Angka Kemiskinan Nunukan Turun, BPS Catat di 5,23 Persen per Maret 2026
NUNUKAN – Kondisi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nunukan menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nunukan mencatat penurunan proporsi penduduk miskin per Maret 2026 dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Kepala BPS Kabupaten Nunukan, Iskandar Ahmaddien, menyampaikan bahwa persentase kemiskinan per Maret 2026 berada di angka 5,23 persen.
“Angka ini turun 0,04 poin persentase dibanding Maret 2025 yang sebesar 5,27 persen, dan lebih rendah 0,50 poin jika dibandingkan Maret 2024 yang sebesar 5,73 persen,” ujar Iskandar.
Dari sisi jumlah, saat ini tercatat 11.990 jiwa tergolong penduduk miskin. Angka tersebut naik 180 orang dibanding tahun lalu yang berjumlah 11.810 jiwa, namun masih lebih rendah 620 orang dibanding tahun 2024 yang mencapai 12.610 jiwa.
Sementara itu, garis kemiskinan di Nunukan kini berada di Rp663.011 per kapita per bulan, naik dibandingkan tahun sebelumnya. Iskandar juga mencatat, dalam sepuluh tahun terakhir jumlah penduduk Nunukan tumbuh cukup pesat, dari sekitar 195.000 jiwa pada 2016 menjadi sekitar 215.000 jiwa pada 2026.
Berbagai kebijakan pemerintah dinilai ikut menjaga daya beli masyarakat dan membantu menekan angka kemiskinan. Di antaranya kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) per awal 2026, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM), subsidi ongkos angkut (SOA) ke daerah perbatasan termasuk Krayan, serta berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah titik layanan.
Terjaganya inflasi yang rendah pada Maret 2026 juga turut membantu stabilitas harga kebutuhan pokok di pasaran.
Meski tren persentase kemiskinan menurun, Iskandar mengingatkan bahwa upaya pengentasan kemiskinan belum selesai. Adanya penambahan jumlah penduduk miskin dibanding tahun lalu menjadi catatan penting agar berbagai program intervensi dapat lebih tepat sasaran, terutama bagi kelompok miskin kronis dan masyarakat di wilayah pedalaman serta perbatasan.
Secara keseluruhan, angka kemiskinan di Kalimantan Utara juga mengalami penurunan, dari 5,54 persen menjadi 5,18 persen.
Posisi Nunukan saat ini berada di urutan keempat dengan persentase kemiskinan terendah di Kaltara, setelah Kabupaten Tana Tidung, Malinau, dan Kota Tarakan, serta berada di atas Kabupaten Bulungan.
Padli/admin
