Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Polres Luwu Utara Sambangi SMA Negeri 3 proaktif polri Promoter

Berandankrimews.com
Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Polres Luwu Utara AIPTU ACHMAD melaksakan Sambang di SMA Negeri 3 Luwu Utara Desa Baebunta Kec Baebunta Kab Luwu Utara.Senin (27/01/2020) Pukul 09.00 Wita.

Bhabinkamtibmas Polsek Baebunta Polres Luwu Utara menekankan senantiasa ProAktif dalam Mencermati Situasi Kondisi Wilayahnya sehingga dapat Mengurangi penyakit Masyarakat yang dapat menggangu Keteriban Umum serta tetap mewaspadai terhadap pelaku tindak kejahatan yang bisa menimbulkan kerugian baik diri sendiri maupun orang Lain.

‘’Senantiasa menjaga hubungan toleransi dan kerukunan antar umat beragama, tidak mudah terprovokasi dengan paham Radikalisme yang bisa memecah belah masyarakat Bangsa dan Negara, Mejelang Pilkada Serentak Thn 2020 dan Pilkades EQ 2020,Kata Achmad.

Lebih lanjut,Bhabinkamtibmas mengharapkan segera melaporkan jika menemukan atau mengetahui terjadi suatu tindak pidana yang terjadi dilingkungan tempat tinggal kepada pihak yang berwenang yakni agar secepat nya ditangani agar tidak berkepanjangan permasalahan tersebut,Pungkasnya.

Humas Polda Sulsel

Wadanyon C Pelopor Irup pemakaman Almarhum Aiptu Alfian Bhayangkara Terbaik Polri

Brimob Yon C terlibat proses pemakaman Bhayangkara terbaik Polri

Watampone.Berandankrinews.com
Selasa (28/01/2020) pukul 06.00 Wita jenazah Alm.Aiptu Alfian,SH tiba di Pelabuhan Bajoe.Almarhum yang sebelumnya berdinas di Baurmin SPKT Polda Sultra dikabarkan meninggal dunia akibat serangan jantung.

Almarhum di makamkan di Desa Massengreng pulu Kec. Sibulue Kab.Bone yang merupakan tanah kelahirannya.
Upacara pemakaman dilaksanakan secara dinas kepolisian yang diawali penyerahan jenazah kepada keluarga untuk di shalatkan. Kemudian diserahkan kepada Irup untuk di upacarakan.

Bertindak sebagai Irup Wadanyon C Pelopor AKP A. Muh. Syafei, S.Sos. MH, Danup Danki 2 Yon C Pelopor Iptu Safiruddin,SM Selanjutnya jenazah diusung ke lokasi pemakaman

Di pemakaman bertindak sebagai Irup Kabag Sumda Polres Bone Kompol H. Burhanuddin ,Daup Danki 2 Yon C Pelopor Iptu Safiruddin,SM

Danyon C Pelopor yg di temui mengatakan sesuai koordinasi dengan Polres Bone kami menyiapkan tim pengusung, penembak salvo dan satu SST peserta upacara berhubung almarhum juga pernah berdinas di Satbrimob Polda Sultra.

Humas Pers Yon C Pelopor Bone

Yon C Pelopor kembali Robohkan Pohon Bersama TNI, Polres Bone, Dan BPBD kab Bone


Berandankrimews.com
Watampone. Hari ini Selasa (28/01/2020) Tim SAR Batalyon C Pelopor bersama TNI, Polres Bone dan BPBD Kab.Bone kembali melaksanakan penebangan pohon yang dianggap membahayakan pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.

Penebangan pohon ini untuk melanjutkan kegiatan yang sehari sebelumnya sudah kita laksanakan.kata Danyon C Pelopor Kompol Nur Ichsan, S.Sos yang memimpin pelaksanaan kegiatan.

