Pemuda Perbatasan jadi Garda Terdepan Memberantas Narkoba

NUNUKAN – Gubernur Kaltara Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum mengapresiasi inisiasi pemuda Kabupaten Nunukan dalam upaya memberantas peredaran narkoba di Kaltara. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Nunukan, di Hotel Laura, Senin (18/7) malam.
Menurutnya, dengan adanya lembaga kepemudaan seperti KNPI dapat menjadi filter dari hal negatif. Karena itu, ia mengapresiasi agar roda organisasi kepemudaan dapat segera terbentuk hingga pada level kecamatan.
“Kita berharap agar semuanya dapat memberikan kontribusi positif terhadap daerah, salah satunya melalui organisasi kepemudaan,”kata Gubernur.
Ia menjelaskan, dalam perspektif pembangunan bangsa dan negara, peran pemuda tidak dapat dipandang sebelah mata. Hal itu terlihat pada sejarah perjuangan bangsa sebelum Indonesia merdeka. “Para pemuda turut berperan besar dalam perjuangan maupun dalam mengisi kemerdekaan,”katanya.
Belajar dari sejarah tersebut, Gubernur berharap agar para pemuda di Kabupaten Nunukan dan Kaltara dapat meresapinya. Dengan tujuan agar para pemuda selalu bangkit lebih kuat dengan menjaga persatuan dan kesatuan. “Di tangan saudara-saudara para pemudalah, masa depan pembangunan daerah, bangsa dan negara,”jelasnya.
Ia yakin program kerja yang akan dicanangkan oleh DPD KNPI Kabupaten Nunukan akan melahirkan pemuda-pemudi yang berprestasi. Dan mengangkat harkat dan martabat kehormatan bangsa dalam upaya memperkokoh ketahanan nasional.
“DPD KNPI Kabupaten Nunukan dan organisasi kepemudaan lain, sejatinya merupakan mitra pemerintah dalam pembangunan. Saya berharap saudara-saudara juga dapat berperan aktif untuk ikut mengatasi permasalahan pemuda seperti kenakalan remaja, narkoba dan hal negatif lainnya. jalankanlah roda kepengurusan ini dengan baik dan selalu jaga hubungan silaturahmi hingga tercipta pengurus yang solid,”tuntasnya. (*)

Ketua PSSI Nunukan Dukung Penuh Amanah Cup

NUNUKAN – Kompetisi sepak bola Amanah Cup 2022 yang segera bergulir 1 Juni mendatang, sangat dinantikan pecinta sepakbola di Kabupaten Nunukan. Sebab, selama 2 tahun sejak adanya pandemi covid 19, tak ada lagi kompetisi serupa yang digelar.  Tak ayal, olahraga yang sangat dekat dengan masyarakat ini pun terhenti.

Ketua Askab Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Nunukan, Adama mengatakan mendukung penuh kegiatan tersebut. Karena, dampaknya terhadap masyarakat, khususnya anak muda sangat positif. Apalagi, PSSI Nunukan saat ini memiliki keterbatasan dalam melaksanakan kompetisi serupa.
“Tentunya saya dukung penuh. Kompetisi seperti ini kan memang sangat dinantikan selama ini. Selain hiburan, juga ajang silaturahmi masyarakat juga,” kata ketua Askab PSSI Nunukan, Adama saat memberikan keterangan resmi kepada media, Kamis (12/5/2022).
Ia mengatakan, selaku induk dari  Cabang Olahraga (Cabor) sepak bola di Nunukan, kompetisi rutin memang sangat dibutuhkan. Untuk itu, siapapun yang ingin menggelarnya tentu mendapat dukungan penuh pihaknya. Asalkan, kegiatan tersebut dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku dan tak ada pihak yang dirugikan.
“Kepada tim atau klub yang bertanding saya berharap dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk melahirkan bakat-bakat baru. Karena, untuk mendapatkan regenerasi pemain PS Nunukan salah satunya melalui kompetisi seperti ini,” ujarnya.
Khusus pemilik tim, atau manager klub, lanjut Adama, ia berharap dapat menimba pengalaman dari setiap pertandingan yang dilakoni. Kalah dan menang merupakan hal yang biasa. Meskipun tak dipungkiri, setiap tim memiliki tujuan untuk memenangi setiap pertandingan.
Namun, lanjut Adama, ada hal yang penting dari itu semua. Yakni, sportivitas dalam bertanding. “Para manager saya ajak untuk tidak terlalu berambisi untuk menang saja. Tapi, junjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan,” pesannya.
Pendaftaran Amanah Cup 2022 saat ini telah memasuki hari keempat sejak dibuka 9 Mei lalu. Total tim yang memastikan ambil bagian dalam kompetisi ini sebanyak 27 tim dari 32 slot yang tersedia.
“Total ada 27 tim yang sudah mendaftar dan menyerahkan uang jaminan fairplay. Sekarang tersisa 5 slot lagi,” ungkap Koordinator IV Administrasi Pertandingan, Dennny Sylvester. (Panpel)

