Pertama Kali Ikut Turnamen Sepakbola, Annur FC Datangkan Pemain Asing Asal Mali di Bupati CUP Nunukan 2023

NUNUKAN – Travel Umrah dan Haji PT.Annur Kaltara Arafah berpartisipasi dan mendatngkan pemain asing dalam open turnamen sepakbola Bupati CUP Nunukan 2023 dengan nama Annur FC, bertempat di Stadiun Sei Bilal, Selasa (03/10/2023).

Tim Annur FC pertama kali berpartisipasi dalam turnamen sepakbola di Nunukan dengan mendatangkan 1 (satu) pemain asing asal Mali yakni Diakite.

Selaku pemilik Annur FC dan Pimpinan PT.Annur Arafah Kaltara, H. Nur Rahmat, S.H., M.H menyampaikan bahwa untuk pertama kali berpartisipasi dalam gelaran turnamen sepakbola di Nunukan dan optimis mendapatkan juara serta akan mendatangkan pemain asing lainnya.

“Kita baru pertama kali ikut di turnamen ini dan jika Allah mengizinkan kita optimis untuk juara, serta kalau lolos di 8 (delapan) besar, Insya Allah kami akan datangkan 1 (satu) lagi pemain asing,” ujar Rahmat.

Lalu, Nur Rahmat mengatakan bahwa Annur FC mendatangkan Diakite karena terkenal di dunia sepakbola Indonesia serta dengan beberapa pemain dari luar daerah.

“Para pemain kami selain pemain asing yakni Diakite yang kami datangkan karena sudah terkenal, kami juga mendatangkan pemain luar daerah seperti dari Persisam, Persikutim, Persipalu dan Mitra Kukar,” tutur Pimpinan Travel Umrah dan Haji PT.Annur Arafah Kaltara.

Selanjutnya, Pemilik Annur FC tersebut berharap dengan adanya Annur FC dapat menghibur masyrakat Nunukan dalam turnamen sepakbola.

“Selain menjadi juara, kami berharap dengan ikutnya Annur FC dan pemain asingnya dapat menghibur khususnya warga Nunukan dalam olahraga sepakbola,” ucapnya.

 

Bersama dengan itu, satu-satunya pemain asing di turnamen sepakbola Bupati CUP 2023 dari tim Annur FC, Diakite mengatakan bahwa harus terus fokus di pertandingan seterusnya bisa mendapatkan kemenangan hingga menjadi juara.

“Alhamdulillah, hari ini kita dapat rezeki dengan kemenangan, karena ini pertandingan pertama apalagi ini sepakbola, intinya kita fokus untuk pertandingan selanjutnya, karena dari pimpinan targetnya adalah juara,” kata Diakite, pemain asing asal negara Mali, Afrika Barat.

Adapun, pertandingan pertama Annur FC berhasil unggul telak dari tim BRK.G FC dengan hasil skor 13-0, dan selanjutnya akan bertanding pada hari senin tanggal 9 (sembilan) Oktober 2023.

(Nam/Nam)

Kejurprov Sepak Takraw 2023, Gubernur Ucapkan Selamat Bertanding

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A Paliwang, S.H., M.Hum, mengungkapkan apresiasi dan terima kasih kepada Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kaltara dan seluruh pihak yang telah berupaya keras sehingga Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Sepak Takraw 2023 di Kota Tarakan dapat sukses dilaksanakan.

Zainal A Paliwang, Gubernur Kaltara, secara pribadi dan atas nama Pemprov Kaltara, menyampaikan ucapan selamat bertanding kepada semua peserta.

“Selamat bertanding kepada seluruh peserta, semoga perhelatan Kejurprov ini dapat berjalan dengan baik sesuai rencana,” ujar Gubernur Kaltara di Tarakan pada, Rabu (28/9/2023).

Gubernur juga menambahkan pentingnya Kejurprov ini dalam pembinaan olahraga, khususnya sepak takraw. Selain sebagai sarana pengembangan diri, kejuaraan ini juga dapat membentuk mental bertanding dan semangat kompetisi yang sportif.