Hari ini kita cek lokasi di sepanjang arah pelabuhan Bajoe ternyata masih ada 10 pohon yang tersisa kemarin,jadi seluruhnya kita tebang,untuk gantinya sudah kita siapkan bibit pohon untuk di tanam nanti.sambung Kompol Nur Ichsan

Hal senada disampaikan Kalaksa BPBD Kab. Bone Dray Vibriyanto,S.Ip, M.Si yang turut mendampingi bahwa kita akan terus memantau wilayah di Kab.Bone manakala ada yang berpotensi menimbulkan bencana untuk segera ditangani.

Menurutnya sinergitas unsur Potensi SAR di Kab. Bone sudah terjalin sehingga koordinasi antar instansi berjalan dengan baik.setiap ada potensi yang dapat menimbulkan bencana kita bersama sama cari solusi untuk penanganannya.

Humas Pers Yon C Pelopor Bone

Aksi begal Dan Geng Motor makin nekad Dibiringkanaya , Kinerja Binmas dipertanyakan


Berandankrinewe.com
Makassar – Belum lama ini polisi kembali kecolongan dengan aksi para begal atau geng motor yang meneror warga, hanya berselang satu minggu para begal tersebut kembali menjalankan aksinya, tidak hanya merampas harta milik korban namun juga tak segan-segan melukai korbannya bahkan membunuhnya dengan membawa satjam berupa parang atau anak busur,meski dari pihak kepolisian sudah berupaya meringkus pelaku begal namun tak memberikan efek jera. Malah semaking liar dan tak terkendali atau sadis (Senin, 27 Januari 2020).

Rentetan peristiwa demi peristiwa seakan tak ada hentinya melanda warga bahkan sudah menjadi pemandangan umum untuk dipertontonkan para pelaku begal atau geng motor.Dimana kali ini setidaknya ada beberapa warga yang berdomisili di Kecamatan Biringkanaya yang tak lupuk dari aksi teror para begal yakni

diantaranya salah seorang pemuda di apotik paccerakang yang mengalami atau korban perampasan motor miliknya saat hendak pulang kerja di subuh hari sekitar jam 04.00 wita yang diketahui merupakan karyawan hotel, meskipun sempat melakukan perlawanan namun pelakunya lebih dari dua orang yang melakukan perampokan atau perampasan disekitar wilayah simpang tiga ipal perumnas btp,

adapun kronologisnya  pada saat itu dimana korban berusaha dicekal untuk dirampas motornya, ketika korban sempat terjatuh maka pada saat yang sama salah satu pelaku inilah yang berhasil membawa kabur motor miliknya yang masih dalam angsuran kredit atau cicilan. Hingga berita ini dilansir hingga saat pelaku masih dalam tahap penyelidikan oleh aparat atau petugas kepolisian.

Seorang karyawan Indomaret, Muhammad Riswan (22), warga Jalan Salodong, Kelurahan Bulurokeng, Kecamatan Biringkanaya yang bertugas di area Kawasan Industri Makassar (KIMA) akhirnya tewas setelah menjalani perawatan medis selama tiga hari di Rumah Sakit Daya,Makassar.

Dimana korban mengalami luka di bagian perutnya akibat terkena busur gerombolan anggota geng motor.Safaruddin, menuturkan, peristiwa yang dialami oleh Riswan terbilang sangat sadis akibat dibusur oleh kawanan geng motor.Korban beberapa kali dibusur di bagian perutnya. Setelah tertancap besi kemudian ditarik dan dibusur berulang ulang.

Hal yang sama putra pasangan Syamsia (48) bernama Ramli saat itu hendak pulang ke rumahnya sekira pukul 01.00 dini hari usai bekerja pada Jumat, 5 September lalu. Dia menggunakan sepeda motor Suzuki Satria dengan membawa tas ranseldan melintas di Jalan Baddoka.

Setelah dalam perjalanan dan beberapa meter dari Balai Dinas Pekerjaan Umum (PU), korban tiba-tiba dikejar belasan remaja yang juga menggunakan sepeda motor. Pelaku yang diketahui geng motor itu bahkan mengambil motor dan dua buah telefon genggam BlackBerry milik korban.

