DPD APKLI Kabupaten Bone Apresiasi Kinerja Para inisiator Perda PKL

Berandankrinews.com-Bone, Setelah melalui beberapa proses tahapan hingga masuk rancangan Peraturan Daerah untuk Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dilakukan di ruang Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bone, Jumat (24/5/19) , Ketua DPD Asosiasi Pedagang kaki lima Indonesia (APKLI) Kabupaten Bone mengucapkan terimah kasih kepada para inisiator Perda PKL mewakili seluruh PKL Kabupaten Bone.

Ketua DPD APKLI Kabupaten Bone, Iwan Hammer kepada Berandankrinews.com menuturkan, Semoga kelak lahirnya Perda PKL ini, bisa menjadikan pedagang kaki lima se Sulawesi Selatan umumnya dan Kabupaten Bone khususnya bisa lebih tertata dan punya payung hukum, sehingga PKL Bone menjadi ikon di bumi Arung Palakka.

Sementara, Rismono sarlim, Ketua Inisiator Perda PKL menjelaskan bahwa, dengan pembahasan perda PKL, tentunya kelak pedagang kaki lima punya payung hukum, jika ini benar-benar, dibahas menuju ketahapan berikutnya dan insya Allah, menuju PKL yang benar-benar pedagang kreatif lapangan dan tertata Rapi sehingga PKL Bone menjadi Ikon di Sulawesi Selatan.

Berandankrinews.com juga sempat bertemu dengan salah satu pedagang kaki lima dikawasan lapangan merdeka, Nisma mendoakan kepada para inisiator yang berjuang dan sangat mengapresiasi apa yang sementara dilakukan para wakil Rakyat di DPRD Bone.

“Yang tengah memperjuangkan payung Hukum pedagang kaki lima, semoga apa yang sedang mereka lakukan mendapatkan Ridho dari Allah SWT,” ungkapnya.

Adapun nama-nama yang mengusulkan Ranperda inisiatif DPRD Kabupaten Bone, Ranperda tentang penataan dan Pemberdayaan PKL, Rismono Sarlim Selaku ketua inisiator,
H Saipullah Latif, SE, M.SI, Abdul Rahman, H. Kaharuddin, SE. M. Si, Bustanil Arifin Amri, SE, Rudianto Munir, Andi Muh Idris Alang, SH. MH, Ir. Effendi. (Irwan N Raju)

Pria Ini Nekat Selundupkan Sabu dalam Anus

Berandankrinews.com-Nunukan, Seorang Pemuda ditangkap Satreskoba Polres Nunukan karena menyelundupkan Narkoba jenis Sabu. Pelaku bernama Rieddwan Darman Kaungke (26) ini dengan aksi nekat karena membawa sabu tersebut didalam perut yang dimasukan melalui lubang anus.

Pemuda merupakan warga Jalan Gunung Polisi No. 52 Rt 045 Kelurahan Baru Ilir Kecamatan Balikpapan Barat, Balikpapan, Kalimantan timur diamankan di Hotel Melati Jalan Pelabuhan Nunukan Kelurahan Nunukan Timur, Nunukan, Kaltara, Kamis (23/5/19).

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M Karyadi, SH menuturkan, penangkapan ini berdasarkan laporan warga bahwa seorang pemuda ini dicurigai, pada saat itu berada di terminal Bambangan, Nunukan.

Selanjutnya, Tim Satreskoba kemudian langsung menindak lanjutin informasi tersebut dengan mendatangi Tempat kejadian perkara (TKP). Lalu dilakukan penyelidikan terhadap pelaku yang sudah diketahui.

“Pelaku dibawa ke hotel Melati Pelabuhan Nunukan untuk dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan bersamaan dengan barang bawaannya. Dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti, Namun pelaku terlihat gelisah, sehingga diinterogasi, pelaku ini mengakui membawa sabu yang dimasukan ke perutnya melalui bagian bawah tubuhnya atau lubang anusnya,”Jelas Iptu M Karyadi, Sabtu (25/5/19).

