Peduli Dampak Corona, Direktur PT. 66 Multimedia Pratama Nunukan Sambangi Warga Sambil Bagikan Sembako

Nunukan – Dampak Penyebaran virus Covid-19 bukan hanya menyasar pada Korban jiwa yang dirasakan akibat terpapar Pandemi virus Covid-19, namun dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Dari segi sosial maupun ekonomi masyarakat menengah kebawah terutama warga yang bekerja di sektor tenaga kerja/ buruh harian, para sopir angkot, ojek pangkalan dan pedangang kuliner secara asongan adalah pihak – pihak yang secara langsung juga terdampaknya.

Pihak yang paling parah terkena dampak adalah kalangan pekerja harian dan pedagang asongan. Lebih diperparah lagi, beberapa diantara mereka yang paling terdampak pademi covid-19 itu luput dari pendataan sebagai penerima bantuan dari Pemerintah.

Menyikapi hal tersebut, berbagai pihak bahu membahu dalam solidaritas guna meringankan beban sesama. Salah satunya adalah PT. 66 Multimedia Pratama Nunukan. Tak tanggung-tanggung, sebagai bentuk kepedulian, Direktur dari perusahaan pengisian Air Galon 66 WATER dan Media Beranda NKRI News tersebut turun langsung menyambangi warga sembari membagikan sembako.

” Sasaran kami adalah masyarakat yang paling terdampak namun tak terdata baik di PKH, BLT, maupun program bantuan lainya,” tutur Direktur PT. 66, Darwin, Jumat (23/5).

Puluhan paket sembako yang dibagikan antara lain Beras, Minyak Goreng, Gula dan berbagai Bahan Pokok Penting (Bapokting) pangan lainya. Menurut Darwin, ia memang sengaja menyisihkan sebagian omzet Perusahaanya untuk mereka yang membutuhkan.

“Ini tak hanya sekedar keinginan, tapi 2, 5 persen pendapatan kita adalah hak saudara -saudara kita terutama anak yatim. Sehingga sesungguhnya memberi dalam kasih itu adalah kewajiban,” tandas Darwin.

Dari pantauan, Darwin dan istri nya bahkan rela masuk lorong dan pinggir laut untuk memberikan bingkisan nya. Pria yang juga Pimpinan Redaksi (Pimred) Media Online Nasional, Beranda NKRI News tersebut menegaskan bahwa ia lakukan pendataan dulu sebelum mendistribusikan bingkisannya tersebut.

“Pendataan itu harus dan telah kita lakukan. Kalau tanpa pendataan, itu akan berimbas ketidak tepatan sasaran dalam bantuan,” ungkapnya.

Mereka yang menjadi target penerima bantuan pun terdiri dari latar belakang etnis dan agama. Hal tersebut menurut Darwin karena sesungguhnya dalam kehidupan sosial, sambung rasa antar sesama adalah wajib.

“Kita tak pilih kasih , karena mereka yang bukan saudara dalam seiman sesungguhnya saudara dalam kemanusiaan,” pungkas Darwin.

(***)