Sementara korban lainnya dialami juga salah seorang warga warga asrama haji sudiang dan warga bukit khatulistiwa 2 sudiang berinisial Dg.M salah seorang jurnalis inspiratorrakyat.com yang diserang secara tiba-tiba atau prontal oleh sekelompok kawanan para begal yang diperkirakan berjumlah 30 orang melakukan komvoi motor sambil menyerang orang dan rumah penduduk dengan membawah batu, badik dan busur usai mereka bermain futsal tak ubah seperti teroris atau mafia yang mans telah direncanakan sebelumnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh warga berupa anak busur, untunglah inisial M waktu itu cepat melakukan tindakan atau perlawanan dengan memburu para kawanan begal tsb menggunakan balok kayu sebelum para begal tsb berhasil melakukan aksinya.

Pelaku diduga pemain lama yang sebelumnya pernah diamankan oleh anggota koramil namun entah kenapa pelaku begal ini kembali bereaksi. Sehingga sangat disayangkan para pembegal yang kerap meneror warga seakan atau seolah-olah mendapatkan legitimasi atau perlakuan khusus atau istimewa yang dianggapnya sebagai kebal hukum.

Seakan hukum ini tumpul keatas dan tajam kebawah kalau tidak dianggap tebang pilih, lantas sudah sejauh mana keseriusan pihak aparat terkait untuk memberangus para begal ini untuk kemudian dibina,jika tidak ingin dibinasakan yang sudah sangat meresahkan masyarakat. Jika dibiarkan ini tentu akan menjadi preseden buruk bagi institusi kepolisian dan aparat lainnya

terutama stigmatisasi dan supremasi hukum yang ada akan mengalami krisis kepercayaan sebagai pasal karet yang bisa ditarik ulur karna tidak bisa memberikan efek jera bagi pelaku kriminal, sehingga sangat di khawatirkan akan terjadi gesekan sosial atau hukum rimba, seperti kasus yang pernah terjadi dimana masyarakat kehilangan kendali dengan memassa dan membakar pelaku begal tersebut karena kerapkali berbuat keonaran dan kejahatan ditengah-tengah masyarakat.

Hal yang lazim terjadi dibeberapa titik ruas jalan yang dianggap rawan sering terjadi aksi kejahatan namun tidak tersentu kamera CCTV,padahal kita semua tahu aparat kepolisian hanya manusia biasa yang memiliki keterbatasan yang tidak mungkin bisa menjamin memantau keselamatan warganya selama 24 Jam.

(Lap. Tim investigasi Media )
A.SBN

Polri-TNI Bantu Team Reaksi Cepat BPBD Bone Eksekusi 10 pohon Yang dianggap Membahayakan diporos Watampone-Bajoe


Polri dan TNI turun membantu TRC-PB BPBD Bone saat melakukan penebangan pohon di jalan poros Watampone – Bajoe yang dianggap membahayakan.
Bone,Berandankrinews-.com
POLRI dan TNI turun membantu TRC-PB BPBD Bone melakukan penebangan sekitar 10 (sepuluh) pohon di jalan poros Watampone – Bajoe yang dianggap membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jalan. Penebangan pohon dipimpin langsung Kepala BPBD Bone Dray Vebriyanto, SIP., M.Si. Senin (27/01/2020.

Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya pohon tumbang dimana sebelumnya sudah terjadi pohon tumbang dibeberapa titik dalam kota Watampone akibat curah hujan yang tinggi disertai angin kencang.(Imbuhnya)

Kapolsek Tanete Riattang KOMPOL ANDI BAHSAR, S.Sos memerintahkan piket turun ke lokasi penebangan pohon untuk melakukan pengaturan arus lalin serta membantu proses evakuasi pohon yang telah ditebang.

Dilokasi tersebut Sat lantas Polres Bone terlebih dahulu melakukan pengaturan arus lalin dengan sistem buka tutup jalan, Personil Brimob Tenribetta Bone bersama TNI turut membantu evakuasi ranting pohon ke pinggir jalan raya.

Sumber Humas Polda Sulsel