Peringati Hari Kunjung Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kab. Nunukan Adakan Lomba Mewarnai dan Menggambar

NUNUKAN – Hari Kunjung Perpustakaan Nasional diperingati setiap tanggal 14 September, momen ini juga bertepatan dengan Bulan Gemar membaca di bulan September ini juga. Karena itu, untuk memperingati dua momen tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Nunukan mengadakan Lomba Mewarnai tingkat Paud/TK dan Lomba Menggambar tingkat SD kelas 3,4,5, dan 6.

Lomba menggambar dan mewarnai ini diadakan di Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kab. Nunukan, Minggu (14 /9/25). Lomba ini diikuti sebanyak 151 peserta, yang terdiri dari 54 peserta lomba menggambar tingkat SD dan 97 peserta lomba mewarnai tingkat Paud/TK.

Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan Ahmad menyampaikan sambutan tertulis Bupati. Dalam sambutannya Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan seluruh panitia penyelenggara yang telah menggagas lomba ini sebagai upaya untuk membangun generasi masa depan bangsa.

Ahmad juga menyampaikan bahwa Pemerintahan yang baru ini dibawah kepemimpinan H. Irwan dan Hermanus meluncurkan program 17 arah baru menuju perubahan.

“Melalui 17 arah baru tersebut, terdapat juga program yang berhubungan langsung ataupun yang berisikan dengan dunia Pendidikan anak-anak kita,”ungkapnya.

Selain itu dalam sambutannya, Bupati berpesan kepada perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, demikian juga masyarakat dapat memahami dan mengetahui hal tersebut sehingga berbagai program yang diluncurkan bisa benar-benar dipahami, dapat diakses oleh masyarkat dan segera dapat diwujudkan bagi perkembangan pendidikan, khususnya bagi tumbuh kembang anak-anak kita semua.

Sementara itu, Ny. Andi Annisa Muthia Irwan selaku Bunda Paud Kab, Nunukan menyambut baik penyelenggaraan lomba mewarnai dan menggambar untuk tingkat Paud/TK dan Tingkat SD yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Kab. Nunukan.

“Lomba ini tidak hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wahana untuk mengasah kretivitas, imajinasi dan rasa percaya diri anak-anak kita,”pungkasnya.

Ny. Andi Annisa juga menyampaikan bahwa melalui kegiatan ini anak-anak belajar mengekspresikan pikiran dan perasaan mereka, sekaligus melatih konsentrasi dan keterampilan motoric halus yang sangat penting dalam tumbuh kembang, serta untuk menumbuhkan semangat sportivitas dam kebersamaan.

Ny. Andi Annisa juga memberikan beberapa buku koleksi pribadinya kepada Perpustakaan Kab Nunukan.

Kegiatan Lomba yang dilaksanakan pagi hari langsung di tutup pada siang harinya oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab. Nunukan. Dari lomba tersebut para pemenang diberikan Trofi, sertifikat, dan uang pembinaan.

Untuk Kategori Mewarnai Tingkat Paud/TK Juara 1 atas nama Muhamamd Al-Qarni dari Paud Rahmad Sentosa, Juara 2 atas nama Aisyah Putri Rahmad dari TK Islam Handayani, Juara 3 atas nama Nur Nafizah Aisyah dari TK ABA 2 TK IT. Untuk pemenang Lomba Menggambar Tingka SD, Juara 1 atas nama Zhalsabila Justang dari SDN 002 Nunukan Selatan, Juara 2 atas nama Nabila Nur Rabbani dari SDN 007 Nunukan, Juara 3 atas nama Nur Fateha Hajjzhahra dari SDN 001 Nunukan.

(PROKOMPIM)

Diikuti Peserta Dari Nunukan dan Tawau, Pertandingan Tenis Lapangan  Memperingati HUT RI ke 80 Resmi Dibuka

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Abdul Halid secara resmi membuka Pertandingan Tenis Lapangan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyongsong kepengurusan baru Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) dan Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (BAVETI) Kabupaten Nunukan.

Kegiatan ini bertujuan untuk memeriahkan HUT RI ke-80 sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat sportivitas serta gairah olahraga tenis di Kabupaten Nunukan. Dengan adanya sinergi PELTI dan BAVETI diharapkan tenis lapangan dapat semakin berkembang baik di kalangan muda maupun senior.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang disampaikan oleh Abdul Halid meminta  agar seluruh pertandingan nanti dilaksanakan dengan suasana yang santai, gembira dan dalam suasana kekeluargaan.

