Galeri Dedur Corner Resmi Dibuka, Perkuat Ekonomi Kreatif Perempuan

TANJUNG SELOR – Pembukaan Galeri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dedur Corner di Kecamatan Tanjung Palas menjadi langkah nyata dalam memperkuat ekonomi kreatif, khususnya bagi perempuan di Kabupaten Bulungan, Minggu (26/4).

Mewakili Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Staf Ahli Gubernur Bidang Aparatur, Pelayanan Publik dan Kemasyarakatan, Dr. Ir. H. Syahrullah Mursalin, M.P., menghadiri langsung peresmian galeri yang dikelola Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kaltara.

Galeri Dedur Corner diproyeksikan menjadi pusat promosi dan pemasaran berbagai produk unggulan lokal, mulai dari kuliner hingga kerajinan tangan khas daerah.

Dalam sambutannya, Syahrullah menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting sebagai penggerak ekonomi kerakyatan.

“Galeri ini bukan hanya tempat jualan, tapi wadah bagi masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih mandiri, produktif dan sejahtera melalui penguatan sektor UMKM,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi DPD FPPI Kaltara serta seluruh pihak yang terlibat dalam menghadirkan galeri tersebut. Namun, ia menekankan bahwa peresmian ini merupakan awal dari upaya berkelanjutan.

Syahrullah mengajak instansi terkait untuk terus memberikan pendampingan, pelatihan pengelolaan usaha, serta meningkatkan daya saing produk lokal agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Melalui kehadiran Galeri Dedur Corner, diharapkan dapat menjadi ikon pusat UMKM unggulan di Kabupaten Bulungan dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

​”Mari kita jadikan galeri ini sebagai ‘rumah besar’ ekonomi rakyat, tempat tumbuhnya harapan, kerja sama dan solidaritas menuju masa depan Kalimantan Utara yang Maju, Makmur dan Berkelanjutan,” pungkasnya.

Acara kemudian ditutup dengan peninjauan berbagai produk UMKM, mulai dari kuliner hingga kerajinan khas daerah yang menjadi kebanggaan lokal.

(dkisp)


Muswil I ABI Kaltara, Pemprov Dorong Peran Organisasi Keagamaan dalam Penguatan Sosial

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong peran organisasi keagamaan dalam memperkuat ketahanan sosial, ekonomi dan spiritual masyarakat.

Hal ini disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, H. Datu Iqro Ramadhan, S.Sos., M.Si., saat menghadiri pembukaan Musyawarah Wilayah (Muswil) I Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ahlulbait Indonesia (ABI) Kaltara di Hotel Grand Pangeran Khar, Sabtu (25/4).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Meningkatkan Efektivitas Organisasi Melalui Optimasi Sistem dan Proses”.

Mewakili Gubernur Kaltara, Datu Iqro mengapresiasi pelaksanaan Muswil perdana ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat organisasi, menyusun arah kebijakan, serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Ia menyebutkan, berbagai tantangan global seperti ketidakpastian ekonomi, konflik, krisis pangan dan energi, hingga perubahan iklim berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

“Situasi ini menuntut kita untuk memperkuat ketahanan sosial, ekonomi, dan spiritual,” kata Datu Iqro.

Menurutnya, organisasi keagamaan memiliki peran penting tidak hanya sebagai wadah pembinaan umat, tetapi juga sebagai kekuatan moral dalam menjaga nilai perdamaian, persatuan, dan kepedulian sosial.

“Kita harus menghadirkan Islam yang sejuk, toleran, dan memberi solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Datu Iqro menambahkan, Pemprov Kaltara terus melakukan percepatan pembangunan di berbagai sektor, termasuk pemerataan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

“Pembangunan tidak hanya soal fisik dan ekonomi, tetapi juga karakter, moral, dan spiritual masyarakat,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bulungan, H. Jamal, S.H., M.AP., Wakil Ketua Umum ABI Ustad Ahmad Hidayat, Ketua Badan Pekerja Muswil ABI Kaltara Akhmad Syahran, serta Ketua DPP ABI Kaltara Ahmad B.

(dkisp)


Dari Irigasi, Pemasaran, Hingga BBM Alsintan, Dialog Bupati Nunukan dengan Petani di Tengah Panen di Sungai Lancang

NUNUKAN – ” Disini ada Kepala Dinas, disini ada anggota DPRD, disini juga ada Bupati, silahkan bapak dan ibu sampaikan pertanyaan atau apa apa yang ingin disampaikan”.

Hal itu dilontarkan oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri saat membuka diskusi bersama dengan petani, anggota kelompok tani, dan brigade pangan, penyuluh pertanian di Kelurahan Tanjumg Harapan, tepatnya di Kampung Tengah, Sungai Lancang sebagai rangkaian panen padi bersama dengan menggunakan alsintan (alat mesin pertanian) Combine Harvester, Sabtu (25/04/2026).

Beberapa diskusi diantaranya terkait dengan kebutuhan alat mesin pertanian untuk mengolah lahan pertanian, kebutuhan saluran irigasi, jalan usaha tani, dan kebutuhan bahan bakar minyak untuk kebutuhan alsintan.

Pada kesempatan ini Bupati memotivasi para petani untuk dapat terus mempertahankan produktivitas bahkan meningkatkannya.

” Kita tadi sudah mendengar ini adalah panen yang kedua, bukan tidak mungkin bisa dipacu untuk bisa panen yang ketiga kali”, ujarnya.

Bupati berharap agar perluasan lahan sawah dan optimalisasi lahan pertanian agar dapat terus ditingkatkan. Menurutnya pemerintah akan terus mendukung dengan berbagai program stimulan sehingga petani bisa terus menanam padi.

