Kebersamaan dan Kekeluargaan Terjalin Diantara Anggota Satgas dengan Warga

NUNUKAN – Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 Kodim 0911 Nunukan Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan, merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan di setiap daerah di seluruh Indonesia serta sebagai wujud nyata TNI dalam mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat.

Dalam pelaksanaannya, TMMD ke 105 tidak hanya menyelesaikan sasaran fisik akan tetapi melaksanakan kegiatan non fisik salah satunya dengan menjalin keakraban dan kekeluargaan dengan setiap Warga di lokasi TMMD.

Banyak cara yang dilakukan personil TNI untuk menampung aspirasi, Bersenda gurau dan menjalin keakraban antara anggota Satgas dan Warga di lokasi TMMD.

Seperti yang terlihat saat waktu istirahat setelah mengerjakan kegiatan fisik, Selasa (23/7).

Mereka makan bersama dan berdiskusi tentang berbagai hal. “Kami sebagai Warga sangat menyambut baik adanya bapak Tentara di Desa kami. Dalam rangka melaksanakan program TMMD ke 105. Sehingga sudah sepantasnya jika kami warga membantu bapak Tentara dalam menyelesaikan program ini hingga selesai,” ucap Ibu Ami (51)

Dalam kesempatan itu juga Danramil 0911-02/Sebatik Mayor Arm M. Bakri Mengucapkan terimakasih kepada Warga yang Antusias membantu pengerjaan badan jalan, Ungkap Mayor Bakri. (Pendim 0911 NNK/ Red)

Tekad Satgas TMMD Rampungkan Pembuatan Jalan dengan Tepat Waktu

NUNUKAN – Tekad Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 untuk menyelesaikan pengerasan jalan penghubung dua Desa, sejak awal Satgas TMMD bekerja tanpa mengenal lelah mengerjakan pembangunan jalan di Kecamatan Sebatik Utara tepatnya Desa Sebarang menuju Desa Lapri sepanjang 1.300 Meter.

“Tak ada istilah menyerah sebelum pengerasan jalan ini selesai,” ungkap para Satgas TMMD beserta Warga, Senin, 22 Juli 2019.

Pengerasan badan jalan ini adalah akses masyarakat Desa Seberang menuju Desa Lapri. Titik ini menjadi salah satu sasaran fisik TMMD ke-105 Kodim 0911/Nnk, selain pembuatan badan jalan ada juga pengerjaan Fisik yang lain seperti Pembuatan jembatan, Pembuatan MCK serta pembuatan Poskamling.

Warga Desa sebut saja Safrizal (45), mengapresiasi tekad Satgas TMMD yang membangun infrastruktur jalan di desa mereka. Senin, (22/07)

“Sudah lama kita dambakan jalan ini ditingkatkan. Alhamdulillah sekarang pengerasannya jalan terus dikerjakan. Masyarakat mengucapkan terimakasih kepada pemerintah dan TNI yang bekerja tanpa mengenal lelah,” ujarnya. (Pendim 0911 NNK/Red)

Disela Istirahat Anggota Satgas Memanfaatkan Komunikasi dengan Warga

NUNUKAN – Memasuki hari ke 12 TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 105 Kodim 0911/Nnk,  anggota Satgas terus bekerja tanpa lelah untuk membuka akses jalan untuk memperlancar perekonomian warga.

Sehingga dengan waktu istirahat yang cukup singkat ini, anggota Satgas TMMD selalu memanfaatkan bercengkrama dengan warga agar kemanunggalan TNI dengan warga selalu terjaga, Selasa. (23/7).

Hal ini seperti dilakukan Sertu Sawabi dengan anggota yang lain mengatakan jika waktu istirahat yang singkat selalu dimanfaatkan untuk berkomunikasi dengan warga agar terciptanya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

“Ya seperti inilah kita, di saat istirahat baru bisa membaur dengan warga untuk selalu berkomunikasi, terutama tentang kemajuan TMMD,” kata Sertu Sawabi saat ditemui dilokasi.

Sementara itu, usai waktu istirahat semua anggota Satgas TMMD kembali bekerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing. (Pendim 0911 NNK/Red)

Satgas TMMD Kodim 0911/Nunukan Bersama Warga Gotong Royong Buat Jalan Penghubung

Nunukan (Kaltara)- Guna suksesnya pelaksanaan pembangunan TMMD ke 105 Tahun 2019, Personil Kodim 0911/Nunukan bersama warga masyarakat gotong royong mengawali kegiatan pembuatan jalan penghubung Desa Lapri dengan Desa Seberang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan, Senin (22/7/2019).

