Sebuah Rumah dan 5 Kost Ludes Dilahap Sijago Merah

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Sijago merah kembali beraksi kali ini disebuah rumah tua yang memiliki 5 pintu kost milik Simon Sabon Doren (65) yang berada Jl.cut nyak dien RT. 05 Kelurahan Nunukan Tengah, Kabupaten Nunukan, Kaltara, ludes dilahap api, Senin (26/11/2018) sekitar pukul 10.25 wita.

Herman Adoren penghuni disalah satu kost terbakar itu mengatakan ketika ia berada diatas atap rumah tersebut dia melihat asap hitam dan kobaran api keluar dari kamar pemilik rumah.

“Saya diatas atap tadi sedang menempel atap seng yang bocor, tiba-tiba asap hitam dan kobaran api menyembur dari dalam kamar bapak tua,” Jelas Herman.

Hal yang sama disampaikan Tanti yang menyewa dikost itu mengatakan tiba-tiba api membesar dari kamar pemilik rumah.

“Api tiba-tiba membesar dan menyebar, saya hanya ambil anak diayunan dan koper terus lari keluar,” kata Tanti.

Diduga, sumber api berasal dari lilin.

Pada kejadian itu tidak ada yang dapat diselamatkan dari penghuni lainnya lantaran sedang bekerja.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kapolsek Kota Iptu Saiful Ismed Harahap, ketika ditemui dilokasi kejadian mengatakan, berkaitan dengan berkas yang terbakar seperti Surat Tanah dan dan surat lainnya.

“Apabila ada kebakaran ya, ada dokumen yang terbakar. Polisi tidak bisa langsung surat keterangan kebakaran harus melalui dinas, kantor atau badan yang menerbitkan surat tersebut mengeluarkan surat keterangan kebakaran, dasar itu lah kami bisa menerbitkan, lanjutnya karena kepolisian tidak mengetahui nomor surat berapa hanya kantor yang menerbitkan yang tahu,” kata Ismed

Dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, kurang lebih 1 jam api di padamkan dan sedang pendinginan.

Tidak korban jiwa pada kejadian itu dan kerugian belum dapat ditafsirkan.(**)

Kebakaran Di Toko Kelontong Sembako Hangus Terbakar, Kerugian mencapai 7 Milyar

Berandannkrinews.com, Nunukan (kaltara)- Kebakaran hebat menghanguskan Toko Kelontong sembako milik Agus Salim (46) dan sebuah rumah warga di Jl.Maramis RT 01/02 desa mansalong kec.lumbis Kabupaten Nunukan, Kaltara, Senin (26/11/2018) pukul 01.30 dini hari.

Diduga, sumber api berasal dari Korsleting Arus pendek Kabel Sambungan PLN.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan Awal Mula Api dan kepulan Asap Hitam pertama kali dilihat oleh masyarakat yang melintas dan berteriak ada Kebakaran dari bangunan Pusat Toko kelontong Sembako “Toko Sebatik” milik Agus Salim.

Kebakarakan itu itu menghanguskan 22 unit rumah warga, 1 penginapan Balqis, 2 unit Toko Kelontong, 1 toko Alat Tulis Kantor, 3 unit sepeda motor dan 2 unit mobil

2 Unit mobil pemadam kebakaran Lumbis dikerahkan dan dibantu 4 unit mobil damkar kabupaten malinau, 1 unit mobil PT. Adindo, 1 unit Mobil Aws dsn 2 unit Mesin Alkon.

Sekitar 20 personil Pemadam Kebakaran Kabupaten Malinau, 15 personil Polsek Lumbis, 17 personil koramil dan 7 personil pemadam kebakaran Lumbis turun menjinakkan si jago merah dibantu Warga setempat.

Pada pukul 05.00 Wita, Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.00 wita dan dilakukan pendinginan.

Lamanya proses pemadaman disebabkan dari sebuah toko pakaian dikarenakan banyaknya tumpukan barang sembako dan padatnya rumah warga setempat disekitar pusat perbelanjaan sembako di toko sebatik hal itu juga di pengaruhi asap tebal, sehingga petugas pemadam sulit menjangkau tanpa mengunakan masker dan tabung oksigen.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut namun kerugian mencapai 7 milyar rupiah. (**)

Pencuri Spesialis Kantong Motor dan Penadah Diringkus Satreskrim Polres Nunukan

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Unit Pidum Satreskrim Polres Nunukan kembali berhasil menangkap pencuri spesialis kantong motor dan atas nama Junaidi (18) dan Anggara Hasrin Darmanto alias Angga (34) selaku penadah.

Kedua pelaku diamankan Minggu (25/11/2018) Pukul 17.00 disebuah kost yang disewanya di Jl. Pattimura RT.18 Nunukan Tengah.

Kedua pelaku pasrah ketika diamankan Satreskrim Polres Nunukan.

