BOLA SOBA , Rumah Bersejarah Kebangaan Warga Bone Ludes Terbakar Dilahap Sijago Merah

BONE – Bola Soba Rumah bersejarah bagi masyarakat bone dini hari tadi dikabarkan hangus terbakar sekira pukul 04.00 Wita sampai berita ini diterbitkan belum di ketahui penyebab dari kejadian tersebut .

Sementara itu di tempat terpisah Bupati Bone, A. Fahsar M Padjalangi mengatakan pihaknya akan menunggu hasil penyelidikan dari Kepolisian atas peristiwa kebakaran ini.

“Kami menunggu hasil pemeriksaan Kepolisian atas peristiwa ini agar diketahui penyebab kebakaran ini secepatnya,” jelas A. Fahsar M Padjalangi saat meninjau lokasi kebakaran, Sabtu (20/03/21).

Bupati mengaku, Pemerintah Daerah akan berupaya kembali membangun rumah adat ini seperti sediakala sesuai bentuk dan ukuran rumah adat “Bola Soba”.

Ditempat yang sama. Kapolres Bone, AKBP Try Handako Wijaya mengatakan pihak masih melakukan penyelidikan oleh tim Inafis Polda Sulsel.

” Kami sudah perintahkan Inafis Polda Sulsel untuk penyelidikan kasus kebakaran di rumah adat ‘Bola Soba’ dan kami belum dapat menyimpulkan saat ini penyebab kebakaran,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone, Ansar Amal menuturkan bahwa, dari kejadian kebakaran ini, tidak ada satu pun barang peninggalan bersejarah ditempatkan di rumah adat ‘Bola Soba’, namun hanya ada beberapa barang replika dan silsilah keluarga kerajaan.

“Bersyukur tidak ada benda peninggalan sejarah di situ cuma daftar silsilah keluarga kerajaan dan beberapa baju adat saja,” sebutnya.

Menyinggung taksiran kerugian atas peristiwa kebakaran ini, Ansar membeberkan bahwa peninggalan rumah adat ini (Bola Soba) tak ternilai harganya.

( Irwan N Raju Ka Biro SulSel )

Babel Siap Budidayakan Tanaman Sagu


PANGKALPINANG-BerandaNKRInews.comKetergantungan masyarakat Indonesia terhadap tepung gandum, membuat negara ini harus mengimpor terigu untuk kebutuhan penuhi kebutuhan masyarakat dalam membuat kue, mie, dan pangan.

Dapat dibayangkan, jika impor tersebut dihentikan dan diganti dengan sagu yang merupakan produk lokal, maka Indonesia bisa menghemat impor terigu sebesar Rp13 triliun per tahun. Tanaman ini juga bisa menjadi alternatif pangan nasional.

Kepala Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) Republik Indonesia, Letjen TNI Doni Monardo saat kunjungannya ke Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pembahasan Upaya Percepatan Penanganan Covid-19, menyampaikan masukan tentang pemanfaatan lahan reklamasi wilayah bekas tambang timah untuk dijadikan program pengembangan tanaman sagu dari Babel di Ruang Pasir Padi, Kantor Gubernur Babel, Kamis (18/03/2021).

“Mudah-mudahan reklamasi wilayah bekas tambang timah bisa dilakukan dengan program tanaman sagu,” ungkapnya.

Dikatakan Letjen TNI Doni Monardo, hal ini dilakukan untuk menjaga Babel agar tidak mengalami kekeringan ketika musim kemarau dan juga musim hujan tidak kebajiran, karenanya akan lebih baik jika dilakukan antisipasi dengan penanaman pohon, sehingga masukan ini harus segera dilakukan.

“Pak Gubernur dapat membuat peraturan gubernur yang kemudian ditingkatkan menjadi peraturan daerah tentang penanaman sagu, termasuk manajemen tanaman sagu,” ungkapnya.

“Tidak menutup kemungkinan, Babel bisa dibranding menjadi daerah penghasil sagu seratus persen sagu yang tidak menggunakan bahan kimia,” tambahnya.

Bak gayung bersambut, kalimat yang disampaikan Letjen TNI Doni Monardo, membuat Gubernur Erzaldi mengajak lebih membuka hati dan mata guna mengembalikan pemikiran masyarakat bahwa nusantara terdahulu mengkonsumsi sagu.

Ditemui usai pelaksanaan Rakor guna menanggapi masukan ini, Gubernur Erzaldi mengatakan sebenarnya Babel telah melakukan penelitian untuk mengelola beberapa lahan bekas tambang yang masih memiliki kolong-kolong untuk dicoba ditanam tamanan sagu.

Diakuinya, sagu sangat luar biasa untuk ketahanan pangan, mudah ditanam, dan mengelolanya. Sagu juga menjadi tanaman yang kaya manfaat guna membantu pemulihan resiko gagal ginjal, baik juga bagi penderita diabetes, dan penyakit lainnya yang mengharuskan untuk mengganti beras.

