Tingkatkan Kompetensi Naker Konstuksi, DPUPR-Perkim Gelar DL-SIBIMA

KOMPETENSI : Kegiatan DL-SIBIMA yang digelar DPUPR-Perkim Kaltara di UBT, Kamis (11/4).

TARAKAN – Berandankrinews.com – Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi dan percepatan sertifikasi tenaga kerja konstruksi di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) menggelar Sosialisasi Distance Learning SIBIMA (Sistem Informasi Belajar Insentif Mandiri) Bidang Kontruksi dan Sertifikasi Tenaga Terampil Bidang Elektrikal di Fakultas Teknik Universitas Borneo Tarakan, Kamis (11/4). Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara DPUPR-Perkim, UBT dan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Kementerian-PUPR. Dan, diikuti sekitar 400 peserta yang berasal dari mahasiswa dan alumni UBT juga umum.

Dijelaskan Kepala DPUPR-Perkim Kaltara Suheriyatna, pentingnya sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi sejurus dengan masuknya era persaingan global dan memenuhi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2017, tentang Jasa Konstruksi. Hingga Oktober 2018, sudah 673 tenaga kontruksi sudah tersertifikasi melalui program sertifkasi tenaga kontruksi yang digalakkan DPUPR-Perkim Provinsi Kaltara. “Di era ini, tenaga kerja lokal harus siap bersaing dengan tenaga kerja asing. Modal sertifikasi inilah untuk bersaing itu. Semakin terampil dan ahli maka upah yang diterima pun semakin besar,” katanya.

DL-SIBIMA Bidang Kontruksi merupakan program yang dikelola oleh Balai Penerapan Teknolog Kontruksi, Direktorat Jendral (Ditjen) Bina Konstruksi Kementerian-PUPR. Sistemnya pelatihan jarak jauh yang lebih efektif dan efisien, baik dari segi dana dan waktu. “Dalam pelaksanaannya, peserta akan diberi jangka waktu sebulan untuk belajar mandiri, yang setelahnya akan dilakukan assessment. Jika nilainya bagus maka akan mendapatkan SKA (Sertifikat Keahlian Kerja),” tuturnya. Mahasiswa yang dapat mengikuti program ini hanya mahasiswa yang telah memasuki semester akhir. Yakni semester 7 atau 8.

Sementara untuk sertifikasi tenaga terampil bidang elektrikal, melibatkan seluruh mahasiswa teknik elektro. Seluruh peserta melakukan uji praktek dengan rangkaian listrik sesuai dengan soal uji yang telah ditentukan Assessor. “Tak hanya melakukan uji praktek, assessor juga akan melakukan verifkasi data dan wawancara kepada seluruh perserta sebagai salah satu persyaratan sertifikasi kompetensi,” jelasnya.

Peserta yang lulus DL-SIBIMA akan mendapatkan Sertifikat Pelatihan SIBIMA dengan waktu pembelajaran setara 50 jam. “Sertifikat DL-SIBIMA memiliki nilai 25 poin Satuan Kerja Pengembangan Keprofesian (SKPK) yang berguna untuk Continual Professional Development (CPD) bagi pemegang SKA dan dapat digunakan untuk mengikuti uji kompetensi Ahli Muda tanpa harus magang 1 tahun bagi freshgraduate,” jelas Deni Yustianto, Kepala Bidang (Kabid) Jasa Konstruksi DPUPR-Perkim Kaltara.(humas)

Evaluasi dan Pengendalian Penting Untuk Perbaikan Kekeliruan

– Untuk Bantuan Program di Kabupaten/Kota, 2019 Pemprov Alokasikan Rp 644 Miliar

TANJUNG SELOR – Berandankrinews.com – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Irianto Lambrie menegaskan pentingnya melakukan evaluasi setiap kegiatan. Pengendalian dan evaluasi, kata Irianto, dilakukan untuk koreksi dan pembenahan dari apa-apa yang kurang dalam kegiatan yang dilaksanakan.

Gubernur menegaskan hal itu saat membuka pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengendalian Pelaksanaan Program / Kegiatan Tahun 2019 di Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Kamis (11/04). “Rapat koordinasi ini penting. Pengendalian sebagai evaluasi dan koreksi kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan, serta membenahi kekeliruan maupun kekurangan dalam program yang kita jalankan,” kata Irianto di depan peserta rapat koordinasi yang terdiri dari para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah)/Biro atau Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran serta PPTK di lingkup Pemprov Kaltara.

