Dihukum Hormat Bendera bagi pengendara Yang tidak Pakai Masker Cara Santun Polsek urban Edukasi warga

Bone – Manurungnge – Berandankrinews.com – Pengemudi kendaraan roda empat yang melintas di jalan MH Thamrin terjaring opersi yustisi yang digelar personil polsek tanete riattang,dia kedapatan tidak menggunakan masker pada saat keluar rumah . selasa, 27/4/2021. Pagi

Meski sempat memberikan alasan kepada petugas operasi yustisi , tetapi pelanggar protokol kesehatan tersebut akhirnya tidak bisa mengelak dari petugas yang melaksanakan operasi yustisi,

Operasi yustisi di pimpin oleh Ipda Sudirman, SH., M.H Panit I Reskrim Polsek Tanete Riattang bersama 10 orang gabungan personel Polsek Tanete Riattang Polres Bone.

Ipda Sudirman, SH., M.H pada saat ditemui mengatakan bahwa tujuan dari oprasi yustisi yang dilakukan oleh personil tanete riattang ini untuk menekan penularan covid-19 di kabupaten bone

‘’salah seorang pengemudi mobil yang terjaring operasi yustisi karna tidak menggunakan masker ,akhirnya petugas memberinya sanksi berupa hormat bendera “ ucap Ipda Sudirman

Lanjut Ipda Sudirman , SH., M.H Mengatakan dalam kegiatan Operasi Yustisi yang menjadi sasaran utamanya adalah penerapan protokol kesehatan seperti menggunakan masker

Sesuai dengan peraturan Bupati Bone (Perbup) Nomor 37 Tahun 2020 , akan dilakukan penindakan bagi pelanggar protokol kesehatan ,berupa tindakan pus up dan hormat bendera

Kita harapkan dengan ini masyrakat dapat lebih disiplin lagi dalam menerapkan protokol kesehatan, agar dapat memutus mata rantai penularan Covid-19 di kabupaten bone

Ril MIH

Kapolsek Dan Muspika Kecamatan Kajuara Hadiri Pemilihan Calon Anggota BPD Desa Waetuo

BONE- Berandankrinews.com – Kapolsek Kajuara bersama unsur Muspika Kecamatan Kajuara dan pihak terkait lainnya menghadiri pemilihan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) periode tahun 2021 – 2027 di Desa Waetuo. (26/04/2021)

Kapolsek Kajuara Iptu Samsu Rijal, SH. bersama unsur Muspika lainnya yaitu Camat Kajuara Andi Muhammad Guntur, S.IP. M.Si., Kepala Desa Waetuo Sudirman Amirudin, Babinsa Koramil Kajuara Serda Safaruddin, Pendamping Kecamatan Firdaus ST., para Kepala Dusun dan undangan lainnya.

Camat Kajuara Andi Muhammad Guntur, S.IP. M.Si. mengingatkan agar pemilihan calon anggota permusyawaratan desa (BPD) dilakukan dengan mekanisme pemilihan yang bersih dan transfaran, tidak unsur paksaan, intimidasi, kolusi dan nepotisme agar perangkat anggota BPD dapat bekerja maksimal dan bebas dari tekanan atau kepentingan tertentu.

” Saya mengingatkan agar pemilihan calon anggota permusyawaratan desa (BPD) dilakukan dengan mekanisme pemilihan yang bersih dan transfaran, tidak ada unsur paksaan, intimidasi, kolusi dan nepotisme agar perangkat anggota BPD nantinya yang terpilih dapat bekerja maksimal dan bebas dari tekanan atau kepentingan tertentu ,” ungka Andi Muhammad Guntur.

Sementara itu, Kapolsek Kajuara Iptu Samsu Rijal, SH. dalam kesempatan yang sama menekankan tentang program – program yang diusung pemerintahan desa bersama BPD adalah merupakan program strategis dan unggulan di desa sehingga dapat betul – betul dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat desa.

” Kami menekankan agar program – program yang diusung pemerintahan desa bersama BPD adalah merupakan program strategis dan unggulan di desa sehingga dapat betul – betul dirasakan mamfaatnya oleh masyarakat desa.

dan warga masyarakat yang akan memilih agar dapat memilih calon anggota BPD yang memiliki kompetensi sebagai penyambung aspirasi masyarakat dan dapat bersama pemerintahan desa membangun desa untuk kemaslahatan masyarakat desa.

tak lupa saya selalu mengingatkan bahwa pandemi covid-19 masih terjadi, agar semua bisa dan harus berdisiplin mematuhi protokol kesehatan ,” urai Samsu Rijal.

Ril MIH

Jalin Sinergitas Bhabinkamtibmas – Babinsa Sigap Amankan Penyaluran Pkh Mallari

BONE – Awangpone – Berandankrinews.com – Penyaluran bantuan Program keluarga harapan ( Pkh) dilakukan di Aula Bundes Desa Mallari Kecamatan Awangpone Kabupaten Bone, Sulsel ( 26 / 04 / 2021 )

Sebanyak 100 lima puluh satu KK Warga Mallari yang berhak mendapatkan bantuan dengan Enam Katagori Penerima Masing – masing :
√ Lansia = Rp 2.400.000 / tahun
√ Balita = Rp 3.000.000 / tahun
√ Sma = Rp 2.000.000 / tahun
√ Smp = Rp 1.500.000 / tahun
√ SD = Rp 900.000 / tahun
√ Disabilitas = Rp 2.400.000 / tahun

Penyaluran Pkh dilaksanakan oleh Pendamping dari Kecamatan Awangpone

Untuk terlaksananya kegiatan dengan aman dan lancar Bhabinkamtibmas Polsek Awangpone Polres Bone Bripka Sofyang dan Babinsa Koramil Awangpone Serda Syamsu Alam sebagai pembina Desa hadir memantau pelaksanaannya.

