NUNUKAN- Bupati Nunukan H. Irwan Sabri meninjau secara langsung lokasi tanah longsor yang berada di Jalan Bukit Cinta Kelurahan Nunukan Timur, tepatnya di rumah Pak Saor, Selasa (06/01).
Longsor ini terjadi karena dalam beberapa hari terakhir hujan dengan intensitas yang cukup deras, sehingga berakibat longsornya tanah yang menimpa salah satu rumah warga di Jalan Bukit Cinta.
Menyikapi kejadian ini, Bupati Irwan bersama aparat terkait akan mencari apa yang perlu dibenahi terlebih dahulu, diantaranya saluran air yang selama ini hanya menggunakan pipa sehingga jika terjadi hujan deras tidak mampu menampung dan mengalirkan.
“Saya sudah minta kepada OPD terkait untuk segera dibenahi dulu saluran pembuangan air”, ucap H. Irwan.
Pemerintah Kabupaten Nunukan menegaskan komitmennya untuk melakukan penanganan bertahap dan terukur guna meminimalkan risiko longsor susulan serta memastikan keselamatan warga di sekitar lokasi terdampak.
BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan, Sabtu (3/1).
Pesta Budaya Meja Panjang merupakan kegiatan adat yang dilaksanakan setiap tahun oleh masyarakat Desa Pimping dalam menyambut pergantian tahun dan sekaligus wujud syukur atas hasil panen yang berlimpah.
Di kesempatan ini, Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi sangat tinggi kepada seluruh masyarakat Desa Pimping, Tanjung Palas Utara atas konsistensi dan komitmen dalam menjaga serta menyelenggarakan tradisi Pesta Budaya Meja Panjang dari tahun ke tahun.
“Tradisi ini tidak hanya menjadi penanda pergantian tahun namun juga menjadi wujud rasa syukur atas perjalanan kehidupan yang telah dilalui serta harapan akan masa depan yang lebih baik,” kata Gubernur Zainal.
Gubernur Zainal mengatakan melalui tradisi Pesta Budaya Meja Panjang mengandung nilai-nilai luhur yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat saat ini.
“Melalui tradisi ini kita diajak untuk duduk setara, berbagi rezeki, memperkuat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling menghargai dalam keberagaman,” ujarnya.
Zainal mendukung penuh upaya masyarakat Desa Pimping dalam melestarikan tradisi ini yang menjadi lambang keutuhan, persaudaraan dan kebersamaan dalam menyambut tahun 2026 dengan semangat gotong royong.
Menurutnya Pesta Budaya Meja Panjang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata budaya, melalui penampilan seni tari, busana adat serta kuliner khas daerah.
Untuk itu, ia menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara terus berkomitmen dalam mendukung pelestarian adat dan budaya daerah termasuk Pesta Budaya Meja Panjang di Desa Pimping.
Zainal mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga harmoni, merawat keberagaman dan melangkah bersama dalam membangun Kaltara yang maju dan berbudaya, demi tercapainya visi Kaltara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan.
“Ke depan kami akan terus mendorong penguatan ekosistem budaya, termasuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal agar kegiatan budaya seperti ini memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini hadir mendampingi Gubernur Kaltara, Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si, Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si., Wakil Bupati Bulungan Kilat, A.Md., Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Kaltara sekaligus Presiden Majelis Adat Dayak Nasional (MADN) Dr. Drs. Mathin Billa, M.M., Wakapolda Kaltara Brigjen Pol. Andries Hermanto, S.I.K., S.H., M.Si., unsur Forkopimda dan jajaran kepala perangkat daerah Pemprov Kaltara.
TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum mengimbau kepada seluruh masyarakat Kaltara untuk saling bersama-sama menjaga kerukunan antar umat beragama.
Hal ini disampaikan Gubernur Zainal saat memimpin Upacara memperingati Hari Amal Bakti ke-80 yang digelar di Lapangan Agatis, Sabtu (3/1) pagi.
Dalam peringatan yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”, turut hadir Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kaltara Muhammad Saleh, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan instansi vertikal dan tokoh lintas agama.
Sambutan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, yang dibacakan Gubernur Zainal menegaskan bahwa kerukunan antar umat beragama bukan sekadar tidak adanya konflik, melainkan merupakan energi kebangsaan yang produktif.
“Kerukunan dipandang sebagai sinergi yang mampu merajut perbedaan identitas, keyakinan dan latar belakang sosial menjadi kekuatan bersama untuk mendorong kemajuan bangsa,” kata Gubernur Zainal.
Gubernur menyebutkan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) memiliki peran penting dalam membina kehidupan keagamaan yang damai, dan mewujudkan masyarakat yang sejahtera di Indonesia.
Ia menuturkan Kemenag yang telah memasuki usia ke-80 tahun terus berupaya memperkuat peran strategisnya dalam menjaga kerukunan umat beragama dan meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan.
Serta memberdayakan ekonomi umat dan memastikan agama hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa.
“Sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama telah melakukan berbagai langkah transformasi, termasuk digitalisasi layanan keagamaan agar lebih dekat, cepat, dan transparan,” ujarnya.
