Gubernur Babel Harap Bangka Barat Makin Maju dan Berkembang



MUNTOK||BerandaNKRInews.com|| Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) akan memberikan perhatian khusus terhadap Kabupaten Bangka Barat (Babar) supaya, kabupaten di ujung barat Pulau Bangka dapat makin maju dan berkembang seperti kabupaten yang lain di Babel.

Hal itu disampaikan oleh Gubernur Babel, Erzaldi Rosman dalam sambutan acara Serah Terima Jabatan dari Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bangka Barat M. Soleh kepada Bupati terpilih H. Sukirman dan Wakil Bupati Bong Ming Ming periode 2021-2026 yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Bangka Barat, Rabu (28/04/2021).

“Di Bangka Barat ini akan dikembangkan 2 pelabuhan yang akan melayani kapal Roll On Roll Off (Roro) dan jetfoil, juga akan dibangun lagi pelabuhan yang melayani angkutan barang, sehingga bisa ekspor. Dalam waktu dekat juga akan dikembangkan pelabuhan beserta pabrik sehingga di sini bisa menampung Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah Babel dan Sumatera,” ujar gubernur.

Apabila hal ini sudah selesai dibangun, bapak tiga anak ini yakin, di tahun-tahun mendatang, Bangka Barat akan maju lebih cepat. Menurut bang ER, panggilan akrab gubernur, dirinya selaku Kepala Pemerintahan Daerah di Babel sudah banyak berbuat, di antaranya mendatangkan investor ke Babel. Untuk itu dirinya mengajak pemerintah di kabupaten bersinergi dengan Pemprov. Babel, dengan memberikan kemudahan kepada para investor supaya nantinya banyak kemudahan yang didapatkan oleh daerah itu sendiri.

Orang nomor satu di Babel ini sependapat dengan apa yang di sampaikan oleh ketua PKK Babel bahwa, Bangka Barat titik awal perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia, artinya kota Muntok sebagai kota sejarah, tentunya ini merupakan potensi tersendiri bagi Bangka Barat.

“Ini potensi, Wisma Ranggam kita perbaiki, Menumbing sudah di lakukan kerja sama provinsi dan kabupaten sehingga diharapkan akan menjadi lebih baik. Bulan Mei kita akan mengundang ahli budaya, ahli seni, ahli sejarah, dengan tujuan memajukan kota sejarah ini,” ungkapnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bang ER meminta kepada Staf Khusus Bupati Babar dalam pengembangan perkotaan dan ekonomi kerakyatan di Babar ini, terutama penuntasan pengendalian banjir.

“Bangka Barat mengakomodir pertumbuhan Nilai Tukar Petani (NTP) terbesar ke dua, dan Babel adalah Provinsi dengan Nilai Tukar Petani tertinggi nasional, meningkat 3,98 persen. Untuk itu gubernur mengajak bupati untuk mempertahankan nilai tersebut. Dengan Nilai Tukar Petani meningkat, saya yakin akan memotivasi petani dalam menggeluti usahanya,” tegas bapak yang banyak menerima penghargaan ini.

Untuk diketahui bahwa saat ini Bangka Barat sudah terhindar dari ancaman kekurangan pangan, seiring Babel ditetapkan sebagai provinsi tercepat dalam mengatasi kerawanan pangan secara nasional.

Gubernur Erzaldi mengajak Kepala Daerah di Kabupaten/Kota se-Babel supaya mendukung kebijakan pemerintah provinsi supaya, tujuan Pemprov. Babel untuk menyejahterakan masyarakat dapat terwujud.

Kepada para Kepala Perangkat Daerah di Babar, gubernur minta agar berkonsolidasi dengan pemprov guna mempercepat pembangunan di daerah.

Di kesempatan yang sama, Bupati Bangka Barat Sukirman membenarkan ucapan gubernur bahwa daerahnya memiliki beragam potensi, salah satunya bidang pariwisata dan pertanian. Karena itu, dirinya mengharapkan gubernur memberikan perhatian khusus kepada kabupaten Bangka Barat.