Bhabinkamtibmas Polsek Awangpone Polres Bone Bripka Sofyang menyebutkan banyaknya warga yang datang menerima Bantuan maka diperlukan pengaturan apalagi dimasa Pandemic ini

Kapolsek Awangpone Polres Bone Akp Agus, Sh melalui Kasi Humas Aiptu Andis mengatakan Sinergitas Bhabinkamtibmas dan Babinsa sangat diperlukan dalam kegiatan Penyaluran Bantuan, terutama mengatur dan mengingatkan warga untuk patuhi Protokol Kesehatan, Jelas Andis

Ril MIH

Bhabinkamtibmas Polsek Barebbo Polres Bone Hadiri Musyawarah Pemilihan Anggota BPD Desa Kajaolaliddong, Jaga Situasi

BONE- Apala,-Berandankrinews.com – Bhabinkamtibmas Polsek Barebbo Polres Bone Briptu Adyani Amin Subrahim, S.H. menghadiri musyawarah pemilihan pengisian keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa keanggotaan Tahun 2021- 2027, Minggu (25/04/2021).

Hadir dalam kegiatan ini Muh. Rusli
(Kades Kajaolaliddong), Kamise, S.Pd., M.Pd (Ketua BPD), Maman Suparman, S.Pd., M.Pd (Ketua Panitia Pemilihan), Sultan (Sekdes Kajaolaliddong), Briptu Adyani Amin Subrahim, S.H. (Bhabinkamtibmas), Serda Firman Usti
(Babinsa), Tokoh masyarakat, Tokoh adat, Tokoh pemuda, Tokoh agama, Tokoh petani dan Tokoh perempuan.

Kegiatan musyawarah ini bertujuan untuk menetapkan hasil anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang terpilih masa keanggotaan Tahun 2021- 2027 yang bersih dan transparansi, Bhabinkamtibmas Briptu Adyani Amin Subrahim, S.H. berkesempatan menyampaikan pesan Kamtibmas kepada warga undangan yang hadir.

Pelaksanaan pemilihan anggota BPD sebelumnya dilakukan dengan ujian tertulis dan mengacu pada mekanisme dan aturan yang ada

Sehingga dalam pelaksanaanya berjalan aman, tertib dan sukses, dan diharapkan para undangan menerima hasil musyawarah pemilihan yang telah ditetapkan nantinya, ungkap Briptu Adyani.

Bhabinkamtibmas juga mengajak para undangan untuk bersinergi dan bersama-sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban dilingkunganya masing masing serta tetap mengedepankan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas, tutupnya.

Ril MIH

Para Perangkat Desa Di Nunukan Diminta Alokasikan ADD Dengan Tepat

Nunukan – Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan H. Asmar mengingatkan para perangkat pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Nunukan untuk berhati – hati dalam mengelola dana desa agar tidak tersangkut dengan persoalan hukum di kemudian hari.  

Hal itu disampaikan H. Asmar saat membuka membuka Workshop Sistem Informasi Desa (SID) yang diselenggarakan oleh DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kab. Nunukan bekerjasama dengan P3KP di ballroom Hotel Laura, Rabu (28/04). 

“Jangan pernah main-main dengan dana desa, sudah banyak contoh kepala desa dan perangkatnya yang terseret kasus korupsi karena menyalahgunakan dana desa, saya berharap kejadian seperti itu tidak pernah terjadi di Kabupaten Nunukan,” kata Asmar. 

Asmar menyebutkan, anggaran dana desa (ADD) pada tahun 2021 untuk 232 desa di seluruh wilayah Kabupaten Nunukan mencapai Rp. 193 miliar. Anggaran sebesar itu, katanya, harus dikelola secara baik dan akuntabel agar memberikan manfaat yang sebesar – besarnya bagi masyarakat. 

Sebagai salah satu instrument yang turut dinilai oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), menurutnya, pengelolaan dana desa akan sangat mempengaruhi hasil akhir pemeriksaan secara keseluruhan. 

“Selama lima tahun berturut – turut ini kita (Pemerintah Kabupaten Nunukan) berhasil meraih predikat tertinggi opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Hal ini membuktikan bahwa pengelolaan keuangan daerah, termasuk diantaranya pengelolaan dana desanya selama ini memiliki akuntabilitas yang baik. Saya berharap hal ini dapat terus dipertahankan,” ujarnya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ketua DPC APDESI H. Firman menyampaikan, kemajuan teknologi informasi saat ini memiliki dampak yang sangat besar untuk mendukung aktivitas di pemerintahan dan masyarakat, baik di wilayah kota maupun di pedesaan. Bagi para aparat pemerintah desa, kata Firman, teknologi informasi sangat dibutuhkan untuk mengolah dan melaporkan data – data sehingga lebih mudah, cepat, akurat dan dapat diandalkan. 

“Workshop ini merupakan salah satu upaya yang kita lakukan untuk meningkatkan kapasitas para aparatur desa, terutama terkait dengan kebutuhan sistem informasi yang handal,” kata Firman.  

Selain diikuti oleh para aparatur desa, pembukaan workshop itu juga dihadiri oleh Kepada DPMD Kabupaten Nunukan H. Jumianto, Kepala Diskominfotik Kabupaten Nunukan Kaharuddin, serta narasumber dari Tim Ahli Kementerian Desa PDTT RI Mohammad Fathurrahman. (ADV*)