Aplikasi SI SUPER (Sistem Informasi Perjalanan Dinas), Resmi Di Buka Di Sebatik Utara

SEBATIK UTARA – Kecamatan Sebatik Utara tempat kegiatan Pemanfaatan Aplikasi Si SUPER (Sistem Informasi Perjalanan Dinas)
bertempat di Aula Kantor Camat Sebatik Utara, secara resmi dibuka.Jumat 27/2/2026, Pukul 08.00 Wita.

SI SUPER sosialisasi yang difasilitasi oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan Pengelola SRIKANDI dan Bendahara Pengeluaran dari Sebatik Timur, Sebatik Tengah, serta Kecamatan Sebatik Utara selaku tuan rumah.

Dalam sambutannya, Plt Camat Sebatik Utara, Zainal Abidinsyah, SE, menegaskan pentingnya pemanfaatan aplikasi digital dalam mendukung tertib administrasi perjalanan dinas di tingkat kecamatan.
“Pemanfaatan Aplikasi Si SUPER merupakan langkah strategis dalam memperkuat tata kelola administrasi yang lebih transparan, efektif, dan akuntabel.

Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mengimplementasikannya secara optimal di unit kerja masing-masing,” ujarnya, Zainal secara resmi membuka aplikasi SI SUPER di Kantor Kecamatan Sebatik Utara.

Sementara itu, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan, Joned, S.Hut, dalam arahannya menyampaikan bahwa implementasi Si SUPER menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Nunukan dalam mendorong transformasi digital Pemerintahan.

Dengan sistem yang terintegrasi, seluruh proses perjalanan dinas mulai dari pengajuan, persetujuan hingga pertanggungjawaban dapat terdokumentasi dengan baik, sehingga meminimalisir kesalahan administrasi dan meningkatkan kualitas laporan keuangan,” jelasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta keseragaman tata kelola administrasi perjalanan dinas di wilayah Sebatik serta semakin meningkatkan profesionalisme aparatur dalam mendukung pelayanan pemerintahan yang akuntabel di Kabupaten Nunukan.

(***)

Lima Instansi Nunukan di Geledah Kejati Kaltara, Selidiki Dugaan Pelanggaran Izin Tambang

NUNUKAN- Penyidikan perkara pertambangan berlanjut di Nunukan setelah sebelumnya dilakukan di Bulungan oleh Tim penyidik tindak pidana khusus Kejati Kaltara.

Samiaji Zakaria, S. H., M. H yang merupakan Asisten tindak pidana khusus Kejati Kaltara mengungkapkan bahwa penggeledahan ini berlangsung dua berturut-turut yaitu mulai pada Kamis 25 hingga Jumat 25 Februari 2026.

“Kali ini Tim Penyidik menyasar lima tempat di wilayah Kabupaten Nunukan, kelima tempat yang dilakukan penggeledahan tersebut yaitu Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Nunukan, Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Nunukan, Kantor Bagian Ekonomi dan Sumberdaya Alam Setda Nunukan, Kantor Bagian Hukum Setda Nunukan dan Kantor Dinas Lingkuhan Hidup Nunukan,” ucap Andi Sugandi, Jumat (26/2/2026).

Penggeledahan Lima tempat di wilayah Nunukan ini merupakan rangkaian tahapan lanjutan dari penggeledahan yang sebelumnya telah dilakukan di lima Kantor Dinas Provinsi Kaltara.

Ratusan dokumen tertulis maupun elektronik berhasil di sita dan di amankan oleh penyidik dari ke lima tempat penggeledahan tersebut.” Tutupnya

(***)

Asisten Administrasi Umum Setda Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gereja Betania Reborn Nunukan

NUNUKAN – Mewakili Bupati Nunukan H. Irwan Sabri, Asisten Administrasi Umum Sirajudin hadir pada acara Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Gereja Betania Reborn Nunukan di Jalan Fatahillah, RT. 10 Kelurahan Nunukan Tengah, Kamis (26/02).
 
Peletakan batu pertama gereja adalah seremoni awal yang menandai dimulainya pembangunan fisik gedung gereja sebagai tempat ibadah dan pembinaan iman jemaat.

Dalam sambutan Bupati Nunukan yang dibacakan oleh Asisten Admnistrasi Umum berharap pembangunan gereja ini dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Lanjut, pemerintah daerah tentu mendukung setiap kegiatan keagamaan yang membawa kebaikan, mempererat persaudaraan, serta menjaga kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Nunukan.
 
