Capaian IDM Kaltara, 39 Desa Dikategorikan Mandiri

TANJUNG SELOR – Sebanyak 39 desa dikategorikan mandiri pada tahun ini. Pencapaian ini berdasarkan hasil pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) Provinsi Kalimantan Utara Tahun 2022.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu jumlah desa mandiri bertambah 8 desa. Sedangkan desa tertinggal berkurang 54 desa dibandingkan tahun lalu yakni menjadi 140 desa.

Selanjutnya, untuk desa kategori maju pada tahun ini bertambah 18 desa. Di mana tahun sebelumnya hanya 47 desa. Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menyebut pencapaian yang cukup signifikan pada desa kategori berkembang, di mana terjadi penambahan 32 desa dibanding tahun lalu menjadi 201 desa atau 44,97 persen.

“Alhamdulillah, atas capaian ini saya mengapresiasi kinerja organisasi perangkat daerah terkait. Hal ini sesuai dengan visi dan misi yang kita kerjakan saat ini yaitu Membangun Desa, Menata Kota,”jelas Gubernur, Senin (27/6).

Gubernur mengungkapkan, IDM adalah indeks komposit yang dibentuk dari Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi (IKE) dan Indeks Ketahanan Ekologi Desa (IKED).

“Karena itu, saya menghimbau agar perangkat terkait dapat bekerja maksimal, sehingga target yang telah ditetapkan dapat tercapai,”kata Gubernur.

Ia menjelaskan bahwa IDM disusun untuk mendukung pemerintah dalam menangani pengentasan desa tertinggal menjadi desa mandiri. Sejak 2016 hingga tahun 2022, progress IDM di Kaltara mengalami kemajuan yang signifikan.

“Dengan kata lain, tahun ini Pemprov Kaltara masih harus menangani 140 desa kategori tertinggal. Dan 2 desa dengan kategori sangat tertinggal. Ini menjadi tugas kita bersama, dan saya kira seluruh stakeholder harus terlibat,”jelasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kaltara, Edy Suharto menegaskan bahwa kemajuan desa tidak hanya dilihat dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Desa, melainkan dari fasilitas dan pelayanan yang baik di masyarakat desa.

Sekprov Kaltara Dr H Suriansyah mengapresiasi para stakeholder terkait. Hal ini dapat menjadi referensi dan memberikan perhatian lebih terhadap dua desa dengan status sangat tertinggal.

“Jadi membangun desa ini sesuai dengan apa yang diusahakan oleh Bapak Presiden dan Gubernur Kaltara, oleh karena itu saya berharap kita semua dapat bersinergi dan ikut serta dalam mendukung pengembangan desa,” ujar Sekprov.

Sumber : dkisp

Dibuka Gubernur, Turnamen Amanah Cup Resmi Bergulir

NUNUKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Drs Zainal A Paliwang membuka secara resmi turnamen sepakbola Amanah Cup 2022 di Stadion Sungai Bilal, Sabtu (4/6).

Seremonial pembukaan yang tak hanya dihadiri sejumlah pejabat publik tingkat provinsi dan kabupaten Nunukan ini juga dihadiri masyarakat pencinta sepakbola di Nunukan. Terlihat, antusias warga membanjiri tribun utama stadion kebanggaan masyarakat Nunukan itu.

“Saya berharap, turnamen ini tidak hanya untuk memperingati satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati Nunukan saja. Tapi dapat juga menjadi wadah pencarian bakat muda di bidang olahraga sepakbola,” kata Gubernur dalam sambutannya.
Sebelum membuka tùrnamen, gubernur yang hobby sepakbola ini juga meminta kepada wasit, pemain dan yang terlibat untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding. “Saya berpesan agar tetap bermain sportif dan jujur dalam bertanding,” pesannya.

Sementara,  Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid mengaku sangat mengapresiasi panitia yang telah bekerja keras hingga terlaksananya turnamen tersebut. “Saya sangat mengapresiasi kepada panitia yang telah sukses menggelar turnamen ini,” ujarnya. “Penonton untuk dapat menjaga keamanan dan protokol kesehatan yang ada,” pesannya mengakhiri.
Setelah pencabutan jadwal pertandingan perdana, pertandingan eksebisi dilakukan antara tim PS Pemprov Kaltara yang dipimpin Gubernur Kaltara Drs Zainal A Paliwang melawan PS Forkopimda Nunukan yang dipimpin Wakil DPRD Kaltara Andi Muh. Akbar yang merupakan ketua Kormi Nunukan. Dalam pertandingan dua kali 15 menit itu dimenangkan PS Pemprov Kaltara dengan skor 1-0 untuk kemenangan PS Pemprov Kaltara.