“Terima kasih pak gubernur atas perhatiannya kepada masyarakat kami, saat ini banyak hal akan kami hadapi. Terutama saat ini masalah pandemi Covid-19 yang cenderung meningkat, untuk itu Protokol Kesehatan harus ditingkatkan,” ungkapnya.

Bupati terpilih juga mengutarakan keinginannya dalam pengembangan pariwisata bahwa, sungai yang membelah Kota Muntok untuk dinormalisasi sedemikian rupa sehingga menjadi tempat wisata baru di Kota Muntok, selain wisata sejarah.

“Sungai Dong diciptakan oleh Tuhan pasti ada manfaatnya, untuk itu saya akan kelola dengan baik. Selain menyelesaikan masalah banjir, juga mendatangkan para wisatawan seperti di negara Belanda,” papar bupati. (*)

Wartawan: Mazi

Sumber: Diskominfo Babel

GSN HARUS FOKUS DAN LOKUS: USAHA RAJUNGAN NELAYAN LAMONGAN JAWA TIMUR

Lamongan-Berandankrinews.com – “Harus fokus dan lokus. Apa usahanya dan dimana tempatnya. Fokus usaha rajungan nelayan Lamongan Jawa Timur sehingga bisa terkelola professional, serta secara bisnis dan ekonomi mampu meningkatkan pendapatan para nelayan rajungan yang merupakan anggota Primer Nasional Koperasi Gumregah Sakti Nusantara (GSN).

Dengan demikian ekonomi rakyat kecil terdongkrak, usaha para nelayan mampu maju berkembang dan unggul, serta hidup keluarga mereka lebih sejahtera. Lebih dari itu, juga harus mampu memenuhi standar dan persyaratan ekspor rajungan ke luar negeri.

Saya yakin Primnaskop GSN Jawa Timur dibawah kepemimpinan Pak Muchlisin Amar mampu mewujudkannya”, tutur M. Sarmuji, Tokoh Muda Bangsa Anggota Komisi XI DPR RI yang juga Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Timur yang memakai Sarung dan Kopyah Ala Santri Jawa Timuran kepada Presiden GBN, Ketua Umum Primnaskop GSN, dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed. didampingi Ketua Primnaskop GSN/Koordinator Badko GBN Jatim, H. Muchlisin Amar dikediamannya di Surabaya, Sabtu Malam, 24 April 2021.

“Pelaku ekonomi rakyat kecil usahanya harus mampu maju, berkembang dan unggul. Demikian pula usaha dan ekonomi para nelayan di seluruh tanah air. Dan Cluster Rajungan Nelayan Lamongan Jawa Timur telah ditetapkan sebagai pilot projek nasional GSN.

Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah pendampingan dari hulu hingga hilir atau fokus dan lokus dengan tata Kelola berbasis komunitas, profesional, ekonomi dan bisnis. Kita mampu asal mau untuk memajukan ekonomi dan meningkatkan pendapatan para nelayan rajungan di Lamongan Jawa Timur, juga di seluruh tanah air.

Tentunya dengan merangkul dan merajut kemitraan dengan para pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta ma pun lembaga non pemerintah”, tegas dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., Ketua Umum Primnaskop GSN yang juga Presiden GBN dan Ketua Umum APKLI pada kesempatan yang sama.

“Insya-Allah usaha rajungan nelayan Lamongan Jawa Timur terdongkrak maju dan berkembang.

Bahkan mampu meningkatkan kualitas rajungan berstandar ekspor dengan kehadiran Primnaskop GSN yang melakukan pendampingan untuk mendorong fasilitas usaha produktif dan perlindungan kesejahteraan keluarga para nelayan. Lebih dari itu, GSN juga lakukan usaha disektor produksi dan perdagangan rajungan secara professional.

Tentunya banyak hal yang akan didapatkan para nelayan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga mereka”, tegas Tokoh Gaek Didunia Nelayan, H. Muchlisin Amar, Ketua Primnaskop GSN/Ketua Badko GBN Jatim pada kesempatan yang sama.

