Verifikasi Berkas, Panitia Pilkades Tingkat Kabupaten dan Desa Loloskan 5 Calon Kades

Social share

Berandankrinews.com-Nunukan, setelah melalui tahapan pendaftaran dan pengumpulan berkas, hari ini Senin (24/6/19) Panitia Pilkades tingkat Kabupaten dan tingkat desa melakukan verifikasi berkas ke tujuh Bacalon yang disaksikan langsung Camat Nunukan, Kepala Dinas DPMD, Koramil dan Kapolsek Nunukan.

Dalam verifikasi berkas dilakukan dengan pemberian score atau penilaian dari tiga indikator yakni, pengalaman kerja di lembaga pemerintahan, tingkat pendidikan dan usia.

Ketua Panitia Abdul Hamid mengatakan, setelah tahapan pertama yakni penerimaan berkas, yang barusan kami lakukan adalah tahapan kedua, Verifikasi berkas.

“Ini sudah masuk daftar calon tetap, dari tujuh bacalon setelah diverifikasi hanya ada lima calon yang akan menjadi calon sesuai dengan aturan lebih dari lima harus gugur dua,” kata Abdul Wahid.

Dari verifikasi ini kita bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) untuk penilaian dari tiga indikator yaitu Pengalaman kerja di Instansi pemerintah, Tingkat Pendidikan dan Usia, ujarnya.

Adapun hasil penilaian dari Panitia tingkat kabupaten dan panitia tingkat desa, Muhammad Suardi mendapat hasil penilaian 1130, Rudi Hartono, S. Sos 1380, Asnawi 850, Muhammad Untung 1350 (3), Rudi Haryanto 1470 (4), Fitri 1380 (2) dan Muhammad Rusli 630.

Dengan demikian yang berhasil lolos menjadi calon Kades Binusan sesuai dengan pengundian nomor urut yang diundi, Muhammad Suardi, Rudi Hartono, S. Sos, Muhammad Untung, Rudi Haryanto dan Fitri. Sementara dua bacalon yang gugur yakni Asnawi dan Muhammad Rusli.

Abdul Wahid menuturkan, tahapan selanjutnya masih yaitu, Kampanye dan debat kandidat akan kita lakukan.

“Untuk debat belum kami tentukan karena kita masih harus berkordinasi dengan tingkat Kabupaten, artinya ada tahapan ujarnya.

Dia berharap selama tahapan ini dan selanjutnya aman dan tentram hingga ke Pemilihan dan juga tidak ada yang golput.

“Kita berharap aman jujur bersih dan tidak rusuh, kalau pun ada yang mau golput, kita akan berkordinasi dengan tiap ketua RT yang ada di Desa Binusan ini agar mensosialisasikan ke warganya sehingga tidak ada yang golput,” tutur Abdul Wahid.