Gubernur Ajak Masyarakat Berpartisipasi Lomba Meriahkan HUT ke-80 RI

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum membuka kegiatan “Keramaian Massa Untuk Memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Republik Indonesia Tahun 2025”, di Lapangan Agatis, Senin (25/8) pagi.

“Tahun ini, bangsa Indonesia memperingati 80 tahun kemerdekaan sebuah usia yang menunjukkan perjalanan panjang perjuangan bangsa, serta pengingat akan jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan yang kita nikmati hari ini,” kata Gubernur membuka sambutannya.

Gubernur Zainal menjelaskan bahwa dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya sebuah tradisi tahunan, tetapi juga momentum yang penuh makna untuk semua.

Dia berharap melalui kegiatan Keramaian Massa ini dapat diikuti dengan penuh sukacita, sekaligus meningkatkan semangat kebersamaan, persaudaraan, silaturahmi, dan gotong-royong di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini menjadi wadah untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa melalui permainan rakyat yang telah menjadi ciri khas perayaan kemerdekaan, serta memberikan hiburan dan ruang interaksi sosial yang positif bagi masyarakat,” ucapnya.

“Kegiatan ini juga dapat menjadi sarana bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi bersama-sama dalam menyemarakkan peringatan kemerdekaan bangsa kita tercinta,” sambung Gubernur Zainal.

Ungkapnya pada kegiatan kali ini ada berbagai lomba yang cukup menarik dan seru untuk diikuti yaitu lomba tarik tambang, lomba balap karung, lomba bakiak, hingga panjat pinang.

“Lomba ini selalu menjadi momen penuh keceriaan dan kekompakan,” imbuhnya.

Tidak hanya sampai disitu, Pemerintah Daerah juga menghadirkan pasar murah sebagai bentuk kepedulian dalam membantu meringankan kebutuhan masyarakat.

Gubernur Zainal berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan meriah, sehingga semakin mempererat persatuan dan kebersamaan di Bumi Benuanta.

Di akhir sambutannya Gubernur Zainal menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, para peserta lomba, serta seluruh masyarakat Kaltara yang telah ikut berpartisipasi dan meramaikan kegiatan ini.

“Semangat, kerja sama, dan partisipasi aktif dari masyarakat menjadi bukti nyata bahwa nilai kebersamaan dan persatuan masih terjaga dengan baik di daerah kita tercinta,” pungkasnya.

(dkisp)

Atlet Menembak Kaltara Raih Juara Internasional Bali IPSC Open 2025 Level III

BALI – Kontingen atlet asal Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali meraih prestasi membanggakan dalam ajang menembak Kejuaraan Internasional “Bali IPSC Open 2025 Level III”, yang digelar di Pecatu Shooting Range, Bali pada Sabtu (23/8).

Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum yang hadir langsung dan menyaksikan kejuaraan di Pulau Dewata itu, menyampaikan apresiasi kepada juara atlet asal Kaltara.

“Saya ucapkan selamat kepada para juara yang telah bekerja keras hingga mampu menjuarai turnamen ini” ucap Gubernur Zainal.

Para atlet Kaltara meraih juara internasional tersebut yaitu Bripka. Sapparuddin meraih Juara 1 Grade A, Fitriansyah meraih Juara 2 Production Optic Grade C dan Yayan Bayanuddin meraih Juara 2 Production Optic Grade C.

Kejuaraan internasional Bali IPSC Open 2025 selain dihadiri peserta dari Indonesia, juga diikuti ratusan peserta sejumlah negara Asia, dari Thailand, Flilipina, Sri Langka hingga Hong Kong dan China, menjadikan atmosfer kompetisi ini berlangsung sangat seru, dan bersaing ketat.

Gubernur Zainal berharap cabang menembak di bawah asuhan Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia (Perbakin) Kaltara bisa mempersembahkan lebih banyak medali.

Ia juga memotivasi atlet Kaltara agar tetap semangat dalam bertanding dan kompak dalam tim, dan mempersiapkan diri untuk mengikuti kejuaraan selanjutnya.

