Sinergi Polsek dan Puskesmas Keera Dukung Seleksi Paskibra Kecamatan Jelang HUT RI ke-80

WAJO – Suasana penuh semangat tampak di halaman seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, Senin pagi, 21 Juli 2025. Sejak pukul 08.30 Wita, proses pengukuran tinggi badan dan berat badan peserta seleksi telah berlangsung, dengan pendampingan dari tim kesehatan UPT Puskesmas Keera.

Pendampingan ini mendapat dukungan penuh dari Kapolsek Keera. AKP Asrudi bersama BRIPKA Hermanto dan BRIPKA Rudi Hartono turut hadir memantau jalannya kegiatan. Selain memastikan kelancaran proses pemeriksaan kesehatan, ketiganya juga melakukan pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lokasi.

“Situasi secara umum aman dan kondusif. Kami siap mendukung setiap kegiatan positif di tengah masyarakat, apalagi yang berkaitan dengan pembinaan generasi muda seperti seleksi Paskibra ini,” ujar AKP Asrudi.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi lintas sektor dalam mencetak kader-kader Paskibra yang tidak hanya sehat secara fisik, tapi juga disiplin dan siap mengemban tugas kenegaraan di momen penting HUT RI ke-80 mendatang.

**KASI HUMAS POLRES WAJO */Vetty Rilla

Hati Hati, Modus Penipuan Atas Nama Bupati Nunukan H. Irwan Sabri 

NUNUKAN – Penipuan yang mengatas namakan Bupati Nunukan beredar marak akhir akhir ini. Melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Nunukan Joned, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan bahwa telah ada orang yang mengatas namaku dirinya atau ajudan Bupati Nunukan menghubungi orang orang dan berujung meminta transfer uang. 

Joned menyampaikan bahwa hal itu adalah penipuan yang mengatasi namakan Bupati Nunukan H. Irwan Sabri. Bupati berpesan agar masyarakat berhati hati dengan modus tindak penipuan seperti ini.

” Masyarakat harus berhati hati, karena sudah ada korbannya yang telah mentransferkan senilai uang”, ungkap Joned menyampaikan pesan Bupati.

Lanjut Joned menyampaikan apabila ada hal – hal yang diragukan atau mencurigakan maka masyarakat bisa konfirmasi terlebih dahulu.

” Bisa menghubungi ke nomor saya, atas Nama Joned (Kabag Prokompim) di nomor HP 0821155780099″, ungkapnya.

(Prokompim)

Gubernur Optimis Pegiat KORMI Kaltara Raih Prestasi Membanggakan di Fornas VIII NTB

TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum melepas secara resmi kontingen Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltara yang akan berlaga dalam Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VIII di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), 22 Juli 2025 hingga 1 Agustus 2025.

Secara simbolis pelepasan kontingen KORMI Kaltara ini dilaksanakan oleh Gubernur Zainal didampingi H. Achmad Djufrie, SE., MM., selaku Ketua KORMI Kaltara, berlangsung di Aula Hall A, Lantai 6 RSUD dr. H. Jusuf SK, Kota Tarakan, Senin (21/7).

“Saya harapkan atlet supaya menjaga nama baik Kalimantan Utara, tunjukkan prestasi yang baik tunjukkan etika dalam bergaul sehari-hari dan menjaga kesehatan,” kata Gubernur Zainal.

Gubernur Zainal meyakini dan optimis kontingen KORMI Kaltara total 165 terdiri dari atlet, pelatih dan official, dipastikan akan mampu bersaing dengan provinsi lainnya untuk mengharumkan nama provinsi Kaltara.

Untuk diketahui pada ajang Fornas VII Jawa Barat tahun 2023 lalu, kontingen KORMI Kaltara telah berhasil mendominasi pertandingan, total ada 42 medali dengan rincian sebanyak 16 medali emas, kemudian 13 medali perak dan 13 medali perunggu.

Total 42 medali tersebut, ucap Gubernur Zainal berasal dari klasemen dan non klasemen yang berhasil dikumpulkan dari para pegiat berbagai Induk Cabang Olahraga (Inorga) yang berada di bawah naungan KORMI Kaltara.