Tokoh Muda Bangsa Asli Suroboyo, M. Sarmuji pada kesempatan yang sama juga mengajak dr. Ali Mahsun ATMO, M.Biomed., yang juga sedang emban amanah Ketua Umum DPP APKLI didampingi Ketua DPW APKLI Provinsi Jatim HM. Sholeh untuk: “Bakar Ikan Sembilang Ala Milenial”.

Foto terambil Sabtu Malam 24 April 2021 di Surabaya Jawa Timur.

Media GBN

Tidak Terima Lapaknya Dirusak Orang Tidak Bertanggung Jawab, Rita Mengadu Ke APKLI Babel

PANGKALPINANG, BerandaNKRInews.com|| TAK TERIMA lapaknya dirusak orang tidak bertanggungjawab, Rita, mengadu kepada pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Provinsi Kep. Bangka Belitung, Selasa (27/04/2021).

Rita yang sehari-hari berjualan di Pasar Kerabut, Gabek, Kota Pangkalpinang, menuturkan menemukan meja tempat ia menggelar dagangannya tadi pagi (Selasa, 27 April 2021) dalam keadaan rusak berat. Meja ambruk. Pada tiang ditemukan bekas gergaji. Akhirnya ia memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut kepada APKLI Babel, organisasi PKL tempat ia bernaung.

Menanggapi kejadian tersebut ketua DPW APKLI, Mangimpal Lumbantoruan mengarahkan Rita membuat laporan aduan di Polres Pangkalpinang.

“Kisah yang dialami Rita membuat kita kesal. Maka kita arahkan yang bersangkutan membuat laporan ke Polres Pangkalpinang. Harapan kita pelakunya segera ditangkap!”, pungkas Mangimpal Lumbantoruan.

Kasus perusakan lapak PKL bukan kali ini terjadi. Sebelumnya seorang PKL di Pasar Kerabut mengadukan hal yang sama. Namun kasus itu masih bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ini tidak bisa dibiarkan! Saya sudah perintahkan pengurus DPD APKLI Pangkalpinang, Bung Niko, untuk mengawal kasus ini. Dan persoalan ini sepenuhnya nanti diurus oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Bangka Belitung pimpinan Ego, mitra hukum APKLI Babel.” Tutup Mangimpal Lumbantoruan, SS. (*)

Wartawan: Agus Muslim, SH

Pemprov Babel Masih Uji Persiapan Penerapan LPG Card


PANGKALPINANG||BerandaNKRInews.com|| Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov. Babel) kembali membahas perencanaan Liquefied Petroleum Gas (LPG) Card di Babel, yakni penggunaan gas subsidi dengan penerapan kartu kendali.

Dipimpin Wakil Gubernur (Wagub) Babel, Abdul Fatah, yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Naziarto, dan Asisten III Gubernur, Yanuar, Rapat Pembahasan Perkembangan Rencana Penggunaan LPG Card ini berlangsung di Ruang Tanjung Pendam Kantor Gubernur, Senin (26/4/2021).

Dalam kesempatan ini, Wagub Abdul Fatah menyambut baik inovasi pengembangan pendistribusian LPG di Babel dengan menggunakan sistem kartu kendali yang dirancang Bank Rakyat Indonesia (BRI), Brizzi dan Brimola.

“Ini inovasi baru, karena kita tahu LPG telah menjadi rebutan hingga tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, dengan pertimbangan dan kebijakan, hal ini akan diberlakukan secara aplikasi,” ungkapnya.

Hanya saja, lanjut wagub, LPG Card belum segera dapat dilaksanakan. Pemprov masih menunggu kesiapan pihak BRI pada 27 Mei 2021 mendatang.

