Satgas TMMD Pinrang bersama Warga Buka Jalan Pemukiman

Pinrang (Sulsel)-Personel Satgas TMMD ke – 105 Kodim 1404/Pinrang bersama masyarakat membuat jalan pemukiman baru di Dusun Sengae Selatan, Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Tak kurang dari 50 warga masyarakat bersama 60 personel Satgas TMMD bahu membahu membuat jalan tersebut, Sabtu (03/08/2019).

TNI dan warga membuat jalan baru sepanjang 350 meter dengan lebar 5 meter, perintisan jalan tersebut sangat berguna bagi masyarakat setempat karena dengan semakin bertambahnya penduduk tentunya diperlukan pemukiman yang baru dan salah satu cara untuk membuat pemukiman yang baru adalah dengan membuat jalan. Apabila jalannya sudah bagus, maka warga akan membeli tanah ditempat tersebut untuk dijadikan sebagai pemukiman.

Dan SSK TMMD ke – 105 Kodim 1404/Pinrang Kapten Inf Jamaluddin mengatakan bahwa pembuatan jalan pemukiman tersebut merupakan sasaran tambahan TMMD atas permintaan dari Kepala Desa Mattiro Ade dan masyarakat setempat “kami membantu perintisan jalan baru tersebut atas permintaan Kepala Desa dan masyarakat, karena kebetulan skavator mini yang dipergunakan di TMMD sudah selesai pekerjaannya sehingga kami alihkan untuk membuat jalan pemukiman tersebut. Ini kami lakukan dengan tujuan untuk membantu mensejahterakan masyarakat, karena jalan tersebut sangat diperlukan oleh masyarakat untuk membuat pemukiman yang baru seiring dengan terus bertambahnya penduduk” Ujar Dan SSK.

Sementara itu Kepala desa Mattiro Ade bapak Rustam Salli S. Pdi sangat berterima kasih dengan bantuan dari satgas TMMD dalam membuat jalan pemukiman tersebut “saya sebagai Kepala Desa mewakili masyarakat Dusun Sengae Selatan mengucapkan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sedang melaksanakan TMMD yang telah membantu perintisan jalan pemukiman ini, jalan ini sangat diperlukan oleh masyarakat karena dengan dibangunnnya jalan tersebut maka harga tanah masyarakat akan semakin meningkat dan orang-orangpun akan senang membeli tanah di daerah tersebut untuk dijadikan pemukiman. Bantuan dari bapak-bapak TNI ini diberikan dengan gratis kepada masyarakat, ini adalah salah satu bukti nyata bahwa TNI selalu bersedia membantu masyarakat tanpa mengharapkan apapun. Seandainya kami menyewa skavator tersebut untuk membuat jalan tentunya diperlukan biaya yang banyak, tetapi dengan adanya TMMD di Desa kami ini jalan pemukiman yang sudah lama diperlukan oleh masyarakat sekarang sudah jadi, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih dan semoga bapak-bapak TNI yang sedang melaksanakan TMMD di Desa kami ini selalu diberi perlindungan oleh Allah SWT karena mereka sudah sangat banyak membantu masyarakat di Desa kami” Ucap Kepala Desa. (Irwan N Raju)

Kapolres Bone Bersama Rombongan Lakukan Kunjungan Ke Polsek-Polsek Jajaran Polres Bone dengan Bersepeda

Bone-.Menjaga kebugaran tubuh sambil memantau situasi Kamtibmas Polsek-Polsek jajaran Polres Bone dengan mengikut sertakan beberapa Perwira serta Personilnya sebagai bukti nyata kapolres Bone mampu jalin silaturahmi ke bawahannya sehingga mampu bersinergi dalam tugas tugasnya.

Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim, SH, SIK, M. Si, MH bersama rombongan dengan mengendarai sepeda, tiba di mapolsek Tellu siattinge, sebagai salah satu bentuk olahraga pagi Personil polres Bone, Sabtu (3/8/19).

Kapolres bone di sambut oleh Kapolsek Tellu Siatingge Iptu Syarifuddin, SH bersama Anggota dan Ketua Ranting Bhayangkari sektor Tellu Siattingnge Ny. Rosmawati Nur Syarif bersama bhayangkari Ranting Tellu Siattinge.