Tidak hanya itu, Kejurprov Gubernur Cup Sepak Takraw tahun ini memiliki tujuan penting lain, yakni seleksi tim Kaltara yang akan berkompetisi di kejuaraan Pra Kualifikasi PON Aceh di Sumatera Utara (Sumut) yang akan diadakan di Jawa Tengah (Jateng) pada bulan Oktober mendatang.

Gubernur Zainal A Paliwang mengajak semua pihak untuk mendukung dan memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan Kejurprov ini dari awal hingga akhir.

“Mari kita dukung dan sukseskan penyelenggaraan Kejurprov, agar seluruh rangkaian berjalan lancar dari awal hingga akhir kegiatan,” pungkasnya.

(dkisp)

Dukung Komunitas Hash Harriers Promosikan Pariwisata Kaltara

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, ikut serta dalam acara Super Long Run Borneo Nash Hash Ke-19 tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Komunitas Hash House Harriers Provinsi Kaltara bersama Negara Bagian Sabah Malaysia, Minggu (24/9/2023).

Dalam kegiatan trekking, turut serta Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr. Bustan SE., M.Si., Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltara Obed Daniel L.T., S.Hut., M.M, DPRD Provinsi Kaltara Norhayati Andris, dan Ketua Panitia, Alung Tjandra.

Gubernur Zainal mengucapkan selamat datang kepada peserta Long Run Borneo dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya even kolaborasi dua negara ini. Kegiatan ini merupakan agenda rutin dua tahunan yang tahun ini diselenggarakan di daerah Bukit Mas.

“Saya yakin, kegiatan ini akan menjadi ajang silaturahmi dan kolaborasi antara anggota Komunitas Hash House Harriers dari berbagai daerah di Kalimantan. Selain itu, kegiatan ini juga akan menjadi sarana untuk mempromosikan Provinsi Kaltara sebagai destinasi wisata olahraga,” ujar Gubernur Kaltara, Zainal A Paliwang.

Olahraga Hash sendiri sudah cukup lama dikenal dan digemari oleh masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Hal ini ditandai dengan terbentuknya banyak Komunitas Hash House Harriers di berbagai daerah di Indonesia.

Dikatakan Gubernur, bahwa olahraga Hash merupakan kegiatan olahraga yang menggabungkan berjalan, berlari, dan tracking melintasi alam. Ini sangat cocok bagi masyarakat yang ingin menikmati keindahan alam sambil berolahraga, dan peserta diwajibkan untuk mengikuti rute atau trek yang telah disiapkan oleh panitia.

Ia pun berharap agar perlombaan ini berjalan lancar dan sukses, serta semua peserta dapat meraih hasil yang memuaskan.

“Saya ingin mengajak seluruh peserta perlombaan untuk turut mempromosikan keindahan alam dan budaya Kalimantan Utara. Mari kita jadikan perlombaan ini sebagai ajang untuk memperkenalkan Kalimantan Utara kepada masyarakat luas,” tutup Gubernur Kaltara.

(dkisp)

Warga Senang Kehadiran Babinsa Dianggap Sebagai Pelopor Cegah Stunting Di Wilayahnya

NUNUKAN, Sebatik Barat – Serda Kahar Muzakir Babinsa Sebatik Barat tepatnya di Desa Bambangan tempak sedang dampingi kegiatan Posyandu bersama para Ibu-ibu dan Balita.

Warga sekitar khususnya Ibu-Ibu mengaku sangat senang dengan kehadiran sosok Babinsa di Posyandunya, selain turut membantu Babinsa juga ikut memberikan sosialisasi sederhana tentang gambaran bahayanya stunting jika tidak dicegah kepada orang tua balita yang hadir.

 

Sebanyak 12 Balita menerima pelayanan cegah stunting diantaranya penimbangan dan Pengukuran Tinggi Badan, Suntik campak, polio dan BCG serta Pemberian Obat Cacing dan pemberian minum susu Tambahan.

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah Babinsa turut membantu kesulitan warga yang membutuhkan, sebagai wujud kedekatan Babinsa dengan masyarakat Binaannya, sehingga tercipta kondisi wilayah yang kuat.

Menjalin silaturahmi dengan warga Binaan, bersama mengurangi timbulnya kondisi Stunting guna mencerdaskan kehidupan bangsa untuk generasi selanjutnya.

