Jembatan Gantung Tompobulu Sebuah Potret Karya TMMD Ke 105 Kodim 1424 /Sinjai

Sinjai (Sulsel) Satgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai Bersama Tim Vertial Rescue Indonesia (VRI) telah menyelesaikan pembangunan jembatan gantung yang terbentang diatas sungai tangka yang menghubungkan Desa Tompobulu Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai dengan Desa Bana Kecamatan Bonto Cani Kabupaten Bone.

Sementara itu Dandim 1424/Sinjai Letkol Oo Sahrojat, S.Ag., M.Tr (Han) selaku Dansatgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai menjelaskan bahwa tujuan utama dibangunnnya jembatan gantung tersebut adalah untuk memberikan kemudahan pergerakan antar desa serta membuka isolasi daerah yang terpisahkan sungai.

“ Untuk Jembatan gantung sudah selesai pembangunannya 100 % agar dapat dilalui masyarakat setempat untuk menyingkat jarak untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat ‘ ujar Dansatgas.

Dandim juga menambahkan bahwa masyarakat sudah dapat menggunakan fasilitas jembatan gantung yang menghubungkan Desa Bana kabupaten Bone dan Desa Tompobulu Kabupaten Sinjai.

(Irwan N Raju)

Beginilah Potret Keakraban Satgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai Bersama Warga

Sinjai (Sulsel)-Warga yang tergabung dalam kegiatan TMMD ke-105 terbagi menjadi beberapa kelompok, diantaranya adalah kelompok yang bekerja membantu perintisan jalan, ada yang membantu pelebaran jalan dan ada pula yang membantu dalam pembangunan jembatan gantung.

Dari masing masing kelompok lokasinya bermbeda beda. , untuk perintisan jalan berada di dusun Balle. Sedangkan untuk pelebaran jalan berada di dusun Bulo yang masing masing berada di desa yang sama yaitu di desa Tompobulu kecamatan Bulupoddo.

Dan yang menarik dari pantaun adalah kelompok yang berada di pembangunan jembatang gantung yang lokasinya berada di perbatasan Desa Tompobulu kabupaten Sinjai dengann Desa Bana kabupaten Bone.

Keakraban. Warga dengan Satgas TMMD Kodim 1424/Sinjai bersama Tim Vertical Rescue semakin hari semakin akrab, hal tersebut terlihat dari kesehariannya yang selalu bercanda ria, makan bersama seperti keluarga sendiri tanpa ada batasan

Kopda Sayamsul Bahri mengungkapkan bahwa kami sangat senang berada di sini layaknya keluarga sendiri, dapat bercanda ria bersama warga. Ungkapnya.

Demikian pula halnya yang dikatakan oleh Amir warga setempat ” kami sangat senang dengan kehadiran TNI disini Pak bagai keluarga sendiri ” ungkapnya.

Dansatgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai Letkol Inf Oo Sahrojat S.Ag., M.Tr (Han ) bangga melihat keakraban warga bersama Satgas TMMD, inilah keberhasilan TMMD yang sesungguhnya. ungkap Dansatgas.

(Irwan N Raju)

Komplotan Curat di Ringkus Satreskrim Polres Nunukan

Nunukan (Kaltara)-Jajaran Satreskrim Polres Nunukan berhasil amankan tiga orang pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat), ketiga pelaku tersebut Badril (24) dan Ardiansyah (33) keduanya merupakan warga Kelurahan Tanjung Harapan, sementara Harianto (26) warga Kelurahan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK, MH mengatakan ketiga pelaku melakukan pencurian mesin tempel perahu 15 PK Merk Yamaha milik korban, dengan melepas klem atau kuda-kuda mesin yang melekat di perahu dengan tangan kosong.

Pelaku ini masing-masing, memiliki tugas yang berbeda, ada yang mengambil barang dan juga ada yang menyembunyikan barang buktihasil curiannya untuk menghilangkan jejak.

“Harianto merupakan otak komplotan ini bersama Ardiansyah sebagai eksekutor yang mengambil mesin tempel tersebut sementara Badril beperan menyembunyikan barang bukti,” ungkap Kapolres Nunukan.

Dijelaskan Teguh Triwantoro, pelaku Harianto dan Ardiansyah juga telah melakukan aksinya di tkp lainnya. Kedua pelaku ini melakukan pencurian memasuki rumah korban melalui jendela dan membawa kabur barang berharga milik korban.