Terkait dengan kebutuhan saluran irigasi, Bupati merencanakan akan mengalokasikan alat berat Excavator di Kecamatan Nunukan Selatan.

” Tahun lalu kita alokasikan 5 excavator ke 5 kecamatan di Krayan, dan Insya Allah tahun ini kita alokasikan di Kecamatan Nunukan Selatan”, ungkapnya.

Terkait dengan kebutuhan BBM untuk alat mesin pertanian yang dikelola oleh Brigade Pangan, Bupati dan Kepala Dinas Pertanian akan mengkoordinasikan kepada Pertamina agar bisa mendapatkan kuota untuk alat mesin pertanian sehibggq bisa mendapatkan Barcode pembelian BBM.

Di akhir diskusi tersebut, Bupati kembali memotivasi para petani untuk terus menanam padi dan meningkatkan peoduktifitasnya, mengingat Presiden Prabowo Subianto saat ini berkonsentrasi dan mendorong penuh sektor pertanian bisa swasembada.

” Ya mungkin bisa berbagi tenaga, rumput laut tetap jalan, dan pertaniannya (tanam padi) juga jangan ditinggalkan. Terus tingkatkan, ini potensi terus meningkat, terlebih sekarang pemasaran sudah pasti BULOG akan membeli, tentunya debgan standar kualitas yang telah ditentukan”, ungkapnya.

(PROKOMPIM)

Pucuk Pimpinan Lapas Kelas II B Nunukan Berganti, Donny Setiawan Gantikan Puang Dirham

NUNUKAN – Pucuk pimpinan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan berganti dari Puang Dirham, A.MD, IP, S.Sos. M.M kepada Donny Setiawan, A.Md, IP, SH. Puang Dirham yang telah menjabat sebagai kalapas Nunukan selama 2 tahun, mendapatkan amanah baru sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Narkotika Samarinda.

Hal tersebut ditandai dengan dilaksanakannya Serah Terima Jabatan Dan Pisah Sambut Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan di Aula Lapas Nunukan, Kamis (23/04/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Nunulan yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Juni Mardiansyah AP menyampaikan bahwa pergantian tongkat estafet ini kiranya bisa membawa semangat baru, memperkuat sinergi, dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Lanjut pasa kesempatan ini Bupati menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian bpk Puang Dirham selama memimpin Lapas Nunukan. Bupati juga menyambut baik kehadiran Bapak Donny Setiawan sebagai kalapas yang beru dan berharap dapat melanjutkan serta meningkatkan kinerja yang telah terbangun dengan baik.

“Terima kasih atas kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan kepada masyarakat Nunukan terutama kepada masyarakat Binaan di Lapas Kelas IIB Nunukan, yang telah diberikan Bapak Puang Dirham selama bertugas di Nunukan. Semoga sukses di tempat tugas yang baru.
Dan kepada Bapak Donny Setiawan, kami ucapkan selamat datang dan selamat menjalankan amanah di Kabupaten Nunukan”, ungkapnya.

Puang Dirham dalam kesempatan ini menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran serta pihak terkait yang telah mendukung selama masa kepemimpinannya. Ia juga berharap agar sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan yang baru.

Sebagai Kepala Lapas yang baru, Donny Setiawan, dalam kesempatan ini menyampaikan komitmen untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan di Lapas Nunukan serta terus berkolaborasi dengan pemerintah kabupaten Nunukan.

“Kami mohon dukungan dari seluruh pihak agar dapat menjalankan tugas dan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Endang Lintang Hardiman, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur, beberapa Kalapas yang pernah bertugas di Nunukan, Forkopimda Nunukan, pimpinan Instansi vertikal, dan beberapa pejabat penting di jajaran Lapas Kelas IIB Nunukan.

(PROKOMPIM)

Gubernur Hadiri RUPS Bankaltimtara, Tetapkan Jajaran Direksi dan Komisaris Baru

SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Bankaltimtara) yang menetapkan jajaran direksi dan komisaris baru, Kamis (23/4).

Rapat yang berlangsung di Kantor Pusat Bankaltimtara Samarinda ini juga dihadiri Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) H. Rudy Mas’ud, S.E., M.E., serta para pemegang saham dari seluruh kepala daerah, baik hadir langsung maupun melalui kuasa.

Dalam RUPS tersebut, disepakati pengangkatan jajaran direksi baru. Romy Wijayanto ditetapkan sebagai Direktur Utama menggantikan Muhammad Yamin. Selain itu, Viky Pujo Rahmanto menjabat sebagai Direktur Kredit dan Yenny Israwati sebagai Direktur Operasional dan Manajemen Risiko.

Untuk jajaran komisaris, Achmad Syamsudin ditunjuk sebagai Komisaris Utama Independen. Sementara itu, Sri Wahyuni dipercaya sebagai Komisaris Non Independen perwakilan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim.

Adapun untuk posisi Komisaris Non Independen perwakilan Pemprov Kaltara, pemegang saham menyetujui pencalonan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara H. Denny Harianto, S.E., M.M. Selanjutnya, Denny akan mengikuti proses penilaian kemampuan dan kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemimpin Sekretariat Perusahaan Bankaltimtara, Rita Kurniasih, menyampaikan bahwa keputusan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat organisasi.

“Ini bagian dari upaya memastikan tersedianya kepengurusan yang memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas dalam mendukung pencapaian tujuan strategis perusahaan dan memperkuat fondasi kelembagaan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Sebagai informasi, kepemilikan saham Bankaltimtara merupakan sinergi antara wilayah Kaltim dan Kaltara, yang melibatkan pemerintah provinsi serta seluruh pemerintah kabupaten/kota di masing-masing wilayah.

(dkisp)