Seperti diketahui, turnamen yang pertama kali digelar pasca pandemi Covid-19 ini tak hanya menampilkan tim kesebelasan yang ada di ibukota kabupaten, namun dari 32 tim yang bertanding ini juga diikuti tim asal Kecamatan Lumbis, Seimanggaris dan Sebatik bahkan Kecamatan Krayan.

Menariknya lagi, tak hanya pemain lokal, kekuatan tim juga ternyata diperkuat pemain luar dari Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Sepeti Samarinda, Balikpapan (Kaltim), Sulawesi Selatan dan Sulawei Utara (Sultra). Bahkan, beberapa tim dikabarkan mendatangkan pemain asal negeri jiran Malaysia, yakni Tawau, Sabah.

Sumber : panpel

Satu Tahun Kepemimpinan, Bupati Cetuskan Amanah Cup

NUNUKAN – Pendaftaran turnamen sepak bola Amanah Cup 2020 secara resmi dibuka hari ini, Senin (9/5/2022). Kompetisi yang akan berlangsung di Stadion Sei Bilal Nunukan pada 1 Juni hingga 3 Juli mendatang ini, digelar bertepatan satu tahun kepemimpinan bupati dan wakil bupati Nunukan Hj. Asmin Laura – H. Hanafiah.

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura dalam keterangan resminya menyampaikan, Amanah Cup tercetus atas saran suami H. Andi M. Akbar yang merupakan Ketua KORMI Kabupaten Nunukan.
“Kebetulan beliau (suami) sangat hobi olahraga. Saya juga telah komunikasikan ini dengan wakil bupati dan beliau menyetujui. Turnamen Amanah Cup ini sekaligus dalam rangkaian peringatan satu tahun kepemimpinan Amanah (Asmin – Hanafiah) yang jatuh pada 2 Juni,” ungkap bupati.
Pelaksanaan Amanah Cup, lanjut bupati, sepenuhnya memperhatikan situasi Covid-19 yang mulai mereda. Pemerintah pusat bahkan mulai melakukan kebijakan pelonggaran terhadap kegiatan masyarakat dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan.
Mengenai pembiayaan yang timbul dalam rangkaian persiapan dan pelaksanaan Amanah Cup, ditegaskan bupati, tidak dibebankan melalui APBD Nunukan melainkan dengan melibatkan kebersamaan dan kerjasama pihak sponsor yang peduli dunia olahraga.
“Tapi standar pelaksanaan Amanah Cup tetap mengacu pada standar kompetisi Bupati Cup yang ditunda penyelenggaraannya tahun 2020 lalu,” imbuh Laura.
Dia kemudian menyampaikan, seluruh lapisan masyarakat dan instrumen olahraga di Kabupaten Nunukan, dapat berpartisipasi mensukseskan Amanah Cup 2022. Merujuk pada tema yang dipilih ‘Olahraga Bangkit, Nunukan Solid’, semangat yang diusung adalah kebangkitan olahraga dan kebersamaan yang hangat antara pemerintah dengan masyarakat.
“Berfikir positif dan bergerak aktif berolahraga, tentu akan melahirkan jiwa-jiwa yang sehat,” pungkas Laura.
Terpisah, Ketua Panitia Pelaksana Amanah Cup 2022 Sirajuddin S.Sos menjelaskan, pendaftaran dibuka sejak tanggal 9 Mei s/d 26 Mei di Sekretariat KORMI Nunukan, Jl. Bhayangkara. Pendaftaran bersifat terbuka, tidak dipungut biaya dan akan ditutup apabila jumlah pendaftar telah memenuhi kuota 32 tim.
Selain memperebutkan juara 1, 2 dan 3, Amanah Cup juga menyiapkan penghargaan bagi pemain terbaik, top scorer, tim fairplay dan pemain U-22 terbaik dengan total hadiah Rp 60.000.000.-
“Sesuai arahan bupati, Amanah Cup harus mampu menciptakan atle-atlet muda berbakat dibidang sepak bola. Tentu arahnya dalam mempersiapkan atlet-atlet Nunukan menatap Porprov pertama Kaltara tahun ini,” aku Sirajuddin.
Amanah Cup 2022 didukung sepenuhnya oleh Pemkab Nunukan, PSSI, KONI, KORMI, Bankaltimtara, LHP dan Perumda Tirta Taka Nunukan.

