Danramil Sebatik Bersama Camat Sebatik Utara Sampaikan Jangan Pernah Kendor Pakai Masker

SEBATIK,NUNUKAN – Berdasarkan hasil Vicon bersama Bapak Kasdam VI/Mlw pada hari Sabtu tanggal 30 Jan 2021 pukul 14:00 Wita s/d selesai tentang OPERASI PENANGANAN COVID-19 DAN PENDISIPLINAN PROTOKOL KESEHATAN DI WILAYAH KODAM VI/MLW PADA MASA PPKM dan Hasil rapat terbatas Presiden dengan Menteri Terkait, Panglima TNI dan Kapolri maka turun perintah kepada Seluruh Satuan Kewilayahan agar Menggiatkan lagi Operasi Pendisiplinan Protokol kesehatan di ruang-ruang publik dalam Bentuk operasi diantaranya dengan membagikan masker dan membawa banner/spanduk kecil yang kreatif untuk mengingatkan Protokol kesehatan.

Serta perintah untuk melaksanakan operasi yang dilaksanakan mulai Minggu 31 Januari 2021 s/d berakhirnya PPKM pada tanggal 8 Februari 2021 dengan menggandeng Polri, Pemda dan Instansi Terkait dan agar melibatkan media sehingga bisa diliput dan ditayangkan nasional (terutama TV) serta perintah untuk memelihara Moril dan motivasi anggota dalam pelaksanaan Pendisiplinan Protokol kesehatan.

Dengan dasar tersebut diatas Komandan Koramil 0911-02/Sbt Mayor Arm Mohammad Bakri mengerahkan seluruh Prajuritnya (anggota Koramil 0911-02/Sbt) untuk melaksanakan kampanye protokol kesehatan dengan membawa spanduk/banner JANGAN KENDOR PAKAI MASKER, secara humanis dan melibatkan semua unsur masyarakat termasuk Camat Sebatik Utara dan para Stafnya dan Anggota Puskesmas Lapri serta Satuan Polisi Pamong Praja pada hari Minggu tanggal 31 Januari 2021 pukul 09.00 wita bertempat di jalan Hasanudin dan di sekitar Pasar Tradisional Antony Chen RT 08 Dusun H. Beddu Rahim 03 Desa Sei. Pancang Kec. Sebatik Utara Kab. Nunukan Prov. Kaltara, untuk.mrlaksanakan kegiatan Pendisiplinan Protokol Kesehatan dengan membagikan masker dan Hand Sanitezer kepada warga, pedagang dan pengunjung pasar tradisional Pancang serta pengendara roda 2 dan roda 4 yang melintas di jalan Hasanuddin.

Hadir dalam kegiatan Pendisiplinan Protokol Kesehatan di jalan Hasanudin dan di sekitar Pasar Tradisional Antony Chen RT 08 Dusun H. Beddu Rahim 03 Desa Sei. Pancang Camat Sebatik Utara H. Zulkifli, S.E beserta Staf Kecamatan, Danramil 0911-02/Sbt Mayor Arm. Mohammad Bakri beserta Staf Koramil, Sekcam Sebatik Utara Bapak Supriyono, S.I.P, Babinsa Sekecamatan Sebatik Utara, Kasi Trantib Kec. Sebatik Utara Bapak Suryadi, S.I.P, Anggota Satpol PP Bapak Musliadi beserta anggota 3 orang, Tim Satgas Gugus Covid 19 Kec. Sebatik Utara, Kepala dusun H. Beddu Rahim 01Desa Sei. Pancang Ibu Suzana.

Pukul 09:45 Wita kegiatan Pendisiplinan Protokol Kesehatan di jalan Hasanudin dan di sekitar Pasar Tradisional Antony Chen RT 08 Dusun H. Beddu Rahim 03 Desa Sei. Pancang selesai dalam keadaan aman tertib dan lancar.

