Satgas Pamtas Yon Arhanud 8/MBC dan Tim Gabungan Berhasil Ringkus Tiga Pelaku serta Sabu 37,11 g di Sei Menggaris

NUNUKAN – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-Malaysia Yonif Pertahanan Udara (Yon Arhanud) 8/Marawaca Bhuana Cakti (MBC) bersama tim gabungan personil unit intel Komando Distrik Militer (Kodim) 0911/Nunukan serta pos Pol Sei Menggaris Kepolisian Resor (Polres) Nunukan berhasil menggagalkan peredaran narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto 37,11 gram di Desa Tabur Lestari, Kecamatan Sei Menggaris, Selasa (2/4/2024) malam.

Sebanyak 3 orang pria berhasil diamankan diantaranya MK (41), MA (51) dan HA (50) yang masing-masing diketahui berdomisili di Kec.Sei Menggaris.

Berdasarkan laporan, Satgas Pamtas Yon Arhanud 8/MBC menyampaikan kronologi kejadian yang bermula dari informasi warga bahwa terdapat aktivitas penyalahgunaan narkotika di sebuah rumah.

“Berawal dari informasi masyarakat, personil gabungan pada pukul 21.20 WITA tanggal 2 April 2024 langsung menuju lokasi yang dicurigai,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Satgas Pamtas Yon Arhanud 8/MBC menjelaskan saat di tiba di lokasi personil menemukan 3 orang yang melarikan diri, dimana yang dicurigai melakukan penyalahgunaan narkotika.

“Pada pukul 22.30 Wita, saat tiba dilokasi, personil mendapati 3 orang warga yang sempat akan melarikan diri yang salah satu diantaranya melempar barang bukti berupa satu plastik yang diduga narkotika golongan I jenis sabu,” tuturnya.

Saat dilakukan pemeriksaan dan pencarian, ditemukan bungkus plastik bening yang diduga adalah barang haram tersebut.

“Personel gabungan melakukan pencarian barang bukti dan ditemukan bungkus plastik yang diduga narkotika jenis sabu dengan brutto 37,11 gram dan 3 orang tersangka behasil diamankan,” ujar Satgas Pamtas Yon Arhanud 8/MBC.

Setelah dilakukan interogasi, Satgas Pamtas Yon Arhanud 8/MBC mengatakan bahwa sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Kec.Sei Menggaris oleh ketiga pelaku.

“Menurut keterangan tersangka Narkotika jenis sabu tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Sei Menggaris,” imbuhnya

Adapun barang bukti yang ditemukan antara lain narkotika golongan I jenis sabu 47 paket brutto 37,11 gram, 1 buah alat hisap sabu, HP pelaku, kartu identitas, sebuah Tas gendong dan uang tunai sebanyak Rp. 1.488.000,- (Satu Juta Empat Ratus Delapan Puluh Delapan Ribu Rupiah).

Bersama dengan itu, guna melanjutkan proses, tersangka dan barang bukti akan diserahkan ke Polres Nunukan.

(*Nam)

Soal Kembali Maju di Pilkada Kaltara 2024, Zainal A. Paliwang : Jika Masyarakat Minta, Saya Akan Tetap Maju

NUNUKAN – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk memilih calon Bupati, Walikota dan Gubernur akan digelar pada 27 November mendatang secara serentak di seluruh Indonesia.

Hal tersebut tidak terlepas dari pemilihan seorang calon pemimpin daerah yakni gubernur provinsi Kalimantan Utara (Kaltara).

Sebelumnya diketahui pada Pilkada 2020 lalu, pasangan Zainal Arifin Paliwang dan Yansen Tipa Padan terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur (Wagub) Kaltara periode 2021-2024.

Pasangan Zainal dan Yansen terpilih untuk pertama kalinya, dimana unggul dari 2 kandidat lainnya yaitu pasangan Irianto Lambrie dan Irwan Sabri serta pasangan Udin Hianggio-Undunsyah.

Berdasarkan itu, bukan tidak mungkin Zainal dan Yansen akan kembali ikut berkompetisi pada pemilihan gubernur Kaltara 2024.

Ditanya mengenai kembali masuk dalam bursa pemilihan gubernur Kaltara, Zainal Arifin Paliwang menyampaikan niatnya kembali berkontestasi dalam Pilkada mendatang jikalau masyarakat menginginkannya lagi.

“Kalau saya diminta masyarakat kembali untuk maju, Insya Allah saya akan tetap maju,” ucap Zainal saat ditemui pada kegiatan safari ramadhan di Masjid Al-Mujahiddin, Kecamatan Nunukan, Kabupaten Nunukan, Rabu (03/04/2024) malam.

