Gubernur Kaltara Dijadwalkan Buka Turnamen Amanah Cup 4 Juni

NUNUKAN-Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs H. Zainal A. Paliwang SH M.Hum dijadwalkan membuka turnamen sepak bola Amanah Cup pada 4 Juni mendatang. Kepastian ini disampaikan Ketua Panitia Amanah Cup Sirajuddin S.Sos kepada media, Kamis (19/52022).

“Ini hasil komunikasi ibu bupati saat gubernur berkunjung ke Nunukan kemarin (Rabu). Tentu di internal kepanitiaan akan menyesuaikan jadwal tersebut,” ungkap Sirajuddin.
Kick-off Amanah Cup semula dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni. Kendati mengalami perubahan ke 4 Juni, Sirajuddin memastikan bakal mempersiapkan pertandingan persahabatan yang diikuti langsung oleh gubernur, pejabat daerah serta utusan dari KONI dan KORMI Nunukan.
Selain itu, perhatian gubernur terhadap Amanah Cup, menjadi apresiasi tersendiri bagi 32 tim yang akan turun berlaga di lapangan sepak bola Sei Bilal Nunukan.
Terpisah, Koordinator VI Seksi Pertandingan Amanah Cup Marselinus Kerap ST M.AP tampak mulai menyusun ulang jadwal pertandingan pada Rabu (18/5/2022) malam. Hal ini dilakukan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat terlaksana sebelum memasuki perayaan Idul Adha.
“Jadwal pertandingan kita susun menyesuaikan jadwal laga pembuka pada 4 Juni,” singkatnya.
Kesiapan stadion Sei Bilal sebagai venue utama Amanah Cup terus digenjot. Sejumlah perbaikan sarana juga tampak dilakukan. Dalam waktu dekat ini, lapangan stadion Sei Bilal akan ditutup sementara waktu untuk menjalani pemeliharaan ringan.
Turnamen Amanah Cup 2022 diselenggarakan melalui pembiayaan sponsor Laura Hafid Peduli (LHP), Bankaltimtara, Perumda Tirta Taka, KORMI dan KONI Nunukan. Turnamen ini turut mendapat dukungan penuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan dan Askab PSSI Nunukan. (Panpel)

22 Tim Daftar Amanah Cup, Sisa 10 Slot Lagi

NUNUKAN-Pendaftaran tim sepak bola Amanah Cup 2022 terus bergulir. Hingga hari ketiga pendaftaran, Rabu (11/5/2021) siang, jumlah yang mendaftar sebanyak 22 tim. Itu artinya, tersisa 10 slot pendaftar dari 32 kuota pendaftar yang disiapkan dalam turnamen ini.

Sekretaris Panitia Amanah Cup, M. Yacub S.Pi mengatakan, antusias club-club sepakbola dari berbagai penjuru Kabupaten Nunukan sangat tinggi. Amanah Cup 2022 dipastikan menjadi ajang comeback insan sepak bola ke lapangan hijau setelah hampir 2 tahun vakum kompetisi di Nunukan.
“Ini sangat diluar dugaan kami. Antusias club-club sepakbola sangat tinggi. Tentu kita mengharapkan Amanah Cup 2022 ini betul-betul menjadi pemantik kebangkitan olahraga sepakbola di Kabupaten Nunukan,” ungkap Yacub.
Sementara itu, Koordinator IV Seksi Administrasi Pertandingan Denny Sylvester S.IP memastikan, 22 tim yang dipastikan ambil bagian dalam turnamen ini, telah memenuhi kewajiban dengan menyerahkan uang jaminan fairplay sebesar Rp 2 jt. Tim yang mendaftar berasal dari berbagai kecamatan di wilayah I. II dan III.
“Club yang mendaftar hampir merata dari berbagai kecamatan. Jadi tidak hanya dominasi tim-tim dari kecamatan Nunukan saja,” jelas Denny.
10 slot tim yang tersisa, diyakini Denny, akan segera terisi penuh dalam beberapa hari kedepan. Padahal, waktu pendaftaran masih cukup panjang hingga 26 Mei mendatang.
Amanah Cup 2022 akan dibuka secara resmi pada 1 Juni 2022. Pertandingan dipusatkan di Stadion Sepak Bola Sei. Bilal Nunukan. Sementara waktu registrasi peserta telah dibuka sejak 9 Mei hingga 26 Mei mendatang.
Amanah Cup 2022 diselenggarakan untuk memperingati satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura – H. Hanafiah (Amanah). Turnamen ini menggunakan metode pendanaan sponsor tanpa membebankan APBD Kabupaten Nunukan.
Amanah Cup 2022 didukung sepenuhnya oleh, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, KONI, PSSI, KORMI, LHP dan Bankaltimtara Nunukan.
Sekretariat pendaftaran dipusatkan di Gedung KORMI Nunukan, Jl. Bhayangkara. Pendaftaran dibuka sejak pukul 09.00 wita hingga pukul 16.00 wita. Pendaftaran secara daring dapat dilakukan melalui contact person, 0821 49639995 (Tika) dan 082149111132 (Apuy). (Panpel)