“Bayangkan saja, satu kali menanam, sagu segera beranak pinak, usia panen memang cukup lama yaitu delapan tahun, tetapi satu pohon sagu bisa menghasilkan 200 kilogram tepung sagu,” jelasnya.

“Betapa kayanya Indonesia, bangga menggunakan produk pangan Indonesia,” ajak Gubernur Erzaldi.

Hingga saat ini, bukan hanya penanaman sagu, bahkan Babel sudah memiliki pabrik tepung sagu sendiri.(*)

Wartawan: Yogi Pranata

Penulis : Nona Dp
Foto : Iyas Zi
Editor : Lulus

Kepala BNPB Nikmati Terapi Uap Karya Anak Babel


PANGKALPINANG, BerandaNKRInews.com-Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman pagi hari ini Jumat (19/03/2021) melepaskan keberangkatan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (PNPB) RI, Letjen TNI Doni Monardo yang telah selesai melakukan kunjungan kerja ke Babel, di Ruang VIP Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Di kesempatan ini gubernur yang kerap disapa bang ER ini memperkenalkan produk Bumi Cloud Essential Oil kepada sang jenderal. Bumi Cloud dikenal sebagai obat alternatif pasien positif Covid-19 yang bermanfaat untuk meringankan keluhan/gangguan saluran pernapasan yang di sebabkan oleh virus Covid-19. Letjen TNI Doni Monardo pun menyempatkan diri menikmati terapi uap karya anak Babel ini.

“Ini pak saya perkenalkan hasil riset anak Bangka berupa produk Bumi Cloud Essential Oil. Produk ini untuk terapi saluran pernapasan yang dilakukan di dalam ruangan,” ujar bang ER singkat.

Untuk lebih jelas, bang ER meminta kepada John, seorang pemuda asal Babel yang merupakan salah satu penemu produk Bumi Cloud untuk memberi penjelasan kepada sang jenderal.

Menurut John, pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dengan gejala hilangnya indra penciuman (anosmia), yang menerima terapi uap Bumi Cloud Essential Oil, indra penciuman pasien dalam waktu singkat bisa kembali normal.

Lebih jauh di tegaskannya, Bumi Cloud Essential Oil merupakan minyak hasil penyulingan (destilasi) dari tumbuhan baik itu berasal dari daun, bunga, buah, batang dan akar.

Produk Bumi Cloud Essential Oil ini mendapat dukungan oleh Gubernur Erzaldi dan Ketua Dekranasda Babel, Melati Erzaldi. Saat ini Bumi Cloud sedang di lakukan proses uji di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Babel.

Sebelum berangkat ke Jakarta, Gubernur Erzaldi dan Kepala BNPB RI beserta Forkopimda Babel berbincang singkat, melakukan ramah-tamah sembari menikmati kuliner khas daerah di ruang VIP Bandara Depati Amir.

Menurut salah seorang anggota BNPB pusat yang mendampingi Letjen TNI Doni Monardo, kuliner yang ada di Babel rasanya enak dan disukai oleh semua orang, sehingga sangat mendukung daerah ini sebagai daerah tujuan wisata.

“Saya akui kuliner di sini enak-enak. Saya yakin semua orang yang berkunjung ke sini suka, ini mendukung Babel sebagai tujuan wisata,” ujarnya. (*)

Wartawan: Yogi Pranata, A.Md & Agus Savar Muslim, S.H


Penulis : Hasan. A. M
Poto : Saktii
Editor : Lisia Ayu

Perkuat Sinergitas, Kodim 0911/Nunukan Ajak Jurnalis Silaturahmi Di Lapangan Bola

NUNUKAN – Pertama dalam sejarah, Kodim 0911/Nunukan pada hari ini (19/03) mengajak rekan media Se-Kabupaten Nunukan untuk berolahraga bersama. Laga persahabatan yang mempertemukan antara PS. Kodim 0911 Nunukan melawan PS. FKWN (Forum Komunikasi Wartawan Nunukan) menjadi sangat menarik dan penuh antusias.

Kegiatan ini digelar dalam rangka memupuk sinergitas serta menjalin tali silaturahmi dengan awak media mulai dari media cetak dan elektronik serta media online. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini juga tetap mengacu pada pedoman protokol Kesehatan.

Komandan Kodim 0911/Nunukan Letkol Czi Eko Pur Indriyanto mengajak Insan Pers yang tergabung dalam Forum Komunikasi Wartawan Nunukan (FKWN) dengan nuansa yang berbeda dari sebelumnya. Kalau sebelumnya bertemu didalam ruangan, formal namun kali ini dilakukan dengan menggelar pertandingan persahabatan sepak bola di Stadion Sei Bilal Nunukan Barat, Nunukan Kaltara.

Dandim 0911/Nnk menyampaikan, selain untuk memupuk sinergitas dan menjalin tali silaturahmi dengan awak media, tentunya kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan dan memperkuat imunitas tubuh sehingga bisa terhindar dari Covid-19.