Setelah istirahat sejenak bersam rombongan dimapolsek Tellusiattingnge, Kapolres beserta rombongan kembali melanjutkan perjalanan menuju Polsek dua boccoe, Polsek Ajangale pada pukul. 07.45 wita dan tiba di kabuaten wajo.

Tampak ikut serta dalam kegiatan bersepeda, Kapolres Bone AKBP Muhammad Kadarislam Kasim SH Sik M.Si, MH, Kabag ops Kompol H Syamsu Alam, Kasat lantas Res Bone AKP Muh Thamrin, SE Serta 50 personil polres Bone.

“Kegiatan ini berlangsung aman dan kondusif, ungkap Kapolsek Tellu
Iptu Syarifuddin, SH melalui sambungan WhatsAppnya . (Irwan N Raju)

Sertifikat Tanah Gratis, Tapi Warga Tetap Bayar

Nunukan (Kaltara)- Program nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang seharusnya ditujukan untuk memudahkan warga mengurus sertifikat tanah, justru menjadi lahan pungutan liar (pungli) segelintir oknum.

Salah satu warga Desa Bukit Harapan yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, jika dia membayar sertifikat tanah mencapai Rp 2 juta rupiah.

“Tanah saya tiga hektare, saya bayar 2 juta rupiah, kenapa mahal sekali sementara ini program pak Jokowi,” ujarnya, Kamis 3/8/19

Dia juga mengatakan jika pembayaran tersebut dibayar ke desa, sementara pemberitahuan dari pihak Desa untuk diadakan kesepakatan tidak ada.

Menanggapi hal itu, Kepala Desa Bukit Harapan, Cecep Supriadi menjelaskan bahwa sertifikat itu sertifikat perumahan dan perkebunan ada pada tahun 2018 dilaksanakan hasil kesepakatan masyarakat, jadi sudah dimusyarwarakan dan dibicarakan kepada masyarakat.

Untuk biaya perumahan sebesar Rp. 400 ribu, untuk biaya perkebunan sebesar Rp. 1,2 juta, dasarnya sudah ada.

Ketika disinggsung dengan aturan-aturan yang berlaku, cecep menuturkan, kalau ketentuan SKB 3 menteri memang tidak ada, karna sudah melewati batas aturan, cuma itu sudah hasil kesepakatan masyarakat, untuk biaya konsultan Rp. 800 ribu, untuk biaya patok, konsumsi dan akomodasi Rp.250 ribu untuk biaya materai Rp. 50 ribu untuk pengambilan sertifikat 100 ribu rupiah.

“itu untuk per 2,5 hektare Rp. 1.250 Ribu diatas daripada 2,5 hektare itu dibayar 2 kali lipat. itu yang lebih dari 2,3 hektare, ada yang 3 hektare 4 hektar itu pembayarannya dikenakan 2 kali dan itu sudah hasil kesepakatan,” ujar Cecep

Dikatakan Cecep, untuk pembayaran, kepala desa
desa sendiri tidak ada hubungannya dengan kepala badan pertanahan Nasional (BPN).

Terpisah, saat dikonfirmasi Mantan Kepala BPN Nunukan Sumaryo, SH yang menanda tangani Sertifikat Program PTSL tahun 2018 menerangkan, Soal pungutan dilingkungan Desa, kami sama sekali tidak tahu-menahu tapi yang jelas Program PTSL itu Gratis.

Menurutnya, mengenai biaya -biaya masalah Konsultan, berapapun biaya itu menjadi Tanggungjawab Kepala Desa Masyarakat dan biro jasa Konsultan Sulveyor Kadastral Berlisensi (SKB).

Saat ditanya keterlibatan BPN dalam pengurusan tersebut, Sumaryo menjelaskan, waktu itu Kepala Desa dan Dinas Pertanian provinsi mengusulkan kepada kami bahwa ada permintaan masyarakat agar kebunnya bisa disertifikatkan, jadi tim BPN menyarankan mungkin bisa, tetapi itu harus mengunakan alat ukur melalui konsultan pengukuran di samarinda dan memang BPN Nunukan belum punya alat ukur yang memadai waktu itu.

