Percepatan Pembangunan Didorong APBN

TANJUNG SELOR – Gubernur Kaltara, Drs H Zainal A Paliwang SH, M.Hum menyebutkan proyek yang penanggarannya bersumber pada anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) masih mempengaruhi sejumlah pembangunan di provinsi ke 34 ini.

Berdasarkan data Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltara, alokasi belanja APBN tahun 2022 di wilayah Kaltara mencapai Rp 9,92 triliun, terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat sebesar Rp 3,68 triliun atau 37 persen, dan Belanja Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 6,24 triliun atau 63 persen. Dimana, alokasi terbesar pada Belanja Pemerintah Pusat digunakan untuk program infrastruktur konektivitas yakni sebesar 38,26 persen.

Dari data tersebut, Gubernur menyebut output belanja strategis di Provinsi Kalimantan Utara melalui APBN meliputi pembangunan fasilitas pelabuhan laut Pulau Bunyu, pembangunan jalan Malinau-Semamu, pengembangan 4 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu, pembangunan Jembatan Long Nawang-Data Dian dan Malinau-Long Bawan, pengembangan Bandar Udara Long Apung.

Lalu pembangunan Break Water Pantai Tanjung Aru (proyek lanjutan) di Pulau Sebatik, pembangunan Pengaman Pantai Sei Taiwan Desa Tanjung Karang Kepulauan Sebatik, serta Subsidi Angkutan Udara Perintis, Perintis Cargo, dan BBM Penerbangan Perintis.

“Tentunya, kita mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dalam menghadirkan negara di provinsi perbatasan ini. Sebab, perhatian itu sungguh membantu kami di daerah khususnya bagi masyarakat Kaltara itu sendiri,”jelas Gubernur, Kamis (4/8).

Hingga Semester I 2022, realisasi belanja Pemerintah Pusat terserap Rp 1,23 triliun atau 33,42 persen. Realisasi belanja ini terbagi ke dalam 4 kategori kewenangan, yakni realisasi belanja Kantor Pusat 28,79 persen, Kantor Daerah 52,95 persen, Dekonsentrasi 19,53 persen, dan Tugas Pembantuan 21,44 persen.

Sedangkan untuk belanja TKDD terealisasi sebesar Rp 3,06 triliun atau 49,04 persen. Pada realisasi ini terbagi dalam 6 jenis belanja dengan tingkat realisasi. Yakni Dana Bagi Hasil 38,57 persen, Dana Alokasi Umum 57,05 persen, DAK Fisik 15,51 persen, DAK Non Fisik 51,24 persen, Dana Insentif Daerah 50,26 persen, dan Dana Desa 47,63 persen.

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kaltara, Wahyu Prihantoro mengungkapkan, pihaknya akan melakukan upaya guna mengoptimalkan kinerja APBN tahun 2022. Diantaranya dengan melakukan monitoring dan evaluasi monev dalam bentuk Evaluasi Pelaksanaan Anggaran (EPA), Reviu Pelaksanaan Anggaran (RPA), Monev Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), Spending Review (SR), Forum Koordinasi Pengelolaan Keuangan Negara (FKPKN), dan Forum Koordinasi Kuasa Pengguna Anggaran Satker.

Sementara dari sisi layanan, lanjutnya, Kanwil Ditjen Perbendaharaan dan KPPN di lingkup Provinsi Kaltara senantiasa berusaha memberikan service excellent kepada stakeholders dalam bentuk monitoring, asistensi, maupun pelatihan.

“Ke depan Kanwil Ditjen Perbendaharaan akan terus mengawal kinerja APBN dengan berfokus pada stakeholders forum meliputi Satker, Pemerintah Daerah, Perwakilan Otoritas Moneter, Auditor, BPS, Perbankan, dan lainnya. Serta pengembangan UMKM dengan melakukan profiling UMKM, memberikan pelatihan, pendampingan, serta fasilitas pembiayaan,” kata Wahyu.