Keberhasilan atlet menembak Kaltara ini menegaskan bahwa para atlet Bumi Benuanta siap untuk berlaga di berbagai kompetisi turnamen di tingkat nasional maupun internasional.

(dkisp)

Wagub Bertemu Komisi IV DPR RI, Bahas Upaya Pengembangan Sektor Kelautan Perikanan di Kaltara

JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, S.E., M.Si bertemu dengan Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Hasan Saleh di Jakarta pada Sabtu (23/8).

Pertemuan ini membahas langkah-langkah strategis dan sinergi antara Pemerintah Daerah dan Pusat untuk meningkatkan produksi serta daya saing komoditas kelautan dan perikanan asal Kaltara di tingkat nasional maupun internasional.

Dalam pertemuannya, Wagub Ingkong juga didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, Rukhi Syayahdin, S.ST.Pi., menyampaikan bahwa Kaltara memiliki potensi perikanan yang sangat besar, mulai dari perikanan tangkap hingga budidaya.

Namun, lebih lanjut ia mengatakan untuk mengelolanya sektor perikanan dan kelautan secara maksimal, sangat diperlukan dukungan infrastruktur, teknologi, dan kebijakan yang tepat dari pemerintah pusat.

“Kami membutuhkan dukungan penuh, khususnya dari Komisi IV DPR RI, untuk mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung, seperti laboratorium dan bantuan alat pendukung yang lain,” kata Wagub Ingkong.

Sementara itu, Hasan Saleh yang juga merupakan wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kaltara menyambut baik atas inisiatif dan program yang disampaikan oleh Wagub Ingkong.

“Insyaallah Pak Wagub, kita teruskan ke Kementerian Kelautan dan Perikanan,” sambut Hasan Saleh.

Hasan Saleh berharap pada pertemuan ini dapat menjadi langkah awal yang konkret untuk meningkatkan produksi, khususnya dari sektor kelautan dan perikanan di Bumi Benuanta.

Sinergi antara eksekutif dan legislatif dinilai krusial dapat memecahkan berbagai tantangan, dan memastikan pembangunan berjalan sesuai dengan program dan target pemerintah, serta kebutuhan masyarakat di daerah.

(dkisp)

Rahmawati Ajak Kader PKK Nunukan Manfaatkan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair

NUNUKAN – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kalimantan Utara (Kaltara), Hj Rahmawati Zainal S.H., menghadiri Sosialisasi Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah sampah rumah tangga di Kantor Kecamatan Nunukan.

Dalam kunjungan kerja di bumi Penekindi Debaya, rombongan TP PKK Kaltara disambut langsung Ketua TP PKK Nunukan, Hj. Andi Annisa Muthia Sabri S.E., beserta Wakil Ketua TP PKK Nunukan beserta anggota di Pelabuhan Lintas Batas Laut (PLBL) Nunukan, Jumat (22/8) siang.

Ketua TP PKK Kaltara, Rahmawati menyampaikan rasa bangga dan sangat terharu atas penyambutan dan antusiasme para kader TP PKK Nunukan dan kecamatan yang hadir.

Ia berharap kegiatan sosialisasi ini tidak hanya mengajarkan keterampilan mengolah sampah, tetapi juga mengajak kader PKK untuk dapat berperan aktif dalam gerakan peduli lingkungan, pengendalian sampah, dan ketahanan pangan keluarga.

“Saya percaya dengan keterampilan yang diperoleh, ibu-ibu PKK bisa menjadi agen perubahan di lingkungannya masing-masing, mulai dari rumah sendiri lalu ke tetangga hingga tingkat desa,” ucap Rahmawati.

Di kesempatan yang sama Ketua TP PKK Nunukan, Andi Annisa Muthia menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bahagia atas kunjungan rombongan TP PKK Kaltara di Nunukan.

