Resmi Ditutup Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Lanto FC Juarai Final Bupati Cup Nunukan Tahun 2025

NUNUKAN – Mempertemukan Kesebelasan Perseto FC dan Kesebelasan Lanto FC di laga final, Turnamen sepakbola Bupati Cup Nunukan Tahun 2025 di Stadion Sungai Bilal resmi ditutup oleh Bupati Nunukan H. Irwan Sabri.

Masyarakat Nunukan sangat antusias menyaksikan pertandingan seru ini, terlihat dengan padatnya penonton yang datang untuk menyaksikan secara langsung. Begitu pula dengan kehadiran Bupati Nunukan, ketua TP PKK Kab Nunukan Andi Annisa Muthia Irwan, segenap unsur Forkopimda Nunukan, pimpinan instansi vertikal, serta kepala-kepala OPD yang juga datang langsung untuk menyaksikan laga final ini.

Dalam sambutannya Bupati Nunukan Irwan Sabri mengatakan dalam sebuah kompetisi apalagi kompetisi sepakbola tentu saja tidak lepas dari berbagai macam kekurangan di sana-sini, tensi pemain yang sangat tinggi, keputusan wasit yang dianggap kurang adil, maupun teriakan-teriakan penonton tidak jarang menimbulkan suasana yang panas, namun sampai saat kompetisi ini berlangsung lancar dan akan ditutup.

” Kita patut bersyukur semua itu masih berada dalam taraf yang wajar dan terkendali sehingga secara keseluruhan turnamen kali ini dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses”, tutur H. Irwan.

Bupati H. Irwan lanjut berharap segala persaingan dan dinamika yang terjadi selama berlangsungnya turnamen ini justru membuat para pemain, pelatih, official, perangkat pertandingan dan penonton bisa menjadi dewasa dan bijaksana.

H. Irwan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada panitia pelaksana turnamen sepakbola Bupati Cup Nunukan, para sponsor, pihak keamanan dan kepada semua pihak yang telah turut berperan aktif selama turnamen ini dilaksanakan dan berharap kedepannya supaya lebih baik lagi.

Dari berjalannya pertandingan 2 x 45 menit skor berakhir imbang 1 – 1, maka untuk mengetahui siapa pemenang dari pertandingan ini dilakukan perpanjangan waktu yaitu 2 x 15 menit, dan pada akhirnya gol pun tercipta oleh pemain dari Lanto pada babak pertama penambahan waktu. Sampai babak kedua penambahan waktu berakhir skor menjadi 2 -1 untuk keunggulan dari Lanto yang membuat Kesebelasan Lanto menjadi juara Bupati Cup Nunukan tahun 2025. Dengan kemenangan ini ,kesebelasan Lanto berhasil kembali mempertahankan gelar juara Bupati Cup Nunukan untuk yang ke 2 kalinya.

Selain laga Final Perseto FC versus Lanto FC, sebelumnya pada sore harinya, tak kalah seru kategori Old Star mempertemukan U38A dengan PGRI Kabudaya di laga finalnya. Pertandingan Final ini berakhir dengan kemenangan bagi PGRI Kabudaya dengan skor 2-1.

(PROKOMPIM)

Hadiri HUT Panglima Jilah, Wabup Hermanus Pesan Supaya TBBR Ikut Menjaga Suasana Kondusif

Mempawah – Wakil Bupati Nunukan Hermanus menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke – 45 Pangalangok Jilah atau yang lebih dikenal dengan sebutan Panglima Jilah di Toho, Mempawah, Kalimantan Barat, Sabtu (23/8). 

Panglima Jilah merupakan pemimpin tertinggi Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) dari Suku Dayak Kayanatn.

Peringatan hari ulang tahun tersebut dihadii oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan, serta beberapa kepala daerah dan wakil kepala daerah di Kalimantan.

Wakil Bupati Hermanus dalam kesempatan itu sempat menyerahkan cinderamata, dan mengucapkan selamat ulang tahun kepada Panglima Jilah. Hermanus juga memberikan semangat kepada anggota TBBR agar selalu kompak, dan ikut menjaga suasana kondusif di wilayahnya masing – masing. (Prokompim)

Muscab IKAMI Sulsel Cabang Nunukan ke- II Resmi Dibuka

NUNUKAN – Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia (IKAMI) Sulsel cabang Nunukan menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Ke II, di lantai 4 Kantor Bupati Nunukan, Sabtu (23/8/2025)

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Ir. Jabbar mewakili Bupati Nunukan membuka secara Resmi Muscab IKAMI ke – II Sulsel Cabang Nunukan.