Diungkapkan, dari evaluasi yang dilakukan, sejauh ini masih kerap terjadi kekeliruan, yang menyebabkan sebuah temuan. Baik itu administrasi maupun material. Di antaranya  kelebihan penggunaan biaya perjalanan dinas, honorarium hingga kelebihan pembayaran. Hal tersebut, kadang berulang terus terjadi setiap tahun. Penyebabnya, karena yang bekerja kurang teliti, kurang cermat dan tidak mau mempelajari aturan perundang-undangan yang ada.

“Kalau kita mau belajar, membaca dan memahami aturan, kekeliruan atau temuan-temuan itu tidak akan terulang lagi. Untuk itu lah saya minta kepada semua ASN, utamanya para Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran hingga PPTK maupun bendahara untuk mempelajari aturan-aturannya dengan seksama. Bekerjalah sesuai aturan. Saya yakin, semua akan berjalan baik, sesuai dengan target dan harapan kita,” beber Gubernur.

Selain pentingnya memahami aturan, lanjutnya, sebagai upaya memperbaiki kinerja dan menghindari adanya kekeliruan, menurut Gubernur juga perlu mengoptimalkan koordinasi dan komunikasi, baik eksternal maupun di internal OPD. Ini penting, sebagai upaya mensinergikan dalam bekerja.

Melalui Rakor pengendalian ini, kata Irianto, dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Tak hanya program atau kegiatan-kegiatan maupun realisasi anggaran, namun juga perlu dievaluasi hal-hal administrasi lainnya, termasuk kepegawaian.

Selain pengendalian kegiatan/program 2019, dalam rapat koordinasi tersebut, kata Irianto lagi, juga dilakukan evaluasi kegiatan-kegiatan atau program dan capaian pada 2018 lalu. Baik itu realisasi kegiatan maupun keuangannya.

Berdasar laporan kinerja APBD 2018, Gubernur menilai sudah cukup baik. Dari target pendapatan Rp 2,4 triliun, terealisasi 99,07 persen. Kemudian belanja, dari target Rp 2,8 triliun, realisasinya 80,94 persen.

Perlu diketahui, pada 2018 APBD Kaltara mengalami defisit hingga Rp 460 miliar. “Namun alhamdulillah, dengan kebijakan rasionalisasi yang kita lakukan, defisit itu bisa teratasi. Bahkan pada akhir tahun bisa menyisakan SILPA Rp 186 miliar untuk APBD 2019,” ungkap Gubernur.

Irianto juga mengatakan, meski tidak memberikan bantuan keuangan umum, selama 2018, Pemprov Kaltara tetap melaksanakan program/kegiatan di kabupaten/kota. Alokasi anggaran yang yang disiapkan melalui APBD 2018 sebesar Rp 749,3 miliar lebih untuk 4 kabupaten dan 1 kota di Kaltara.

Sebagai evaluasi juga, imbuh Gubernur, memasuki triwulan I 2019 realisasi sudah mulai terlihat, meski masih kecil. Dari target belanja APBD 2019 sebesar Rp 2,97 triliun, realisasinya baru mencapai Rp 81,019 miliar. Sama seperti tahun sebelumnya, pada 2019, Pemprov Kaltara kembali melakukan program dan kegiatan di kabupaten/kota, dengan alokasi anggaran Rp 644 miliar lebih.

“APBD diibaratkan sebagai alat dalam tubuh kita. Kalau alat sakit, tentu susah bergerak. Dan Alhamdulillah, APBD kita tetap sehat,” kata Irianto. Diakuinya, APBD Kaltara memang tidak besar. Namun Pemprov di bawah kepemimpinannya, tetap berusaha terus membangun. Bahkan bisa membantu program di kabupaten/kota. “Ini membuktikan, bahwa untuk bisa membangun bukan dilihat dari besar kacilnya anggaran, tapi bagaimana kita mengelolanya secara bijak dan benar,” imbuhnya. (humas)

MTQ Digelar Sederhana, Gubernur Berharap Tak Kurangi Hikmahnya

TANJUNG SELOR – Berandankrinews.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat provinsi Kaltara yang ke-IV digelar secara sederhana di Tanjung Selor, Bulungan. Kesederhanaan gelaran MTQ tergambar saat pembukaan yang dilangsungkan di Halaman Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor, Rabu (10/04) malam kemarin.

Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie berkesempatan membuka langsung MTQ yang diikuti 230-an kafilah dari lima kabupaten/kota se Kaltara itu. Hadir dalam acara pembukaan yang dirangkai dengan peringatan Isra Mikraj ini, Kapolda Kaltara Brigjend Pol Indrajit, Bupati Bulungan, Wakil Walikota Tarakan, perwakilan kabupaten/kota se-Kaltara dan sejumlah pejabat di lingkup Pemprov Kaltara.

“MTQ merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap tahun. Tahun ini kita laksanakan dengan sederhana, namun tidak mengurangi kekhidmatan, juga makna maupun tujuan dan hikmah dari pelaksanaan MTQ itu sendiri,” kata Irianto.

Gubernur mengatakan, MTQ bukan sekedar perlombaan. Lebih dari itu, melalui MTQ diharapkan bisa sebagai syiar dan sarana silaturahmi, sekaligus memberikan pemahaman kepada umat muslim untuk lebih mencintai alquran, dengan mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kitab Alquran bukan hanya petunjuk bagi umat Islam, tapi bagi seluruh umat manusia. Di dalam alquran, banyak menceritakan sejarah atau kisah-kisah atau riwayat di zaman nabi terdahulu. Ini merupakan petunjuk dari Allah SWT agar kita mengambil hikmahnya,” kata Gubernur.

Alquran, sebutnya, merupakan sumber segala ilmu, segala hikmah. Untuk itu, alquran bukan hanya untuk dibaca maupun dilombakan melalui MTQ saja, tapi bagaimana mengimplementasikan isi yang terkandung, dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan itu, Gubernur mengutip salah satu Firman Allah dalam Alquran, Surah Al Baqarah ayat 2-3. Di mana menyebutkan, Kitab Alquran tidak ada keraguan di dalamnya. Alquran juga menjadi petunjuk bagi orang yang bertaqwa.

“Dalam ayat ketiga,  siapa orang yang bertaqwa itu? Orang yang bertaqwa adalah yang berpikir dengan akal. Bagaimana ciri orang beriman. Siapa itu? Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang dianugerahkan oleh Allah SWT kepada mereka,” ujarnya.

“Kepada semua kafilah, saya ucapkan selamat bermusabaqah. Melalui MTQ ini, kita berharap menjadikan kita semua menjadi orang yang beruntung, yang diberikan kebahagian dan keselamatan di dunia dan akhirat,” lanjut Gubernur.

Pembukaan MTQ kemarin malam, sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Isra Mi’raj, dengan menghadirkan Ustaz Muhammad Mansyur dari Samarinda yang memberikan tausyiah, tentang hikmah Isra Mikraj.

Selain berkaitan dengan MTQ, dalam sambutannya, gubernur juga menyampaikan kepada masyarakat, terkait dengan pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 17 April nanti. Gubernur mengajak kepada masyarakat untuk tidak Golput. “Mari kita gunakan hak pilih kita. Saya juga berpesan, agar kita berdoa sebelum menentukan pemimpin yang akan kita pilih, baik itu presiden/wakil presiden, maupun wakil rakyat di legeslatif. Bagi yang beragama Islam, paling tidak membaca basmallah, atau sholat sebelum ke TPS,” kata Gubernur.

Berdoa, lanjutnya, meminta petunjuk dan pertolongan Allah SWT agar diberikan pemimpin yang baik, dan yang diridhoi. Sehingga bisa membawa negara Indonesia, menjadi negara yang aman, damai dan semakin maju, rakyatnya sejahtera. “Mari kita berdoa, semoga Pemilu kali ini berajalan aman, damai dan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang baik. Dan negara kita senantiasa mendapatkan rahmat dan hidayah Dari Allah SWT, Aamiin,” pungkasnya. (humas)

Gubernur Ajak Perusahaan Pikirkan Kesehatan Karyawan


BERI ARAHAN : Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie memberikan arahan kepada peserta pelatihan teknik negosiasi bagi pelaku hubungan industrial di Hotel Crown, kemarin (11/4).

TANJUNG SELOR – Berandankrinews.com – Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie mengajak kepada perusahaan yang ada di Kaltara untuk memikirkan kesehatan karyawannya. Pasalnya, jika kesehatan karyawan terjamin maka akan berdampak baik terhadap produktifitas kerjanya.