Setelah diamankan, polisi melakukan pengeluaran barang yang ada di dalam tubuh pelaku. Hasilnya, ditemukan satu bungkus plastik ukuran sedang dengan berat seluruhnya 46,40 gram, Polisi juga menyita Uang Tunai sebanyak Rp. 250.000, serta Kartu ATM dan Identitas Pelaku.

“Pelaku saat ini telah diamankan di Mapolres Nunukan guna untuk pengembangan lebih lanjut,” kata Iptu Karyadi. (OV)

Kapolres Nunukan Bantu Nenek Waginem Yang Tinggal Sebatang Kara

Berandankrinews.com- Nunukan, Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro didampingi Kapolsek KSKP Tunon Taka Nunukan AKP I Eka Berlin beserta jajaran memberi bantuan pada Waginem (85), warga Jalan Tawakal Rt 07, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan. Nenek sebatang kara itu tinggal di rumah sangat sederhana dengan perabotan seadanya.

“Salah satu kegiatan kita ini yaitu Patroli Peduli yang rutin kita laksanakan setiap hari jumat, dengan mengunjungi warga kurang mampu yang butuh sedikit perhatian,”ujar AKBP Teguh Triwantoro, Jumat (24/5/19)

Dikatakanya, informasi tentang keberadaan nenek Waginem ini dari komentar warganet dipostingan facebook Warung Kamtibmas bahwa ada warga yg kurang mampu di Jl. Tawakkal Nunukan Barat. “Kemudian kita jadwalkan untuk mengunjungi nenek tersebut. setiap laporan dan pengaduan warga akan kami tindak lanjuti, kami juga mengucapkan terima kasih atas perhatian yang diberikan,” Jelasnya.

Kapolres memberikan bantuan sembako dan uang tunai untuk meringankan beban nenek Waginem.

“Nenek Waginem ini sudah lama tinggal di Nunukan sejak 1970, suaminya 10 tahun yang lalu meninggal dunia. Informasi dari Nenek Waginem dia Tidak memiliki anak hanya Punya anak tiri  perempuan yang tinggal di Tawau, Malaysia,” Ujar Kapolres.

Lanjutnya, Nenek Waginem untuk makan sehari-hari dibantu oleh tetangga atau orang yang bersimpati.

“Kami memang belum sempurna, tetapi kami akan selalu memberikan yang terbaik buat masyarakat Indonesia khususnya warga nunukan,” tutur Kapolres Nunukan.

Ketua RT 07, Nunukan Barat, Sugeng menuturkan rumah nenek Waginem pernah terbakar, dan bantu pemerintah dibangunkan rumah yang sangat sederhana dibelakang rumahnya yang terbakar itu.

“Nenek Waginem sudah mulai pikun sehingga kadang bercerita sudah tidak menentu karena usia lanjut,” tuturnya. (OV)

Usai Bertemu Presiden Jokowi, Habibie Tegaskan Persatuan Bangsa Tak Bisa Ditawar

Berandankrinews.com — Jakarta — Selepas pelaksanaan Pemilu 2019, seluruh rakyat Indonesia diharapkan dapat kembali merekatkan rasa persaudaraan dan kembali bersatu membangun bangsa. Hal itu disampaikan Presiden ketiga Republik Indonesia, B.J. Habibie, selepas bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (24/5/19).

“Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, stabilitas, proses pemerataan, dan masa depan bangsa ini tidak ada tawar menawar. Itu kartu mati,” ujarnya saat memberi keterangan pers bersama Presiden Jokowi.

Habibie juga mengingatkan bahwa siapapun yang memimpin bangsa Indonesia, sudah menjadi kewajiban bagi pemimpin itu untuk mengayomi seluruh rakyat Indonesia.