“Pemerintah menerapkan sistem aplikasi LPG Card ke masyarakat agar barang subsidi ini bisa di implementasikan tepat sasaran. Dan hari ini sudah dipaparkan bagaimana bentuk instrumen dari aplikasi itu sendiri serta bagaimana melaksanakan dan memanfaatkan. Namun, masih ada faktor yang masih harus diuji lagi,” jelasnya dihadapan Pertamina Cabang Babel dan BRI se-Babel. (*)

Wartawan: Agus Savar Muslim, SH

Gubernur Berpesan: Bangka Barat Dukung Provinsi Pertahankan Prestasi Ketahanan Pangan dan Naiknya Nilai Tukar Petani


PANGKALPINANG||BerandaNKRInews.com|| Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menitipkan pesan khusus kepada Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, Sukirman dan Bong Ming Ming yang baru saja dilantik dan mengucapkan sumpah jabatan.

Pesan khusus itu adalah terkait permintaan dukungan agar dengan kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat ini dapat mempertahankan, bahkan meningkatkan prestasi yang telah diraih Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas Ketahanan Pangan dan naiknya Nilai Tukar Petani.

Dijelaskan Gubernur Erzaldi, baru-baru ini meraih penghargaan sebagai Provinsi dengan Penurunan Kerawanan Pangan Terbaik Periode 2018-2020 oleh Badan Ketahanan Pangan RI. Di mana ada 4 daerah yang sebelumnya masuk dalam daerah rawan pangan namun keempat daerah tersebut telah memiliki ketahanan pangan yang kuat, sehingga Bangka Belitung saat ini tidak ada daerah yang masuk dalam daerah rawan pangan.

Karena salah satu daerah yang berhasil keluar dari daerah rawan pangan ini adalah Bangka Barat, maka gubernur mengharapkan kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk segera membuat program dan kegiatan agar hal ini dapat dipertahankan.

Begitu juga dengan meningkatnya Nilai Tukar Petani di Bangka Belitung yang saat ini mencapai angka 3,93 persen atau tertinggi secara nasional. Diketahui Kabupaten Bangka Barat adalah daerah yang konsentrasi pertanian cukup besar ini agar terus dipertahankan.

Arahan lain juga disampaikan Gubernur Babel Erzaldi Rosman saat melantik Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat yang pelantikannya dilakukan secara hybrid mengacu pada Protokol Kesehatan, di Ruang Pertemuan Pasir Padi, Senin (26/4/21).

Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat diharapkan bisa kompak dalam menjalankan tugas pembangunan, khususnya dalam rangka penanganan Covid-19 dengan berkonsolidasi dan membangun sinergitas dengan Forkopimda. Mengingat Bangka Barat saat ini termasuk dalam Daerah yang peningkatan Covid-19 agak tinggi.

“Saya yakin dan percaya, dengan kolaborasi dan sinergitas ini, Bangka Barat akan mampu mengatasinya,” ungkapnya.

Masalah lain seperti banjir di beberapa wilayah dan juga stunting diharapkan gubernur agar juga untuk segera ditindaklanjuti.

“Tentunya masing-masing daerah mempunyai strategi dalam mengatasi hal ini. Oleh sebab itu kami harap konsolidasi dan kolaborasi bersama untuk mengatsi masalah yang ada,” tegasnya.

Pelantikan dan Pengucapan Sumpah Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat, Sukirman dan Bong Ming Ming, ini berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 13.19-355 tahun 2021, Tentang Pengesahan Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak di Kabupaten pada Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2020.

Bupati Bangka Barat, Sukirman ditemui usai pelantikan mengatakan, pada tahap awal ini pihaknya akan segera menyusun dan mendata permasalahan yang ada untuk segera diselesaikan. Terkait penanganan Covid-19 dirinya bersama Wakil Bupati Bangka Barat akan menyatukan persepsi dan menyosialisasikan dengan penuh kesungguhan terkait Protokol Kesehatan kepada masyarakat.

Ikut hadir dalam pelantikan dan pengucapan sumpah Bupati dan Wakil Bupati yang berjalan lancar dan khidmat ini, Anggota DPD dan DPR RI Bangka Belitung; Forkopimda Babel dan Bangka Barat; Ketua TP PKK Babel, Melati Erzaldi; perwakilan anggota keluarga dan disiarkan melalui streaming video conference.

Wartawan: Agus Savar Muslim, SH