Kanwil DJPb Provinsi Kaltara juga akan turut mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui pemberdayaan UMKM, asistensi BLUD, profiling potensi daerah. Pemberdayaan UMKM dilakukan melalui sinergi dan kolaborasi dengan melibatkan Kemenkeu Satu, Pemda, BI dan melakukan monev KUR. Selanjutnya asistensi BLUD dilakukan dengan menyusun profil BLU, sinergi dengan Pemda, sharing session and knowledge terkait tata Kelola BLUD. (dkisp)

Danrem 092/Maharajalila bersama masyarakat dan pemerintah Krayan membuka blokade jalan di perbatasan Krayan Kab. Nunukan

NUNUKAN – Komandan Korem 092/Maharajalila Brigjen TNI Rifki, S.E., M.M. melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kec. Krayan, Kab. Nunukan dalam rangka melaksanakan mediasi dengan tokoh masyarakat serta aparat pemerintahan Kec. Krayan untuk membuka bolkade jalan di perbatasan RI-Malaysia yang menghubungkan Krayan dengan Bakalalan.

Danrem 092/Mrl besama rombongan menuju Kantor Camat Krayan Induk untuk bersilaturahmi dengan aparat kecamatan dan masyarakat Krayan adapun dalam kegiatan musyawarah tersebut, timbul pertanyaan – pertanyaan serta masukan dari Para Tokoh dan masyarakat desa Krayan akibat Blokade tersebut yang menghentikan total pasokan bahan pokok penting (bapokting) untuk Krayan yang selama ini memiliki ketergantungan dengan Malaysia.

“Pernyataan Danrem sebagai berikut ini adalah salah satu pintu lintas batas negara yang dibangun dengan jalan yang begitu baik oleh pemerintah, setelah pandemi covid ini merendah Pemerintah memerintahkan kepada seluruh instansi yang ada di negara ini seluruh kementrian supaya perekonomian masyarakat itu di gerakkan serta ditingkatkan.”Ujarnya.

Danrem menyatakan bahwa jalan jalan ini merupakan sarana umum yang di buat pemerintah utk menghubungkan RI dengan Malaysia,seyogyanya kita seluruh masyatakat utk sama sama menjaga dan merawat jalan lintas perbatasan. Karena dengan penutupan jalan ini sangat mengganggu aktifitas ekonomi dan kunjungan masyarakat ke dua negara yg sangat berdekatan,sehingga kebutuhan ekonomi krayan dapat terganggu. Kami adalah TNI AD garda terdepan pengawal dan penjaga perbatasan hal ini merupakan tanggung jawab kami sebagai Satuan yang bertugas di perbatasan. Danrem menyatakan demi Kedaulatan NKRI blokade jalan ini mohon kita buka bersama dengan lepang dada dan kepala dingin.

Adapun langkah – langkah Danrem 092/Mrl dalam menyelesaikan permasalahan pemblokiran jalan tersebut dilaksanakan dengan musyawarah dan tanya jawab kepada masyarakat Krayan yang dilaksanakan di kantor Camat Krayan hari senin pkl 13.00 s.d 18.00 wita.

Danrem 092/Mrl menyampaikan kepada masyarakat Krayan bahwasanya pemblokiran jalan tersebut sudah sangat merugikan masyarakat di Krayan, oleh karena itu “saya memberanikan diri untuk bertemu dengan masyarakat Krayan dengan tujuan ingin mendengarkan, dan berdiskusi langsung mengenai pemblokiran jalan tersebut.” Ungkapnya

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tertib dan lancar, yang dimana Danrem 092/Mrl Brigjen TNI Rifki, S.E., M.M. menyampaikan kepada para Tokoh dan masyarakat Krayan “akan menampung semua keluh kesah yang terjadi karena ada nya pemblokiran ini yang berdampak buruk atau menderita bagi masyarakat Krayan ini dan mencari solusi agar pemblokiran jalan tersebut dapat kembali berjalan seperti dulu lagi.” Ungkapnya

Danrem 092/Mrl Brigjen TNI Rifki, S.E., M.M. mengatakan bahwa “saya berjanji akan membantu dan berusaha agar masyarakat yang ada di kecamatan Krayan dapat menggunakan jalur lintas batas seperti dulu lagi dengan pengamanan Satgas Pamtas dan Koramil yang ada di jalur tersebut untuk memantau dan mengamankan masyarakat yang melewati jalan tersebut.

Akhir dari mediasi tersebut didapat keputusan yg disepakati bersama dengan seluruh lapisan masyarakat yg ada di Krayan bahwa sedia membuka jalan pada tanggal 2 Agustus 2022 besok.”Ujarnya

Dalam silaturahmi dan musyawarah tersebut hadir Dandim 0911/Nunukan Letkol Inf Albert Frantesca, M.Han, Dansatgas Yon Armed 18/Komposit Letkol Arm Yudhi Ari Irawan,S.Sos., Danramil Sektor Krayan, Kapolsek Krayan,Ketua Adat Krayan, Tokoh Agama Krayan, Ketua LSM, Camat, Perwakilan Masyarakat, Perwakilan Anggota Koperasi, Anggota Imigrasi, LPADKT – KU.