“Harianto berhasil kita tangkap di rumahnya dan pelaku ini selalu mempersenjatai dirinya dengan sebuah pisau badik, sementara Badril dan Ardiansyah kita amankan di Kampung Mamolo Kelurahan Tanjung Harapan yang kita kembangkan dari pelaku pertama,” tuturnya.

Dari ketiga pelaku, Polres Nunukan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, diantaranya satu unit mesin tempel 15 PK, Dua buah handpone dan sebilah Pisau Badik. (OV)

Karyawan Inul Vizta Bone Lakukan Aksi Peduli dengan Berbagi Bingkisan Kepada Tukang Becak

Bone-Dengan berbagi sedikit rejeki tentu harta tak akan berkurang, dengan ikhlas dan bangga bisa berbagi dengan kaum Duafa itu yang dapat dirasakan. Seerti yang dilakukan oleh seluruh karyawan Inul vista Bone, melakukan aksi peduli memberikan bingkisan kepada beberapa Tukang becak di jalan Besse Kajuara Watampone Kabupaten Bone usai Jumatan.

Hal ini lakukan oleh anak-anak atas inisiatif mereka, kata Li wanto mewakili manajemen Rumah bernyanyi keluarga Inul vista Bone saat dihubungi melalui sambungan WhatsAppnya, Jumat (2/8/19).

Lanjutnya inilah bentuk kepedulian Anak Anak terhadap sesama umat manusia yang memang perlu mendapat perhatian dan bantuan.

Sebenarnya Ini sudah lama kami lakukan tapi sebelumnya hanya lewat bantuan sijum atau sedekah Infak jumat setiap bulannya, Ungkap fandy mewakili karyawan yang turun langsung berbagi dengan Tukang becak.

Sementara itu, Ambo (60) salah satu tukang becak yang mendapat bingkisan dari Karyawan Inul vista Bone, sangat bersyukur dan rasa berterima kasih atas apa yang telah diberikan oleh Karyawan Inul Vizta Bone bernama Ince, Pria yang sudah berusia tersebut hanya mampu mengucapkan terima kasih dan doa kepada Karyawan Inul Vizta Bone. (Irwan N Raju).

Kepala Desa Seberang Apresiasi Kinerja Satgas TMMD Kodim 0911 Nunukan

Nunukan (Kaltara)-Kepala Desa Seberang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan, Hambali, S memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada program Tentara Manunggal Membangung Desa (TMMD) ke 105 Tahun 2019 yang ikut mempercepat pembangunan daerah terutama di desanya yaitu Desa Seberang.

Saya melihat dari tahun kemarin permasalahan jalan sangat relevan kemarin bahwa masyarakat pada tahun 2010 hingga tahun 2014.

“Alhamdulillah TMMD ini ada kegiatan di desa kami, Desa Seberang, kami sangat bersyukur dan bekerja sama antara Desa dengan TNI. Namun program ini sudah kami wacanakan bahwa titik pembangunan di perbatasan Indonesia Malaysia ini,” ujarnya, Kamis (1/8/19)

Hambali menuturkan, Masyarakat Desa Seberang juga telah lama menanti kapan akan dikerjakan jalan itu, alhamdulillah akhirnya dikerjakan juga oleh TNI dengan Program TMMD bersama masyarakat.

“Alhamdulillah, manfaatnya sangat baik dan bagus sudah dilewati dengan bagus , dengan masyarakat swadaya bergotong royong membantu TNI, kini melihat wajah warga Desa Seberang bisa tersenyum dan cerah dengan jalan yang sekarang bisa dilalui kendaraan roda empat memudahkan para petani mengangkut kelapa sawit hasi panennya,” ujar Hambali.

Jalan sepanjang 1,2 KM dengan lebar 6 Meter dari Desa Seberang ke Desa Lapri kini dapat dinikmati oleh masyarakat didua desa tersebut.

Namun karena beberapa kendala, Kata Hambali, pekerjaan jalan tersebut tidak rampung hingga 100 persen, hanya 90 persen.

Tak hanya jalan yang dikerjakan, namun beberapa kegiatan non fisik yang dilakukan kodim 0911 Nunukan, dikatakan Hambali yaitu, bantuan kursi roda, tongkat dan peralatan pertanian serta sunat massal bagi anak-anak desa Seberang dan Lapri.

“Harapan kami mudah-mudahan ada kegiatan selanjutnya, agar kami juga bisa bekerja sama dengan TNI untuk program TMMD,” ucap Hambali. (OV)