Selain itu, Kemenag melakukan penguatan ekonomi umat melalui optimalisasi instrumen sosial keagamaan seperti zakat, wakaf, infak dan program pemberdayaan sosial lainnya yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Zainal menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara berkomitmen untuk terus bersinergi dengan Kemenag dan seluruh elemen masyarakat dalam memperkuat ruang-ruang kolaborasi lintas iman demi mewujudkan Kaltara yang damai, maju dan sejahtera.
“Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran Kemenag untuk terus bertransformasi menjadi institusi yang adaptif, inovatif dan responsif terhadap perubahan zaman, dengan tetap menjunjung tinggi integritas dan etika pelayanan publik demi terwujudnya Indonesia yang damai, maju dan bermartabat,” pungkasnya.
Kegiatan dirangkaikan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) yang berprestasi di Kaltara dan pemotongan tumpeng dalam menyambut Hari Amal Bakti Ke-80.
TANJUNG SELOR – Mengawali tahun 2026, Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum memimpin Apel perdana tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara yang digelar di Lapangan Agatis, Jumat (2/1) pagi.
“Selamat tahun baru 2026, semoga dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diberikan dalam melayani masyarakat selalu mendapat bimbingan dan petunjuk dari Allah SWT,” kata Gubernur Zainal mengawali arahannya.
Gubernur Zainal mengatakan tahun 2025 yang sudah dilewati, Kaltara telah banyak meraih prestasi, serta berbagai macam inovasi dan kegiatan telah dikerjakan untuk melayani masyarakat.
Untuk itu ia meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2026 ini dapat memotivasi dirinya untuk bekerja lebih giat dengan penuh semangat bahkan lebih baik dibanding tahun 2025 lalu.
“Saya berharapkan di tahun 2026 ke depan kinerja kita lebih baik, kinerja lebih meningkat, semangat bekerja kita lebih hebat dari tahun 2025,” tegasnya.
Zainal berpesan kepada seluruh perangkat daerah dapat segera menjalankan rencana aksi dan program-program kerja yang sudah di rencanakan.
SeIain itu, ia juga mengingatkan agar tidak merubah seluruh program kerja atau rencana aksi yang sedang dijalankan serta tidak memotong anggaran.
“Kita bekerja dengan hati, kita bekerja dengan ikhlas. Insyaallah apa yang kita rencanakan semua dapat kita kerjakan sesuai dengan rencana yang sudah dibuat dan dikerjakan dengan tetap waktu,” tegasnya.
Diharapkan perangkat daerah dapat bekerja secara optimal agar program-program kerja yang akan dilaksanakan di tahun 2026 ini benar-benar dapat berdampak langsung dan dirasakan oleh masyarakat Kaltara.
Ia juga berpesan untuk tidak membuat kegiatan yang menyimpang ataupun keluar dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), serta program Pemprov Kaltara harus sejalan dengan program pemerintah pusat beserta program prioritas nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Zainal berharap seluruh jajaran Pemprov Kaltara beserta ASN di tahun 2026 ini dapat bekerja semaksimal mungkin sehingga prestasi-prestasi yang diraih di tahun 2025 dapat dipertahankan.
“Saya berharap di tahun 2026 banyak inovasi-inovasi yang dimunculkan dan terima kasih telah berpartisipasi dalam pelaksanaan apel pagi ini,” ucapnya.
“Semoga tahun 2026 kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa diberikan kekuatan dan kesehatan untuk dapat melaksanakan tugas dengan baik,” pungkasnya.
TANJUNG SELOR – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) Ingkong Ala, S.E., M.Si., berpesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan evaluasi kerja dan tetap menjaga integritas, kolaborasi serta kinerja optimal dalam menjalankan roda Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Kaltara.
Hal itu disampaikan Wagub Ingkong ketika memimpin Apel gabungan akhir tahun di lingkup Pemprov Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (29/12).
Wagub Ingkong menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN yang telah hadir melaksanakan apel terakhir di penghujung tahun 2025 ini.
“Selamat Hari Raya Natal 25 Desember 2025 kepada seluruh ASN yang merayakan dan selamat Tahun Baru 1 Januari 2026 yang tinggal beberapa hari lagi,” ucap Wagub.
Wagub mengatakan apel terakhir di tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi ASN untuk mengevaluasi atas kinerja yang dilakukan sepanjang tahun 2025.
Ia menuturkan ASN harus melakukan evaluasi terhadap dirinya sendiri untuk memperbaiki dan meningkatkan kinerjanya di tahun 2026.
“Harapan saya sebelum memasuki tahun 2026, sudah menyiapkan hati dan pikiran kita untuk meningkatkan semangat dalam beraktivitas di tahun 2026,” katanya.
Menurutnya dalam menjalankan tugas tidak bisa dilakukan sendiri tetapi harus bersinergi dengan semua pihak, termasuk rekan kerja ASN sendiri.
“Dalam bekerja kita harus selalu bersinergi,” tegasnya.
Ingkong berpesan kepada seluruh ASN untuk selalu melaksanakan tugas dengan penuh integritas, tulus, ikhlas dan selalu bersinergi.
“Agama apapun Tuhan selalu mengajarkan kita untuk melakukan tugas dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” jelasnya.
Diakhir amanatnya, Ingkong mengimbau untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban saat perayaan menyambut Tahun Baru 2026 mendatang.