Polres Nunukan Luncurkan Tim Patroli Patra Batas

NUNUKAN – Polres Nunukan Luncurkan Tim Patroli Daerah Rawan Brantas Kriminalitas ( Patra Batas) pada hari ini secara Resmi di Buka oleh Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar,Sik ( Senin/19/4/2021)

Pembukaan Pelatihan Patroli Patra Batas pada hari ini dilaksanakan di Ruang Aula Sebatik Polres Nunukan pada pukul 09.00 WITA.

Acara pembukaan di hadiri Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar,Sik, Waka Polres Nunukan Kompol Edy Budiarto,SH

Hadir para Kabag,Kasat Kapolsek , Perwira dan anggota Tim Patroli Patra Batas sebanyak 22 ( dua puluh dua ) Personil baik dari Sat fungsi Polres dan Polsek Jajaran.

Acara Pembukaan di awali dengan penyematan peserta Pelatihan Patra Batas oleh Kapolres Nunukan

Laporan Panitia Pembukaan Patra Batas yang disampeikan Oleh Kabag OPS Polres Nunukan Kompol Suwandi, dalama laporanya menjelaskan,’

Bahwa pelaksanaan Pelatihan Tim patroli Patra Batas dilaksanakan selama 8 ( delapan ) hari dimulai dari tanggal 19 April sampe tanggal 26 April 2021

Adapun Tim pelatih Patra Batas dari Sat Brimob Kompi Pelopor Nunukan, Para Kasat dan Personil yang ditunjuk berdasarkan Sprin Kapolres Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar Sik dalam Sambutannya mengatakan,”

Bahwa pembentukan Tim Patroli Patra Batas ini merupakan bentuk peningkatan kualitas Patroli daerah Rawan kriminalitas seperti Kasus Curat, Curas, Premanisme dan Lainnya

Dalam latihan Patroli Patra Batas ini nantinya personil juga di latih kembali Tehnik penggerebekan di TKP, tehnik melumpuhkan pelaku, Bela diri perorangan serta Tehnik kemahiran menembak yang nanti akan di gelar di lapangan tembak kompi Brimob Nunukan,” tutur Syaiful

Walaupun sebelumnya sudah ada Tim Padma yang sudah berjalan namun kita perlebar untuk penguatan sasaran patroli khususnya di daerah Rawan Kriminalitas

Kehadiran Tim patroli Patra Batas diharapkan dapat memberi manfaat di tengah- tengah masyarakat dalam rangka Memelihara kondisi kamtibmas.

Tim patroli ini nanti akan bersinergi dengan Layanan Respon Call 110 apabila ada laporan pengaduan dari masyarakat melalui Respon 110 maka Operator 110 segera mengirimkan tim Patra Batas untuk Segera menindak lanjuti laporan dan pengaduan masyarakat, tutur Kapolres

Humas Res Nnk / Adm

Hadirkan Maskot Doraemon,Sat Lantas Polres Nunukan Bagikan Takjil Dan Masker OPS Keselamatan Kayan

NUNUKAN – Memasuki hari Puasa Romadhon ke 5 Satlantas dalam Rangka OPS Keselamatan Kayan 2021 . menggelar Pemberian Takjil dan masker Menjelang buka puasa ( Sabtu/17/4/2021)

Kegiatan di gelar di depan Alun- alun Kota kabupaten Nunukan Provinsi Kaltara.

Uniknya dalam pembagian Takjil dan Masker kepada pengendara yang melewati Alun- Alun dengan menampilkan Maskot Boneka yang langsung memberikan Takjil dan masker sehingga menjadi perhatian bagi pengendara dan juga Anak- anak melihat keakraban maskot tersebut dengan para pengendara.

Sat Lantas dan jajaran juga membagikan Brosur tentang protokol Kesehatan Covid-19 sekitar 1000 ( seribu ) brosur dan mengingatkan agar para pengendara tetap memperhatikan protokol Kesehatan yaitu seperti penggunaan masker dan menjaga jarak saat berkendaraan.

Sat Lantas juga menghimbau kepada masyarakat pengendara dan masyarakat agar mematuhi himbauan Pemerintah untuk tidak mudik pada tanggal 26 April sampe 17 Mei 2021.

OPS Keselamatan Kayan 2021 yang di gelar selama 14 hari dari tanggal 12 April sampe 25 April 2021 lebih . mengedepankan Pembinaan dan pencegahan tentang edukasi berlalulintas guna mewujudkan Kamseltibcar lantas di jalan raya sehingga tercipta situasi yang nyaman dalam berkendaraan.

Kapolres Nununukan AKBP SYaiful Anwar ,Sik melalui Kasat Lantas AKP Andre mengatakan,’

Bahwa pada kegiatan OPS Keselamatan Kayan tahun 2021 kali ini kita sesuai arahan pimpinan pusat untuk melakukan himbauan- himbauan yang bersifat humanis yaitu pentingnya mematuhi protokol Kesehatan Covid-19

Disamping itu kita hari ini . membagikan Takjil dan pembagian masker ,. membagikan Brosur tentang Protokol Kesehatan serta menghimbau kepada pengendara untuk tidak mudik lebaran,Tutur Andre

Humas res Nnk / Adm

Kapolres Nunukan Pimpin Apel Pelepasan 120 Siswa Bintara Polri Kembali Ke Kampus SPN Jakarta

NUNUKAN – Bertempat di Lapangan Apel Tribrata Polres Nunukan pada hari Sabtu 17 April 2021 pukul 08.00 WITA, sebanyak 120 ( seratus dua puluh ) siswa Bintara Polri mengikuti Apel Pelepasan.

Suasana nampak haru dan bahagia oleh orang tua Siswa Bintara yang menghadiri acara pelepasan para putra dan putrinya sebentar lagi akan kembali Ke kampus SPN ( Sekolah Polisi Negara’) di Jakarta.