“Ajang silaturahmi pada hari ini berbeda dari sebelumnya. Kali ini Kodim menggelar laga persahabatan sepak bola. Melalui olahraga bersama ini, dapat tercipta rasa kekeluargaan yang kental antara TNI dengan awak media yang berada di Kabupaten Nunukan. Bagi Kodim sendiri, hal ini untuk mendukung tugas pokok Kodim di satuan Komando kewilayahan.”

Sementara itu Ketua FKWN Fadly Wira Kusuma berharap, kerja sama baik antara Kodim beserta jajaran Koramil dengan wartawan selama ini tetap terjaga dan lebih harmonis lagi dalam menghadapi dinamika yang terjadi di Nunukan.

Dalam laga persahabatan tersebut yang digelar selama 2 babak (40 menit) antara PS. Kodim melawan PS. FKWN dimenangkan oleh PS. Kodim dengan hasil akhir skor 7 – 1.

Pendim 0911/Nunukan

Babel Masuk Lima Besar Kasus Terendah Covid-19, Bukan Berarti Kinerja Satgas Kendor


PANGKALPINANG – BerandaNKRInews.comKerja keras Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dalam menanggulangi Covid-19 mulai membuahkan hasil. Hal ini dibuktikan dengan data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan RI bahwa Babel termasuk dalam lima besar Provinsi dengan persentase kumulatif terendah Covid-19 di Indonesia periode Februari 2021.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI per hari ini terdapat 690 kasus aktif atau 8,36 persen. Angka ini jauh dibawah rata-rata angka kasus dunia maupun nasional. Disamping itu angka Kesembuhan pasien terkonfirmasi diatas 90 persen, dan angka kematian adalah 1,64 persen yang juga di bawah rata-rata kematian dunia dan nasional terkait Covid-19.

Atas capaian itu, Ketua Satgas Covid-19 Pusat, Letjen TNI Doni Monardo mengapresiasi dan bangga pada Satgas Babel yang berhasil menekan kasus Covid-19, mengurangi angka kematian, serta meningkatkan kedisiplinan dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

“Semoga ini dapat terus dipertahankan. Apresiasi ini jangan lantas membuat kendor kinerja satgasnya,” ujarnya dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel, Kamis (18/03/2021).

Dirinya menjelaskan rumus zero Covid-19 adalah 3M + 3 T + V (vaksin) + disiplin, kompak dan konsisten. Jika ini bisa dilakukan, walau kasus masih ada tetapi masih berpeluang terbebas dari penularan dengan penerapan rumusan ini.

Lebih lanjut dikatakannya, jika Babel tetap bertahan pada persentase penularan yang kecil, tetapi daerah lain mengalami peningkatan kasus. Tidak menutup kemungkinan Babel bisa membantu Provinsi lain.

Oleh karena itu, Ketua Satgas Pusat ini menganjurkan kepada Gubernur Erzaldi untuk memberi kesempatan untuk para dokter di Babel untuk berkonsolidasi, dalam artian diberi kesempatan untuk berisitirahat. Sehingga tenaga dokter bisa tetap terjaga kestabilan kesehatannya, termasuk juga mereka mereka yang tergabung dalam Tenaga Kesehatan (Nakes).

Sebagai masukan, Letjen TNI Doni Monardo tetap mengingatkan bahwa Covid-19 tidak dapat diprediksi hingga kapan berakhirnya, ketika kasus ini berkurang saat ini pun.

“Jangankan satu hari atau satu jam, satu detik saja penularan Covid-19 dapat terjadi,” uangkapnya mengingatkan.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Erzaldi Rosman dalam Rakor ini mengatakan kunjungan ketiga Ketua Satgas Covid-19 Pusat ke Babel ini diharapkan dapat memberikan arahan-arahan kepada Satgas Babel berkenaan dengan penanganan Covid-19 di Babel.

“Agar konsistensi penanganan kasus di Babel dapat searah dan sejalan dengan Satgas Pusat. Semoga Rakor ini dapat memberikan manfaat untuk ditindaklanjuti kedepan sesuai dengan yang diinginkan dan disampaikan,” ungkap Bang ER, sapaan akrabnya.

Secara umum, dalam Rakor ini disampaikan perkembangan kasus penyebaran Covid-19 Nasional dan secara mendetail disampaikan juga Kondisi perkembangan kasus Covid-19 di Babel per 17 Maret 2021.

Dalam kunjungan ke Babel kali ini, Letjen TNI Doni Monardo ini turut mengajak para anggota bidang dalam Satgasnya untuk menyampaikan perkembangan kasus nasional, khususnya di Babel disamping memberikan masukan dalam penanganan Covid-19.

Hadir diantaranya, Perwakilan Kementerian Olahraga, Perwakilan BPKP, Perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Perwakilan Mabes TNI/Polri, Perwakilan Kementrian Kesehatan, Perwakilan Kementerian PUPR, Perwakilan KKP, Perwakilan Esselon 1 dan 2 BNPB serta para dokter yang tergabung dalam Satgas Covid-19 Pusat. (*)


Wartawan: Yogi Pranata

Penulis: Nona Dp
Poto: Iyas Zi
Editor: Budi