“Sosialisasi pembuatan POC ini sangat penting. Selain mengurangi sampah rumah tangga, juga memberi nilai tambah dengan menghasilkan pupuk organik yang bermanfaat bagi kesuburan tanah dan tanaman,” ujar Andi Annisa

“Dengan pemanfaatan limbah organik, kita tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan ekonomi keluarga,” sambungnya.

Menurutnya, kehadiran TP-PKK Kaltara memberikan semangat dan motivasi bagi para pengurus TP PKK Nunukan dalam menjalankan program dan tugas yang diemban untuk masyarakat.

Dengan demikian hadirnya PKK diharapkan akan dapat memberi solusi terkait pengolahan sampah/limbah rumah tangga menjadi bisa lebih manfaat.

Kegiatan sosialisasi ini kemudian ditutup dengan penyerahan bibit tanaman pekarangan seperti cabai, tomat, pare dan bibit lainnya, oleh TP PKK Kaltara dan TP PKK Nunukan kepada TP PKK Kecamatan.

(dkisp)

Tegaskan Komitmen Gubernur Jadikan Kaltara Penyangga IKN

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum, diwakili Pj. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, Dr. Bustan, S.E., M.Si., hadiri sekaligus menjadi narasumber seminar “International Day of The World’s Indigenous People 2025”, bertajuk Pumpung Hai Borneo (The Great Borneo’s Assembly).

Seminar digelar di Kalawa Convention Hall, Palangka Raya, Jumat (22/8) tersebut, dibuka Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.Ikom., yang dihadiri tokoh masyarakat adat Dayak dari tiga negara serumpun yaitu Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Dalam seminarnya, Bustan menyampaikan pandangan, dukungan, hingga komitmen Gubernur Kaltara untuk mempertahankan dan meneguhkan kebijakan Ibu Kota Nusantara (IKN) di pulau Kalimantan.

Lanjutnya, dukungan tersebut melalui sinergitas percepatan pembangunan, serta menjadikan Kalimantan sebagai superhub ekonomi Indonesia.

“Saya rasa kita harus menyamakan frekuensi kita, kalau secara ilmiah demografi tentu kita harus berikan dukungan secara penuh dan percepatan terkait realisasi IKN di Kalimantan,” kata Bustan.

Bustan menjelaskan Provinsi Kaltara sebagai salah satu daerah penyangga IKN terus berbenah diri, dan melakukan transformasi guna mendukung percepatan pembangunan IKN melalui penyediaan sumber energi terbarukan untuk memenuhi pasokan kebutuhan energi.

“Energi terbarukan ini tidak hanya menyuplai IKN dan daerah Kalimantan lainnya tetapi juga ke negara tetangga seperti ke Malaysia,” bebernya.

Dia juga mengungkapkan saat ini Provinsi Kaltara sedang dalam tahap pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mentarang dan PLTA Kayan dengan potensi energi lebih dari 9.000 mega watt.

Dengan potensi tersebut, diharapkan akan dapat terus digalakkannya pembangunan infrastruktur baik sarana dan prasarana di IKN, karena Provinsi Kaltara akan dapat segera menghasilkan pasokan energi yang dibutuhkan.

Pj. Sekprov Bustan menegaskan bahwa Provinsi Kaltara memiliki sumber daya energi terbarukan, kekayaan alam, serta masyarakat adat yang masih kuat.

“Kaltara melihat pembangunan IKN sebagai peluang besar untuk memperkuat daya saing, meningkatkan konektivitas, serta mendorong pembangunan hijau yang berkelanjutan,” tambahnya.

Gubernur Kaltara berkomitmen mendukung IKN melalui pemberdayaan masyarakat adat, serta keseimbangan pembangunan dan kelestarian berbasis green economy, decabonization, dan hilirisasi industri yang bernilai tambah tanpa merusak lingkungan.

“Dengan segala potensi tersebut, Kaltara akan berdiri di garis depan mendukung IKN, demi terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tutup Bustan.

Dalam rangkaian acara tersebut dilaksanakan penandatanganan kesepakatan bersama Gubernur se-Kalimantan dan Bupati/Walikota se-Kalimantan Tengah.

(dkisp)