( SAHABUDDIN )

Polsek Sebatik Barat Kembali Gagalkan Pengedaran Narkotika Jenis Sabu

SEBATIK,NUNUKAN – Polsek Sebatik Barat berhasil amankan salah seorang terduga pengedar narkotika jenis sabu di desa sungai pancang kecamatan sebatik utara kabupaten nunukan

pengungkapan tersebut dilakukan oleh personil opsnal polsek sebatik barat,pada 30 januari 2021 sekira pukul 14.00 wita dijalan poros sebatik desa sei pancang kecamatan sebatik utara kabupaten nunukan personil opsnal polsek sebatik barat berhasil meringkus tersangka Roslan Abdul Bin Ucin 22 tahun

Kapolres Nunukan Syaiful Anwar,SIK, melalui Kasubag Humas Polres Nunukan, AKP M Karyadi,SH, mengatakan tersangka dapat di amankan berkat laporan dari masyarakat bahwa ada seseorang yang diduga menyimpan,membawa,menguasai,memiliki dan menjadi perantara dalam jual beli psikotropika jenis sabu

berdasarkan informasi dan laporan masyarakat personil opsnal polsek sebatik barat langsung melakukan peyelidikan atas informasi itu

dari hasil pemeriksaan dan penggeledahan terhadap pelaku polisi berhasil menemukan barang bukti sebanyak 100 gram diduga sabu yang di simpan di dasbor sepeda motor milik pelaku di bungkus menggunakan jaket

dari tangan pelaku petugas berhasil menyita dan mengamankan barang bukti,2 (dua) bungkus putih transparan ukuran besar yang diduga didalamnya berisi Narkotika jenis sabu

selain itu polisi juga menyita 1 (satu) unit HP merk Vivo warna hitam dan 1 (satu) unit sepeda motor yamaha X-ride warna putih

saat ini pelaku dan barang bukti diaman di polsek sebatik barat guna penyelidikan lebih lanjut.

( Sabudin/Red )


Coffe Morning Kapolres Nunukan bersama Media dalam rangka membangun komunikasi dan kemitraan

NUNUKAN – Jumat,29 Januari 2021 sekira pukul 09.00 wita bertempat di Ruang Rapat Endra Dharmalaksana Polres Nunukan Jalan Bharatu M. Aldy Kelurahan Nunukan Selatan Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan telah dilaksanakan Coffe Morning Kapolres Nunukan bersama Media dalam rangka membangun komunikasi dan kemitraan.

Hadir dalam kegiatan ini ,Wakapolres Nunukan ( Kompol Edy Budiharto, SH ),Kasubag Humas Polres Nunukan ( AKP M. Karyadi ), Anto Leo (SCTV) Taufik (Maraja News),Rhony (Lintas Indonesia),Budi (Niaga Asia),Riko (Radar Tarakan),Delyta ( RRI ),Saharuddin (Indonesia Satu)Asrin (Koran Kaltara),Nirwan (Infosindo News),Darmawan (Benuanta),Arman Phami (News Urban),Febrianus Felis(Tribun Kaltara),Fadly (Nohoaks Kaltara), Gazalba (Portal Kaltara .com),Andi Takdir Gizim (Kornas Merpos) Dzulfiqor (Radar Nunukan),Darwin ( Beranda NKRI ),A.Z Guntur ( TV ONE )

Acara cofee morning di buka oleh Waka Polres Nunukan dan meyampeikan
Permohonan maaf bahwa Bapak Kapolres tidak dapat hadir dalam kegiatan hari ini dikarenakan ada kegiatan lain beliau.

Dalam sambutannya Waka Polres Nunukan Kompol Edy Budiharto,SH memberitahukan bahwa Polri saat ini punya Kapolri yang baru dengan Comanderwis Transformasi Polri menuju Presisi ( Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi Keadilan ).

Polri saat ini bekerja di Dunia maya dan Dunia nyata sehingga Polri mengharapkan dukungan dan bantuan dari para Media.

Diharapkan para media dalam pembuatan berita yang menyangkut kejadian tindak pidana atau masalah sosial tidak langsung membuat berita yang ujungnya membuat resah di masyarakat dan diaharapkan bisa berkoordinasi dengan Polres Nunukan ( Kasubag Humas ).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membangun Komunikasi antara Kepolisian ( Polres Nunukan ) dengan para Media yang ada di Kabupaten Nunukan,Kegiatan selesai sekira pukul 10.15 wita dan dilanjutkan foto bersama.

( sabudin/red )

Kunjungan komisi II DPRD provinsi di SKPT SEBATIK

Sebatik,Nunukan – DPRD provinsi kalimantan utara komisi II Muh. Khoiruddin, S.Hi dan Staf di skpt Sentra kelautan perikanan terpadu (SKPT) sebatik pada hari kamis 28 Jan 2021. Dalam kunjungan tersebut pihak SKPT sebatik oleh Iswadi Rachman, SP didampingi bbebrap staf (Suparmoko, S.St.Pi,dan Ignasius Ile S.ST.Pi)

menyampaikan perkembangan operasional SKPT sebatik serta menyampaikan aspirasi dan permasalahan dan solusi untuk ditindak lanjuti salah satunya tentang usulan pembukaan jalur perdagangan laut lintas negara dan regulasi penunjukan SKPT sebagai pelabuhan ekspor impor hasil perikanan.

