Kodim 1002/Barabai Gelar Upacara PHI ke 91 Tahun 2019

Kodim 1002/Barabai Gelar Upacara PHI Ke-91 Tahun 2019.

Barabai Kalsel-berandankrinews
Seluruh Anggota dan PNS Kodim 1002/Barabai,Anggota Minvetcad Barabai serta Anggota Poskes 06.10.09 Barabai mengikuti upacara Peringatan Hari Ibu ke-91 tahun 2019 dilapangan apel Makodim jalan Telaga Padawangan Kelurahan Barabai Timur Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Senin (23/12/19

Bertindak selaku inspektur upacara Kepala Staf Kodim 1002/Barabai Mayor Inf H. Pahrijani,Perwira Upacara Serma Ahmad Turidi, Komandan Upacara Pelda Asep Suparman,Pengibar bendera merah putih Serda Wahyu Arif Sasmito,Serda Agus Rohmad dan Koptu Sugiarto,Pembacaan UUD 1945 oleh Pelda Riyanto,Pembaca Sejarah singkat Hari Ibu oleh Serka Aprizal Daitullah dan pembaca doa oleh Serda Agus Arahman

Dalam sambutan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmawati yang dibacakan inspektur upacara bahwa hakikat Peringatan Hari Ibu (PHI) setiap tahunnya adalah mengingatkan seluruh rakyat Indonesia, terutama generasi muda akan arti dan makna Hari Ibu sebagai sebuah momentum kebangkitan bangsa, penggalangan rasa persatuan dan kesatuan serta gerak perjuangan perempuan yang tidak dapat dipisahkan dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

Perempuan Indonesia masa kini adalah perempuan yang dituntut untuk sadar dan aktif meraih akses dan kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang pembangunan.Oleh karenanya, PHI diharapkan sebagai momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan guna memberikan

Perhatian,pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan,dan pada akhirnya memberikan keyakinan yang besar bahwa perempuan akan mampu meningkatkan kualitas hidupnya serta mengembangkan segala potensi dan kemampuan sebagai motor penggerak sekaligus agen perubahan (agent of change)

PHI ke-91 Tahun 2019 adalah titik awal gerakan “percepatan” pemberdayaan perempuan di berbagai bidang pembangunan dan memberikan perlindungan bagi perempuan untuk mewujudkan arahan Presiden, sehingga tema utama yang diangkat dalam PHI ini adalah “Perempuan Berdaya Indonesia Maju”.

Mengatasi berbagai tantangan tersebut, maka diperlukan pelibatan semua unsur masyarakat dan multistakeholder, termasuk peran laki-laki dalam kampanye-kampanye yang mendukung pencegahan kekerasan,dan pencapaian kesetaraan gender.Selain itu keterlibatan laki-laki dalam “He for She” menjadi salah satu komitmen global yang harus digelorakan sampai akar rumput.

Pada kesempatan PHI ke-91 ini, saya ingin mengajak semua perempuan untuk terus maju,mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif,inovatif,percaya diri, dan tentunya akan bersama laki-laki menjadi kekuatan besar yang memastikan terwujudnya SDM unggul dan berdaya saing menuju Indonesia Maju.

(pendim1002).