukuhan ini Ketua Umum Pakuwaja Kaltara, Suharjo Trianto, S.IP., unsur Forkopimda Provinsi Kaltara dan Kota Tarakan, para tokoh masyarakat Jawa di Kota Tarakan, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda, serta Tokoh Perempuan.

(dkisp)

Wagub Apresiasi Bazar Gerakan Pangan Murah LPP TVRI Kaltara

TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, SE. M.Si membuka Bazar Gerakan Pangan Murah yang digelar di halaman Kantor TVRI, Sabtu (2/8).

Acara ini diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Kaltara serentak bersama LPP TVRI di 32 kota / kabupaten se-Indonesia.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada TVRI, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, serta semua pihak yang telah berkolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini,” ucap Wagub Ingkong membuka sambutannya.

Mewakili Gubernur Kaltara, Wagub Ingkong menyambut positif kegiatan ini, karena sangat bermanfaat untuk mendukung stabilisasi harga pangan dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau.

Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen untuk menjaga ketahanan pangan melalui berbagai program strategis, seperti peningkatan produksi lokal, distribusi pangan yang merata, dan penguatan cadangan pangan pemerintah.

“Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi gejolak harga dan memastikan ketersediaan pangan di seluruh wilayah, terutama di daerah terpencil dan perbatasan,” ujarnya.

Ia menyebutkan sinergi dengan berbagai pihak seperti Bulog, Bapanas, dan media publik seperti TVRI juga dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui kegiatan pasar murah, operasi pasar, dan edukasi pangan bergizi.

Langkah ini sejalan dengan visi Kaltara sebagai provinsi yang mandiri dan berdaulat dalam bidang pangan, sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Oleh karena itu, Wagub Ingkong mendorong diadakannya kegiatan serupa, serta dapat terus dilanjutkan dan diperluas cakupannya ke wilayah – wilayah lainnya di Kaltara.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi pemantik semangat untuk terus memberikan solusi nyata di tengah-tengah rakyat, terutama dalam menyongsong Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan Hari Jadi TVRI ke-63 tahun,” pungkasnya.

Acara ini dihadiri Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, SE., M.Si, Kepala TVRI Stasiun Kaltara, Agung Kameswara, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kaltara, Pemerintah Kabupaten Bulungan, Perwakilan Bank Indonesia, KPU Kab. Bulungan, dan unsur Forkopimda Kaltara.

(dkisp)

Turnamen Speedboat Dapat Jadi Momentum Promosikan Sport Tourism

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum secara resmi membuka Turnamen Balap Speedbiat Gubernur Cup 2025 yang diselenggarakan di Lemakan Samudera, Tarakan, Ahad (3/8) pagi.

“Ini bukan hanya soal adu kecepatan di atas air, turnamen ini membawa pesan besar—tentang semangat kebersamaan, penguatan jati diri masyarakat pesisir, dan peluang besar bagi daerah untuk tumbuh melalui sektor sport tourism,” ucap Gubernur Zainal dalam sambutannya.

Gubernur mengapresiasi atas kerja keras seluruh panitia, Pemerintah Kota Tarakan, komunitas pecinta olahraga air, serta semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan turnamen speed boat ini.

Kegiatan ini sebagai hasil nyata dari kolaborasi lintas sektor yang membuktikan bahwa event olahraga dengan standar keselamatan tinggi dapat terselenggara dengan sukses di daerah.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang berorientasi pada perairan seperti balap speedboat dinilai sangat cocok dilaksanakan di Tarakan yang memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang ekonomi dan maritim Kaltara.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara) terus mendorong kemajuan sektor olahraga sekaligus pengembangan pariwisata berbasis maritim, sekaligus menghadirkan daya tarik baru dengan mempromosikan pariwisata, budaya lokal, serta produk-produk UMKM unggulan.

“Saya ingin ini menjadi awal dari tradisi tahunan yang membanggakan. Dengan pengelolaan yang profesional dan dukungan masyarakat, kita bisa menjadikan turnamen ini sebagai ikon sport tourism Kalimantan Utara,” ucap Gubernur Zainal.

Tak lupa, Gubernur Zainal juga memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh peserta agar bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan disiplin terhadap aturan keselamatan.

Kepada masyarakat Tarakan dan pengunjung yang hadir, ia mengajak untuk dapat menjadikan even ini sebagai ajang memperkuat solidaritas sosial dan menggeliatkan ekonomi lokal.

“Turnamen Speedboat Gubernur Cup 2025 diharapkan tidak hanya menjadi tontonan menarik, tetapi juga mampu berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan promosi Kaltara sebagai provinsi maritim yang kompetitif dan terbuka bagi dunia,” pungkasnya.

Hadir dalam even tersebut diantaranya anggota Komisi VII DPR-RI, Hj. Rahmawati Zainal, SH, anggota DPD RI, Herman, SH, Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan SE. M.Si, Walikota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., Kepala BNN Provinsi Kaltara Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., unsur jajaran Forkopimda, tokoh adat, dan masyarakat.

(dkisp)

Yatim Fest Muharram 1447 H, Gubernur dan Istri Ajak Masyarakat Peduli Anak Yatim

TARAKAN-Ratusan anak yatim berbahagia saat Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., bersama istri, Hj. Rachmawati Zainal, S.H., hadir membuka Yatim Fest Muharram 1447 H digelar di Ballroom Swiss-Belhotel Tarakan, Ahad (3/8).

Acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Tarakan ini menghadirkan lebih dari 250 anak dari berbagai latar belakang yatim, piatu, dhuafa, mualaf, dan para penghafal Al-Qur’an.

Dalam momen penuh kehangatan ini Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada penyelenggara dan seluruh pihak yang terlibat. Sebutnya kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan cermin gotong royong dan kasih sayang umat.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata dari kepedulian kita terhadap sesama, khususnya anak-anak yatim yang merupakan aset umat dan bangsa,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dalam mendukung gerakan sosial dan keagamaan yang memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini diharapkan nilai-nilai keislaman, cinta kasih, dan solidaritas dapat terus ditanamkan sejak dini kepada generasi penerus bangsa,” ucapnya.

Selain itu kehadiran Ketua Tim Penggerak PKK Kaltara, Rahmawati turut berbaur langsung bercengkerama dengan anak-anak, memperlihatkan ketulusan yang menyentuh banyak hati, memberi warna tersendiri dalam kegiatan ini.

Acara ditutup dengan Pemberian penghargaan dan simbol cinta dari anak-anak yatim dan pihak penyelenggara, serta Yayasan Abulyatama Indonesia menyematkan selempang khusus kepada Gubernur dan istri sebagai Ayah dan Bunda Yatim Kaltara.

Hadir mendampingi Gubernur Zainal, Pj. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, SE. M. Si, Ketua Yayasan Abulyatama Indonesia cabang Tarakan, Siti Dinda Yuni, S.Kom., dan Ketua Panitia Yatim Fest Muharram 1447 H, Saldy Wahuyidi S., S.Kom.

(dkisp)