(***)

Hadiri Pelantikan Pengurus SPJ Kaltara, Hasan Basri Sampaikan Integritas Pemuda

BULUNGAN – Serikat Pemuda Jawa (SPJ) Kalimantan Utara telah melaksanakan pengukuhan pengurus Dewan Pimpinan Pusat, Minggu, (24/7/2022).

Kegiatan tersebut dirangkai dengan silaturahmi warga Jawa di Kalimantan Utara yang disemarakkan dengan ragam hiburan rakyat.

Hadir diantaranya Wakil Ketua PURT DPD RI, Hasan Basri, Gubernur Kalimantan Utara, Bupati Bulungan Syarwani, Wakil Bupati KTT Hendrik, Wakil Walikota Tarakan Effendhi Djuprianto, Sekprov Kaltara Suriansyah, Kapolres Bulungan AKBP Ronaldo Maradona, Irwasda Polda Kaltara Kombes Pol Eka Wahyudianta, Tokoh Masyarakat dan Tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya kepada awak media, Anggota DPD RI asal Kalimantan Utara, Hasan Basri mengatakan, Provinsi Kalimantan Utara membutuhkan dukungan dari lapisan pemuda, untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan di Kalimantan Utara.

“Untuk Membangun Kalimantan Utara dan dalam rangka mengisi kemerdekaan, kita butuh generasi yang tangguh dan cerdas, pemuda tidak boleh loyo, ” kata Hasan Basri dengan nada penuh semangat.

Hasan Basri berharap dengan adanya SPJ Kalimantan Utara ini menjadi wadah bagi pemuda di Kalimantan Utara untuk melakukan inovasi dan ekspresi sehingga menghadirkan kader-kader yang berkualitas dan berkarakter pancasila.

“Jangan ada kata menyerah dan putus asa dalam membangun daerah. Ini sebagai langkah awal, dengan menyamakan persepsi dari perangkat desa sampai perangkat kecamatan, kemudian segera mengawal dan memberikan kontribusi,” kata Hasan Basri.

“Tujuannya untuk menimbulkan kepedulian sosial sehingga bermuara pada terwujudnya kesejahteraan masyarakat,” lanjut senator Muda, Hasan Basri.

Lebih jauh Hasan Basri yang mengenakan batik coklat berpesan agar terbentuknya SPJ Kalimantan Utara dapat terus menjaga kerukunan antar masyarakat di Kalimantan Utara.

“Di mana pun kita berada tidak boleh melupakan kebudayaan daerah asal, namun harus beradaptasi dengan daerah kita saat ini, sehingga kerukunan antar suku, agama, etnis di Kaltara dapat terjaga,” pesannya.

Selesai kegiatan, Hasan Basri memberikan bantuan, dan juga membeli beberapa produk UMKM yang dipamerkan dalam acara tersebut. (Mar)

Hasan Basri Hadiri Tabligh Akbar di Masjid Agung Istiqomah, Tanjung Selor

BULUNGAN – Kedatangan Ustad Abdul Somad (UAS) di Ibukota Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) disambut ribuan jamaah, Sabtu, (23/07/2022).

Sejak sore hari, umat muslim berbondong-bondong mendatangi lokasi Tabligh Akbar dengan tema ‘memupuk keimanan dan ketaqwaan agar menjadi solusi dan sumber rezeki yang tidak bertepi’, di Masjid Agung Istiqomah Tanjung Selor.

Dalam Tausiahnya Ustad H. Abdul Somad mengaku takjub atas antusias masyarakat Tanjung Selor untuk menyaksikan Tabligh Akbar ini.

Lebih jauh diterangkan, ia menyampaikan tujuannya datang kesini adalah untuk merajut ukhuwah.

Menurutnya, dalam islam semua bersaudara sesama muslim. Antara suku yang satu dengan yang lain adalah bersaudara.

“Semua yang tidak ada hubungan darah, sesama Islam diikat dengan ikatan ukhuwah islamiyah,” sebutannya.

Santapan rohani yang disampaikan Ustadz Abdul Somad sekitar 2 jam 30 menit.

