FK Tagana , Dinas Sosial bersama PMI UTD Bone gelar Donor darah untuk kemanusiaan




Bone-Berandankrinews.com
FK TAGANA
Dinas Sosial Kabupaten Bone Sulsel menggelar acara donor darah.kegiatan bertajuk kemanusiaan ini dilaksanakan dipelataran Dinas Sosial Bone, Rabu 20 Juli 2022.

Ketua FK TAGANA Bruce Lee Yusuf, SE mengatakan bahwa kegiatan ini kegiatan kemanusiaan. Teman-teman yang tergabung dalam wadah sosial ini memang berkomitmen untuk selalu mendonorkan darahnya.

Seentara itu ,PLT Kepala Dinas Sosial :Drs A. Mappangara, MM menegaskan bahwa Kegiatan ini menjadi kegiatan rutin FK TAGANA Kabupaten Bone bersama UTD PMI Kabupaten Bone.

Kegiatan ini perlu diapresiasi karena ini menyangkut kemanusiaan. Mendonorkan darah adalah tindakan solidaritas. Olehnya itu kegiatan ini sangat baik karena terkait upaya dalam menyelamatkan nyawa, ungkap Mappangara.
Kepada Awak Media

Korem 141 Toddopuli komsos bintas lainnya dengan tema Bersatu Membangun Bangsa Dalam Bingkai NKRI” di Pimpin Oleh Kasi Ter Kasrem 141/Tp. Kolonel Arm Iwan Apriyanto, S.IP.




Bone-Berandankrinews.com
Korem 141/Toddopuli melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial Dengan Komponem Bangsa Lainnya (Pembinaan Komunitas) Di Wilayah Korem 141/Tp TA. 2022 dengan tema “Bersatu Membangun Bangsa Dalam Bingkai NKRI” di Pimpin Oleh Kasi Ter Kasrem 141/Tp. Kolonel Arm Iwan Apriyanto, S.IP. Bertempat di Aula Sudirman Makorem 141/Tp. Jl.Jend Sudirman No.9 watampone.(20/7)

Adapun sambutan Danrem 141/Tp brigjen TNI Djashar Djamil, S.E. M.M. yang di bacakan oleh Kasi Ter Kasrem 141/Tp Kolonel Arm Iwan Apriyanto, S.IP mengatakan pada kesempatan yang baik ini, secara pribadi dan atas nama Komandan Korem 141/Tp, saya sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada segenap undangan khususnya Komunitas Sepeda Motor Kabupaten Bone, atas kehadirannya untuk mengikuti kegiatan Komunikasi Sosial dengan Komponen bangsa lainnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mewujudkan sinergitas guna membangun karakter bangsa. Pengaruh nilai-nilai global telah ikut mewarnai seluruh aspek kehidupan, sehingga eksesnya telah mempengaruhi kondisi bangsa ini yang semula dikenal santun, solidaritas tinggi, saling menghormat antar sesama berubah menjadi sebaliknya. Banyak orang dengan mudah menuntut, mudah bertindak anarkhis, tidak saling mempercayai, curiga yang berlebihan, menganggap orang lain selalu salah, dan bahkan menyimpang dari hukum.

Hal tersebut memberikan arti, bahwa dalam mengatasi berbagai hal, tidak mungkin masing-masing unsur berjalan secara sendiri-sendiri, tetapi jika kita bersatu, dan saling bekerja sama dalam menyelesaikan masalah sekecil apapun, tentu hasilnya akan lebih baik serta memberikan manfaat yang besar.

Oleh karenanya, melalui acara Komsos ini, kiranya dapat menjadi perekat bagi kita untuk lebih mengembangkan sikap kebersamaan dan persatuan, sesuai dengan tema kali ini “Bersatu Membangun Bangsa Dalam Bingkai NKRI“

Kegiatan dilanjutkan dengan berdialog bersama komunitas sepeda motor kabupaten Bone dan pemberian materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara oleh Pasi Komsos Siter Korem 141/Tp. Mayor Inf Halik

Hadir pada kegiatan tersebut
Kasi Ren Kasrem 141/Tp. Kolonel Inf Drs. Nelson Bahtiar Sarwedy S. S.E, Pasi Ops Mayor Inf Selfinus,Pasi Bakti Siter Korem 141/Tp. Mayor Inf A. Muhammad Ilham serta Para Tamu Undangan Komunitas V-one, Vespa, KNC, Nmax, RKCB, BSC, JNCI

Brimob Bone Laksanakan Rikkes Berkala, Ini Tujuannya!




