JAKARTA – Asosiasi PKL APKLI Perjuangan menyerukan kepada pemerintah untuk menjamin ketersediaan pasokan dan subsidi BBM dan Gas LPG 3 Kg bersubsidi di tengah lonjakan harga minyak mentah, gas alam, dan pangan dunia dampak perang US-Israel vs Iran yang sudah memasuki minggu ke-3 sejak 28 Februari 2026.
Ketua Umum Asosiasi PKL APKLI Perjuangan, dr. Ali Mahsun ATMO M Biomed, menegaskan pemerintah wajib menjamin ketersediaan pasokan energi bersubsidi tersebut.
“Ketersediaan pasokan dan subsidi BBM dan Gas LPG 3 Kg bersubsidi harus dijamin negara. Berapapun biaya atau beban APBN RI 2026 bahkan defisit di atas 3% pun yang harus ditanggung, pemerintah wajib mencegah kelangkaan BBM dan Gas LPG 3 kg bersubsidi karena bisa timbulkan gejolak sosial di masyarakat!!!” tegas dr. Ali Mahsun, Rabu (18/03/2026) .
Ali menambahkan,rakyat kecil-kawulo alit, PKL usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia mendukung penuh perintah Presiden Prabowo Subianto dalam mitigasi dampak kemelut perang di Timur Tengah, yaitu kencangkan ikat pinggang di semua lini dan penghematan penggunaan BBM dan Gas LPG 3 kg bersubsidi.
“Kami tidak ingin bahkan tidak rela terjadi gejolak sosial politik akibat kelangkaan BBM dan Gas LPG 3 kg bersubsidi yang ujung dan akhirnya sulit dikendalikan,” tambah dr. Ali Mahsun.
Lebih jauh, Ali menghimbau agar masyarakat hanya berbelanja kebutuhan mendasar, memperkokoh kebersamaan dan gotong royong, serta menjaga persatuan bangsa. Ia mengingatkan agar rakyat tidak mudah terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Kepada segenap elit dan kekuatan elemen bangsa, mari tanggalkan segala varian perbedaan dan mengutamakan kepentingan nasional, kepentingan rakyat, bangsa, dan negara”.pungkasnya
(Neni/Nn)