Upacara pelepasan dipimpin langsung Kapolres Nunukan AKBP SYaiful Anwar,Sik, hadir Waka Polres Nunukan para Pejabat Polres Nunukan dan para perwira.

Jumlah Siswa Bintara yang mengikuti Pelepasan 120 terdiri dari 114 Siswa Pria dan 6 Siswa Wanita yang kesemuanya berasal dari Seluruh kecamatan kabupaten Nunukan yang mengikuti Seleksi Rekrutmen polri tahun 2020 hingga dinyatakan Lulus dan menjadi Siswa Bintara Polri.

Sesuai Kalender dan Program Lemdikpol polri seluruh siswa Bintara Polri untuk kembali masuk SPN( Sekolah Polisi Negara’) untuk mengikuti pendidikan Pembentukan Bintara Polri

Kapolres Nununukan AKBP SYaiful Anwar,Sik dalam Arahannya didepan 120 Siswa Bintara mengatakan,”

Saya berharap Siswa Bintara asal pengiriman Kabupaten Nununukan ini bisa menjadi Duta Siswa terbaik dalam menempuh pendidikan nantinya baik yang Pria maupun Wanita, setelah dinyatakan Lulus ini akan menjadi Kebanggaan bagi saya dan juga kabupaten Nunukan

Para siswa tetap semangat walaupun mempunyai latar belakang yang berbeda, ada yang berasal dari keluarga mampu ada yang dari keluarga sederhana, tetapi kaliyan punya kesempatan yang sama,” tutur Syaiful

Sebelum menutup Arahannya Kapolres berpesan agar selalu memohon restu orang tua kalian untuk keberhasilan dimasa depan dan saya juga berharap para siswa nanti setelah selesai pendidikan bisa kembali ke Polda Kaltara syukur bisa kembi ke Polres Nunukan semuanya,” tutur SYaiful

Setelah mengikuti Acara Apel pelepasan seluruh siswa dengan menggunakan kendaraan dinas polres dibawa menuju Pelabuhan Lam Hijung selanjutnya menuju ke Tarakan bergabung dengan Seluruh siswa dari Kaltara untuk . menuju Jakarta

Humas Res Nnk / Budin / Adm

Seorang Terduga Teroris Di Makassar Tewas Ditembak Lantaran Serang Petugas

Jakarta – Salah satu Terduga teroris asal Makassar, MT, terpaksa ditembak mati Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror pada Kamis (15/4/2021).

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan, tindakan tegas itu terpaksa dilakukan karena MT menyerang petugas dengan parang saat hendak ditangkap di rumahnya.

“Menyerang petugas dengan menggunakan parang yang panjang, dua parang digunakan di tangan kiri dan kanan. Kemudian menyerang dengan membabi buta,” ungkap Zupan kepada awak media, Kamis (14/4).

Menurut Zulpan, terpaksa ditembaknya MT karena sebelum mengambil tindakan tegas tersebut, petugas sudah melakukan upaya peringatan namun alih – alih menyerah, MT justru melakukan perlawanan.

“Peringatan itu tak dihiraukan dan justru melawan bahkan secara agresif menyerang petugas. Sehingga terpaksa petugas melakukan tindakan tegas dan terukur dengan melepaskan tembakan,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, MT adalah terduga jaringan Teroris Vila Mutiara yang diduga erat kaitannya dengan peristiwa Bom Bunuh Diri di depan Gereja Katedral, Makassar pada Minggu 28 April 2021 silam.

Jenazah MT hingga berita ini diterbitkan, masih dalam perjalanan menuju RS Bhayangkara, Makasar.

(Eddy Santry)

Densus 88 Amankan 6 Terduga Teroris Jaringan Vila Mutiara di Makassar

Jakarta – Detasemen Khusus Antiteror Polri menangkap enam terduga teroris baru yang diduga berkaitan dengan kelompok kajian Villa Mutiara yang terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan pada Minggu (28/4).

“Kelompok Vila Mutiara pada hari ini 13 April 2021, Densus amankan lagi 6 terduga teroris. Ini merupakan kelompok Vila Mutiara di Makassar,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono kepada wartawan di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (13/4).

Enam terduga teroris itu, ungkap Rudi, masing-masing berinisial J, D, MS, S alias AL, W dan S. Hanya saja, belum diketahui rinci sejauh mana keterlibatan mereka dengan aki teror yang dilakukan oleh pasangan suami istri berinisial L dan YSF .

“Para terduga teroris itu ditangkap di wilayah Makassar. Hanya saja, terduga teroris berinisial D merupakan pihak yang ditangkap di wilayah Kabupaten Gowa,” paparnya.

Rusdi menerangkan bahwa para terduga teroris itu membuat grup WhatsApp untuk saling berkomunikasi terkait dengan persiapan aksi teror.

“Nama grup tersebut itu Batalyon Iman, Di mana, dalam komunikasi grup WA tersebut mereka membicarakan tentang rencana-rencana amaliyah selanjutnya,” ucap Rusdi.

“Dalam grup WhatsApp tersebut mereka mempraktikan bagaimana membuat atau merakit bahan peledak,” tambahnya.

Sebagai informasi, aksi teror mencuat pada Maret lalu. Selang tiga hari setelah bom bunuh diri di Makassar, Markas Besar Kepolisian RI (Mabes RI) turut diserang oleh terduga teroris menggunakan pistol Air Gun.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa setidaknya sudah ada sekitar 60 terduga teroris yang ditangkap oleh kepolisian sejauh ini. 30 Diantaranya, berkaitan dengan bom Makassar.

“Ada kurang lebih 55 sampai 60 orang yang kami amankan,” ungkapnya. (Eddy Santry)