Lebih lanjut, Gubernur Kaltara periode 2021-2024 tersebut mengungkapkan tetap akan terus berusaha memberikan yang terbaik untuk daerah terkhususnya masyarakat Kaltara.

“Saya juga akan terus berupaya yang terbaik untuk provinsi Kaltara beserta dengan masyarakat Kaltara,” tutur Gubernur.

Dilain hal, ketika ditanya terkait terpilihnya Rachmawati Zainal Paliwang sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) dapil Kaltara periode 2024-2029, Zainal juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada masyarakat atas dukungan yang luar biasa untuk sang istri.

“Tentu saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan yang luar biasa, kepercayaan yang luar biasa, Insya Allah Ibu akan bekerja keras bagaimana menyampaikan aspirasi masyarakat Kaltara di DPR RI,” imbuh Zainal.

Bersama dengan itu, melalui pemerintah provinsi (Pemprov) Kaltara, Gubernur Kaltara melakukan safari ramadhan di Nunukan dengan memberikan bantuan budidaya perikanan hingga korban bencana kebakaran di Mamolo, Kel.Tanjung Harapan, Kec.Nunukan Selatan.

(Nam/Nam)

Hasil Pengungkapan Januari Hingga Maret 2024, Polres Nunukan Musnahkan Sabu ± 86 Kilogram

NUNUKAN – Kepolisian Resor (Polres) Nunukan menggelar siaran pers terkait pemusnahan barang bukti (BB) narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto ± 86.000 gram di lapangan apel tribrata Mapolres Nunukan, Rabu (03/04/2024).

Barang bukti tersebut merupakan hasil penindakan 11 perkara selama triwulan yakni bulan Januari hingga Maret tahun 2024.

Selaku Kepala Polres (Kapolres) Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H menyampaikan pemusnahan barang bukti dilakukan dari 11 kasus dengan 15 tersangka.

“Ini hasil penindakan selama triwulan (Januari-Maret) dari 11 perkara dengan total 15 pelaku diantaranya 2 perempuan dan 13 laki-laki,” ucap AKBP Taufik.

Lalu, AKBP Taufik mengatakan bahwa pengungkapan kasus ± 50 Kg merupakan perkara terbanyak sepanjang triwulan I 2024.

“Sepanjang Triwulan I kasus yang ± 50.000 gram adalah perkara paling banyak, malah mungkin selama Polres Nunukan berdiri, ini kasus dengan BB terbanyak,” terangnya.

Lebih lanjut, Kapolres Nunukan menjelaskan seluruh pelaku merupakan WNI, dimana masing-masing memiliki ancaman hukuman pidana yang berbeda-beda.

“Hukuman mereka nanti berbeda-beda ya tergantung dari pengadilan dan jaksa, mungkin nanti yang membawa 20 Kg keatas ada yang vonis mati,” tuturnya.

“Para pelaku semuanya WNI, dan ada yang bekerja di Malaysia dengan menggunakan identitas warga Indonesia,” sambungnya.

Bersama dengan itu, Kapolres Nunukan menuturkan bahwa kedepannya akan terus berusaha maksimal bersama stakeholder terkait dalam pencegahan masuknya barang haram tersebut.

“Kita kedepannya akan terus berusaha maksimal untuk mencegah masuknya barang ini melalui perbatasan Kaltara, dan kita juga tentu bekerjasama dengan stakeholder lain yakni Bea Cukai, Satgas Pamtas dan BNN,” kata AKBP Taufik.

Adapun terlihat hadir dalam siaran pers diantaranya Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal serta beberapa jajaran personil Polres Nunukan.

(Nam/Nam)

Polres Nunukan Gelar Apel Operasi Ketupat Kayan 2024, Kapolres : 15 Posko Pelayanan dan Pengamanan Disiapkan

NUNUKAN – Menjelang hari raya idul fitri 1445 H, Kepolisian Resor (Polres) Nunukan menggelar apel operasi pengamanan dan pelayanan Ketupat Kayan 2024 di lapangan apel Tribrata Mapolres Nunukan, Rabu (03/04/2024) pagi.

Terlihat apel dipimpin langsung oleh Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia, S.I.K., M.H serta diikuti jajaran personil Polres Nunukan.

 

Selaku Kapolres Nunukan, AKBP Taufik Nurmandia menyampaikan operasi pengamanan dan pelayanan lebaran 2024 digelar serentak seluruh Indonesia.

“Operasi Ketupat Kayan 2024 digelar serentak di seluruh Indonesia tapi khusus di Kaltara namanya. Ketupat Kayan,” ujar Taufik.

