Jalan Sehat Kerukunan, Gubernur Suarakan Persatuan Kerukunan Antarumat Beragama di Kaltara

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Kaltara Ingkong Ala, S.E., M.Si bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kaltara dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti ke-80.

Giat Jalan Sehat Kerukunan Umat Beragama Provinsi Kaltara dilaksanakan bekerjasama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), digelar di Lapangan Agatis, Selasa (6/1) pagi.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Zainal mengatakan kerukunan tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan harus diciptakan dan dirawat bersama melalui kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Kaltara.

“Dengan bergerak bersama, kita tidak hanya membangun tubuh yang sehat tetapi juga jiwa yang kuat serta persaudaraan yang semakin erat,” ucap Gubernur Zainal.

Ia menuturkan berdasarkan Peraturan Bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 8 dan 9 tahun 2006, Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama merupakan tanggung jawab bersama antara umat beragama dan pemerintah.

“Oleh karena itu sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga dan memelihara kerukunan di tengah masyarakat,” tegasnya.

Zainal juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat daerah dan khususnya Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltara serta masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial.

Berdasarkan survei Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) tahun 2025 oleh Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia (UI), Provinsi Kaltara berhasil menempati peringkat pertama secara nasional dengan nilai 87,23, serta skor toleransi mencapai 93.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni dan toleransi,” jelas Zainal.

Zainal mengajak seluruh masyarakat Kaltara dapat menjadikan momentum kegiatan ini sebagai pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi berbagai tantangan kedepannya.

“Mari kita terus menjaga kerukunan dan keharmonisan serta berperan aktif sebagai pelaku utama dalam menciptakan wilayah Kaltara yang damai dan tenteram,” pungkasnya.

(dkisp)

Jogging Bersama Masyarakat, Gubernur Nikmati Suasana Asri di Kebun Raya Bundayati

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum memimpin langsung kegiatan olahraga jogging sore yang diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di Kebun Raya Bundayati, Senin (5/1).

Kegiatan jogging tersebut tidak hanya menjadi olahraga santai yang mendorong gaya hidup sehat tetapi sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Gubernur Zainal tampak santai berbaur langsung dengan masyarakat dengan mengikuti rute jogging mengelilingi area Kebun Raya Bundayati. Pada momen penuh keakraban ini juga dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi dan komunikasi informal antara pemerintah daerah bersama masyarakat.

Zainal menyampaikan pesan penting bahwa melalui olahraga bersama ini memiliki banyak manfaat yaitu untuk menjaga kesehatan tubuh serta untuk memperkuat kebersamaan dan kekompakan.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kaltara untuk selalu menjadikan olahraga sebagai bagian dari aktivitas sehari-hari.

“Melalui kegiatan jogging bersama ini, kita ingin menumbuhkan semangat hidup sehat serta membangun kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa bekerja dan beraktivitas dengan lebih optimal,” ucap Zainal.

Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan jogging tersebut. Selain jogging, Zainal berdiskusi dan swafoto bersama di Kebun Raya Bundayati yang dikenal dengan spot hijaunya.

Kegiatan olahraga sore hari ini berlangsung tertib dan lancar, serta diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang mampu meningkatkan kebugaran sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat Kaltara.

(dkisp)

Berikut 5 Fungsi ASN yang Harus Dijalankan pada Layanan Publik

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov Kaltara dapat bekerja sesuai dengan tanggung jawabnya.

Hal itu diutarakan Gubernur Zainal dalam acara “Coffee Morning Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara Tahun 2026” yang digelar di Kantor Gubernur Kaltara, Senin (5/1).

“Pahami alur birokrasi dimana Bapak Ibu berada, artinya laksanakan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan kewenangan yang dimiliki,” ucap Gubernur Zainal.

Ia menegaskan, ASN memiliki lima fungsi yang harus dijalankan, pertama ASN sebagai pelaksana kebijakan publik; kedua ASN sebagai pelayan publik.

Lalu ketiga, ASN sebagai perencanaan dan penggerak pembangunan; keempat, ASN sebagai perekat dan pemersatu bangsa dan kelima, ASN sebagai agen perubahan (Agent of Change).