Harga TBS Sawit Anjlok, Hasan Basri Desak Pemerintah untuk Bertindak

JAKARTA – Anjloknya harga Tandan Buah Sawit (TBS) secara nasional, menjadi keresahan dan sangat dirasakan oleh para petani kelapa sawit di perbatasan RI-Malaysia, terutama di wilayah komoditi sawit, seperti di Kalimantan Utara.

Berbagai aspirasi yang disampaikan Petani Sawit di Kalimantan Utara, mengeluhkan permasalahan terhadap kebijakan pemerintah. Merespon situasi demikian, Anggota DPD RI, Hasan Basri menyampaikan secara langsung kepada Pemerintah, yakni Kementerian Pertanian, untuk mengambil langkah preventif menyelamatkan petani yang terdampak akibat TBS Sawit yang anjlok.

“Kita meminta kepada Pemerintah sebelum menerapkan kebijakan, untuk menghitung betul berapa harga keekonomian minyak sawit ini,” Kata Hasan Basri.

Hasan Basri menyampaikan, harga TBS kelapa sawit di Kalimantan Utara saat ini berkisar Rp 800 per kg. Sementara itu, harga TBS petani sawit di Malaysia berkisar Rp 4.500 per kg.

Senator asal Kalimantan Utara, Hasan Basri menilai, langkah yang dilakukan para petani menjual TBS Kelapa sawit ke Malaysia itu mestinya tidak dilarang. Sebab, harga TBS kelapa sawit di dalam negeri merugikan para petani.

“Pemerintah dalam hal ini Kementerian terkait, harus segera menyelamatkan para petani dan bertanggung jawab atas kerugian petani. Hal ini tidak lepas dari efek kebijakan yang diambil,” kata Hasan Basri, Rabu (6/7).

Hasan Basri menilai, dengan adanya percepatan ekspor TBS kelapa sawit maupun minyak goreng akan kembali stabil.

“Kebijakan kemarin nggak tepat, jadi berdampaklah ke sana. Makanya ekspor semacam ini seharusnya dipercepat kembali. Harus segera diawasi dengan baik, sehingga petani tidak menjadi korban. Terkhusus kita di Kalimantan Utara yang juga merupakan penghasil sawit,” pungkasnya.

Menanggapi apa yang disampaikan Hasan Basri, Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Andi Nur Alam Syah akan segera menindaklanjuti hasil aspirasi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Hasan Basri menyampaikan untuk menormalkan kembali harga TBS sawit. Pemerintah juga dapat mengatasi over supply minyak sawit mentah atau CPO saat ini dengan memanfaatkan stok CPO yang berlebih untuk campuran bahan bakar B30.

Hasan Basri yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua PURT DPD RI juga meminta kepada pemerintah pusat dan pemerintah daerah, untuk mengawasi perusahaan agar tidak membeli TBS sawit dengan harga yang sesuai keinginan perusahaan.

“Harus ada pertemuan tripartite antara perusahaan, petani dan pemerintah, sehingga ada titik temu solusi bagi anjloknya harga,” katanya.

Hasan Basri menjelaskan, ada beberapa faktor yang membuat harga TBS sawit anjlok saat ini. Salah satunya akibat harga CPO global yang mengalami penurunan, sehingga berdampak pada harga pembelian oleh perusahaan. Kemudian, turunnya harga TBS sawit merupakan dampak bola salju dari kebijakan-kebijakan sebelumnya.

“Banyak pabrik CPO yang over supply, sehingga harga anjlok di tingkat petani, karena rendahnya daya serap pabrik untuk membeli TBS,” tutupnya. (Media Center HB)

Saliwu FC Juara Amanah Cup 2022 Lewat Adu Pinalti

NUNUKAN – Setelah melalui pertandingan cukup ketat, Saliwu FC akhirnya mampu menjuarai Amanah Cup 2022 setelah mengalahkan Ikapi FC stadion Sungai Bilal, Rabu (6/7).