Sekda Ir. Jabbar menyampaikan sambutan tertulis Bupati Nunukan, dalam sambutannya Ia mengatakan dengan aktif di organisasi, para Mahasiswa dan Pelajar bisa memperkuat silaturahmi dan jaringanya sehingga pada akhirnya akan muncul semangat dan jiwa kebersamaan dan kegotong-royongan.

Ir. Jabbar juga menyampaikan ucapan selamat bermusyawarah, diharapkan hasil dari Musyawarah tersebut menghasilkan keputusan yang baik

“Hari ini, Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa Dan Pelajar Sulawesi Selatan di Kabupaten Nunukan akan melaksanakan Musyawarah Daerah yang ke – 2 tahun 2025. saya, atas nama Pemerintah mengucapkan selamat bermusyawarah, semoga musda kali ini menghasilkan keputusan yang baik dan memberi manfaat bagi anggota, dan bagi masyarakat,”ujarnya

Lebih lanjut Ia mengatakan pelaksanaan Musda tersebut didasari oleh semangat kebersamaan

“Sebagai organisasi kekeluargaan, saya berharap agar pelaksanaan Musda ini didasari oleh semangat kebersamaan. jika ada perbedaan pendapat, saya harap bisa diselesaikan dengan baik, dengan kepala dingin, dan didasari oleh kepentingan bersama.

Bupati Nunukan dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Ir. Jabar berharap IKAMI Sulawesi Selatan cabang Nunukan dapat memberikan kontribusi yang positif bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan.

Selanjutnya, sebagai Pemerintah, saya berharap agar ikami bisa ikut memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. silahkan kalian mengambil peran yang bisa dijalankan sesuai dengan porsi dan posisi kalian masing – masing.

“banyak bidang yang bisa kalian masuki untuk memberikan sumbangsihnya, terutama bidang – bidang yang terkait dengan posisi kalian saat ini sebagai Mahasiswa dan Pelajar. kalian bisa ikut mengedukasi Masyarakat tentang bahaya Narkoba, tentang Stunting, atau masalah – masalah yang lain,”jelasnya

Senada juga Muhammad Asmawi selaku ketua umum IKAMI Sul-Sel Nunukan dalam sambutannya dia mengatakan, Muscab tersebut menjadi langkah awal IKAMI Sul-Sel menjadi wadah untuk pemuda di kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Nunukan Masa Bakti 2025 – 2028 Resmi Dilantik

NUNUKAN – Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menghadiri acara Pelantikan Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Nunukan Masa Bakti 2025 – 2028, Sabtu (23/8/25). 

Acara Pelantikan Pengurus IDI yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai 5 Kantor Bupati ini mengusung tema “Mengokohkan Peran Dokter di Perbatasan Demi Terwujudnya Asta Cita.”

Para Pengurus IDI Kab. Nunukan dilantik langsung oleh Ketua Majelis Kehormatan Etika Kedokteran IDI Wilayah Kalimantan Utara dr.Budy Azis B., Sp.PK, M.H.

Dalam sambutannya, Bupati Nunukan H. Irwan Sabri menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus IDI Kab.Nunukan Periode 2025-2028 yang telah dilantik.

Bupati H.Irwan juga menyampaikan bahwa ada tiga persoalan mendasar terkait dengan dokter yang dihadapi oleh hampir seluruh wilayah Indonesia yaitu, Jumlah dokter yang masih kurang, distribusi dokter yang tidak merata, serta kurangnya dokter-dokter spesialis.

“Dari data menunjukan, sebagian besar dokter terkonsentrasi di pulau Jawa dan kota besar. Akibatnya, daerah di luar jawa dan pedesaan, apalagi daerah di pedalaman dan perbatasan sangat kekurangan dokter,” ujarnya.

Bupati H. Irwan juga berharap kepada para pengurus IDI agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, baik di puskesmas maupun di Rumah Sakit menjadi semakin baik.

“Jika pelayanan kesehatan kita semakin baik, saya yakin tidak ada lagi pasien yang memilih berobat di luar daerah, apalagi di luar negeri,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, Ketua Majelis Kehormatan Etika Kedokteran IDI Wilayah Kalimantan Utara dr.Budy Azis B., Sp.PK, M.H. pada sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para penguris IDI Kab. Nunukan masa bakti 2025-2028 yang telah dilantik.

dr. Budy Azis berharap semoga amanah yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik, serta mampu meningkatkan peran IDI dalam memajukan kesehatan masyarakat di Kabupaten Nunukan dan Kalimantan Utara.

“Sebagai perwakilan IDI Wilayah, kami berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan IDI Cabang Nunukan, baik dalam penguatan SDM maupun peningkatan pelayanan kesehatan, khususnya di wilayah perbatasan,” ungkapnya.

dr. Budy juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, khususnya kepada Bupati Nunukan dan Dinas Kesehatan, atas dukungan terhadap pelayanan dan kesejahteraan para dokter.

