Bupati Wajo berkunjung ke BPKP Provinsi Sulsel Bahas Percepatan Pembayaran Ganti Rugi Tanah Passeloreng

MAKASSAR – Bupati Wajo berkunjung ke BPKP Provinsi Sulsel bahas percepatan pembayaran Ganti Rugi Tanah Passeloreng

Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si didampingi Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Wajo, menghadiri pertemuan dengan Kepala Perwakilan BPKP Sulsel, Selasa, 1 Oktober 2019.

Kegiatan ini terkait pengawalan percepatan pembayaran ganti rugi Bendungan Paselloreng.

Hal ini sebagai tindak lanjut pertemuan sebelumnya pada hari Jumat tanggal 27 September 2019, pada kesempatan ini Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si. meyakinkan dan menjamin kepada warga Passelloreng bahwa proses pembayaran ganti rugi tanah Bendungan paselloreng akan berjalan terus.

Dan dikatakan kalau Insya Allah berupaya akan ada pembayaran di Bulan Oktober 2019 yang tentunya dibayarkan sesuai dengan ketentuan yang ada, Proses pembayaran ganti rugi ini, melalui proses dan mekanisme serta tahapan-tahapan sampai dengan diterimanya ganti rugi, untuk itu masyarakat yang belum mendapatkan ganti rugi agar bersabar, karena proses sedang berjalan.

“Kami selalu Intens berkomunikasi dengan pihak LMAN, BPKP, BBWS Pompengan Jeneberang dan BPN Kabupaten Wajo,” jelas Bupati Wajo

“Sehingga apa yang diharapkan bersama yaitu pembayaran ganti rugi tanah Bendungan Paselloreng dapat terlaksana di bulan Oktober 2019,” Bupati Wajo menambahkan.

( Humas Pemkab Wajo )

Kapolda SulSel Bakal Tindak Oknum Polisi yang Refresif ke Mahasiswa

MAKASSAR – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Mas Guntur Laupe akan memberikan sanksi bagi oknum polisi yang bertindak refresif dalam penanganan aksi damai mahasiswa. Hal ini diutarakan saat Kapolda duduk bersama dengan Pj Walikota Makassar serta mahasiswa di kantor DPRD Sulsel, Selasa (1/10) pagi.

Dalam pertemuan itu, Kapolda Sulsel berjanji akan menindak siapa saja oknum polisi yang membuat pelanggaran saat pengamanan unjuk rasa. Menurut Kapolda Sulsel, bagi siapa saja oknum polisi yang melanggar akan ditindak sesuai UU yang berlaku. “Kita lakukan ini agar penyampaian aspirasi masyarakat melalui Mahasiswa tidak menimbulkan korban lagi,” tegas Kapolda.

Pantauan media ini, para mahasiswa yang hadir tampak duduk dan  mendengarkan pengarahan yang disampaikan  langsung oleh  kapolda Sulsel. Dan setelah itu, penandatanganan pernyataan bersama Kapolda Sulsel, Pj kota Makassar, anggota DPRD dan Perwakilan Mahasiswa.

Irwan N Raju

Biro kab Bone

Kapolres Bone ikut kawal Demo PMII di DPRD sebelum jemput Dikantornya

BONE – Aksi terpuji dan santun, Arif dan bijaksana kembali ditunjukkan  kapolres Bone AKBP MUHAMMAD KADARISLAM KASIM SH Sik M.si bersama jajarannya saat mengawal Aksi damai Pergerakan Mahasiswa/mahasiswi  Islam  cabang Bone

Peserta Aksi Awalnya  dihadang digerbang DPRD kab Bone  oleh  polwan polwan Cantik  namun, setelah ketua cabang dan jenderal lapangan Aksi bernegosiasi dengan Kabag Ops polres Bone KOMPOL H Syamsu Alam

Para Aktivis PMII dan DEMA IAIN BONE langsung masuk setelah  jenderal lapangan Minta  anggotanya untuk  Masuk dengan teratur tampa ada tindakan tindakan yang akan  memicu terjadinya Anarkis, senin 1 – 10-2019 pukul 12.00 wita

Para Aktivis Mahasiswa/mahasiswi Ini pun dijemput  dihalaman Ruang Aspirasi DPRD kab  Bone  oleh  anggota Dewan, antara lain , Syaifullah latif, H kaharuddin, Adriani Page, Andi Nursalam

Tuntutan pendemo  Ketua DPRD kab Bone harus hadir karena  waktu aksi mereka dijemput dan diterima langsung oleh beliau  namun karena ketua DPRD tidak ada  maka mahasiswa  masuk  keruangan Paripurna dengan  Pengawalan  Polwan polwan cantik untuk  menyampaikan  Aspirasinya.

