Bello Taran Terpilih Untuk Nahkodai DPD KNPI Torut 3 Tahun

Berandankrinews.com, Toraja Utara (Sulsel)-DPD KNPI Tanah Toraja Utara adakan Musyawarah Daerah (MUSDA) yang berlangsung diruang pola Kantor Bupati Toraja Utara, Sulsel. Jumat (19/10).

Kongres pengambilan keputusan tertinggi KNPI tingkat cabang itu dilakukan untuk perumusan kinerja KNPI tiga tahun kedepan, dengan mengusung Tema “Pemuda Tangguh, Indonesia Maju”.

Puncak Kegiatan tersebut Bello Tarran yang merupakan salah satu Putra terbaik Toraja terpilih sebagai Nahkoda DPD KNPI Toraja Utara.

Bello Tarran sebagai nahkoda terpilih untuk menjalankan program KNPI Toraja Utara untuk tiga tahun kedepan dengan visi-misi yaitu Menjadikan Pemuda Toraja Kreatif, Produktif, Inovatif, berkualitas dan Berbudaya.
Mewujudkan Kreatifitas Pemuda dalam bidang seni, olahraga dan Pariwisata, menciptakan Pemuda yang Produktif, membangun sinergitas yang baik dengan Pemerintah, Muspida, Lembaga Adat, Lembaga Keagamaan dan Ormas, membangun dan memperkuat jaringan kepemudaan serta Menanamkan dan menumbuhkan nilai-nilai Ka-Torayaan.

Adapun program kerja rutin KNPI Toraja Utara mengadakan Dialog dan diskusi, Rapat dan Kampanye dalam bentuk iklan layanan masyarakat.

KNPI Toraja Utara juga membuka program untuk mengembangkan kreatifitas dan Mandiri seperti mengadakan Festival, Kompetisi, Workshop dan Pelatihan serta Entrepreneur.

Tak hanya itu,Program Kemitraan yakni Sinergitas program dengan Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, unsur Muspida dan BNNK Toraja, OKP, Organisasi pemuda lainnya, lembaga Adat, Lembaga Keagamaan dan juga ikatan keluarga Toraja (IKAT) dan PMTI.

Penulis: Buyan

BPD dan PPKD Diduga Ada Kongkalingkong Dengan 1 Bacalon

Berandankrinews.com, Soppeng (Sulsel)-PPKD dan BPD Desa Maccile masih tetap bertahan dengan keputusannya yang telah disampaikan pada selasa 16/10/2018 seolah-olah memaksakan kehendak untuk menggugurkan ke tiga bacalon kades tersebut demi mencapai satu tujuan.

PPKD dan BPD dinilai sangat kurang profesional dengan tugas dan fungsi yang dikerjakan yakni merugikan ketiga bacalon tersebut hanya di karenakan Aturan tambahan dengan sebutan lain kriteria tambahan dalam hal Verifikasi berkas ketiga bacalon itu.
Padahal Tiga bacalon yang digugurkan berkompeten di bidang pemerintahan.

Masyarakat Desa Maccile sangat kecewa dengan keputusan BPD dan PPKD yang tidak memberikan jadwal kepada ketiga bacalon untuk memperbaiki kekurangan berkas yang belum lengkap.

Salah satu calon yang ditemui mengakui panitia tidak profesional dengan tugas dan fungsinya

“hanya masalah nama dan legalisir ijazah dari dinas pendidikan untuk ijazah Sd Abd dan Smp Abdul”, jelas salah satu Bacalon Kades yang digugurkan

Tambahnya panitia langsung memberikan surat penyampaian bahwa Anda gugur.

“apakah itu namanya profesional selaku panitia yang di beri amanah demi masyarakat Desa Maccile”, ungkapnya

Panitia dan BPD mengabaikan Surat Keterangan yang di keluarkan Dinas Pebdidikan Kabupaten Soppeng, Sepertinya Panitia dan BPD tidak mengakui adanya Dinas Pendidikan dikabupaten Soppeng dengan mengabaikan atau tidak percaya surat keterangan yang telah diterbitkan oleh dinas pendidikan.

Ketiga bacalon digugurkan hanya karena pengesahan ijasah SD dan SMP yang disahkan Dinas Pendidikan Kabupaten Soppeng, bahkan masa pendaftaran yang lalu ads Enam calon yang mendaftar dalam aturan harus ada yang gugur Satu dari enam calon tersebut.

Masyarakat dan pendukung dari beberapa bacalon Kades Desa Macille berharap Panitia dan BPD profesional dengan tugas yang diembannya.

Salah satu masyarakat Arifin berharap ada Transparansi BPD dan memohon semua para penegak keadilan dan kalangan pemerhati keadilan dapat membantu atas putusan yang ditetapkan BPD dan Panitia.