Selanjutnya, AKBP Taufik menjelaskan kegiatan akan berlangsung selama 13 hari dengan 15 posko yang tersebar untuk pengamanan dan pelayanan.

“Operasi ini akan berlangsung selama 13 hari yakni hingga 16 April 2024 dengan 15 posko yang tersebar di beberapa titik, diantaranya 2 posko pengamanan dan 13 posko pelayanan,” tutur Kapolres Nunukan.

Lalu, Kapolres Nunukan mengatakan sebanyak 160 personil disiapkan dalam operasi Ketupat Kayan.

“Untuk personil kita sebar sebanyak 160 orang pada tiap posko ataupun pengamanan dan pelayanan di operasi Ketupat Kayan 2024,” terangnya.

Tujuan operasi Ketupat Kayan 2024 yakni guna menjaga kondusitifitas di Masyarakat saat lebaran terutama dalam hal pelayanan dan pengaman serta arus lalu lintas.

Adapun setelah kegiatan apel, Polres Nunukan menggelar pemusnahan narkotika golongan I jenis sabu selama triwulan (Januari hingga Maret) dengan berat bruto ± 86,4 Kilogram.

(*Nam)

Bimtek Aparatur Pemerintah Desa, Bupati Inginkan Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa

NUNUKAN – Desa merupakan indikator pembangunan daerah maupun nasional. Jika penyelenggaraan pelayanan publik di desa baik, maka pemerintah daerah hingga pusat akan ikut terbawa baik citranya. Oleh karena itu, penyelenggaraan pelayanan publik di desa harus dapat dikelola dengan benar.

Begitulah pesan Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid, SE MM, Ph.D saat menutup Bimtek Aparatur Pemerintah Desa, Rabu (03/04/2024). Pelaksanaan Bimbingan Teknis Nasional Aparatur Pemerintah Desa ini dilaksanakan di Hotel Diamond Kota Tarakan.

Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa secara komprehensif telah memberikan kewenangan kepada desa untuk mengatur dalam hal hak asal usul dan kewenangan lokal berskala desa guna mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat untuk mewujudkan desa yang kuat, maju, mandiri dan demokratis menuju masyarakat yang adil makmur dan sejahtera.“Kapasitas aparatur desa harus terus ditingkatkan. hal itu dibutuhkan untuk meningkatkan kemampuan penyelenggaraan pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan adil dalam mengelola penyelenggaraan pemerintah desa,” ungkap Bupati.

Pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintahan desa yang diselenggarakan saat ini bertujuan untuk mensinergikan diantara para pemangku kepentingan di desa.

“Kami percaya dan yakin jika kita mampu berkomunikasi dengan baik maka resiko terjadinya konflik kemungkinannya dapat dihindari. untuk itu pahami peran dan kewenangannya masing-masing dalam mengelola manajemen pemerintahan desa, masing-masing pihak tidak harus melampui kewenangan pihak lainnya.” Tambahnya.Dalam penyelenggaraan pemerintahan desa yang terpenting adalah bagaimana pemerintah desa mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mampu meningkatkan daya saing desanya. oleh sebab itu, peningkatan kapasitas aparatur desa dalam menjalankan manajemen desa sangat diharapkan lebih meningkat.

“Inovasi diperlukan dalam pembangunan baik pemberian pelayanan kepada masyarakat maupun dalam melaksanakan pembangunan fisik yang dibutuhkan masyarakat, tetapi mesti kita ingat bahwa inovasi tanpa regulasi akan berakibat jeruji besi.” Tekan Bupati Laura.

Laura mengajak kepada semua peserta bimtek agar dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan menjadikan sebagai wadah untuk sharing atas segala permasalahan kendala tantangan dan hambatan serta inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan desa, dan pemberdayaan masyarakat desa.“Saya berharap melalui pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa ini, saudara mampu memahami bagaimana cara mengelola pemerintahan desa yang baik, sehingga pelaksanaan pembangunan akan berhasil dengan baik dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat.” Ungkap Bupati Laura sebelum menutup sambutan.

Sebagai informasi, pelaksanaan Bimtek Nasional ini diikuti oleh 121 peserta yang terdiri dari Kepala Desa, BPD, Perangkat Desa dan Ketua RT, dan Ketua PKK Desa dari beberapa Kecamatan di wilayah IV Kabupaten Nunukan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Ketua DPRD Provinsi Kaltara Andi M. Akbar, Kepala Dinas PMD Kabupaten Nunukan, Helmi Pudaaslikar, Camat Lumbis dan Camat Sembakung Atulai.

(PROKOMPIM)