Perwira Seksi Teritorial, Kapten Inf Muhajir terus berkoordinasi dengan Danramil jajaran wilayah Kodim untuk tidak henti-hentinya dalam melakukan kegiatan yang Berkaitan dengan cegah stunting.

“Cegah stunting harus terus dilakukan oleh jajaran mengingat apa yang sudah diinstruksikan dari Komando atas dan itu wajib”.

(Pendim 0911/Nnk)

Buka Kelas Pemuda Anti Korupsi, Gubernur : Integritas Perlu Dimiliki Setiap Orang

TARAKAN – Gubernur Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H., M.Hum menghadiri sekaligus membuka Kelas Pemuda dan LSM Anti Korupsi yang diinisiasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), Jumat (15/9).

Bertempat disalah satu ruang meeting hotel di Kota Tarakan, Kelas ini diikuti 80 orang peserta yang berasal dari mahasiswa, pemuda, dan organisasi masyarakat/Lembaga Swadaya Masyarat (LSM). Sebelumnya peserta ini mengikuti tahapan seleksi dengan mengisi kuesioner yang diberikan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan pemuda dan LSM tentang dampak kejahatan korupsi dan memberikan solusi bagaiman peran pemuda/ LSM mengawal secara aktif pembangunan daerah.

Turut mendampingi Gubernur, Inspektur Inspektorat Kaltara Yuniar Aspiati dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Hubungan Antar Lembaga Setprov Kaltara Burhanuddin. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri Plh Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat RI Johnson Ridwan Ginting, ST., MM, Kasatgas II Permas KPK RI Dion Hardika Sumarto, S.Hum., MH, Ketua DPRD Kaltara, Unsur Forkopimda Kaltara, dan Kepala Stasiun TVRI Kaltara.

Dalam sambutannya, Gubernur Zainal mengapresiasi dilaksanakannya kelas ini. Sebab melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan mendorong keteribatan masyarakat khususnya generasi muda memberantas tindak pidana korupsi.

Ia menyampaikan bahwa integritas perlu dimiliki setiap orang. Apalagi untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDM) dan keikutsertaan dalam pembangunan. Menurutnya, integritas tidak hanya dimiliki oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi seluruh masyarakat termasuk para pemuda dan LSM.

“Jika dulu generasi pemuda pada masa dahulu bangkit melawan penjajahan, maka musuh actual bagi generasi muda saat ini adalah korupsi,” katanya.

Oleh sebab itu, pemuda dan LSM harus mampu menjadi entitas yang konsisten dan responsive untuk melakukan perang melawan korupsi.

“Dengan adanya konsistensi dan responsibilitas dari pemuda dan LSM dalam melawan korupsi, maka ruang sosial akan terkonmdisikan dan semangat anti korupsi di masyarakat tetap menyala,” pesannya.

Ia menyadari pemuda dan LSM yang merupakan komponen penting mewujudkan budaya antikorupsi tentunya memiliki beragam tantangan.

Sehingga baginya kelas ini adalah wadah yang tepat untuk membagikan pemahaman budaya antikorupsi dan membangun sikap integritas dengan tujuan pemberantasan tindak pidana korupsi di Kaltara tetap terjaga.

Selanjutnya, ia juga menyampaikan beberapa upaya yang telah dilakukan pemerintah Kaltara untuk mencegah korupsi dengan bersinergi pada seluruh komponen pemerintahan. Di antaranya kementerian, lembaga, dan pemerintah kabupaten/kota.

Upaya tersebut melalui MoU Integritas Untuk Pemberantasan Korupsi, Penandatanganan Komitmen Pengendalian Gratifikasi Pemda se-Kaltara, Survei Penilaian Integritas di mana KPK sebagai supervise, Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kaltara dengan Polda, MoU Penanganan Masalah Hukum Bdiang Perdata dan tata Usaha Negara, Optimalisasi Satgas Saber Pungli, dan PKS Pengamanan Aset.

Langkah tersebut menurutnya merupakan bukti komitmen pemerintah memberantas korupsi. Ia percaya apabila elemen dapat dilibatkan secara aktif maka akan timbul keberanian dan ketegasan memberantas korupsi di Republik Indonesia.

“Sekali lagi saya tegaskan, bahwa pemerintah akan mendukung semua langkah dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi,” tuntasnya.

(dkisp)