Kemenangan tersebut diraih melalui adu pinalti setelah dua kali waktu normal 90 menit dan waktu tambahan 2 kali 15 menit kedudukan masih imbang 1-1. Skor berakhir menjadi 3-2 atas kemenangan Saliwu FC.
Pertandingan yang ditonton ribuan masyarakat Nunukan itu terlihat memberikan hiburan yang menarik bagi pencinta sepakbola di Nunukan. Aksi-aksi pemain luar daerah mampu juga diimbangi pemain lokal di Kabupeten Nunukan.
Setelah pertandingan berakhir, Wakil Bupati Nunukan H. Hanafiah menyerahkan piala kepada sang juara Saliwu FC. Kemudian dilanjutkan kepada peringkat ke 2 Ikapi FC lalu peringkat ke 3 Bharaduta FC.
“Alhamdulilah sore ini bisa ditutup dengan baik. Terima kasih kepada TNI Polri dan Satpol PP yang bekerja maksimal selama sebulan menjaga keamanan bersama panitia,” kata Hanafiah di hadapan seluruh penonton yang hadir.
Selain itu, Hanafiah juga mengapresiasi kepada penonton dan seluruh tim yang mengikuti turnamen sepakbola Amanah Cup tersebu
“Terima kasih penonton dan masyarakat. Begitu juga kepada seluruh tim yang telah mengikuti dengan baik. Semoga turnamen yang sama bakal digelar kembali di tahun depan,” tutupnya. (adv)

Gubernur : Wujudkan Kaltara yang Aman dan Nyaman

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Drs.H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah (Kapolda) Kaltara, Irjen Pol. Daniel Adityajaya S.H., S.I.K.,M.Si dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara mengikuti upacara memperingati HUT ke-76 Bhayangkara di lapangan apel Mapolda Kaltara, Selasa (5/7).

Peringatan HUT ke – 76 Bhayangkara dilakukan secara serentak yang dihadiri oleh polda dan polres serta forkopimda di seluruh Indonesia. Upacara yang juga digelar secara virtual itu dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo.

Pada sambutannya Presiden memberikan penghargaan atas kerja keras Polisi Republik Indonesia (Polri) dalam melayani rakyat dalam membela bangsa dan negara.

“Saya dan seluruh rakyat indonesia, menaruh harapan besar kepada Polri. Di mana kewenangannya sangat besarhingga ke tingkat desa dan setiap hari anggota Polri bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.

Presiden juga menyampaikan kepada seluruh anggota Polri agar bekerja dengan hati-hati dan juga bekerja dengan presisi, ia juga mengingatkan pandemi Covid-19 masih perlu penanganan serius.

“Saya minta Polri selalu siaga dalam penanggulangan Covid-19,” ungkapnya.

Usai upacara Polda Kaltara juga tak lupa merayakannya secara sederhana dengan pemotongan tumpeng di ruang Command Center Gedung B Mako Polda Kaltara.

Gubernur mengatakan terkait keamanan di Kaltara yang menjadi tugas pokok Polri agar dapat dilaksanakan dengan baik. Namun tidak melupakan seluruh komponen masyarakat untuk terlibat.

“Masalah keamanan adalah masalah kita bersama, tetapi yang terdepan adalah anggota Polri,”jelasnya.

Karena itu, Gubernur mengimbau untuk bersama mewujudkan Kaltara yang aman sehingga investor merasa nyaman dalam melaksanakan kegiatannya di Kaltara.

“Situasi, kondisi aman di suatu wilayah adalah salah satu faktor untuk menarik investor ke Kaltara ini,” jelasnya.

Gubernur mengajak seluruh komponen yang ada di Kaltara untuk bersama bersinergi mewujudkan keamanan untuk Kaltara yang Berubah, Maju dan Sejahtera.

“Saya ucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke – 76 Polri Hebat, Polri Presisi,”tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Kaltara Irjen Pol. Daniel Adityajaya SH, S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa personel Polri akan terus berupaya menjalankan tugas dan memberikan keamanan kepada masyarakat. Serta menegakkan hukum yang lebih profesional.

“Jaga sinergitas antara TNI dan Polri dengan baik, serta komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat. Tentunya yang paling penting kolaborasi dengan pemerintah daerah agar proses pembangunan di daerah ini berjalan aman dan lancar,” tuntasnya.(dkisp)