Kejuaraan Sepak Bola Amanah Cup 2022 Digelar 1 Juni

NUNUKAN – Kabar gembira bagi pecinta sepak bola di bumi Tunon Taka. 1 Juni 2022 mendatang, kejuaraan Sepak Bola Amanah Cup akan digulirkan secara resmi di Stadion Sei Bilal, Nunukan.

Kepastian ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Amanah Cup, Sirajuddin S.Sos usai menggelar rapat resmi bersama jajaran panitia, Kamis (28/4/2022) malam. “Hasil kesepakatan, kick off Amanah Cup 2022 diputuskan 1 Juni mendatang,” ungkapnya.
Wacana menggulirkan Amanah Cup 2022, dikatakan Sirajuddin, telah dirancang sejak lama dan sebagai lanjutan tertundanya pelaksanaan kejuaraan Bupati Cup 2020 lalu dikarenakan pandemi. Tema yang diusung dalam kejuaraan ini adalah ‘Olahraga Bangkit, Nunukan Solid’.
Lebih lanjut dijelaskan, kejuaraan ini akan melibatkan 32 tim terbaik dari lokal Nunukan, regional Kaltara maupun luar Kaltara. “Secara teknis akan dicantumkan dalam form pendaftaran mengenai syarat-syarat tim peserta,” jelas Sirajuddin.
Pendaftaran Amanah Cup 2022 akan dibuka sejak tanggal 9 s/d 26 Mei. Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Sekretariat KORMI di Jalan Bhayangkara Nunukan.
Amanah Cup 2022 didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan, Laura Hafid Peduli (LHP), Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Nunukan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nunukan, Perumda Tirta Taka dan Bankaltimtara Nunukan. (dra)

Keamanan Siber di Kaltara Diperkuat

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (DKISP) Kaltara bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) meluncukan KaltaraProv-Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Acara ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara, Suriansyah secara simbolis melalui pemukulan gong di hadapan perwakilan undangan pada acara yang berlangsung di Hotel Luminor, Rabu (6/7).

Dalam kesempatan ini, Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Keamanan Siber dan Sandi Pemerintah dan Pembangunan Manusia Marsekal Pertama Budi Leman mendukung penuh dan memberi apresiasi atas dibentuknya KaltaraProv-CSIRT.

Ia menyebutkan bahwa seiring dengan berkembangnya teknologi, keamanan siber merupakan hal yang harus mendapatkan perhatian penuh dari segala pihak.

Mendengar hal ini, Sekprov Kaltara menjelaskan bahwa tim KaltaraProv-CSIRT merupakan tim dengan kemampuan spesialisasi yang bertindak sesuai dengan prosedur dalam menangani insiden serangan siber.
“Pembentukan tim siber ini penting, mengingat bahwa saat ini pemerintah sedang menetapkan 45 manager project dengan nilai strategis,” ungkapnya.

Ia berharap bahwa deteksi terjadinya insiden siber di Kaltara dapat mendapatkan perhatian serius serta kerjasama dari seluruh stakeholder terkait.

Suriansyah menegaskan bahwa kemajuan teknologi di seluruh dunia memberikan kebaikan dan ancaman risiko yang lebih besar. Oleh karena itu Kaltara harus siap dari segala aspek untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Oleh karena itu, dalam sambutannya, Kepala DKISP Kaltara Ilham Zain menyebutkan bahwa KaltaraProv-CSIRT memberikan pelayanan reaktif yang mencakup pada layanan pemberian peringatan terkait laporan insiden siber, layanan audit kerentanan serangan siber, layanan penanggulangan serta pemulihan dan penanganan kerawanan.