“Perusahaan yang cerdas, dia akan memikirkan kesehatan karyawannya,”kata Irianto saat membuka Pelatihan Teknik Negosiasi bagi Pelaku Hubungan Industrial di Hotel Crown, kemarin (11/4).

Berkaitan dengan PHI itu sendiri, Irianto mengungkapkan era digitalisasi telah diterapkan. Hal ini, menurutnya, hubungan industrial yang ada saat ini memiliki tantangan yang semakin kompleks.

“Ekonomi, bisnis, keuangan dan lainnnya, memiliki konsekuensi yang berdampak pada pekerjaan yang dulunya kerap dilakukan secara konvensional. Namun sekarang, sebagian perusahaan sudah beralih ke era digital, di mana perkembangan informasi bergerak lebih cepat. Di satu sisi perubahan tersebut menjanjikan efisensi dan produktifitas, di lain pihak dapat mengancam keberadaan pekerja yang memiliki skill rendah,”jelasnya.

Irianto menjelaskan, pembangunan ketenagakerjaan dilaksanakan dalam rangka pembangunan manusia Indonesia seutuhnya dalam mewujudkan masyarakat sejahtera, adil dan makmur.

Karena itu, untuk mencapai tujuan pembangunan dimaksud, maka upaya pemerintah adalah melakukan penguatan hubungan industrial melalui kegiatan pelatihan teknik negosiasi bagi pelaku hubungan industrial yang merupakan salah satu program prioritas nasional yang tertuang dalam rencana strategis 2014 – 2019.  

“Perlu juga diketahui juga bahwa pola maupun metode perundingan bersama yang diberikan pada kegiatan tot terampil bernegosiasi dalam hubungan industrial dan pelatihan teknik negosiasi dalam hubungan industrial yang telah diimplementasikan di Indonesia mendapat apresiasi dari ILO,”jelasnya.

Di mana rekomendasi perundingan bersama sebagai sarana kunci untuk mewujudkan inklusivitas pertumbuhan ekonomi dalam mengurangi ketimpangan sosial ekonomi sesuai kondisi wilayah maupun kemampuan perusahaan.  

“Oleh sebab itu pemerintah berharap kepada serikat pekerja/serikat buruh serta organisasi pengusaha untuk semakin bersinergi dalam mendorong implementasi penggunaan mekanisme negosiasi sukarela dalam menyelesaikan setiap permasalahan dan perselisihan hubungan industrial,” tuntasnya. (humas)

Kepala Kelurahan Walannae Tanete Riattang, Sangat Disenangi Warganya Karena Menggunakan Sistem Jemput Bola

Berandankrinews.com – Seorang pemimpin yang patut di teladani jika pemimpin itu bukan hanya menjadi pengayom dan pelindung, tetapi lebih dari itu seorang pemimpin mampu menjadi pelayan bagi anggota atau bawahannya.

Bone, Sulsel, Jumat (12/4/19) pukul 14.00 WITA saat ngopi bareng dengan insan pers dan Lsm A. M. Yusuf Mappisabbi S. Sos Lurah Walannae terlihat sedang melayani warga yang membutuhkan tanda tangannya.

“Sebagai Kepala Kelurahan, hal yang semacam ini sering kali saya lakukan, baik di rumah, Mall, bahkan di warkop. Jika saya sedang ngopi dengan teman-teman saya, saya tetap melayani warga yang membutuhkan diri saya,” jelas Pak Lurah yang sangat memasyarakat itu.

“Sebagai seorang pucuk pimpinan, kita harus betul-betul menjadikan jabatan pimpinan itu sebagai sarana untuk dekat dengan masyarakat, bukan malah jauh karena masih ada asisten.”

“Terkadang warga masyarakat membutuhkan kita diluar jadwal kantor, jadi itulah sehingga saya melakukan hal ini agar semua kebutuhan warga masyarakat bisa terpenuhi.”

Orang nomor satu di Kelurahan Walannae ini berusaha menjadi pelayan terbaik untuk warga masyarakat yang jumlahnya kurang lebih 3000an, meliputi beberapa daerah yang sebelumnya dianggap texas, Labempa, dan Chaloko. Namun, sekarang Alhamdulillah kedua daerah ini sudah aman dan damai. Berbeda dengan beberapa tahun yang lalu, ungkapnya menutup pembicaraan.

Irwan N Raju
BIRO Kab. Bone