Selain itu ada juga pembuatan lis jalan yang di kerjakan secara gotong royong antara TNI dan warga masyarakat Desa Lapri.Jalan ini merupakan satu-satunya jalan usaha tani untuk menghubung 2 desa dan kecamatan.

Danramil 02/Sebatik mengatakan, “Dengan adanya Program TMMD ini akan sangat membantu masyarakat desa.

“Ini merupakan wujud nyata pembangunan fisik yang selama ini di idam-idamkan. kegiatan ini menjadi bukti nyata kedekatan serta kemanunggalan TNI dan rakyat,” ucap Danramil.

“Tentara dan masyarakat membaur menjadi satu, saling gotong royong pengerjaan jalan, membangun jembatan yang merupakan jalur antar desa dan jalur pertanian milik warga,”Masyarakat sangat antusias bersama TNI dalam pembuatan jalan hingga selesai nantinya,”ujar Danramil.

Dandim 0911/Nunukan Letkol Czi Abdillah Arief sangat mengapresiasi dan sangat antusias kepada warga Desa Lapri, yang bahu membahu gotong royong bersama TNI untuk mensukseskan program TMMD ke 105 Tahun 2019.

Dandim berharap, program TMMD ini dapat memberi manfaat bagi masyarakat,sebagai sarana transportasi dan usaha tani sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat Desa Lapri,”ungkapnya. (Pendim 0911 NNK/Red)

Bertemu Dirjen, Bupati Minta Frekuensi Pelayaran Kapal Feri Nunukan – Sebatik Ditambah

JAKARTA – Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid berharap Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia dapat menambah frekuensi pelayaran kapal feri Nunukan – Sebatik, dari yang semula hanya 3 kali seminggu menjadi setiap hari sekali. Penambahan frekuensi pelayaran perlu dilakukan untuk mengimbangi permintaan masyarakat yang terus meningkat.

Hal itu disampaikan Bupati Laura saat bertemu dengan Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Republik Indonesia Budi Setiyadi saat menerima kunjungan Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid di Jakarta, Senin (22/7).

Selain minta dilakukan penambahan frekuensi pelayaran kapal feri, dalam kesempatan itu Bupati Laura juga berharap Kemenhub membantu biaya perbaikan jembatan penyeberangan di ASDF Sei Jepun yang saat ini mengalami kerusakan.

“Kalau biaya keseluruhan untuk perbaikan dermaga dibutuhkan anggaran sekitar Rp. 15 miliar, tetapi yang mendesak adalah perbaikan jembatan penyeberanganya sekitar Rp. 5 miliar, kami berharap anggaranya bisa dibantu oleh pak dirjen,” kata Laura.

Setelah semua kerusakan diperbaiki, dan frekuensi pelayaran ditambah, maka kata Bupati Laura, Pemerintah Kabupaten Nunukan akan menyerahkan kembali seluruh aset tersebut beserta pengelolaanya kepada kemenhub.

Atas berbagai permintaan tersebut, Budi Setiyadi menyampaikan bahwa Kemenhub siap menerima kembali seluruh aset dan pengelolaan ASDF Sei Jepun.

“Kami (Kemenhub) siap menerima kembali seluruh aset dan personilnya, termasuk tenaga – tenaga honornya karena kami memang kekurangan personil,” kata Budi Setiyadi.

Sementara menanggapi permohonan perbaikan dermaga, Budi Setiyadi menyampaikan bahwa pihaknya sebelumnya akan melakukan survey menghitung biaya yang dibutuhkan.

“Kami usahakan tahun ini bisa dibantu meskipun belum bisa sepenuhnya, tetapi kalau tidak memungkinkan akan dianggarkan di tahun 2020 mendatang. Tetapi sebelumnya akan kami lakukan survey untuk menghitung berapa anggaran yang dibutuhkan,” ujarnya.

Sebagai informasi, bahwa Pemerintah Kabupaten Nunukan atas persetujuan dari DPRD baru – baru ini telah mengajukan permohonan penyerahan kembali seluruh aset ASDF Sei Jepun Nunukan Selatan

Selain Asisten Ekonomi Pembangunan Sekretariat Kabupaten Nunukan Robby Nahak Serang, Sekretaris Dinas Perdagangan Harman, dan Kepala Seksi Fasilitasi dan Bina Pelaku Ekspor dan Impor Dinas Perdagangan Saparudin terlihat ikut mendampingi bupati dalam pertemuan tersebut. (HUMAS)