Kabupaten Nunukan sendiri merupakan daerah yang majemuk dimana masyarakatnya hidup berdampingan dalam keberagaman suku, budaya, dan agama.

“Oleh karena itu, semangat toleransi dan saling menghormati harus terus kita jaga. Pembangunan Gereja Betania Reborn ini kiranya menjadi berkat, bukan hanya bagi jemaat, tetapi juga bagi masyarakat sekitar”, ucapnya.

Ia turut berharap pembangunan gereja ini dapat semakin meningkatkan keimanan segenap jemaat, menumbuhkan semangat untuk terus beribadah kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh serta dapat memberikan kesadaran segenap jemaat tentang bagaimana penyertaan Tuhan dalam setiap prosesnya.

(PROKOMPIM)

Bupati Irwan Sabri dan Danlanud Perkuat Koordinasi Dukung Keamanan dan Pembangunan Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menerima kunjungan silaturahmi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Danlanud), Andreas A. Dhewo, M.Sc., M.Si (Han), di ruang kerja Bupati Nunukan, lantai III, Kamis (26/02/2026).

Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Nunukan dan TNI Angkatan Udara, khususnya dalam mendukung stabilitas wilayah, keamanan, serta pembangunan di daerah perbatasan.

Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya komunikasi dan kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah dan TNI Angkatan Udara. Ia menegaskan bahwa sinergi lintas sektor memiliki peran penting dalam menjaga kondusivitas wilayah serta mendukung kelancaran pembangunan di Kabupaten Nunukan.

“Pemerintah Kabupaten Nunukan sangat mengapresiasi silaturahmi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi bersama TNI Angkatan Udara. Kami berharap kerja sama ini terus terjalin dengan baik, terutama dalam menjaga stabilitas wilayah perbatasan serta mendukung pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Irwan Sabri.

Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan yang telah terjalin dapat semakin solid dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan serta keamanan wilayah Kabupaten Nunukan.

(PROKOMPIM)

Kick-Off Pelatihan Petugas dan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Nunukan Melalui Aplikasi FASIH BPS Resmi Dibuka

NUNUKAN – Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP., Membuka secara resmi kegiatan Kick-Off Pelatihan Petugas dan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Nunukan Melalui Aplikasi FASIH BPS. Kamis (26/2/26).

Kegiatan Pelatihan yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Lantai V Kantor Bupati Nunukan ini dihadiri Asisten ekonomi dan Pembangunan Juni Mardiansyah, M.AP, Asisten Pemerintahan dan Kesra H. Muhammad Amin, SH, Kepala BPS Kabupaten Nunukan Iskandar Ahmaddien, Ketua TP2D Kabupaten Nunukan, Kepala OPD Terkait, Camat Nunukan, Camat Nunukan Selatan, serta Instansi Terkait.

Peserta pelatihan terdiri dari Petugas Pencacah Lapangan (PCL) sebanyak 68 orang, Petugas Pemeriksa Lapangan (PML) sebanyak 18 orang, dan Fasilitator Kegiatan dilapangan (Ketua-Ketua RT) Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan.

Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan Raden Iwan Kurniawan menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah sangat menyambut baik atas terlaksananya Kerjasama ini, dalam rangka melakukan Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DSEN) di Kabupaten Nunukan.

“Dalam proses Pemutakhiran Data ini, Pemerintah juga tentu membutuhkan Kerjasama semua pihak secara khusus bagi petugas pemutakhiran di Kecamatan Nunukan dan Kecamatan Nunukan Selatan serta dukungan dari camat, lirah, dan ketua-ketua RT,”pungkasnya.

Menurut Iwan, Pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai fondasi kebijakan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. DTSEN Adalah program strategis pemerintah untuk menyatukan data kependudukan dan sosial ekonomi warga dengan mencocokannya dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

“Tujuan utama pemutakhiran data ini ada tiga yaitu, Menciptakan satu data untuk semua program, menjamin program tepat sasaran, dan data yang mutakhir akan mendukung perencanaan lebih baik bagi Pembangunan berkelanjutan,”jelasnya lagi.

Iwan juga memastikan bahwa data warga akan tetap aman. Semua informasi yang dikumpulkan dijaga kerahasiaannya. Data tersebut akan digunakan untuk perencanaan Pembangunan yang tepat sasaran.

(PROKOMPIM)