Dengan lima fungsi tersebut, Gubernur berharap ASN dapat menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik kendati memiliki keterbatasan dari sisi alokasi anggaran, ketersediaan infrastruktur, daya saing sumber daya manusia dan kesulitan geografis di wilayah Kaltara.

“Kita sebagai ASN adalah pelayan masyarakat, perangkat daerah yang ada adalah institusi yang bertugas untuk mencarikan solusi bagi masyarakat,” kata Gubernur.

Zainal mengingatkan penyelenggaraan administrasi dalam rangka pelaksanaan pembangunan dapat dilakukan dengan sebaik-baiknya, rapi, terdokumentasi dan dipublikasi sesuai ketentuan.

“Mari kita laksanakan pelayanan publik dan pembangunan dengan baik untuk masyarakat Kaltara,” pungkasnya.

(dksip)

Sekprov minta Perangkat Daerah siapkan LKPD 2025

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H. Denny Harianto, S.E., M.M., meminta kepada seluruh jajaran perangkat daerah untuk segera mempersiapkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Hal itu disampaikan Sekprov Denny ketika memimpin Apel gabungan lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (5/1) pagi.

Dalam arahannya Sekprov Denny meminta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara dapat menyusun LKPD untuk dilakukan audit.

“Laporan ini akan diperiksa dan menuntun langkah selanjutnya. Apakah laporan keuangan kita patut dan wajar untuk mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” kata Denny.

“Melalui LKPD, harapan kita semua bahwa WTP ini terus berlanjut dan berturut-turut,” sambungnya.

Sekprov Denny menuturkan laporan keuangan atau LKPD tersebut akan dihimpun dan disampaikan langsung kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Untuk itu, ia meminta perangkat daerah dapat bekerjasama untuk menyampaikan data dan informasi yang diperlukan oleh Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara. Hal ini dimaksudkan agar penyelesaian LKPD bisa selesai tepat waktu.

Selanjutnya Denny mengatakan Pemprov Kaltara sudah menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dan ini menjadi perhatian khusus agar dilakukan dengan tertib dan akuntabel.

Ia mengajak seluruh jajaran perangkat daerah dapat lebih berfokus terhadap APBD tersebut karena berkaitan dengan perencanaan program kerja yang akan segera dilaksanakan di tahun 2026 ini.

“Semua apa yang di cita-citakan tertuang dalam APBD kita, di setiap tahunnya kita laksanakan. Semua perencanaan yang sudah kita mulai itu jadi komitmen kita,” pungkasnya.

(dkisp)

Pimpin Apel, Sekprov ingatkan ASN lakukan Evaluasi Kinerja

TANJUNG SELOR – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kalimantan Utara (Kaltara) H. Denny Harianto, S.E., M.M., memimpin Apel gabungan lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara di Lapangan Agatis, Senin (5/1) pagi.

Dalam arahannya Sekprov Denny mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk selalu mengevaluasi kinerja agar bisa terus menjadi lebih baik. Baginya, tidak akan ada perubahan bila tidak ada upaya untuk melakukan perubahan.

“Saya mengajak semua ASN bahwa kita akan memulai pada tahun anggaran 2026 dengan semangat dan tanggung jawab,” kata Sekprov Denny.

Sekprov Denny mengimbau seluruh ASN agar dapat menjadikan tahun 2026 ini sebagai momentum untuk melakukan evaluasi kinerja selama melaksanakan tugas di tahun 2025 lalu.

“Kita harus mengevaluasi diri kita dan memberikan penghargaan pada diri kita,” tegasnya

Dikatakannya dengan menilai diri sendiri maka akan mampu melihat seberapa besar potensi yang dapat dimaksimalkan dalam menjalankan tugas-tugas dan tanggung jawab di tahun 2026.

Denny mengajak semua jajaran perangkat daerah dan ASN di tahun 2026 agar dapat meningkatkan kualitas diri dan harus siap berkompetisi dengan setiap perubahan yang ada baik saat ini maupun yang akan datang.

“Sekali lagi, Kaltara ini dimulai dari nol Rupiah dan telah sampai saat ini, semangat itu harus tetap kita jaga. Kita harus lebih banyak bersyukur daripada mengeluh karena kita lebih baik dari provinsi yang lainnya,” tutupnya.

(dkisp)