Bone,berandankrinews.com. Kesehatan merupakan aset terpenting yang dimiliki oleh setiap manusia. Bagi personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel kesehatan menjadi modal utama yang harus selalu dipelihara demi kelancaran pelaksanaan tugas-tugas operasional.

Untuk mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan personel Brimob Bone ini, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel bekerja sama dengan Biddokkes Polda Sulsel dan Labklinik Kimia Farma menggelar pemeriksaan kesehatan berkala ( Rikkes Berkala) yang bertempat di aula Mako Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel jalan M.H. Thamrin no.70 Kelurahan Ta’ Kecamatan Tanete Riattang, Rabu ( 20/07/22 ).

Komandan Batalyon ( Danyon ) C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel Kompol Nur Ichsan,S.Sos. menjelaskan bahwa kegiatan Rikkes Berkala ini diselenggarakan dalam rangka mapping kondisi kesehatan personel.

” Tujuan dilakukannya Rikkes Berkala ini, yang pertama untuk mengetahui kondisi kesehatan masing-masing personel Brimob Bone, yang kedua apabila dari hasil pemeriksaan ditemukan penyakit atau indikasi penyakit dapat segera diatasi sehingga tidak mengganggu pelaksanaan tugas operasional,” ungkap Kompol Nur Ichsan.

Perwira berpangkat satu melati ini juga menerangkan bahwa hasil Rikkes Berkala tersebut akan masuk dalam penilaian 13 komponen personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel.

” Selain untuk mengetahui kondisi kesehatan, Rikkes Berkala yang diselenggarakan oleh Bidokkes Polda Sulsel ini sangat penting diikuti oleh seluruh personel karena hasil pemeriksaannya nanti akan masuk dalam penilaian 13 komponen Polri yang berpengaruh terhadap jenjang karir dan pendidikan lanjutan anggota,” tutur mantan Kasubbagrenmin Sat Brimob Polda Sulsel.

Sementara itu ketua tim dari Bid Dokkes Polda Sulsel AKP Gusti mengungkapkan antusias personel Brimob Bone mengikuti pemeriksaan kesehatan cukup tinggi,

” Animo personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel mengikuti Rikkes Berkala ini cukup tinggi dan alhamdulillah berjalan dengan tertib. Kami berharap hasil Rikkes personel Brimob Bone ini dapat maksimal sehingga membantu Satuan Brimob dalam penggunaan kekuatan personel,” sebut Paur Kesmapta Biddokkes Polda Polda Sulsel ini.

Total ada 245 personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel yang mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan berkala ini. Adapun rangkaian kegiatan Rikkes Berkala meliputi pemeriksaan fisik dokter, odontogram ( pemeriksaan kesehatan gigi), pemeriksaan EKG, foto thorax, pemeriksaan urine, dan cek darah lengkap.

TPBIS Butuh Komitmen Pemangku Kepentingan

TANJUNG SELOR – Untuk mendorong penerima manfaat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) di Kaltara kian siginifikan, dibutuhkan komitmen dukungan Kerjasama dari para pemangku kepentingan (stake holder). Termasuk sektor swasta lewat tanggungjawab sosialnya atau Corporate Social Responsibility.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Kaltara Ramli, SE, M.Si saat memberikan sambutan dalam acara kegiatan Sosialisasi Provinsi Kaltara, di Hotel Luminor, Selasa (19/7/2022).

Ramli mengatakan, program TPBIS yang dilaksanakan sejak 2020 lalu, baru dirasakan manfaatnya oleh tiga perusda dan 12 perpusdes. Padahal program tersebut bertujuan  memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga mampu meningkatkan inovasi, kreativitas masyarakat serta kesenjangan akses informasi.

“Insya Allah dalam waktu dekat kita akan laksanakan pertemuan para pemangku kepentingan, termasuk pihak swasta agar ada komitmen terkait TPBIS. Harapannya penerima manfaat bisa meningkat kesejahteraannya, mandiri serta menularkan ilmunya kepada masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Ramli menyebutkan, bahwa Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Kaltara pada tahun 2021 mencapai 16,71 persen, dengan tingkat kegemaran membaca sebesar 56,12 persen. Namun
angka tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan tingkat kegemaran membaca Indonesia untuk tahun 2024 mendatang, yakni sebesar 71,3 persen.

Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa perpustakaan dengan basis inklusi sosial merupakan perpustakaan yang memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk melihat keberagaman budaya, memiliki keinginan untuk menerima perubahan, dan memberi kesempatan dalam berusaha dan melindungi budaya.