Sumaryo juga mengatakan, Kurang mengetahui pasti jumlahnya sertifikat yang telah diterbitkan di tahun 2018.
“Saya kurang pasti jumlahnya, yang jelas setelah sertifikat dibagikan kepada masyarakat melalui kantor desa tidak ada pungutan lagi, kalau pun ada itu inisiatif oknum Kepala Desa,” ungkap Sumaryo. (OV)

Dua Program Sasaran Fisik Telah di Rampungkan

Sinjai (Sulsel)- Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa 105 Kodim 1424/Sinjai bersama masyarakat Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo, terus bergeliat merampungkan pekerjaan fisik di desa setempat, Jumat (2/08/2019).

Pembangunan fisik dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke–105 Kodim 1424/Sinjai telah merampungkan dua unit kegiatan. Kedua pembangunan yang telah selesai itu di antaranya pelaksanaan pembuatan tempat wudhu sepanjang 2 meter lebar 1 meter dan pengecetan Masjid Nurul Ardi. Hal tersebut disampaikan Kapten Inf Muh Bakri H selaku Pasi Ter Kodim 1424/Sinjai. Menurutnya, pengerjaan pembangunan dua unit kegiatan yang dilaksanakan Satgas TMMD tersebut sudah 100% selesai.

“Alhamdulillah untuk dua sasaran fisik pembuatan tempat wudhu sepanjang 2 meter lebar 1 meter dan pengecetan Masjid Nurul Ardi telah selesai 100 persen,” kata Kapten Inf Muh Bakri H.

Menurut perwira Teritorial Kodim 1424/Sinjai itu, capaian penyelesaian dua sasaran fisik tersebut dapat diselesaikan berkat kerja sama seluruh masyarakat Desa Tompobulu, Anggota TNI, Polri dan komponen lainnya yang tergabung dalam satuan tugas (Satgas) TMMD yang ke–105 di Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo Kabupaten Sinjai.

Dijelaskannya, untuk sasaran fisik lainya seperti, Pembangunan WC , pelebaran jalan 800 meter dan lebar 6 meter telah mencapai 100 persen, begitu juga dengan pembuatan gorong-gorong telah mencapai 100 persen juga.

Kapten Inf Muh Bakri H, optimis seluruh sasaran fisik dalam program TMMD yang dipusatkan di Desa Tompobulu, Kecamatan Bulupoddo itu dapat rampung secara keseluruhan dengan waktu yang ditentukan.

“Sebagai Satgas TMMD yang bekerjasana dengan masyarakat ini optimis akan bisa menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan,” pungkasnya.

(Irwan N Raju)

Tokoh Agama Tompobullu Apresiasi Program Satgas TMMD 105 Kodim 1424/Sinjai Pengecetan Masjid

Sinjai (Sulsel) -Tokoh Agama Desa Tompobulu Kabupaten Sinjai Ust Jumade yang juga Imam Masjid Jabal Nur mengapresiasi program-program yang dilaksanakan satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 1424/Sinjai yang salah satunya adalah pengecetan Masjid Nurul Ardi di Dusun Bulo Desa Tompobulu bersama warga. Menurut Ust Jumade yang juga Anggota Imam Majid ini hal tersebut merupakan salah satu bukti kecintaan TNI terhadap rakyatnya.

“Kami atas nama Tokoh Agama Tompobulu mengapresiasi program pengecetan dan pembuatan tempat Wudhu Masjid Nurul Ardi, dari sisi agama hal ini memiliki nilai ibadah .dan dari aspek kebangsaan TMMD TNI benar benar mengimplementasi kerakyatan, persatuan Indonesia dan keadilan sosial,” ungkapnya, Jumat, (2/08/2019).

Lebih jauh Imam Masjid Jabal Nur ini berharap jalinan silaturahmi antara TNI dan warga tetap terjalin, dia meyakini warga sangat terbantu dan akan lebih bersemangat lagi dalam beribadah.

“Hasil Bakti TMMD para prajurit ini tentu harus dimanfaatkan warga dengan cara meningkatkan ibadah di Masjid, selain berterimakasih atas program-program kerakyatan TNI dalam TMMD ini,” ucapnya.

Seperti diketahui, tugas mulia satgas TMMD Kodim 1424/Sinjai diantaranya mengerjakan pembangunan tempat wudhu, pengecetan Masjid Nurul Ardi untuk warga di di Dusun Bulo Desa Tompobulu Kecamatan Bulupoddo dan hingga hari ini telah rampung 100 persen.

(Irwan N Raju)