“Sementara itu untuk memperoleh layanan tersebut, para stakeholder dapat menghubungi email CSIRT @kaltaraprov.co.id, atau call center 0851 6187 1787 dan melalui website aduan.csirt.kaltaraprov.co.id untuk memberikan laporan ajuan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tim KaltaraProv-CSIRT akan bertanggungjawab penuh dalam menjaga aset informasi dan komunikasi dari seluruh unit aktifitas organisasi di lingkungan Pemprov Kaltara. (dkisp)

Harga TBS Sawit Anjlok, Hasan Basri Desak Pemerintah untuk Bertindak

JAKARTA – Anjloknya harga Tandan Buah Sawit (TBS) secara nasional, menjadi keresahan dan sangat dirasakan oleh para petani kelapa sawit di perbatasan RI-Malaysia, terutama di wilayah komoditi sawit, seperti di Kalimantan Utara.

Berbagai aspirasi yang disampaikan Petani Sawit di Kalimantan Utara, mengeluhkan permasalahan terhadap kebijakan pemerintah. Merespon situasi demikian, Anggota DPD RI, Hasan Basri menyampaikan secara langsung kepada Pemerintah, yakni Kementerian Pertanian, untuk mengambil langkah preventif menyelamatkan petani yang terdampak akibat TBS Sawit yang anjlok.

“Kita meminta kepada Pemerintah sebelum menerapkan kebijakan, untuk menghitung betul berapa harga keekonomian minyak sawit ini,” Kata Hasan Basri.

Hasan Basri menyampaikan, harga TBS kelapa sawit di Kalimantan Utara saat ini berkisar Rp 800 per kg. Sementara itu, harga TBS petani sawit di Malaysia berkisar Rp 4.500 per kg.

Senator asal Kalimantan Utara, Hasan Basri menilai, langkah yang dilakukan para petani menjual TBS Kelapa sawit ke Malaysia itu mestinya tidak dilarang. Sebab, harga TBS kelapa sawit di dalam negeri merugikan para petani.

“Pemerintah dalam hal ini Kementerian terkait, harus segera menyelamatkan para petani dan bertanggung jawab atas kerugian petani. Hal ini tidak lepas dari efek kebijakan yang diambil,” kata Hasan Basri, Rabu (6/7).

Hasan Basri menilai, dengan adanya percepatan ekspor TBS kelapa sawit maupun minyak goreng akan kembali stabil.

“Kebijakan kemarin nggak tepat, jadi berdampaklah ke sana. Makanya ekspor semacam ini seharusnya dipercepat kembali. Harus segera diawasi dengan baik, sehingga petani tidak menjadi korban. Terkhusus kita di Kalimantan Utara yang juga merupakan penghasil sawit,” pungkasnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Hasan Basri, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah akan segera menindaklanjuti hasil aspirasi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Hasan Basri menyampaikan untuk menormalkan kembali harga TBS sawit. Pemerintah juga dapat mengatasi over supply minyak sawit mentah atau CPO saat ini dengan memanfaatkan stok CPO yang berlebih untuk campuran bahan bakar B30.

Hasan Basri yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PURT DPD RI juga meminta kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, untuk mengawasi perusahaan agar tidak membeli TBS sawit dengan harga yang sesuai keinginan perusahaan.

“Harus ada pertemuan tripartite antara perusahaan, petani dan pemerintah, sehingga ada titik temu solusi bagi anjloknya harga,” katanya.

Hasan Basri menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat harga TBS sawit anjlok saat ini. Salah satunya akibat harga CPO global yang mengalami penurunan, sehingga berdampak pada harga pembelian oleh perusahaan. Kemudian, turunnya harga TBS sawit merupakan dampak bola salju dari kebijakan-kebijakan sebelumnya.

“Banyak pabrik CPO yang over supply, sehingga harga anjlok di tingkat petani, karena rendahnya daya serap pabrik untuk membeli TBS,” tutupnya. (Media Center HB)