Menurutnya, hal ini penting agar perpustakaan tak hanya berperan sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, melainkan sebagai wahana pembelajaran untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat yang lebih baik.

Perlu adanya sinegritas dan kolaborasi untuk mendukung TPBIS. Diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat terhadap citra perpustakaan dan memberi dampak peningkatan kesejahteraan bagi pemustakanya.

“Saya berharap seluruh peserta sosialisasi mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin, sehingga keberlangsungan program ini lebih aktif dengan melibatkan berbagai pihak,” pungkas Ramli.

Dalam sambutan tertulisnya, gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang menyampaikan, seiring perkembangan zaman, terutama di era industri 4.0 seperti saat ini, keberadaan Perpustakaan harus terus diperkuat. Dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul melalui peningkatan literasi.

“Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, serta kebutuhan masyarakat, mendorong Pemerintah menyelenggarakan  transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial. Di mana, ini merupakan bagian dari program nasional 2020-2024,” ujarnya. Pemprov sendiri mendorong program tersebut. Untuk semakin meningkatkan literasi di Kaltara.

Sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi ini, Dyah Nugraheni dari Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah, dan Direktur Standardisasi dan Akreditasi Perpustakaan Nasional, Supriyanto. Sosialisasi diikuti perwakilan OPD di lingkup Pemprov, serta dari Dinas Perpustakaan kabupaten-kota se Kaltara. (dkisp)

Minta Kader Bergerak Aktif Sukseskan BIAN, Untuk Kesehatan dan Masa Depan Anak

TANJUNG SELOR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkerjasama dengan United Nation International Children’s Emergency Fund (UNICEF) melaksanakan pertemuan evaluasi percepatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kabupaten/Kota se-Provinsi Kaltara bertempat di Hotel Crown, Senin, (17/7).

Kegiatan dibuka oleh Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rachmawati Zainal, S.H., diwakili Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Hj. Arsanah Suriansyah.

“Imunisasi berguna agar daya tahan tubuh bisa lebih bagus dan lebih kebal dari berbagai macam jenis penyakit,” ujar Rachmawati.

Diharapkan para orang tua dapat membawa anak-anak menuju fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi rutin.

“Mempertahankan Indonesia bebas polio, eliminasi tetanus pada ibu hamil dan bayi baru lahir. Diharapkan setelah pertemuan ini bapak dan ibu serta seluruh stakeholder akan dapat mendukung sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya imunisasi sehingga masyarakat dapat semakin memahami manfaat serta berpartisipasi aktif melaksanakan vaksinasi bagi putra-putrinya,” terangnya.

Sehingga diharapkan segera melakukan intervensi dan mengadopsi strategi ( berbagi pengalaman) dari kabupaten/kota yang capaiannya sudah tinggi.

“Kami harapkan dalam sepuluh hari ini kita bersama tim penggerak PKK yang ada di Kabupaten Nunukan dan Tarakan untuk bisa memacu untuk mencapai target dari BIAN ini maka kita akan bisa capai 95 persen capaian imunisasi untuk Kaltara yang ditargetkan. Jadi kita minta untuk kader dari tingkat RT hingga dasawisma untuk membawa anak kita untuk imunisasi bukan sekadar mengejar target tapi juga untuk kesehatan dan masa depan mereka,” imbau Arsanah kepada kader PKK kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, H. Usman Skm.,M.Kes., mengapresiasi kinerja TP-PKK Kaltara yang saat ini aktif bersinergi dalam menyukseskan imunisasi.

“Secara umum kita masuk sepuluh besar (pencapaian imunisasi), diatas rata-rata nasional. Kita ada rencana aksi, seperti Bulungan akan melakukan koordinasi antara Diknas, Kemenag dan Dinas Kesehatan dan saya sampaikan juga agar bisa dilakukan jemput bola mendatangi rumah ke rumah,” jelasnya.

Peran kader PKK untuk turut mendorong pencapaian imunisasi sampai ke dalam rumah tangga begitu vital dijelaskan oleh Ketua Pokja IV TP-PKK, Yuan Ernest.

“PKK adalah kelompok kredensial mitra pemerintah yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana dan penggerak. Kader PKK bisa bergerak sampai rumah tangga, itu kelebihannya dari pemerintah,” jelasnya.

Pertemuan evaluasi ini untuk melihat di mana kabupaten yang capaian masih rendah dapat menyampaikan penyebab dan mendiskusikan solusi percepatan BIAN. (dkisp)