Sumber : panpel

Tandatangan MoU Pemberian Dispensasi Perkawinan Anak

NUNUKAN – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perindungan Anak (DSP3A), Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dengan Pengadilan Agama Kabupaten Nunukan melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Pelayanan pemberian Dispensasi Perkawinan Anak Bagi Masyarakat di Kabupaten Nunukan.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Nunukan, Faridah Aryani SE mengatakan kesepakatan yang dibuat bertujuan dalam hal pelayanan pemberian dispensasi perkawinan anak bagi masyarakat di Kabupaten Nunukan dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat serta masyarakat pencari keadilan di Pengadilan Agama kabupaten Nunukan.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak, Faridah Aryani menyampiakan terdapat beberapa kesepakatan yang ditanda tangani Bersama diantaranya. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana slaku pihak kedua akan melaksanakan pemeriksaan kematangan organ reproduksi sebagai salah satu pertimbangan Pengadilan Agama kabupaten Nunukan untuk memutuskan, mengabulkan ataupun menolak permohonan perkawinan.

Sedangkan untuk DSP3A akan melakukan pemeriksaaan psikologis dan psikososial terkait kesiapan anak untuk melakukan perkawinan dan membangun rumah tangga.

Selanjutnya Faridah menjelaskan setelah melakukan pemeriksaan akan di terbitkan surat rekomendasi sebagai salah satu syarat pengajuan dispensasi kawin atas permohonan dari pengadilan Agama Kabupaten Nunukan. (*/ayu)

Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari Diagendakan ke Kaltara

NUNUKAN – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari diagendakan berkunjung ke Kalimantan Utara (Kaltara) pada 29-30 Juni 2022 mendatang. Atal akan melantik kepengurusan Dewan Kehormatan PWI Kaltara, PWI Kaltara, Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Kaltara dan Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kaltara periode 2021-2026.

Ketua PWI Kaltara, Nicky Saputra mengatakan, Ketum Atal juga akan bertemu dengan Gubernur Kaltara, Drs. H. Zainal Arifin Paliwang, S.H, M.Hum, dan sejumlah pimpinan daerah lainnya di Kaltara. “Kepanitiaan sudah mengonfirmasi kehadiran beliau untuk melantik kepengurusan empat lembaga kewartawanan di bawah naungan PWI di Kaltara. Pak Gubernur dan beberapa kepala daerah juga kami undang dalam agenda pelantikan ini. Keberadaan dan hidupnya kehidupan pers tak bisa lepas dari pemerintah,” ujar Nicky, sapaan akrab Nicky Saputra, Sabtu (25/6).
Nicky melanjutkan, kehadiran Ketum Atal di Kaltara menjadi kesempatan bagi seluruh anggota PWI Kaltara untuk berdiskusi langsung. Seperti diketahui, PWI selama ini sangat perhatian terhadap kualitas pers nasional. “Seperti beberapa fokus kita dalam lembaga kewartawanan ini. Muaranya pada kualitas pers yang menjadi hak publik. Kita juga pengin mensinergikan, apa yang dicanangkan pemerintah, termasuk dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional dan rencana pembangunan jangka menengah daerah. Keberadaan dan fungsi pers tentu harus dimaksimalkan sebagai dimensi pembangunan,” ulas Nicky.
Nicky juga mengungkap, jika kepengurusan telah menjalankan sejumlah program nasional pemerintah. Di antaranya, meningkatkan literasi sehingga masyarakat optimistis menghadapi dampak pandemi Covid-19. Selain itu, PWI Kaltara juga turut menyukseskan Hari Pers Nasional (HPN) 2022 di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Program lain yang telah dituntaskan yakni uji kompetensi wartawan (UKW) di Kaltara yang difasilitasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dewan Pers dan PWI Pusat pada 22-23 Maret lalu. “Ke depan, dalam waktu dekat, kita juga tengah menyiapkan diri pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XIII di Malang,” urai Nicky lagi.
Nicky juga mengucapkan terima kasih atas dukungan banyak pihak dalam agenda pelantikan kepengurusan PWI di Kaltara. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah memberi banyak dukungan atas penyelenggaraan pelantikan pada 29 Juni mendatang. Sesungguhnya keberadaan pers untuk kepentingan publik,” tukasnya.

Sumber : PWIKU