“Berkat kerja sama ini, fasilitas kesehatan di Nunukan semakin maju, dan para dokter dapat lebih betah mengabdi bagi masyarakat,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Ketua IDI Kab. Nunukan dr. Sholeh Rauf, M.Kes, Sp.A menyampaikan bahwa IDI Nunukan Berdiri sejak 2008 dan sudah berusia 16 tahun.

“IDI Kab. Nunukan Memiliki 110 anggota, yang terdiri dari 24 dokter spesialis dan sisanya dokter umum. 80% dokter umum bekerja di instansi pemerintah, sisanya tersebar di swasta, TNI, Polri, dan Pelabuhan,” ungkapnya.

dr. Sholeh juga meminta kepada Pemerintah Daerah agar memberikan apresiasi kepada dokter senior yang telah mengabdi lebih dari 20 tahun, serta perlunya pemberian insentif kepada para dokter-dokter muda agar bisa bertahan di wilayah perbatasan.

(PROKOMPIM)

UMKM Perbatasan Didorong Naik Kelas Lewat PKU Akbar dan Pekan QRIS Nasional 2025

NUNUKAN _ PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar dan Pekan QRIS Nasional 2025 dengan tema “Langkah Sehat UMKM Cerdas Kelola Keuangan Digital, UMKM Perbatasan Naik Kelas” pada Sabtu, 23 Agustus 2025 di PLBN Sebatik. 

Bupati Nunukan H. Irwan Sabri dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan, Sabri, ST, M.Si, menegaskan bahwa UMKM merupakan motor penggerak perekonomian daerah. Menurutnya, UMKM berperan penting dalam membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, sekaligus menggerakkan roda ekonomi.

Namun, lanjutnya, banyak pelaku UMKM masih menghadapi kendala modal, pemasaran, dan manajemen usaha.

“Padahal banyak UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh dan naik kelas. Dengan dukungan pelatihan, pendampingan, serta permodalan yang memadai, saya yakin UMKM Nunukan bisa berkembang pesat dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian daerah,” ujarnya.

Irwan Sabri menyebut, melalui program ini PNM hadir tidak hanya membuka akses permodalan, tetapi juga memberikan pelatihan, pendampingan, serta membantu pemasaran produk unggulan UMKM. Ia optimistis, dalam 1–2 tahun ke depan akan lahir pengusaha tangguh yang mampu menopang ekonomi di Kabupaten Nunukan.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi VII sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Rachamawati Zainal, S.H., menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan melalui UMKM.

“Program PNM terbukti mampu memberdayakan ibu-ibu. Ketika perempuan diberi akses modal dan ilmu, maka keluarga sejahtera, lingkungan terbantu, dan negara menjadi kuat,” ungkapnya.

Ia menilai, PKU Akbar merupakan investasi ilmu untuk mengelola usaha, membaca pasar, hingga menghitung keuntungan secara cermat. Sedangkan Pekan QRIS Nasional menjadi terobosan penting dalam adaptasi digital.

“Dengan satu kode QR, produk ibu-ibu bisa diakses siapa saja, dari mana saja. Ini lompatan besar menuju ekonomi modern yang lebih cepat, aman, dan luas,” jelasnya.

Rachamawati juga memberikan apresiasi tinggi kepada PNM yang terus konsisten mendampingi UMKM, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro. Ia mengajak para peserta untuk serius memanfaatkan kesempatan belajar tersebut.

“Ibu-ibu pejuang UMKM adalah inspirasi. Dari rumah bisa lahir bisnis besar. Jadilah ahli digital di komunitas, ajak sesama ibu untuk melek finansial dan teknologi. Karena ibu yang cerdas dan tangguh akan melahirkan generasi penerus yang kuat,” tuturnya.

Senada dengan Program PKK Kabupaten Nunukan,dikesempatan yang sama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Nunukan, Hj. Andi Annisa Muthia Irwan, SE yang turut hadir pada kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, PKU Akbar dan Pekan QRIS Nasional sejalan dengan program PKK Kabupaten Nunukan yang mendorong tumbuhnya UMKM di daerah.

“Kegiatan hari ini senada dengan visi PKK Kabupaten Nunukan, yakni memberdayakan keluarga dan masyarakat melalui UMKM. Kami berharap para pelaku usaha, khususnya ibu-ibu, terus bersemangat mengembangkan diri agar UMKM di Nunukan semakin maju dan berdaya saing,” ujarnya.

Acara PKU Akbar dan Pekan QRIS Nasional 2025 diharapkan menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi pertumbuhan UMKM perbatasan agar naik kelas sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)