“Saya minta kepada pengurus PELTI agar mulai menyiapkan peta atau road map pengembangan dan pembinaan secara lebih inklusif atau terbuka. Buka kesempatan selebar-lebarnya bagi anak-anak kita, atau bila perlu lakukan penjaringan di sekolah-sekolah, sehingga pada akhirnya tenis menjadi olah raga yang bisa dimainkan siapa saja”, tutur Halid.

Lanjut dikatakan jika hal itu bisa  dilakukan, maka  yakin dalam satu atau dua tahun mendatang, di Nunukan akan memiliki atlet-atlet tenis yang handal yang bisa meraih prestasi di berbagai kejuaraan”, tambahnya.

Para peserta berasal dari instansi dan komunitas di Nunukan serta undangan dari wilayah Sebatik dan Tawau, diselenggarakan 3 hari dari tanggal 29-31 Agustus 2025 dengan total hadiah Rp. 21.800.000.

Beberapa agenda pertandingan yang akan dilaksanakan antara lain Pertandingan Tenis Ganda Putra Junior A+B, Pertandingan Tenis Ganda Putra dan Putri Junior C+D, Pertandingan Tenis Ganda Putra Prestasi A+B, Pertandingan Tenis Kategori Triples 3 on 3, Pertandingan Tenis Kategori Begginer, dann Exhibition Match.

(PROKOMPIM)

Turnamen billiard Se – Kabupaten Nunukan Resmi Dibuka

NUNUKAN – Bupati Nunukan yang diwakili Kabid Pemuda dan Olahraga, Marlina menghadiri acara Turnamen billiard Se – Kabupaten Nunukan dengan tema ” Tunjukkan Sportivitasmu Pemuda Perbatasan Berani” yang bertempat jalan pelabuhan baru rumah billiard Eka Jaya, Jum’at (29/8/2025).

Kompetisi olahraga Billiard yang berlangsung di rumah Billiard Eka Jaya pada 29-31 Agustus 2025 ini, diikuti 64 peserta yang bertanding pada kategori Pool 9 Ball dengan Kategori Pemula Lokal Nunukan.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan Langsung Kabid Pemuda dan Olahraga Marlina menyampaikan apresiasi sekaligus dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen ini.

Menurutnya, kompetisi billiard tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan sportivitas di kalangan generasi muda.

“Selama ini, masyarakat menilai bahwa biliar hanya sebagai sebuah permainan semata. padahal, biliard merupakan cabang olah raga yang cukup bergengsi. olah raga biliard membutuhkan konsentrasi yang tinggi, ketenangan, dan perhitungan yang sangat matang. Pemain biliar yang baik juga harus memiliki tubuh yang fit dan prima, karena mereka harus melakukan banyak sekali gerakan yang membutuhkan kebugaran yang baik”, Kata Marlina.

Lanjut dikatakan Bupati berharap melalui turnamen ini, olah raga biliard akan makin dikenal dan digemari oleh masyarakat.

“Turnamen ini saya harapkan juga menjadi ajang silaturahmi diantara para pemain dan penggemar biliar di Kabupaten Nunukan. Jadikan turnamen ini sebagai ajang untuk mencari teman, menambah jam terbang, dan sebagai anak tangga untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi lagi” Tegasnya.

Ketua Pengcab POBSI Nunukan, Aswar, pada kesempatan ini turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Nunukan terhadap perkembangan Olahraga Billiard.

“Kegiatan ini terselenggara berkat dukungan Pemerintah Kota Nunukan, KONI Kabupaten Nunukan, Pengcab POBSI Kabupaten Nunukan, serta sejumlah sponsor”, ungkap Aswar.

Melalui turnamen ini, menurutnya akan turut mendorong lahirnya atlet-atlet billiard berbakat dari Kota Nunukan, sekaligus meningkatkan gairah olahraga di tengah masyarakat. Insya Allah event ini akan terus berlanjut setiap tahunnya

“Dengan adanya turnamen ini, kami berharap bisa melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak mampu mengharumkan nama Kabupaten Nunukan di tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.