“Atlet harus target untuk perolehan medali melebihi pelaksanaan Fornas ke-VII di Jawa Barat,” ucap mantan Waka Polda Kaltara ini.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara sangat mendukung para atlet KORMI Kaltara yang akan diberangkatkan menuju ke NTB, hal ini dibuktikan dengan dibiayai langsung oleh APBD Kaltara.

Lebih jauh, Gubernur Zainal berpesan kepala seluruh atlet KORMI Kaltara yang akan berlaga untuk tetap menampilkan ciri khas budaya dengan menggunakan berbagai aksesori seperti Singal, kalung, gelang.

Menurutnya ketika berada di tengah keramaian even olaharaga terbesar tersebut, baik peserta, pelatih maupun official akan dapat saling mengenal dan mengetahui melalui penggunaan aksesori ini berasal dari kontingen KORMI Kaltara.

“Jadi tidak perlu menanya dari Kaltara, cukup melihat mereka memakai singal, kalung dan sebagainya, maka mereka pasti tahu ini dari kontingen Kaltara,” ujarnya.

Gubernur Zainal memastikan bahwa para atlet yang berhasil meraih juara di Fornas ke-VIII NTB akan mendapat apresiasi dan reward.

“Kita pastikan Pemprov Kaltara untuk memberikan reward kepada atlet penerima medali emas, perak dan perunggu, insyallah,” pungkasnya.

(dkisp)

Wakil Bupati Nunukan Menyerahkan Nota Penjelasan Bupati Nunukan Atas Raperda Tentang RPJMD Kab. Nunukan Tahun 2025-2029 Pada Sidang Paripurna Ke-6. 

NUNUKAN – Sidang Paripurna Ke – 6 Tentang Penyerahan Penjelasan Bupati Nunukan Atas Rancangan Peraturan Daerah Tentang RPJMD Kab. Nunukan Tahun 2025-2029 dipimpian langsung oleh Ketua DPRD Kab. Nunukan Hj. Leppa, didampingi Wakil Ketua I DPRD Arpiah. Senin (21/7/25). 

Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Nunukan. Hermanus S Sos menyampaikan bahwa RPJMD merupakan dokumen perencanaan daerah untuk periode 5 Tahun, terhitung sejak dilantiknya Bupati dan Wakil Bupati Nunukan tanggal 20 Februari 2025 oleh Presiden RI.

“Penyusunan RPJMD Tahun 2025-2029 dilakukan secara transparan, responsif, efisien, efektif, akuntabel, partisipatif, terukur, berkeadilan, berwawasan lingkungan, dan berkelan jutan melalui pendekatan teknokratik, pendekatan partisipatif, pensekatan politis, pendekatan atas bawah dan bawah atas, pendekatan holistik-tematik, pendekatan integratif dan pendekatan spasial,” ungkap Wabup Hermanus.

Hermanus selaku Wakil Bupati Nunukan, mengatakan bahwa Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Nunukan Periode 2025-2029 yang dituangkan dalam RPJMD yaitu, ” Kabupaten Nunukan yang Inovatif, sejahtera, adil dan mandiri.”

Hal tersebut dijabarkan ke dalam 5 Misi yaitu:

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang cerdas, sehat, dan berkarakter; Peningkatan dan percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis potensi Sber Daya lokal; Penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan, melayani, vepat dan tuntas; serta Percepatan dan penuntasa pembangunan infrastruktur dasar yang adul dan merata.

Menciptakan tata kehidupan yang harmoni denganenjaga dan melestatikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

“RPJMD Kabupaten Nunukan Tahun 2025-2029 juga memberikan arah terhadap kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program perangkat daerah, lintas satuan kerja perangkat daerah dan program kewilayahan dalam rangka menjamin berkelanjutan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nunukan Tahun 2025-2045,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula atas nama Pemerintah Kabupaten Nunukan, Hermanus berharap kesediaan DPRD Kab. Nunukan agar membahas Rancangan Peraturan Daerah tersebut dalam rangka penyelarasan, pembulatan dan pemantapan produk hukum daerah baik terhadap peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi.