“bantulah kami demi keadilan”, tegas Arifin

Penulis: Ifin

BPD dan PPKD Dinilai Kurang Profesional Kepada BACALON Kades

Berandankrinews.com, Soppeng (Sulsel)-Badan Pendamping Desa (BPD) dan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Desa Maccile bersama Kepala Dinas Pemdes serta Pilkades Se-kabupaten Soppeng adakan rapat pembahasan terkait Pencekalan Tiga bakal Calon Kepala Desa, yang dilaksanakan Dibalai Pertemuan Desa Macille, Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Sulsel. Selasa (16/10) pukul 14.00 Wita.

Informasi yang dihimpun berandankrinews.com tiga calon kepala Desa bermasalah di pemberkasan saja yang diatur pada kriteria tambahan.

Dari ketiga calon Kades tersebut, Dua calon dari purnawiran TNI Dan POLRI dan satu mantan Paskab PNPM Kabupaten Soppeng yang menerima penolakan dari putusan rapat BPD itu.

Adapun putusan BPD bersama PPKD terindikasi melakukan pencengkalan kepada ketiga calon tersebut demi meloloskan salah seorang calon yang menurut para tokoh masyarakat kurang berpengalaman dalam pemerintahan.

Arifin yang diketahui warga setempat menilai BPD dan PPKD diduga melakukan kerja sama memberikan kesempatan kepada ketiga bakal calon tersebut untuk memperbaiki kekurangan berkas yang bersangkutan.

“ada kekompakan BPD dan PPKD melakukan kerjasama untuk memberikan kesempatan ketiga bakal calon”, Ungkap Arifin.

Ketika media ini konfirmasi kesalah satu calon kades yakni Farakkasi mengatakan surat keterangan dari Dinas Pendidikan, pihak panitia seolah tidak mempercayai bacalon kades tersebut adalah salah seorang pensiunan TNI Yang mengabdi kepada Negara selama 33 tahun lebih di gugurkan begitu saja.

“Surat keterangan dari Dinas Pendidikan panitia seolah tidak percaya jika bacalon Kades ini seorang pensiunan TNI”, jelas Farakkasi

BPD dan PPKD dinilai mencekal para Pensiunan Purnawirawan TNI dan POLRI dalam pencalonan Kepala Desa Maccile.

Penulis: Ifin

Si Jago Merah Berulah, 6 Rumah Warga Ludes Terbakar

Soppeng Sulsel, Berandankrinews.com-Enam unit rumah warga ludes dilahap si jago merah di Dusun Mallanroe Desa Maccile Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Sulsel, Senin (15/10) sekitar jam 09.00 wita.

Kebakaran yang menghanguskan enam unit rumah itu dikarenakan Kompor gas yang ditinggalkan dalam keadaan menyala.

6 Unit rumah Warga yang terbakar

Petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Sulsel dipimpin langsung Kasat Pol. PP Drs. Harum, M.Si langsung ke tkp mengkerahkan 5 unit mobil pemadam kebakaran.

kurang lebih 2 jam Sijago merah dapat dijinakan dan dilakukan pendinginan oleh petugas Pemadam Kebakaran.

Harum mengatakan timnya mencoba sebisa mungkin untuk memadamkan si jago merah yang semakin berkobar namun kondisi cuaca dan sumber air yang sulit.

“Angin yang kencang, sumber air yang kurang memadai akibat kemarau dan cuaca panas sehingga api sulit untuk dipadamkan”, jelas Harum

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu, namun kerugian yang menghanguskan Enam unit rumah warga tersebut ditaksir mencapai milyaran rupiah.

Penulis : Ifin

Bantuan Polres Soppeng di Salurkan Melalu Dinas Sosial Kabupaten Soppeng

Soppeng (Sulsel), Berandankrinews.com-Kepolisian Resort (Polres) Kabupaten Soppeng memberikan bantuan kepada korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulteng. Selasa (2/10) sekira pukul 14.00 wita

Kegiatan itu dipimpin langsung Kabag sumda AKP. Umar. S, didampingi kasatlantas Iptu Hasanang, SH, KA. SPKT Ipda Yusri, KBO Satlantas Ipda Muyassir menyerahkan secara simbolis kepada Sekretaris Dinas sosial Drs. Endang Sudani yang akan nantinya akan dikirim ke Palu, Sulteng

Penyerahan secara simbolis polres Soppeng kepada Dinas Sosial kabupaten soppeng

Kapolres Soppeng Melalui Kabag sumda mengatakan
Sumbangan dikumpulkan dari internal personil polres soppeng, serta sumbangan dari masyarakat serta komunitas di pos 700 satlantas polres soppeng.

“sumbangan yang kita kumpulkan bersumber dari jajaran polres soppeng, sumbangan langsung dari masyarakat dan komunitas di pos 700 satlantas polres soppeng”, ujar Hasanang.

Adapun bantuan yang akan dikirim ke palu yakni air mineral, beras, makanan siap saji dan Pakaian bekas layak pakai.

Penulis : Ifin