Dalam penyampaian Muh Khoiruddin mengatakan bahwa kunjungan ini perdana bagi DPRD provinsi khususnya koimisi II dan akan berlanjut dikunjungan berikutnya dengan membawa semua komisi II bersama stakeholder lainnya ujar khoiruddin

dalam pernyataannya skpt sebatik juga akan menyampaikan data awal yang telah dsampaikan oleh Kepala unit SKPT ketingkat dewan untuk menindaklanjuti permasalahan yang terjadi dilapangan pertama dermaga tidak memiliki trestel (T)untuk dan tempat sandar kapal permanen kata pa iswadi di skpt sebatik

dengan panjang dermaga 750 meter masih berpengaruh terhadap pasang/surut air laut untuk kapal ukuran 20gt dibawah dermaga terdapat sisa sisa tumpukan kayu keras dan tiang dermaga dan sisa kegiatan pembangunan dermaga dan ini dirasa membahayakan keselamatan kapal perikanan yang akan mau beraktivitas di dermaga belum ada istalasi perpipaan di sepanjang dermaga guna menyalurkan pembekalan air tawar dari darat ke dermaga kapal. SKPT sebatik punya peran sekali tentang roda perokomanian terhadap masyarakat khususnya nelayan pulau sebatik untuk dibawa lansung ke SKPT sebatik dengan hasil tangkapan ikan para nelayan tersebut

SKPT sebatik yang berada di desa sungai pancang rt 01 kecamatan sebatik utara kabupaten nunukan kaltara satu satunya yang ada dipulau sebatik dan ini satu kebanggaan warga pulau sebatik yang berbatasan lansung negara tetangga malaysia indonesia.tentang belum maksimalnya pengawasan dilaut dan aktivitas perdagangan yang masih banyak ilegal belum maksimalnya penertiban dokumen kapal yang diterbitkan oleh KSOP pemprov kaltara belum menertibkan tangkahan yang ilegal yang berada didaerah pesisir ujarnya

operasional SKPT sebatik pada tahun 2019 rata rata perbulan 574 ton dengan nilai rata perbulan 25,5 m dengan penurunan sekitar 37,6% dari tahun 2019 dengan produksi ikan tahun 2019 selama 12 bulan perolehan 492 milyar.namun angka tersebut pada tahun 2020 turun sangat drastik sekali disebabkan covid 19 dalam musim pandemi sekitaran 200 milyar lebih.skpt sebatik memiliki banyak kemudahan tentang pelayanan mulai untuk mengurus SKA serta BPJSTK serta pelayanan PTSP provinsi yang ada di skpt sebatik dan lain lain lagi sungguh banyak kemudahan termasuk modal usaha khusus para nelayan tangkap ikan ujar iswadi

dengan hasil kunjungan DPRD provinsi komisi II dan usulan skpt sebatik tentang izin impor ikan agar mudah diurus oleh pengusaha ikan di pulau sebatik agar pengawasan stakeholder dengan ikan yang dibawa masuk ke sebatik itu agar sudah resmi dari bea cukai kabupaten nunukan kerana ikan yang masuk ke pulau sebatik itu semuanya masih ilegal semoga dalam kunjungan DPRD provinsi komisi dua dalam kunjungannya di skpt sebatik agar permasalahan mulai urusan administrasi tentang izin usaha impor dari tawau ke sebatik untuk memasukkan ikan agar diberikan kemudahan untuk mendapatkan izin usaha ekspor impor ikan ujarnya

pemerintah pusat tidak henti henti memerhatikan tentang kebutuhan para nelayan khususnya di perbatasan indonesia malaysia.begitu juga dari provinsi kaltara serta sentiasa memberikan bantuan
kepada nelayan tangkap ikan khsusnya sebatik nunukan

kementrian kelautan b indonesia pada tahun 2018 berikan bantuan
mulai dari kapal serta mesin sangkut serta pukat ikan yang sudah diserahkan kepada nelayan pulau sebatik.penghasilan ikan di provinsi kalimantan utara khususnya nelayan dipulau sebatik dan nunukan sangat perlu dukungan dari pemerintah tentang bagaimana cara agar penghasilan nelayan kita bisa memuaskan sekali.