Sementara penyampaian Aspirasi berlangsung di ruang rapat Paripurna

Kapolres Bone AKBP MUHAMMAD KADARISLAM KASIM SH Sik M.si  hadir dan  memantau langsung jalannya penyampaian  Aspirasi PMII dan DEMA IAIN  BONE

Setelah Anggota Dewan memperlihatkan Faksimile  yang dikirimkan  ke  DPRD Bone bahwa  aspirasi  mahasiswa  sudah diterima  DPR RI, namun  Mahasiswa PMII kecewa karena yang ditunjukkan untuk Aliansi  mahasiswa  bukan  untuk  PMII

Pada saat Mahasiswa bergerak keluar Ruangan  Paripurna , Ketua cabang  PMII Bone  Sudri  sempat  bicara  sedikit dengan  kapolres Bone  dan  kapolres langsung  bergegas  menuju mako polres Bone  untuk  menjemput mahasiswa/mahasiswi yang sedang Aksi

Tiba dipolres Bone Para Aktivis mahasiswa yang tergabung dalam PMII dan DEMA IAIN BONE  langsung dijemput  dihalaman mako polres Bone, Para Mahasiswa kembali menyampaikan Aspirasinya dihadapan kapolres Bone Beserta  Jajarannya

Tuntutan  Yang mereka bawa terkait Meninggalnya Salah satu Aktivis PMII Dikendari Sulawesi Tenggara  saat Aksi Di DPRD provinsi  Sultra dan  meminta kapolri untuk  mengusut Tuntas  kejadian ini

Meminta  pihak  kepolisian  memproses Hukum Oknum Polisi yang menyebabkan Mahasiswi meninggal, meminta pihak kepolisian untuk menghentikan tindakan Refresif terhadap  Mahasiswa yang sedang Demo

Kapolres Bone dan jenderal lapangan Aksi serta ketua cabang PMII lakukan tanda tangan  pernyataan  Sikap ke kapolri setelah itu dilanjutkan dengan sholat ghoib berjamaah  bersama kapolres Bone dan jajarannya

Irwan N Raju

Biro kab Bone

Bertemu Konjen Jepang,Bupati Wajo Bertekad Kembalikan Kejayaan Sutera

WAJO – Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si melakukan pertemuan dengan Konsul Jenderal Jepang di Surabaya Bapak Masaki Tani di Kios Lapan-lapan Makassar, Senin 30 September 2019 malam.

Pertemuan tersebut untuk membahas kerja sama terkait pensuteraan yang ada di Kabupaten Wajo.

“Kami bertemu dengan Pak Masaki Tani dan Pak Sakuma. Kami bangun komunikasi jauh-jauh sebelumnya dan sekarang kita progress dan evaluasi dan terus menggenjot apa yang menjadi rencana-rencana kita ke depan,” kata Dr. H. Amran Mahmud yang ditemui salah satu media usai pertemuan.

Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si mengatakan, pihaknya ingin mengembalikan kejayaan sutera Wajo sebagaimana semangat yang diberikan oleh Gubernur Sulsel Prof. Dr. Nurdin Abdullah. Sebab sutera Wajo sendiri dinilai memiliki potensi ekonomi yang sangat baik.

“Kami sudah merencanakan langkah demi langkah, agar semua bisa terkolaborasi dan semua bisa berjalan dengan baik,” tutur Dr. H. Amran Mahmud.

Selain itu, Dr. H. Amran Mahmud berharap rencana kerja sama dengan Konjen Jepang ini bisa membuka peluang bagi Pemkab Wajo untuk memasarkan sutera secara luas di kancah internasional.

Saat ini, kata dia, pihaknya bakal menyiapkan galeri sutera di Hotel Four Point pada awal November nanti sebagai salah satu bentuk promosi sutera.

“Di situ akan menjadi tempat promosi kita terkait dengan pensuteraan yang ada di Makassar dan kita akan kembangkan ke Jawa bahkan sampai ke luar negeri,” jelasnya.

( Humas Pemkab Wajo )

Bupati Lakukan Peninjauan dan Pemantauan Pembangunan Pasar Rakyat

WAJO – Bupati Wajo Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si melakukan peninjauan dan pemantauan langsung pembangunan pasar di Kabupaten Wajo, Minggu, 29 September 2019.

Dengan di dampingi oleh Kadis Perdagangan, Kadis PU serta konsultan pengawas dan perencanaan untuk melakukan beberapa pembangunan pasar yang di danai oleh DAK 2019.

Adapun bangunan pasar itu antara lain Pembangunan Pasar rakyat Ulugalung, Pasar rakyat Cellue dan Pasar rakyat Atapanggnge. Itulah 3 pasar yang dibangun dan sesuai hasil pemantauan.

Bapak Bupati Wajo menginstruksikan kepada  semua  pihak pengembang untuk melakukan pembangunan dengan baik, benar, mutu dan kualitas selalu di utamakan juga prioritas.

Kemudian dikatakan tetap selalu mengacu kepada RAB yang ada, sehingga pembangunan bisa selesai sesuai target waktu yang ditetapkan, kemudian secepatnya bisa di manfaatkan oleh para pedagang pasar.

“Bangunan pasar harus dilengkapi dengan fasilitas parkir kendaraan, saluran pembuangan air, WC dan lainnya fasiltas yang sangat penting yang menjadi syarat untuk bangunan pasar rakyat. Karna dapat menciptakan suasana pasar yang bersih, sehat aman dan teratur dan dapat memberikan kenyamanan kepada para penjual dan pengunjung pasar,” kata Dr. H. Amran Mahmud, S.Sos., M.Si.

( Humas Pemkab Wajo )