Dari pelaku dan penadah, petugas berhasil menemukan 5 unit handphone.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro melalui Kasubag Humas Polres Nunukan Iptu M. Karyadi mengatakan pelaku merupakan pencurian spesialis Kantong motor, lima unit handphone berhasil kita amankan, Senin (26/11/2018)

“Pelaku melakukan aksinya dengan memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan barang berharga seperti Handphone dikantong sepeda motor, pelaku beraksi dengan berjalan kaki dipusat keramaian kemudian memperhatikan setiap kantong sepeda motor yang parkir, setelah mengambil barang tersebut pelaku melarikan diri,” Ungkap Karyadi

Karyadi menambahkan Untuk pelaku penadah (480) merupakan residivis dalam perkara pencurian kendaraan motor tahun 2014 dengan vonis 1 tahun penjara.

Pelaku melakukan Aksinya 3 tempat yang berbeda yakni di
Jl. Cik di Tiro rt.18, pada Sabtu (20/10/2018) dan di Jl. Ps. Baru (dpn Pasar. Rombengan), awal November 2018 dan Jl. TVRI (depan rm. Wonogiri), Rabu (24/10/ 2018)

Junaidi warga Jl. Pattimura Kelurahan Nunukan Tengah seorang penggangguran sedangkan Angga adalah seorang Honorer PLN Nunukan.

Saat ini kedua pelaku telah diamankan dan barang bukti yang berhasil disita Satreskrim Polres Nunukan, keduanya masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan llebih lanjut dan proses hukum.

Kantor APMS Hanyut Terbawa Longsor Akibat Hujan Deras

Berandankrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Akibat hujan deras, Kantor Apms milik Haji Callu yang berada di Jl. Seifatimah, Kelurahan Nunukan Barat hanyut terbawa longsor, Minggu (25/11/2018) pagi tadi.

Manajer APMS saat ditemui ditempat terjadinya longsor, Arlex, mengatakan kejadian longsor terjadi sekitar pukul 04.00 wita hingga pukul 05.00 wita.

“Awal terjadinya longsor dari belakang rumah warga, kemudian ke belakang kantor,” Jelas Arlex

Ia menambahkan terjadinya longsor dikarenakan curah hujan dan air yang merembes dibelakang rumah warga sehingga siring dan tanah tidak dapat menahan debit air.

“Faktornya dari drainase yang tidak ada, terus drainase dari jalan besar sudah dipecah sehingga air masuk, dan juga tanah dibelakang adalah tanah uruk,” kata Arlex.

Sejak pagi tadi beberapa personil dari Basarnas ikut mengevakuasi tempat kejadian, terpantau juga pagi tadi personil dari Polsek Kota telah meninjau tempat terjadinya longsor.

“tidak ada korban, hanya saja kantor beserta isinya hancur dibawa longsor,” ujar Arlex.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut, Namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.(**/)

Bupati Ingin Nunukan Menjadi Pusat Agro Bisnis di Perbatasan

Berandannkrinews.com, Nunukan (Kaltara)-Bupati Nunukan, Asmin Laura Hafid saat memaparkan visi misi Pemerintah Kabupaten Nunukan di Indonesia Visionary Leader season 4 di Gedung SINDO, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat 23/11/2018

Bupati Nunukan, Kalimantan Utara, Hj. Asmin Laura Hafid.SE.MM bertekad menjadikan daerahnya sebagai pusat Agro Bisnis di wilayah terdepan Indonesia. Orientasi ekspor bahan pertanian dan perikanan kini tengah disiapkan.

Laura mengatakan, Nunukan merupakan salah satu wilayah terdepan Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Tetangga Malaysia, namun Nunukan memiliki potensi pertanian hingga perikanan dan kelautan seperti Rumput laut yang bisa dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat.

“Visi misi pemerintahan adalah menjadikan daerah kami sebagai sentra agro bisnis. Target kami potensi pertanian bisa dikembangkan dan berorientasi ekspor,” kata Laura saat memaparkan visi misi Pemerintah Kabupaten Nunukan di Indoneisa Visionary Leader (IVL) season 4 di Gedung SINDO, Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (23/11/2018).

Laura mengakui tidak mudah mewujudkan visi-misi di atas, Ada sejumlah tantangan yang dihadapi Pemerintah kabupaten Nunukan.

Di antaranya terbatasnya infrastruktur akibat kondisi geografis yang sulit untuk mengjangkau wilayah pedalaman utamanya wilayah tau lumbis yang hanya dilalui dengan tranportasi sungai yang jeram sangat membahayakan bagi masyarakat, apabila medan tersebut tidak dikuasai motoris.

“Untuk koneksi antara satu daerah dengan yang lain memang kami masih butuh peningkatan infrasktuktur misalnya sarana armada laut,” kata Laura

Tak hanya minimnya infrastruktur, Nunukan juga masih mengalami krisis energi pada Hal Nunukan merupakan penghasil energi, kecamatan sembakung Sebagai daerah penghasil energi, Laura mengatakan masyarakatnya saat ini masih mengalami krisis listrik.

Laura berharap, melalui Indonesia Visionary Leader ini, potensi yang dimiliki Kabupaten Nunukan bisa dikenal lebih luas di tingkat Nasional maupun diskala internasional dan memohon dukungan dan sportivitas dari semua kementerian untuk bisa membangun kabupaten nunukan disemua sektor. (*/)