 (PROKOMPIM)

Wabub Hermanus dan Unsur Forkopimda Nunukan Ikut Zoom Meeting Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih Oleh Presiden Prabowo Subianto

NUNUKAN – Kegiatan Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa / Kelurahan Merah Putih oleh Presiden Republik Indonesia dan dirangkaikan dengan peringatan Hari Koperasi Nasional ke 78 Tahun 2025 diikuti oleh Wakil Bupati Nunukan Hermanus dan Unsur Forkopimda Kabupaten Nunukan serta OPD terkait secara daring melalui Zoom Meeting di Ruang Serbaguna Lt. V Kantor Bupati Nunukan, Senin (21/07/2025). 

Selain MBG (Makan Bergizi Gratis), Program Koperasi Merah Putih juga sedang dilakukan di Desa Desa hampir di seluruh Indonesia. Yang menjadi sasaran dari program Koperasi merah putih adalah masyarakat di tingkat desa dan kelurahan

Koperasi Merah Putih ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui prinsip gotong royong, kekeluargaan, dan partisipasi aktif seluruh anggota.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) RI, melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, pemerintah menargetkan pembentukan 80 ribu Koperasi Merah Putih, program ini sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program ini diluncurkan secara nasional oleh pemerintah dan langsung diinstruksikan oleh presiden Prabowo Subianto sebagai upaya untuk memperkuat perekonomian desa dan menciptakan lapangan kerja.

Untuk kabupaten Nunukan sendiri ada 171 Koperasi Merah Putih yang akan diberikan yang tersebar di hampir semua kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Nunukan.

Untuk kabupaten Nunukan, ada beberapa hal yang menjadi Kendala utk program ini bisa terwujud dan terealisasi antara lain :

1. Letak Geografis dan letak wilayah yang begitu kompleks

2. Keterbatasan Jaringan internet dan komunikasi

3. Masalah waktu

4. Metode untuk mensosialisasikan prorgam tersebut

Namun demikian pemerintah kabupaten Nunukan tetap terus berupaya untuk program ini bisa betul-betul tepat sasaran dan memberi dampak dan manfaat yang semaksimal mungkin utnuk kesejahteraan seluruh masyarakat.

Presiden Prabowo sambutannya menyampaikan bahwa hari ini Senin, 21 Juli 2025 adalah memang hari yang bersejarah.

“KIta mulai suatu usaha besar, jadi kita sudah mengerti bahwa konsep koperasi adalah konsep orang yang lemah, konsep koperasi adalah konsep untuk mereka yang lemah”, Ujar Prabowo.

Lanjut menurutnya, Koperasi bisa membantu masyarakat dari kelemahan menjadi kekuatan yang besar.

“inilah yang disebut konsep gotong royong, saya berharap kepada setiap Kementerian yang terkait dengan program ini dapat mencapai target akan di capai” harapnya.

Dalam laporannya dihadapan presiden, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pelaksanaan Koperasi Merah Putih yang digagas ini yaitu pembentukan 80.000 koperasi desa atau kelurahan merah putih.

“Alhamdulillah bapak presiden hari ini secara hukum sudah terbentuk sebanyak 80.081 koperasi dan membuat sejarah baru bagi perjalanan bangsa Indonesia kita tidak hanya memperingati Hari Koperasi Nasional yang ke-78, tetapi hari ini kita melahirkan program baru koperasi Indonesia, koperasi desa atau kelurahan merah putih peluncuran kelembagaan Koperasi desa kelurahan merah putih ini menjadi tonggak awal dalam gerakan baru koperasi Indonesia yang modern efektif dan berbasis digital”, Ungkap Zulkifli.

Sebagai penutup laporan, Zulkifli menyampaikan bahwa ini hanya baru langkah awal sebanyak 108 koperasi yang sudah beroperasi dan target selanjutnya adalah memastikan selama 3 bulan ke depan seluruh koperasi desa kelurahan Merah Putih telah beroperasi di desa dan kelurahan masing-masing.

“Kami percaya dalam tiga hingga empat tahun ke depan bersama program unggul bapak presiden lainnya akan tumbuh sentra-sentra ekonomi baru di desa akan muncul-muncul unit-unit usaha produktif, potensi warga desa akan berkembang dan koperasi hari ini serta masa depan dan satu juta pengelola siap mendampingi rakyat desa Bangun koperasi Indonesia jaya”, tutup Zulkifli.

(PROKOMPIM)