(PROKOMPIM)

Siap Berlaga di Soeratin Cup U 17 PSSI, Tim PSN U17 Dilepas Secara Resmi

NUNUKAN – Piala Soeratin adalah sebuah turnamen kompetisi sepakbola di Indonesia yang diperuntukkan bagi peminat dan pemain sepakbola berusia 18 belas tahun ke bawah, nama Soeratin sendiri diambil dari nama depan seorang mantan Ketua PSSI yaitu Soeratin Sosrosoegondo untuk mengenang jasa-jasanya merintis dan membangun sepakabola di Indonesia. 

Kompetisi ini diikuti banyak klub-klub sepakbola, termasuk pada kategori U-17 yang diikuti hampir seluruh wilayah Indonesia. Persatuan Sepakbola Nunukan (PSN) juga mengikuti turnamen ini, dan hari ini Jumat (29/3/2025) bertempat di halaman Kantor Bupati Nunukan Tim PSN U 17 dilepas oleh Bupati Nunukan yang diwakili oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nunukan.

Club Sepakbola PSN U 17 ini siap berlaga di Kompetisi Soeratin Cup U-17 PSSI Pusat yang akan digelar di Kota Surakarta – Jawa Tengah, dari tanggal 3-17 September 2025.

Mewakili Bupati Nunukan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Nunukan H.Halid menyampaikan sambutannya dan memberikan pengarahan kepada tim sepakbola PSN yang akan diikuti berlaga di Kompetisi Soeratin Cup U-17 PSSI Pusat Surakarta 2025.

Dalam sambutannya disampaikan kepada Tim PSN yang akan mengikuti Kompetisi ini agar tetap menjaga sikap, perilaku.

” Lakukanlah hal-hal yang baik dan kesopanan sehingga tidak mencoreng nama baik kabupaten Nunukan, terutama ketika sedang bertanding melawan tim-tim dari kota lain”, harapnya.

Tim PSN kabupaten Nunukan berjumlah 22 orang,, official 10 orang, pendamping dari tenaga medis 1 orang , PSN U-17 Nunukan mewakili provinsi Kalimantan Utara , tim PSN U-17 kabupaten Nunukan akan berangkat pada tanggal 31 Agustus 2025.

 (PROKOMPIM)

Buka Lokakarya Pendidikan, Bupati Ingin Memastikan Pendidikan Yang Adil dan Setara 

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri secara resmi membuka Lokakarya Perencanaan Desain Pengelolaan Pendidikan di Wilayah Terpencil dan Perbatasan di Kantor Bupati Nunukan, Selasa (28/8). 

Pembukaan Lokakarya yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Nunukan bekerja sama dengan Program Inovasi Strategis itu ditandai dengan pemukulan gong oleh bupati.

Lokakarya yang direncanakan akan berlangsung selama dua hari ini diharapkan menjadi wadah bagi terjadinya dialog antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan pegiat pendidikan dalam merumuskan strategi serta rencana aksi berkelanjutan yang berpihak pada kebutuhan pendidikan masyarakat di perbatasan.

Dalam lokakarya tersebut, dijadwalkan akan menghadirkan beberapa narasumber dari Tim Inovasi, Bappeda Litbang, Dinas PMD, serta Dinas Pendidikan Provinsi Kaltara dan Kabupaten Nunukan.

Bupati Irwan dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pemerataan pendidikan berkualitas merupakan salah satu prioritas visi dan misi Pemerintah Kabupaten Nunukan. “Kita ingin memastikan anak-anak di pedalaman dan perbatasan memiliki kesempatan yang sama dengan anak-anak di kota besar. Pendidikan yang adil akan melahirkan generasi Nunukan yang tangguh, cerdas, berkarakter, berdaya saing, serta cinta bangsa dan tanah air,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Provincial Manager Inovasi Kalimantan Utara, Agus Prayitno, memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam mendorong pemerataan akses pendidikan di wilayah – wilayah terpencil dan perbatasan.

Agus menyebutkan,dalam satu tahun terakhir ini, program Inovasi ini telah menyentuh 47 SD dan 13 MI di Pulau Nunukan dan Sebatik, serta melibatkan 60 kepala sekolah, 427 guru kelas awal, serta memberi manfaat bagi hampir 8.000 siswa.

(PROKOMPIM)