( Sahabuddin )

Marthin Billa Usulkan Ada Regulasi Yang Cepat Untuk Ahiri Pademi

Tanjung Selor – Ketua Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI, Marthin Billa menilai, lambanya penananan dan penangglangan Pademi covid – 19 karena Undang – Undang Pelayanan Kesehatan Masyarakat saat ini terkesan bias.

“Saran saya, undang – undang tentang pelayanan kesehatan sebaiknya ditinjau kembali,” tutur Marthin Billa kepada Redaksi, Kamis (29/1).

Pademi covid – 19 yang telah berjalan hampir 1 tahun ini menurut Marthin seharusnya tak sekedar menjadi pengalaman akan tetapi seharusnya menjadi pelajaran bersama. Sehingga akan dapat ditemukan solusi paling efektif dalam penanggulanganya..

“Dengan menjadikanya sebagai pelajaran, kita akan tahu apa sih yang kurang dari upaya kita selama ini. Kita juga seharusnya tahu kenapa kita lambat menanggulangi pademi,”imbuhnya.

Selanjutnya, kata Marthin, berdasarkan evaluasi bersama tersebut tentu akan didapat cara – cara penanggulangan covid -19 melalui regulasi yang tepat dan kuat atau kalau perlu dengan konstitusi

“Jadi di dalam regulasi tersebut tertera jelas menganai kewenangan dan urusan wajib baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah,” ungkap Pria yang juga merupakan salah satu tokoh nasional tersebut.

Regulasi tersebut sangat perlu mengingat masih sering ditemukanya sikap saling harap antara pemrintah pusat dengan pemerintah daerah dalam menangani pademi. Akibatnya pademi bukan dapat ditanggulangi namun justru semakin parah.

“Hanya dengan membenahi regulasi, kita pasti akan sangat siap untuk menghadapi penyakit menular secara umum maupun yg bersifat mendesak( exstraordinary),” tegasnya .

Sementara terkait tenaga kesehatan (Nakes) dan paramedis, Marthin Billa menilai bahwa peran tenaga kesehatan masyarakat sangat penting dalam penanganan Covid-19 pada setiap level intervensi. 

“Terkait tenaga kesehatan, saat ini ada 2 hal yang harus segera dilakukan,” ungkapnya.

Pertama penambahan jumlah personil Nakes dan yang kedua membekali mereka dengan pengetahuan tentang standar penanganan Covid-19 sesuai rujukan Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Dengan Pelatihan itu nantinya tenaga kesehatan masyarakat memiliki kemampuan dalam memahami pola-pola promotif dan preventif Covid-19 di masyarakat. Itu diperlukan dalam merancang program dan kebijakan untuk mempercepat penanganan Covid-19.

“Tenaga Kesehatan dan Paramedis perlu peningkatan pendidikan/ pelatihan yang memadai,fasilitas kesehatan yg mampu melaksanakan fungsi pelayanan kesehatan yang baik, anggaran yang cukup serta kesejahteraan para tenaga kesehatan yg sesuai dengan kondisi daerah,” katanya.

Sedangkan kepada masyarakat umum, selain mematuhi protokol kesehatan, Marthin Billa mengajak agar menjadikan pademi sebagai lahan instropeksi.

Menurutnya, pademi Covid 19 menuntut untuk melakukan perubahan, baik dalam hal cara berpikir, cara berperilaku, dan cara bekerja. Tantangan selanjutnya adalah cara berpikir dan cara berperilaku yang dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan tangguh terhadap ancaman penyakit.

Dan yang paling utama adalah kesadaran masyarakat untuk bekerjasma dengan Pemerintah. Semua komponen bangsa harus bersatu padu untuk melaksanakan protokol kesehatan dan semua peraturan yang berlaku, dalam rangka memotong penyebaran covid 19,agar cepat berkurang , bahkan berlalu dari bangsa Indonedsia.

Marthin juga mewanti – wanti jangan sampai merasa bosan,menganggap remeh dan tdk mengindahkan 5 M ( memakai maske,mencuci tangan,menjaga jarak,menjauhi kerumuman dan mengurangi berpergian)

“Kita jangan hanya takut kalau ada sanksi atau denda bagi mereka yang sengaja melalaikan prokes, tetapi lebih daripada itu,sdar betul bahwa ,mematuhi prokes ,kita saya kepada diri kita sendiri,orang tua kita, orang yang kita sayangi dan sesama manusia. Masyarakat adalah hulunya dari semua kegiatan penanggulangan pandemi covid 19 ini,” pungkasya.

( red )