BPD dan PPKD Dinilai Kurang Profesional Kepada BACALON Kades

Social share

Berandankrinews.com, Soppeng (Sulsel)-Badan Pendamping Desa (BPD) dan Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) Desa Maccile bersama Kepala Dinas Pemdes serta Pilkades Se-kabupaten Soppeng adakan rapat pembahasan terkait Pencekalan Tiga bakal Calon Kepala Desa, yang dilaksanakan Dibalai Pertemuan Desa Macille, Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng, Sulsel. Selasa (16/10) pukul 14.00 Wita.

Informasi yang dihimpun berandankrinews.com tiga calon kepala Desa bermasalah di pemberkasan saja yang diatur pada kriteria tambahan.

Dari ketiga calon Kades tersebut, Dua calon dari purnawiran TNI Dan POLRI dan satu mantan Paskab PNPM Kabupaten Soppeng yang menerima penolakan dari putusan rapat BPD itu.

Adapun putusan BPD bersama PPKD terindikasi melakukan pencengkalan kepada ketiga calon tersebut demi meloloskan salah seorang calon yang menurut para tokoh masyarakat kurang berpengalaman dalam pemerintahan.

Arifin yang diketahui warga setempat menilai BPD dan PPKD diduga melakukan kerja sama memberikan kesempatan kepada ketiga bakal calon tersebut untuk memperbaiki kekurangan berkas yang bersangkutan.

“ada kekompakan BPD dan PPKD melakukan kerjasama untuk memberikan kesempatan ketiga bakal calon”, Ungkap Arifin.

Ketika media ini konfirmasi kesalah satu calon kades yakni Farakkasi mengatakan surat keterangan dari Dinas Pendidikan, pihak panitia seolah tidak mempercayai bacalon kades tersebut adalah salah seorang pensiunan TNI Yang mengabdi kepada Negara selama 33 tahun lebih di gugurkan begitu saja.

“Surat keterangan dari Dinas Pendidikan panitia seolah tidak percaya jika bacalon Kades ini seorang pensiunan TNI”, jelas Farakkasi

BPD dan PPKD dinilai mencekal para Pensiunan Purnawirawan TNI dan POLRI dalam pencalonan Kepala Desa Maccile.

Penulis: Ifin