“Siapa saja yang nanti akan memimpin dan sedang memimpin, dia tidak hanya memimpin yang memilihnya, (tapi) dia memimpin seluruh bangsa Indonesia,” ucapnya.

Pada saat tiba di Istana Merdeka, Presiden Joko Widodo menjemput langsung Presiden ketiga Republik Indonesia tersebut yang sedang berada di dalam ruang tunggu. Tak berapa lama keduanya berjalan beriringan menuju ruang pertemuan.

Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan B.J. Habibie ini berlangsung di Ruang Jepara, Istana Merdeka. Pertemuan berlangsung selama kurang lebih satu jam.

Dalam pertemuan itu, Habibie juga menyampaikan ucapan selamat atas kepercayaan yang kembali diberikan masyarakat berdasarkan hasil rekapitulasi akhir KPU yang telah diumumkan.

“Saya datang ke sini untuk ucapkan selamat sama Bapak Presiden (Jokowi) bahwa insyaallah beliau bisa melanjutkan program sesuai rencana dan kita semua membantu supaya terlaksana,” tuturnya.

Kepala Negara yang juga memberikan keterangan pers mengatakan sepakat dengan apa yang dipesankan oleh B.J. Habibie. Presiden kembali menyatakan bahwa dirinya terbuka kepada siapapun dalam bekerja sama untuk membangun bangsa ini.

“Urusan persatuan itu sudah tidak ada tawar menawar lagi. Saya kira saya sepakat. Juga saya sampaikan berkali-kali saya terbuka untuk siapapun bersama-sama, bekerja sama, untuk memajukan negara ini, untuk membangun negara ini. Siapapun,” tandasnya. (fri)

With All Due Respeck To
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden.

Korem 141 /Toddopuli Dekatkan Diri Dengan Masyarakat Lewat Komunikasi Sosial

Berandankrinews.com – Bone – Lewat Komunikasi Sosial dengan komponen masyarakat di wilayah Korem 141/Toddopuli tahun 2019 dengan tema “Melalui silaturahmi dengan komponen masyarakat kita tingkatkan rasa cinta tanah air wawasan kebangsaan dan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam rangka membantu kesulitan rakyat serta menjaga dan mempertahankan kedaulatan NKRI”, bertempat di lapangan Tenis Makorem 141/Tp Jln. Jendral Sudirman No. 09 Kel. Manurungnge Kec. Tanete Riattang Kab. Bone Provinsi Sulawesi Selatan, Jumat (24/5/19).

Kegiatan ini dibuka oleh Kasi log Korem 141 /Toddopuli Letkol Infantri Antero Ruas, S.Sos mewakili Danrem 141/Tp. Sambutan Danrem 141 Toddopuli Kolonel Inf Suwarno S.A.P yang dibacakan oleh Kasi log Korem 141/Tp Letkol Inf Antero Ruas S.Sos mengatakan “Kegiatan ini merupakan salah satu metode dalam pembinaan teritorial yang dilakukan oleh Korem 141 Toddopuli dalam rangka mewujudkan kerakyatan dan kebersamaan TNI dengan komponen masyarakat”.

Sehingga hubungan komunikasi yang sudah terjalin hendaknya dapat terus ditingkatkan dengan silaturahmi juga akan terbang citra positif dalam masyarakat berbangsa dan bernegara membangun sikap saling pengertian, saling percaya dan toleransi dalam rangka memperkuat ketahanan nasional.

“Komunikasi sosial sebagai salah satu metode pembinaan teritorial sebagai wahana untuk mencapai kesepahaman dan kesamaan persepsi tentang pemberdayaan wilayah pertahanan di darat kepada seluruh komponen bangsa termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda “jelas Danrem dalam sambutannya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasi Ter Korem 141/Tp Letkol Inf Awal Alaudin, Para Kasi, Pasi Korem 141/Tp, Para Perwira, Bintara, Tamtama beserta Pns, Ustadz Jamaluddin Al Afghani Spdi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh pemuda. (Irwan N Raju)