Hadir diantaranya pada acara Tabligh Akbar Anggota DPD RI daerah pemilihan Kalimantan Utara, Hasan Basri, Gubernur Kalimantan Utara, Bupati Bulungan, jajaran OPD, Tokoh Agama,Tokoh masyarakat, para Ustadz/Ustazah, seluruh Pengurus Masjid Agung serta tamu undangan lainnya.

Di Kesempatan yang sama, kepada awak media, Anggota DPD RI, Hasan Basri mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kalimantan Utara atas sambutan yang meriah dan antusiasnya untuk menghadiri acara tablig ini.

“Dan juga kepada Pengurus Masjid Agung saya sampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih atas program yang telah dilaksanakan,” Ujar Hasan Basri.

“Insya Allah untuk agenda beliau (Ustadz Abdul Somad) berikutnya, akan dilaksanakan di Kabupaten Tana Tidung dan Kabupaten Malinau,” kata HB.

Hasan Basri berharap dengan adanya kesempatan emas ini, memberikan berkah untuk kita semua.

“Siraman Rohani yang dilakukan Ustadz Somad sangat mengesankan, semoga kita dapat mengambil pelajaran-pelajaran dan hikmahnya untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Ceramah yang disampaikannya sangat menyentuh dan sangat sesuai dengan perkembangan masyarakat sekarang,” tutup Hasan Basri. (Mar)

Minta Kader Bergerak Aktif Sukseskan BIAN, Untuk Kesehatan dan Masa Depan Anak

TANJUNG SELOR – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) berkerjasama dengan United Nation International Children’s Emergency Fund (UNICEF) melaksanakan pertemuan evaluasi percepatan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) Kabupaten/Kota se-Provinsi Kaltara bertempat di Hotel Crown, Senin, (17/7).

Kegiatan dibuka oleh Ketua TP-PKK Kaltara, Hj. Rachmawati Zainal, S.H., diwakili Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Hj. Arsanah Suriansyah.

“Imunisasi berguna agar daya tahan tubuh bisa lebih bagus dan lebih kebal dari berbagai macam jenis penyakit,” ujar Rachmawati.

Diharapkan para orang tua dapat membawa anak-anak menuju fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi rutin.

“Mempertahankan Indonesia bebas polio, eliminasi tetanus pada ibu hamil dan bayi baru lahir. Diharapkan setelah pertemuan ini bapak dan ibu serta seluruh stakeholder akan dapat mendukung sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya imunisasi sehingga masyarakat dapat semakin memahami manfaat serta berpartisipasi aktif melaksanakan vaksinasi bagi putra-putrinya,” terangnya.

Sehingga diharapkan segera melakukan intervensi dan mengadopsi strategi ( berbagi pengalaman) dari kabupaten/kota yang capaiannya sudah tinggi.

“Kami harapkan dalam sepuluh hari ini kita bersama tim penggerak PKK yang ada di Kabupaten Nunukan dan Tarakan untuk bisa memacu untuk mencapai target dari BIAN ini maka kita akan bisa capai 95 persen capaian imunisasi untuk Kaltara yang ditargetkan. Jadi kita minta untuk kader dari tingkat RT hingga dasawisma untuk membawa anak kita untuk imunisasi bukan sekadar mengejar target tapi juga untuk kesehatan dan masa depan mereka,” imbau Arsanah kepada kader PKK kabupaten/kota.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, H. Usman Skm.,M.Kes., mengapresiasi kinerja TP-PKK Kaltara yang saat ini aktif bersinergi dalam menyukseskan imunisasi.

“Secara umum kita masuk sepuluh besar (pencapaian imunisasi), diatas rata-rata nasional. Kita ada rencana aksi, seperti Bulungan akan melakukan koordinasi antara Diknas, Kemenag dan Dinas Kesehatan dan saya sampaikan juga agar bisa dilakukan jemput bola mendatangi rumah ke rumah,” jelasnya.

Peran kader PKK untuk turut mendorong pencapaian imunisasi sampai ke dalam rumah tangga begitu vital dijelaskan oleh Ketua Pokja IV TP-PKK, Yuan Ernest.

“PKK adalah kelompok kredensial mitra pemerintah yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana dan penggerak. Kader PKK bisa bergerak sampai rumah tangga, itu kelebihannya dari pemerintah,” jelasnya.

Pertemuan evaluasi ini untuk melihat di mana kabupaten yang capaian masih rendah dapat menyampaikan penyebab dan mendiskusikan solusi percepatan BIAN. (dkisp)